Beranda / otomotif / Dua Pembalap Ducati Tolak Team Order Demi Marc Marquez di MotoGP

Dua Pembalap Ducati Tolak Team Order Demi Marc Marquez di MotoGP

Roda2makassar.com – Persaingan menuju gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin memanas. Jelang Grand Prix Malaysia di Sepang, dua pembalap dari pabrikan Ducati Lenovo Team dan Pertamina Enduro VR46 Racing secara terbuka menyatakan penentangan mereka terhadap penerapan perintah tim  atau team order Ducati MotoGP.Ducati MotoGP

Bagnaia dan Di Giannantonio Pilih Bebas Membalap

Marc Marquez saat ini memimpin klasemen dengan keunggulan 10 poin atas Jorge Martin yang harus berjuang membalap dengan kondisi pergelangan tangan patah usai insiden di Phillip Island. Di atas kertas, Marquez berada di posisi yang sangat menguntungkan untuk mengunci gelar juara dunia kedelapannya.

Kendati demikian, Ducati dihadapkan pada dilema klasik terkait instruksi pabrikan untuk mengamankan gelar. Menanggapi hal ini, Francesco Bagnaia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mengharapkan ataupun menerima perintah tim selama memperebutkan gelar pada musim 2022 dan 2023.

“Jujur saja, saya belum pernah menerima satu pun dan saya juga tidak pernah memintanya. Ketika saya berjuang untuk meraih gelar, itu bukanlah sesuatu yang diharapkan, dan oleh karena itu saya percaya bahwa para pembalap harus bebas untuk balapan demi diri mereka sendiri,” ungkap Bagnaia sebagaimana dilansir dari Crash.net.

Pembalap asal Italia yang musim depan akan hijrah ke Aprilia ini menambahkan, jika rekan satu tim sedang berjuang untuk gelar, Anda tentu mencoba menyalip dengan cara terbaik, namun kesempatan untuk menang tetaplah prioritas utama di atas lintasan.

Fokus Raih Hasil Maksimal untuk Karier Sendiri

Sikap serupa juga ditunjukkan oleh pembalap VR46, Fabio Di Giannantonio. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah memaksimalkan sisa musim demi kepentingan karier dan timnya sendiri, alih-alih membantu pembalap lain mengamankan titel juara.

“Saya jelas memikirkan tentang kejuaraan saya. Saya ingin mencoba memaksimalkan musim ini. Target terdekat adalah posisi keempat, dan jangan pernah katakan tidak mungkin untuk posisi ketiga,” jelas Di Giannantonio.

Dominasi Marquez di Depan Mata

Dengan Jorge Martin yang tampil dalam kondisi cedera parah di Sepang, peluang Marc Marquez untuk menyegel gelar juara dunia terbuka lebar. Walau begitu, sikap independen yang ditunjukkan oleh Bagnaia dan Di Giannantonio membuktikan bahwa para pembalap Ducati tetap diberikan kebebasan penuh untuk bertarung secara kompetitif di sirkuit tanpa adanya intervensi dari garasi pabrikan.

Tag: