Bagaimanakah New Suzuki Nex Berikutnya? Berikut sedikit Bocorannya

Siang reader sekalian.
Tahun ini sebagai awal kebangkitan roda dua suzuki memang dimanfaatkan betul oleh Suzuki Indonesia Sales (SIS) untuk kembali datang meramaikan pasar roda dua tanah air yang tahun-tahun lalu memang mereka akui kurang diperhatikan mungkin karena akibat fokus di roda empat, maklum roda dua dan empat mereka berada dibawah satu menajemen yang sama sehingga konsentrasi lebih difokuskan di roda 4.

Namun beda dengan kondisi sekarang, SIS kembali datang dengan gebrakan besar, manajemen yang diubah, kembali fokus ke roda dua yang dimana hampir menyisakan Satria saja di tahun 2016 kemarin.

Setelah duo sport Suzuki GSX R 150 dan GSX S 150 serta kembalinya Suzuki smash kepasar otomotif tanah air, kini yang menurut R2M paling dekat untuk di luncurkan adalah metik entry level mereka yaitu Suzuki NEX, lantas gimana kah produk Suzuki Nex berikutnya ini?

Berkaca pada kasus Suzuki Smash, SIS hanya mengambil basis Suzuki Shooter yang kemudian direbranding menjadi smash Fi di tahun 2017 disamping upgrade pada beberapa bagian.

Lantas apa hubungannya dengan NEX nantinya? yup, sepertinya SIS akan tetap mempertahankan model Nex lama ini untuk dipasarkan yang kemudian akan mendapatkan upgrade atau sedikit facelift di beberapa bagian teutama disektor kaki kaki yang akan memakai velg palang lima dari teman seperjuangannya yaitu Suzuki Address.

Untuk desain body kemungkinan besar akan sama, namun R2M berharap sih ada sedikit perubahan di bagian depan yang memang dari dulu banyak yang mengkritik bagian ini, disamping itu fungsionalitas bagasi lebih diperhatikan mengingat segmen ini adalah segmen para motor pekerja keras atau motor yang siap diajak berpetualang sehari-hari.

Yahh, itulah sedikit bocoran serta sedikit saran untuk SIS agar kiranya the NEXT NEX ini bisa melanjutkan euforia GSX series di Indonesia.

Iklan

Opini, Citra Otomotif Cina Terpengaruh Oleh Roda Duanya

Siang pembaca sekalian.
Kita bahas sedikit tentang dunia otomotif Cina yang akhir-akhir ini kembali mencuat dengan akan hadirnya salah satu perusahaan otomotif roda empat negeri tirai bambu ini yang katanya sudah menyiapkan berbagai stragegi khusus untuk masuk kepasar Indonesia.

Siapa lagi kalau bukan WULING, berkolaborasi dengan SAIC dan General Motors(SGMW), Wuling akan siap mendobrak pasar roda 4 tanah air dengan menyasar segmen MPV yang memang merupakan segmen gemuk ditanah air ini, bahkan SGMW sudah menyiapkan 50 dealer yang tersebar diseluruh tanah air demi menunjang sales dan aftersales dari mobil-mobil mereka nantinya.

Wuling Hongguang

Memang belum dijual, dan modelnyapun belum dipublish namun bocoran-bocoran di internet tentang mobil mereka yakni tipe Hongguang lah yang bakal dipasarkan dan merupakan mobil terlaris di dunia saat ini.

Langkah SGMW motor Indonesia ini memang terbilang cukup meyakinkan namun ada sedikit kendala yang menurut R2M cukup menganggu para produsen mobil dari Cina ini, masih ingat ketika pasar otomotif tanah air diserbu oleh duplikasi motor Jepang oleh Cina dengan puluhan merek? awal krisi ekonomi tahun 1998 sampai tahun 2005, mereka merecoki pasar roda 2 dengan motor murah namun dengan kualitas seadanya.

Citra atau image otomatis turun dan membuat masyarakat kurang respect dengan merek cina, dianggap kloningan, Copy Paste, penjiplak, melanggar hak cipta, sudah melekat dengan motor mereka hingga akhirnya sekarang tinggal 3 atau 4 merek yang masih bertahan dengan memasuki segmen-segmen yang tidak digarap motor Jepang.

Lantas, untuk roda empat sendiri bagaimana? yup, image ini pastinya akan ikut juga, maklum, masih dalam 1 kategori yaitu Otomotif, beda perkara dengan produk diluar otomotif semisal handphone yang memang segmennya lebih luas dan dengan harga yang hanya jutaan rupiah saja, sedang mobil atau roda empat adalah segmen para masyarakat kelas menengah keatas dengan tingkat proteksi investasi mereka lebih tinggi apalagi dengan produk diatas 100jutaan seperti mobil.

Dan yang terakhir, mereka yang merasakan serbuan motor Cina dulu, adalah mereka yang sedang ingin memiliki mobil sekarang, anggaplah umur 18-20 dulu, sekarang sudah 31-35 tahun sekarang.

Yah, itulah sedikit analisa R2M tentang dampak keboborokan roda2 mereka dulu terhadap rencana pabrikan Cina masuk ke pasar roda 4 tanah air, dan jangan lupa juga kasus Chery yang akhirnya gulung tikar beberapa tahun lalu,

GATEL, Upaya Yayasan AHM Untuk Gencarkan Kampanye Keselamatan Berkendara

Yayasan Astra Honda Motor (YAHM) melanjutkan kontribusinya dalam menciptakan budaya berkendara aman di jalan raya. Kali ini dilakukan dalam bentuk kampanye simpatik Gerakan Tertib Berlalu Lintas (GATEL) bersama media Kompas Group yaitu Otomania.com dan Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korantas Polri).

Wakil Ketua YAHM Ahmad Muhibbuddin bersama dengan Kasubid Mitra Bidang Diknas Korlantas Polri AKBP Drs. Yuli Kurniawan, Digital Group Director Kompas Gramedia Andy Budiman dan Managing Editor Otomania.com Aris Harvenda secara simbolik memulai program kampanye simpatik Gerakan Tertib Berlalu Lintas di sela-sela acara Indonesia International Motor Show 2017 (3/5). Kegiatan yang berlangsung hingga penghujung tahun ini akan melibatkan aparat kepolisian, para pecinta otomotif dan juga aktivis keselamatan berkendara yang tergabung dalam Sahabat Satu Hati.

Kerjasama ini merupakan bagian dari upaya YAHM mengoptimalkan kampanye berkendara yang aman dan nyaman di masyarakat, terutama di kalangan pengguna jalan raya. Kick off program kampanye safety riding ini ditandai dengan penandatanganan kerjasama YAHM bersama Otomania dan Korlantas Polri yang dilakukan di sela-sela acara Indonesia International Motor Show 2017 (3/5). Hadir dalam acara ini Kasubid Mitra Bidang Diknas Korlantas Polri AKBP Drs. Yuli Kurniawan, Wakil Ketua YAHM Ahmad Muhibbuddin, Digital Group Director Kompas Gramedia Andy Budiman, dan Managing Editor Otomania.com Aris Harvenda.

Di bawah payung program Gerakan Tertib Berlalu Lintas ini, beragam kegiatan kampanye keselamatan berkendara akan digelar dalam bentuk diskusi bersama komunitas otomotif hingga kegiatan kampanye simpatik di jalan raya. Kegiatan yang direncanakan berlangsung hingga penghujung tahun ini akan melibatkan aparat kepolisian, para pecinta otomotif dan juga aktivis keselamatan berkendara yang tergabung dalam Sahabat Satu Hati.

Ahmad Muhibbuddin mengatakan keselamatan berkendara bukan hanya tanggung jawab para pemangku kepentingan di bidang transportasi. Karena itu, sinergi kampanye keselamatan berkendara dari berbagai pihak akan sangat berarti bagi upaya menciptakan budaya berkendara aman dan nyaman di jalan.

“Mewujudkan sebuah kebiasaan bersama menjadi sebuah budaya itu tidak mudah dan butuh waktu lama. Demikian juga dengan kebiasaan tertib berlalu lintas. Butuh komitmen jangka panjang dari berbagai pemangku kepentingan. Kami yakin dengan bersama-sama, kita dapat wujudkan kultur berkendara yang aman, nyaman, dan menyenangkan untuk para pengguna jalan,”ujar Muhibbuddin.

Dalam kampanye Diskusi Bersama Komunitas Otomotif, program Gerakan Tertib Berlalu Lintas ini akan menghadirkan narasumber ahli di bidang keselamatan berkendara, termasuk Instruktur Safety Riding Honda untuk berbagi pengalaman dan tips berkendara dengan aman dan nyaman bagi para pecinta sepeda motor.

YAHM bersama Otomania dan Korlantas Polri juga akan menyapa langsung masyarakat di 10 lokasi dalam rangkaian kegiatan Gerakan Tertib Berlalu Lintas on The Road (GOTR). Dalam kegiatan ini, GOTR akan berinteraksi langsung dengan pengguna kendaraan bermotor yang sedang berhenti di lampu lalu lintas untuk mengingatkan pentingnya tertib berlalu lintas untuk keamanan berkendara dan juga membagikan buku edukasi safety riding dan stiker keselamatan berkendara #Cari_Aman.

Selain kerjasama dengan pemangku kepentingan lain, YAHM secara konsisten terus melakukan kampanye keselamatan berkendara. Berbagai program edukasi bagi masyarakat digelar, seperti seminar dan diskusi bersama komunitas motor, membagikan buku etika berlalu lintas, membangun taman lalu lintas, edukasi tertib lalu lintas pada anak-anak usia dini, hingga menginisiasi terbentuknya sekolah model safety riding di wilayah kota Yogyakarta.

YAHM bersama AHM kini juga aktif melakukan program kampanye safety riding terintegrasi melalui tagline #Cari_Aman. Hal ini merupakan salah satu upaya pendekatan kepada generasi muda dalam mewujudkan generasi yang sadar akan pentingnya keselamatan berkendara. Tagline #Cari_Aman diharapkan dapat membuka cakrawala dan persepsi baru bagi generasi muda atas keselamatan berkendara yang lebih menyenangkan dan dapat menjadi bagian dari kehidupan generasi mendatang.