IRS 2017 Seri 4, Pebalap AHRT Cetak Hasil Positif

Roda2makassar.com-Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) Rheza Danica Ahrens kembali menorehkan hasil yang baik pada kejuaraan nasional Indospeed Racing Series (IRS) 2017 seri ke-4 kelas Kejurnas Sport 250cc. Rheza ditemani oleh All New Honda CBR250RR berhasil mempersembahkan podium pertama di balapan pertama (14/10) dan finish di posisi ke-4 di balapan kedua (15/10) yang digelar di Sentul International Circuit.

Rheza pada balapan pertama memulai balapan di posisi ketiga setelah mencetak catatan waktu terbaik 1:44.125 pada sesi kualifikasi. Meskipun sempat melakukan kesalahan di sesi awal balapan, pebalap asli D.I. Yogyakarta ini berasil menyodok ke posisi pertama dan terus memimpin hingga berkahirnya balapan.

Pada balapan kedua, berdasarkan regulasi yang ditetapkan oleh IRS Rheza memulai balapan di posisi 9, meskipun begitu hal ini tidak menyurutkan semangat pebalap yang dijuluki “The Silent Boy” ini. Rheza berhasil menyodok hingga ke grup depan pada lap ketiga, persaingan yang sengit pun tidak dapat dihindarkan untuk memperebutkan posisi terdepan, Rheza sempat memimpin balapan selama dua lap meskipun akhirnya kembali disusul oleh pebalap di belakangnya.

Sayang pada lap terakhir beberapa kecelakaan terjadi dalam perebutan sengit ini, Rheza terjatuh pada tikungan akhir sebelum garis finish setelah sebelumnya terdapat pebalap yang terjatuh sehingga dikibarkannya red flag. Berdasarkan keputusan balapan, hasil dari balapan kedua yang digunakan adalah posisi yang didapatkan pebalap di lap 11, sehingga menempatkan Rheza di posisi ke-4.

“Pada balapan kedua ini memang lebih susah dibandingkan balapan pertama, selain cuacanya yang lebih panas sehingga mempengaruhi performa ban, saya juga harus memulai balapan di posisi 9 sehingga di awal-awal balapan dihabiskan untuk maju ke posisi depan. Setelah sampai di grup depan sangat sulit bagi saya untuk membuat jarak saat memimpin balapan dan kompetisinya sangat sengit. Pada lap terakhir saya melakukan kesalahan sehingga terjatuh di tikungan terakhir.” Ujar Rheza

Sementara itu rekan satu tim Rheza di Astra Honda Racing Team (AHRT), Mario Suryo Aji yang menggantikan Awhin Sanjaya yang masih dalam proses pemulihan cidera, berhasil memberikan hasil yang positif pada kali keduanya dia mengikuti Kejurnas Sport 250cc IRS ini. Pada balapan pertama Mario dapat bersaing kompetitif dan finish di posisi kelima. Sementara pada balapan kedua Mario berhasil menyelesaikan balapan di posisi ke-6.

“Pada balapan kedua ini saya melakukan start yang buruk, meskipun memulai balapan dari posisi 3 saya langsung terpukul ke belakang, meskipun begitu akhirnya saya bisa menyalip pebalap di depan saya dan berhasil mempertahankan posisi 6 hingga akhir balapan.” Ujar Mario.

General Manager Marketing Planning & Analysis Division AHM A. Indraputra mengatakan bahwa hasil positif yang konsisten ditunjukkan oleh kombinasi skill pebalap AHRT dan performa tangguh All New Honda CBR250RR membuktikan kompetisi mumpuni mereka di track balap.

“Hasil positif yang kembali ditunjukan pebalap muda AHRT merupakan pencapaian yang sangat diapresiasi. Dengan semangat Satu HATI kami terus menjaga komitmen kami untuk mendampingi para pebalap muda dalam mencapai mimpinya di dunia balap,” ucap Indraputra.

Baca juga

Advertisements

AHM Mengirimkan 2 Pebalap Binaan ke Ajang Thailand Talent Cup 2017

R2M.AHM Mengirimkan 2 Pebalap Binaan ke Ajang Thailand Talent Cup 2017, PT Astra Honda Motor (AHM) untuk pertama kalinya mengirim dua pebalap muda binaannya ikut serta pada kejuaraan Honda Thailand Talent Cup 2017. Langkah ini merupakan bagian dari upaya AHM untuk semakin memperluas dan memperkuat pembinaan dasar pebalap muda Indonesia menuju jenjang balap yang lebih tinggi di tingkat internasional.

Adenanta dan Mario

Berbekal ilmu balap yang diperoleh di Astra Honda Racing School (AHRS), Mario Suryo Aji (13 tahun) dan M Adenanta Putra (13 tahun) dipercaya AHM mengikuti Honda Thailand Talent Cup 2017 dengan memacu Honda NSF250R bersama 12 pebalap muda berbakat lainnya. Balap pertama kedua anak bangsa tersebut akan berlangsung di sirkuit balap yang akan menggelar MotoGP tahun depan, Chang International Circuit, Buriram, Thailand (16-17/9). Keikutsertaan kedua pebalap muda Tanah Air ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kompetensi balapnya di tengah atmosfer persaingan balap tingkat internasional.

Potensi pebalap AHRS ini juga terlihat saat dipercaya bermain pada ajang balap bergengsi di Tanah Air. Pada Agustus lalu, Mario berhasil menemani prestasi para pebalap Astra Honda Racing Team berkompetisi di ajang Kejuaran Nasional 250cc. Pada ajang kejurnas tersebut, secara mengejutkan Mario berhasil menyisihkan pebalap-pebalap lain yang telah banyak memiliki pengalaman balap dan  finis di urutan keempat.

“Saya senang mendapatkan kesempatan ini. Saya akan memakai kesempatan ini untuk memaksimalkan ilmu yang saya dapat di Astra Honda Racing School dan mencari pengalaman sebanyak-banyaknya. Saya harap melalui kejuaraan ini, skill balap saya dapat semakin terasah dan dapat memberikan prestasi membanggakan untuk bangsa,” ujar Mario.

#16 Mario – #15 Adenanta

General Manager Marketing Planning & Analysis Division AHM A Indraputra mengatakan melalui keikutsertaan dalam Honda Thailand Talent Cup 2017, AHM berupaya memberikan ruang yang semakin luas untuk mempertajam kompetensi pebalap binaannya. Pengalaman pebalap muda Indonesia ini diharapkan dapat menempa skill balap mereka secara bertahap dalam perjalanannya meraih mimpi ke arena MotoGP.

“Keikutsertaan ini adalah kesempatan penting bagi pebalap untuk segera mematangkan kemampuannya sehingga dapat segera bersaing ke level yang lebih tinggi. Kami yakin pebalap Indonesia punya potensi untuk dapat meraih mimpi sampai ke level MotoGP dan menjadi kebanggaan bangsa,” ujar Indraputra.

Baca juga

Lagi-Lagi, Pebalap Astra Honda Kembali Dominasi Podium Race II ARRC Sentul

Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) Gerry Salim, menutup gelaran Asia Road Racing Championship (ARRC) seri keempat dengan kembali memperdengarkan lantunan Indonesia Raya di podium tertinggi kelas AP250 pada balapan kedua di Sentul International Circuit (13/8).

Kemenangan tersebut juga dilengkapi Andi “Gilang” Farid Izdihar dengan mengibarkan Merah Putih di podium kedua kelas AP250, sedangkan Rheza Danica Ahrens finis di posisi kelima. Sementara itu, di kelas Supersport 600 cc, Dimas Ekky Pratama mampu menyelesaikan balap di posisi keempat.

Dimas Ekky SS600

Keseruan balap diperlihatkan Gerry Salim dan Andi Gilang yang saling bergantian menempati posisi pertama bersama Honda CBR250RR tunggangannya. Tekanan kuat yang juga datang dari pebalap Thailand dan Jepang membuat Gerry sulit melebarkan jarak dari pebalap-pebalap grup depan pada awal lap.

Podium AP250 race II

Pada lap terakhir, Gerry Salim sempat kesulitan mengamankan posisinya dan dilewati pebalap lain. Namun semangat Gerry yang didukung dengan performa terbaik Honda CBR250RR di lintasan berhasil mengantarkannya kembali merebut posisi terdepan hingga garis finis. Andi Gilang pun berhasil finis di posisi kedua.

“Pada balap kedua ini, persaingan di grup terdepan sangat ketat. Sejak 2 lap pertama, saya sudah berusaha keras melebarkan jarak tapi tekanan dari pebalap lain sangat kuat. Saya juga sempat keluar line di lap terakhir akibat late braking. Alhamdulillah saya bisa segera memacu kembali Honda CBR250RR untuk merebut kembali posisi pertama dan membuat Indonesia Raya diperdengarkan kembali di Sentul,” ujar Gerry Salim.

Sementara itu di kelas Supersport 600cc, Dimas Ekky berhasil langsung mengisi posisi kedua terdepan pada awal balapan. Namun sayang balapan harus dihentikan sesaat karena insiden pebalap yang terjatuh di tengah lintasan.

Saat balap akan dilanjutkan, hujan tiba-tiba turun dan membuat Dimas harus mencari strategi yang tepat untuk menghadapi lintasan yang basah.

Dimas sempat kehilangan ritme akibat kondisi lintasan yang tidak bersahabat sehingga membuatnya turun ke posisi 6. Namun Dimas berhasil menemukan ritme terbaiknya pada akhir-akhir lap dan finis di posisi keempat.

Andi gilang 23

Marketing Director AHM Thomas Wijaya mengungkapkan terima kasihnya kepada pebalap muda Indonesia yang telah berjuang sampai seri keempat ini. Hasil balap yang dipersembahkan di negeri sendiri sangat menggembirakan bagi tim dan bangsa, terlebih hasil gemilang ini dipersembahkan saat semangat kebangsaan tengah berkobar menjelang perayaan hari kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus mendatang.

“Keberhasilan pebalap Astra Honda kembali mendominasi podium pada race kedua ARRC Sentul ini sangat membanggakan. Perpaduan ketrampilan balap yang terlatih dan mesin All New CBR250RR yg berperforma tinggi kembali membuat bendera Merah Putih berkibar podium tertinggi balapan bergengsi ini. Terima kasih atas seluruh dukungan masyarakat yang memberi semangat pebalap kami untuk mempersembahkan aksi balap terbaiknya bertarung dengan pebalap tangguh Asia lainnnya,” ujar Thomas.

Hasil ARRC seri keempat ini mengokohkan Gerry pada posisi pertama klasemen sementara dengan mengoleksi 95 poin dan memperlebar jarak 60 poin dari pesaing terdekatnya. Sedangkan Rheza menempati posisi keempat dengan 105 poin. Astra Honda Racing Team pun semakin kokoh di puncak klasemen tim dengan 195 poin.

Gelaran ARRC selanjutnya akan di gelar di India pada 23-24 September 2017 dan Thailand 2-3 Desember 2017.

Race 1 ARRC Sentul 2017, Pasukan AHRT Menguasai Podium AP250 dan SS600

Malam pembaca sekalian.
Race pertama dari pagelaran Asia Road Race Championship (ARRC) seri Sentul 2017 telah berlangsung tadi sore pukul 16.00 yang seperti biasanya race pada hari pertama memperlombakan kelas UB150, AP250 dan SS600.

Untuk kelas AP250 sendiri Astra Honda Racing Team menurunkan 3 pebalap mereka yaitu Gerry Salim sebagai pemuncak klasemen sementara, Rheza Danica, dan Andi Gilang yang kali ini menggantikan Ahwin Sanjaya yang mengalami cedera.

Dari lap awal memang ketangguhan Gerry Salim sangat sudah untuk digoyahkan, tak tersentuh hingga finish podium pertama, Begitupun Reza, walau start dari posisi ke 12, dia berhasil merengsek mengungguli para rider lain terutama Koyama, Anupab dan Galang yang terkenal tangguh dikelas ini dan diapun finish diposisi ke 2.

Pebalap AHRT lainnya yang tampil cukup apik adalah Andi Gilang yang star dari posisi ke 6 setelah terkena pinalti di sesi kualifikasi, walau begitu diapun dengan mudah merengsek masuk ke posisi ketiga bahkan bisa mereceki Rheza, namun Andi gilang sepertinya tahu diri kalau dia adalah pebalap pengganti sehingga merelakan podium 2 untuk Rheza. 😀 dan jadilah podium dikuasai oleh pasukan AHRT.

Untuk kelas Supersport 600cc sendiri, Dimas ekky Pratama membuktikan dirinya sebagai yang terbaik di Sentul, memimpin dari lap awal, diganggu oleh Yudhistira dilap terakhir namun dia membuktikan dirinya sebagai penguasa podium race pertama kelas tertinggi ARRC ini. 

Selamat buat para pembalap Astra Honda Racing Team, jangan lupa doa dan dukungannya untuk race kedua besok minggu 13 Agustus 2017.

Baca juga

 

Asian Talent Cup Sepang 2017, Gerry Salim Finis ke 6 Race 2

Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) Gerry Salim dan rekan senegaranya sekali lagi berusaha menampilkan kemampuan terbaiknya di tengah kondisi lintasan yang menantang pada balapan kedua Asia Talent Cup 2017 di sirkuit international Sepang, Malaysia, Minggu (30/7).  Setelah berusaha keras mempersembahkan kebanggaan bagi bangsa, Gerry Salim akhirnya berhasil menyelesaikan balap kedua ATC Sepang ini dengan finis di peringkat ke-6.

Menyusul rekan setimnya, Lucky menyelesaikan balapan ini pada posisi ke-7 dan Erfin di posisi k-8. Hasil pada balapan kedua ATC seri keempat ini mengangkat posisi Gerry menjadi peringkat 7 klasemen sementara, Lucky di peringkat 9, sementara itu Erfin naik dua peringkat menjadi posisi 10.

Hari kedua balapan ATC di sirkuit international Sepang memberikan kesulitan yang tidak terduga bagi para pebalap. Kondisi cuaca yang berubah membuat pebalap harus berusaha keras mencari set up yang tepat and beradaptasi secara cepat.

“Balapan hari ini cukup menantang. Perubahan cuaca yang drastis membuat balap berlangsung menggunakan ban basah. Lintasan ternyata berubah kering dan cuaca berubah menjadi panas. Settingan suspensi pun tidak banyak membantu. Yang bisa saya lakukan adalah berusaha tampil sebaik mungkin menghadapi kondisi tersebut. Walaupun tidak mampu naik podium lagi di balapan 2 ini, saya tetap bersyukur karena masih bisa mendapat poin. Sisa 4 race ke depan akan saya manfaatkan sebaik mungkin,” ujar Gerry Salim.

Sementara itu bagi Lucky, balapan kedua menjadi pengalaman berharga selama ATC seri keempat tersebut.

“Harus saya akui, balapan di race 2 terasa sulit. Kondisi lintasan membuat saya harus berjuang sangat kuat untuk menuntaskan balapan kali ini. Pengalaman ini menjadi bekal yang bagus untuk saya. Fokus saya saat ini adalah kembali latihan untuk mempersiapkan balap seri mendatang agar bisa tampil semakin bagus,” ujar Lucky.

4 Gerry Salim

Sehari sebelumnya di sirkuit yang sama, Gerry Salim menorehkan prestasi membanggakan dengan mengibarkan bendera Merah Putih dari podium ketiga. Dalam balapan ATC ini, Gerry Salim dan pebalap ATC lainnya berkompetisi menggunakan Honda NSF250R dengan karakter yang sama dengan motor yang digunakan di Kejuaraan Dunia Moto3.

General Manager Marketing Planning & Analysis Division AHM Agustinus Indraputra mengatakan pebalap telah menunjukkan peningkatan di setiap serinya bahkan berhasil mempersembahkan podium di balapan seri keempat ini.

“Kami bangga para pebalap muda ini menunjukkan semangat pantang menyerah menghadapi beragam kondisi lintasan sirkuit dalam meraih mimpi mereka memberikan kebanggaan bagi bangsa. Kami siap selalu untuk mendukung hal tersebut bagi generasi muda yang memiliki potensi melalui pembinaan balap berjenjang AHM,” ujar Indraputra.

Gelaran ATC kini menyisakan 2 seri. Seri selanjutnya akan diadakan pada 13-15 Oktober di Jepang dan yang terakhir pada 27-29 Oktober di Malaysia.

Baca juga

 

Pasukan Astra Honda Racing Team Siap Hadapi Pertarungan Sengit di Jepang Minggu Ini

6 pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) akan berjuang di ajang Asia Road Race Championship (ARRC) dan Asia Talent Cup (ATC) yang digelar secara bersamaan di Suzuka International Circuit, Jepang. Kedua balapan bergengsi tingkat Asia ini menantang para pebalap AHRT untuk menunjukkan performa terbaiknya untuk kembali mengibarkan bendera Merah Putih di Negeri Sakura.

Pebalap muda Tanah Air Gerry Salim, Rheza Danica Ahrens, dan Awhin Sanjaya akan berjuang pada ARRCkelas Asia Production 250 (AP250), sedangkan Irfan Ardiansyah, Lucky Hendriansya dan Muhammad Erfin Firmansyah pada ATC.

Seri ke-3 ARRC dan ATC di Sirkuit Suzuka, Jepang (3-4/5) dipastikan akan mengasah keahlian pebalap di sirkuit sepanjang 6 km yang dikenal sangat menguras teknik balap dan konsentrasi melalui kombinasi tikungan jalur balap yang menantang dan unik.

Di gelaran balap bergengsi ARRC, pebalap AHRT Gerry Salim saat ini telah memimpin klasemen balap dengan perolehan poin tertinggi berdasarkan kelas AP250, diikuti Rheza Danica Ahrens dan Awhin Sanjaya berturut-turut di posisi 4 dan 5 di kelas yang sama.

Pada dua seri pertama, Gerry Salim dan Rheza Danica Ahrens berhasil mengibarkan sebanyak lima kali bendera Merah Putih di balap AP250 termasuk diantaranya raihan tiga kali podium tertinggi di Johor, Malaysia (1-2/4) dan Buriram, Thailand (15-16/4).

“Saya sudah bisa membayangkan serunya balapan di Suzuka nanti. Keberhasilan meraih 2 podium di ARRC Thailand dan dan juga podium pertama dan kedua balap di IRS pekan lalu membuat saya sangat bersemangat untuk kembali menambah koleksi piala kemenangan saya bersama All New Honda CBR250RR. Saya mohon dukungan dari masyarakat Tanah Air agar saya dapat kembali mengibarkanbendera Merah Putih yang membanggakan bangsa di ARRC,” ujar Reza.

Sementara itu di ajang pencarian pebalap berbakat ATC,  pebalap AHRT juga berjuang untuk memberikan hasil positif bagi Indonesia dengan menunggangi Honda NSF250R.  Pebalap AHRT Gerry Salim, Irfan Ardiansyah, Lucky Hendriansya dan Muhammad Erfin Firmansyah konsisten bertarung di barisan groupdepan dalam dua seri yang telah dilaksanakan yaitu di Thailand dan Qatar. Ajang balap ATC merupakan garapan Dorna yang juga menyelenggarakan ajang balap tertinggi, MotoGP.

General Manager Marketing Planning & Analysis Division AHM A. Indraputra mengatakan karakter unik dari sirkuit ini tentunya akan semakin mengasah teknik dan keahlian balap mereka dan menjadi bekal untuk menaklukan sirkuit lainnya di Asia.  Gelaran balap bergengsi yang dilakukan secara bersamaan ini pun menjadi tantangan tersendiri bagi para pebalap binaan AHM.

“Kami konsisten untuk terus mengembangkan dunia balap Tanah Air dan fokus pada pembinaan pebalap muda bertalenta.  Kami juga memantau perkembangan kompetensi dan mental pebalap AHRT yang terjun di ajang balap agar dapat terus berkiprah hingga puncak balap tertinggi MotoGP,” ujar Indraputra.

Gelaran ARRC dan ATC masih akan berlangsung sebanyak  3 seri sepanjang musim balap 2017 dengan masing-masing 2 balapan di setiap serinya. ARRC seri berikutnya dilangsungkan di Sirkuit International Sirkuit, Indonesia (4-7 /8), Buddh International Circuit, India (29/9 – 2/10), dan ditutup di Chang International Circuit, Thailand (1-4/12). Sementara itu ATC berikutnya digelar di Malaysia (28-30/7), Jepang (13-15/10) dan Malaysia (27-29/10).

Baca juga