Suzuki Saturday Night Ride Jogjakarta, Ratusan Bikers Meriahkan Tempat Wisata

Roda2makassar.com – Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi daerah yang benar-benar istimewa bagi Suzuki berkat antusiasme 700 bikers turut serta menjadi peserta ajang Suzuki Saturday Night Ride – Yogyakarta (16/03/2019), yang diadakan oleh PT SUZUKI INDOMOBIL SALES (SIS)  dan Main Dealer PT Suzuki Indojaya Motor Sukses (IJMS). Bikers dari berbagai member klub/komunitas dan pengguna umum motor Suzuki berkendara bersama sambil menambah pengetahuan soal lalu lintas dan juga trik membuat konten vlogging yang menarik di media sosial digital. Bermula dari lokasi dealer Suzuki Dongkelan, perjalanan dituntaskan di kawasan wisata Tebing Breksi yang sedang menjadi pusat perhatian bagi wisatawan.

Gelaran Suzuki Saturday Night Ride yang baru pertama dilakukan SIS di Yogyakarta tersebut tergolong sukses menyita perhatian dan partisipasi para pengguna motor Suzuki, baik dari generasi lawas hingga generasi yang terbaru. Tercatat sebanyak 70 klub/komunitas motor Suzuki dari berbagai chapter dan wilayah bergabung serta membaur dengan gembira untuk berkendara bersama, meramaikan jalanan DI Yogyakarta menggunakan motor Suzuki.

Eko Kurniawan, Operasional Manager IJMS sebagai tuan rumah menyambut para peserta Selamat Datang kepada semua teman – teman klub Motor Suzuki DIY yang masih loyal dengan produk-produk Suzuki dan yang terlibat di acara Saturday Night Ride. Terimakasih juga kepada PT SIS yang telah memberikan wadah kebersamaan untuk kita bisa berkumpul bersama. Jogja kangen dengan suasana kebersamaan, terbukti dengan antusiasnya peserta yang luar biasa banyaknya. Harapannya semoga diberikan Event Kebersamaan yang lebih besar lagi”. Setelah seluruh peserta disambut, mereka mendapat tambahan pengetahuan mengenai tips dan trik dari Irfan Pertamax7.com untuk membuat konten video sebagai bikers yang saat ini sedang tren disebut sebagai ‘Motovlogging’. Diharapkan para bikers Suzuki bisa lebih banyak dan rutin menciptakan konten video dan mengunggahnya di situs berbagi video maupun lewat akun media sosial, agar dapat dinikmati oleh warganet lainnya.

Disamping itu, banyak peserta yang tidak mau melewatkan kesempatan berbelanja spareparts dan aksesoris di dealer Suzuki Dongkelan. Adapula yang melakukan transaksi pembelian motor baru Suzuki untuk menambah koleksi motor Suzuki pribadinya. Fasilitas bengkel pun tetap buka untuk mengakomodir motor-motor peserta yang ingin tampil optimal saat berkendara bersama pada malam harinya.

Tidak lupa juga pembekalan budaya berkendara dan berlalu lintas yang baik diberikan kepada seluruh peserta, karena setelah dari Suzuki Dongkelan mereka sudah tidak sabar untuk berkendara bersama-sama. Rute yang ditempuh yaitu Suzuki Dongkelan – Ketandan– Wonosari – Piyungan – Candi Boko – Tebing Breksi. Perjalanan sejauh 30 kilometer terlaksana dengan baik dan zero accident, jadi menambah kebanggaan seluruh peserta. Di tempat pemberhentian terakhir, para peserta menikmati hiburan musik dan kembali berbagi cerita seru selama perjalanan.

Kemeriahan Suzuki Saturday Night Ride yang positif tersebut rencananya akan menjadi agenda rutin yang diselenggarakan di berbagai Kota/Kabupaten lainnya di Indonesia. Dengan adanya Suzuki Saturday Night Ride, para pengguna motor Suzuki bisa saling berjumpa dan memperlihatkan ekspresi serta tampilan motor Suzuki kecintaannya.

Advertisements

Eksport Motor Honda Februari 2019 Didominasi Honda Vario

Roda2makassar.com – Komitmen PT Astra Honda Motor (AHM) untuk meningkatkan volume ekspor kembali terwujud. Pada bulan lalu penjualan sepeda motor Honda produksi anak negeri melonjak 122% dibandingkan bulan yang sama 2018 nenjadi 20.035 unit.

Berdasarkan data yang diolah dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) pada Februari 2019, ekspor motor buatan dalam negeri ke pasar global tumbuh 42% dengan total pengiriman 54.750 unit. Pada bulan yang sama tahun lalu hanya 38.679 unit. Dengan lonjakan 122% pertumbuhan ekspor sepeda motor produksi AHM jauh melampaui pertumbuhan ekspor industrinya.

Untuk pengiriman secara utuh (CBU/Completely Built Up), Honda Vario series merupakan produk yang paling banyak diekspor dengan total pengiriman 11.616 unit. Kontribusi lainnya berasal dari Honda BeAT series, Honda Sonic 150, Honda CRF150, dan Honda CBR150. Pengiriman ekspor CBU pada bulan lalu didominasi tujuan negara Bangladesh dan Filipina.

Selain ekspor dalam kondisi CBU, AHM juga melakukan pengiriman komponen sepeda motor Honda secara terurai (CKD/Completely Knocked Down) ke manca negara, antara lain Vietnam, Malaysia, Jepang, Thailand, dan Kamboja. Tercatat sebanyak 18.060 set CKD sepeda motor Honda terkirim sepanjang Februari 2019.

General Manager Overseas Business Division AHM Kurniawati Slamet mengatakan lonjakan pengiriman sepeda motor Honda merupakan bukti komitmen AHM untuk mendukung upaya peningkatan ekspor pemerintah.

“Pertumbuhan ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam menggarap pasar ekspor dengan produk-produk kompetitif karya anak bangsa. Kami harapkan berkontribusi mempercepat pulihnya neraca perdagangan kita,” ujar Kurniawati.

Motor Bekas Yamaha Plat Pulau Jawa Menyerbu Makassar, Kenapa?

Roda2makassar.com – Halo bossku semua, semoga semuanya dalam keadaan sehat walafiat, R2M kali ini memberikan sebuah judul ceramah singkat berjudul Motor Bekas Yamaha Plat Pulau Jawa Menyerbu Makassar, Kenapa bisa demikian?

Fenomena ini sudah R2M perhatikan dari tahun 2018 lalu bahkan sebenarnya sudah terjadi sejak 2017 namun masih dalam skala kecil, tapi akhir-akhir ini kok seperti bdai yang menyerang dunia permotoran Makassar hingga kepelosok daerah, rata-rata yang diboyong kemari oleh pedagang mokas adalah motor dari Jakarta atau Plat B, selain itu motor-motor daerah jawa lainpun ada, seperti Bandung hingga Plat L Surabaya.

Ada apa gerangan, kenapa terjadi demikian? analisa secara mendalam dari ahlinya-ahlinya, intinya-inti dan Core of the core menyimpulkan 1 titik terang yaitu HARGA, pastinya ini adalah pemicu utama migrasi terjadi, penjual motor bekas pastinya berusaha untuk mencari harga beli terendah dan menjual dengan harga setinggi-tingginya, itu adalah misi utama pedagang.

Dari judul saya hanya menyebutkan Brand Yamaha karena merek ini sangat dominan dimasukkan, ada sih honda tapi tidak seberapa dan unit yang dimasukkan pun terdiri dari 3 jenis persuratan, ada yang masih full Plat Asal belum cabut berkas, ada yang sudah cabut berkas tapi belum balik nama disini dan ada yang sudah mutasi balik nama dengan plat disini.

3 jenis inipun memilki rentan harga yang berbeda-beda, pastinya yang masih plat B lebih murah dari yang sudah cabut berkas, dan yang sudah mutasi full disini memiliki harga yang lebih mahal bahkan harganya sama dengan motor bekas asli plat dsini.

Kenapa harus dari Jakarta atau Jawa? ternyata memang harga motor bekas yamaha dijawa lebih murah dari Makassar tentunya, selisih hargapun boleh dibilang masih mendapat untung yang cukup jika dikirim kesini mengingat memang harga motor bekas Yamaha dimari masih tinggi, berkebalikan dengan merek Honda.

Contoh semisal Yamaha Mio Z, harga Makassar masih berkisar 10jutaan keatas sedang di Jakarta Harganya sudah turun hingga 7-8jutaan, bisa cek sendiri di OLX, selisih harga ini yang jadi daya tarik para pedagang untuk memigrasikan motor-motor ini.

Pasarnya disini juga cukup besar, untuk yang belum mutasi biasanya dibeli buat dipakai ke kebun atau dipakai dipelosok daerah jadi memang menurut R2M itu adalah simbiosis mutualisme yang menjadi lahan basah bagi para pedagang mokas.

Terang Sudah, Calon Trail Suzuki Basisnya Adalah Haojue NK150

Roda2makassar.com – Halo bossku semua, makin terang benderang nih sobat sekalian bahwa memang yang lagi hangat diperbincangkan tentang sosok motor baru Trail suzuki yang sedang ditest jalan adalah benar motor Suzuki, sebelumnya banyak yang berindikasi bahwa ini adalah motor Yamaha namun sudah 100% terbantahkan sekarang.

Tampilan polos tanpa emblem apapun tidak akan menyembunyikan sosok motor yang sebenarnya bukan murni Trail ini melainkan adventure bike atau dual purpose, melalui laman facebook momo motorbike, sebuah motor di China sangat klop sama dengan motor test ride tersebut, motor ini adalah Hojue NK150 yang ternyata tahun lalu sudah diperkenalkan namun luput dari pengamatan selama ini.

Merek atau Pabrikan Haojue sendiri adalah produsen motor Suzuki di Cina alias kerjasama, dan PT. SIS juga sudah pernah bekerjasama dengan pabrikan ini, masih ingat suzuki Inazuma? itu adalah produksi Haojue yang di import ke Indonesia secara utuh atau CBU.

Skemanya mungkin akan sama, yaitu mendatangkan Haojue RK150 secara utuh kedalam negeri dan harganya akan ditekan serendah mungkin, mengingat Suzuki selama ini mengatur strategi penjualan melalui harga yang kompetitif.

Secara detail memang Haojue RK150 ini memilik desain yang cakep bro, rangka yang digunakan adalah tubular frame yang mengapit swingarm, kemudian speedometer full digital, ban depan 90/90-19 dan ban belakang 110/90-17. Rem depan mengguankan Cakram namun rem belakang masih tromol.

Mesinnya sudah injeksi bro, namun masih pendingin udara dan sekilas headnya juga masih SOHC, dibagian belakang sudah tersedia braket untuk penggunaan boks motor jika diperlukan.

Untuk lebih detailnya bisa sobat sekalian lihat di gallery berikut ini:

Bocoran Mesin Trail Suzuki, Bukan Memakai Mesin Suzuki GSX 150

Roda2makassar.com – Halo bossku semua, semoga sehal selalu dan pertama-tama R2M mengucapkan turut prihatin dan mengutuk keras penembakan saudara kita di Selandia Baru jumat kemarin, semoga yang wafat semuanya dalam keadaan syahid, amin.

Kita kembali ketopik perbincangan yang sedang hangat mulai dari kemarin dijagad roda 2 tanah air yaitu kemunculan sebuah motor yang tidak lazim sedang ditest atau dikendarai dijalanan, sebelumnya memang sudah ada 2 indikasi motor yang bakal diuji coba dan keduanya adalah digadang-gadang bertipe Trail yaitu dari Suzuki dan dari Yamaha.

Saat gambar ini muncul, spekulasi beberapa teman blogger memprediksi bahwa ini adalah motor Trail dari Yamaha, namun R2M entah kenapa dari awal justru merasa bahwa motor yang dishare di blog kang iwanbanaran ini adalah motor Suzuki, R2M tidak melihat sama sekali adanya aura Yamaha dimotor tersebut, coba saja perhatikan, tak ada 1 printilan pun dari tubuh motor ini memiliki kesan yang sama dengan motor yamaha lainnya.

Dari gambar ini sudah bisa kita tebak beberapa hal termasuk mesin yang digunakan, motor yang diposisikan bukan trali murni namun sebagai dual purpose ini tidak memakai mesin Suzuki GSX 150 series, dan bocoran yang masuk ke meja Redaksi R2M pun berkata demikian, Mesin motor ini justru memakai mesin berpendingin udara tapi sudah DOHC, DOHC ini yang belum pasti dalam gambar karena belum terlihat jelas Head selinder motor ini.

Mesinnya sendiri bukan dibuat langsung oleh PT. SIS seperti motor suzuki lainnya namun mesin yang di Import dari luar, asalnya belum R2M ketahui lebih pasti tapi sepertinya dari Negara Tirai Bambu Cina.

Sedikit bocoran lagi, suzuki memang sudah melakukan uji coba jalanan yang mempunya 2 tujuan utama yaitu mengetest motor secara langsung dan yang kedua adalah melihat respon pasar terhadap motor ini, respon tujuannya untuk apa? bisa jadi kalau respon kurang motor ini akan direvisi atau malah tidak jadi dipasarkan, waduhh jangan dong. 😀

Yah, itulah sedikit coretan mengenai motor terbaru dari Suzuki yang saat ini kita sebut saja dia DR150.

Astra Honda Racing Team  Kejar Podium di ATC Seri 2 Buriram

Roda2makassar.com – Hanya sepekan setelah putaran pembuka di Losail International Circuit, Qatar, seluruh tim balap ajang Idemitsu Asia Talent Cup (ATC) beralih ke Chang International Circuit, Buriram, Thailand untuk melaksanakan putaran ke-2, akhir pekan ini.

Lima pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) siap bersaing kembali, melanjutkan raihan positif yang diperoleh di Losail. Mohammad Adenanta Putra punya modal paling besar, karena di seri pertama  berhasil naik podium tiga pada race ke-2, dan peringkat keempat pada race 1.

Saat ini pebalap Magetan, Jawa Timur, berusia 14 tahun itu berada di peringkat ketiga klasemen dengan raihan total 29 poin. Menghadapi putaran kedua ini, Adenanta mengaku sangat siap. ”Podium yang saya raih di Qatar membuat  lebih percaya diri menatap putaran di Thailand. Semoga bisa tampil lebih baik dan meraih kemenangan pertama di ATC,” katanya.

Modal cukup baik juga dikantongi Herjun Atna Firdaus yang mencatatkan hasil menjanjikan pada debutnya di ATC setelah berhasil mengunci gelar juara Thailand Talent Cup tahun lalu. Pada seri perdana di Losail, pebalap asal Pati, Jawa Tengah tersebut finish di posisi 6 dan 4 pada dua race, dan kini menduduki posisi ke-5 klasemen.

ATC seri Thailand ini ternyata menjadi yang ditunggu-tunggu oleh Herjun. Pengalaman setahun balap di Negeri Gajah Putih menjadi tambahan modal baginya. “Hasil yang cukup baik di Qatar menambah kepercayaan diri saya. Selain itu, saya juga sudah mengetahui karakter sirkuitnya saat ikut Thailand Talent Cup 2018. Semoga saya mampu meraih kemenangan di Thailand, untuk Indonesia,” ujar Herjun.

Pebalap Indonesia lainnya, Afridza Munandar, menapaki tahun kedua di ajang ATC ini dengan lebih banyak pengalaman. Memori baik tahun lalu bagi Afridza adalah meraih podium di Chang International Circuit. Pekan lalu di Qatar, dia finish di urutan kelima dan saat ini bertengger di posisi ke-9 klasemen.

Sementara itu, pendatang baru lainnya dari AHRT di ajang ATC 2019 ini juga berhasil meraih poin saat balap pertama di Qatar. Abdul Gofar Mutaqim saat ini berada di peringkat ke-11 dengan 9 poin, sementara M. Hildhan Kusuma di urutan ke-15 dengan koleksi 7 poin.

Balapan ATC seri kedua di Buriram akan dilakukan sejauh 16 putaran, digelar Sabtu (16/3/2019) pada pukul 14.30 WIB, dan Minggu (17/3/2019) pukul 11.45 WIB. Balapan berbarengan dengan putaran kedua World Superbikes Championship.