Roda2makassar.com – Menjelang Grand Prix Australia di sirkuit legendaris Phillip Island akhir pekan ini, persaingan di klasemen sementara semakin sengit. Jorge Martin saat ini memimpin puncak klasemen pembalap, namun ia hanya unggul tipis dua poin saja dari juara bertahan Ducati, Marc Marquez.
Sementara itu, penampilan impresif dari Marco Bezzecchi bersama Aprilia di Mandalika membuatnya merangsek naik dan kini hanya terpaut 46 poin dari puncak klasemen. Dengan lima seri balapan tersisa dan total 185 poin maksimal yang memperebutkan, ketiganya dianggap sebagai satu-satunya penantang gelar yang paling realistis.
“Setelah Indonesia, semakin jelas bahwa kejuaraan ini akan diperebutkan oleh tiga tim teratas,” ujar Martin. “Kami tiba di Australia dengan selisih poin yang semakin ketat, jadi kami harus terus bekerja keras dan tetap percaya pada apa yang dilakukan semua orang di Aprilia.”
Tantangan Baru Jorge Martin di Phillip Island
Baik Martin maupun Marquez sama-sama absen pada putaran Phillip Island tahun lalu akibat cedera. Situasi ini membuat Martin belum memiliki pengalaman langsung mengendarai motor RS-GP di sirkuit cepat asal Australia tersebut. Kendati demikian, pembalap asal Spanyol ini tetap optimis menyambut akhir pekan balapan terakhir MotoGP di sirkuit ikonik ini.
Kebijakan Tim Aprilia: Tanpa Ada “Team Orders”
Meskipun persaingan internal semakin ketat, pihak Aprilia telah menegaskan bahwa mereka tidak akan memberlakukan perintah tim (team orders) selama para pembalapnya masih memiliki peluang matematis secara poin. Hal ini memberikan kebebasan bagi Marco Bezzecchi maupun pembalap Trackhouse seperti Ai Ogura dan Raul Fernandez untuk terus berjuang secara maksimal di sisa musim 2026.





