Lagi-Lagi, Pebalap Astra Honda Kembali Dominasi Podium Race II ARRC Sentul

Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) Gerry Salim, menutup gelaran Asia Road Racing Championship (ARRC) seri keempat dengan kembali memperdengarkan lantunan Indonesia Raya di podium tertinggi kelas AP250 pada balapan kedua di Sentul International Circuit (13/8).

Kemenangan tersebut juga dilengkapi Andi “Gilang” Farid Izdihar dengan mengibarkan Merah Putih di podium kedua kelas AP250, sedangkan Rheza Danica Ahrens finis di posisi kelima. Sementara itu, di kelas Supersport 600 cc, Dimas Ekky Pratama mampu menyelesaikan balap di posisi keempat.

Dimas Ekky SS600

Keseruan balap diperlihatkan Gerry Salim dan Andi Gilang yang saling bergantian menempati posisi pertama bersama Honda CBR250RR tunggangannya. Tekanan kuat yang juga datang dari pebalap Thailand dan Jepang membuat Gerry sulit melebarkan jarak dari pebalap-pebalap grup depan pada awal lap.

Podium AP250 race II

Pada lap terakhir, Gerry Salim sempat kesulitan mengamankan posisinya dan dilewati pebalap lain. Namun semangat Gerry yang didukung dengan performa terbaik Honda CBR250RR di lintasan berhasil mengantarkannya kembali merebut posisi terdepan hingga garis finis. Andi Gilang pun berhasil finis di posisi kedua.

“Pada balap kedua ini, persaingan di grup terdepan sangat ketat. Sejak 2 lap pertama, saya sudah berusaha keras melebarkan jarak tapi tekanan dari pebalap lain sangat kuat. Saya juga sempat keluar line di lap terakhir akibat late braking. Alhamdulillah saya bisa segera memacu kembali Honda CBR250RR untuk merebut kembali posisi pertama dan membuat Indonesia Raya diperdengarkan kembali di Sentul,” ujar Gerry Salim.

Sementara itu di kelas Supersport 600cc, Dimas Ekky berhasil langsung mengisi posisi kedua terdepan pada awal balapan. Namun sayang balapan harus dihentikan sesaat karena insiden pebalap yang terjatuh di tengah lintasan.

Saat balap akan dilanjutkan, hujan tiba-tiba turun dan membuat Dimas harus mencari strategi yang tepat untuk menghadapi lintasan yang basah.

Dimas sempat kehilangan ritme akibat kondisi lintasan yang tidak bersahabat sehingga membuatnya turun ke posisi 6. Namun Dimas berhasil menemukan ritme terbaiknya pada akhir-akhir lap dan finis di posisi keempat.

Andi gilang 23

Marketing Director AHM Thomas Wijaya mengungkapkan terima kasihnya kepada pebalap muda Indonesia yang telah berjuang sampai seri keempat ini. Hasil balap yang dipersembahkan di negeri sendiri sangat menggembirakan bagi tim dan bangsa, terlebih hasil gemilang ini dipersembahkan saat semangat kebangsaan tengah berkobar menjelang perayaan hari kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus mendatang.

“Keberhasilan pebalap Astra Honda kembali mendominasi podium pada race kedua ARRC Sentul ini sangat membanggakan. Perpaduan ketrampilan balap yang terlatih dan mesin All New CBR250RR yg berperforma tinggi kembali membuat bendera Merah Putih berkibar podium tertinggi balapan bergengsi ini. Terima kasih atas seluruh dukungan masyarakat yang memberi semangat pebalap kami untuk mempersembahkan aksi balap terbaiknya bertarung dengan pebalap tangguh Asia lainnnya,” ujar Thomas.

Hasil ARRC seri keempat ini mengokohkan Gerry pada posisi pertama klasemen sementara dengan mengoleksi 95 poin dan memperlebar jarak 60 poin dari pesaing terdekatnya. Sedangkan Rheza menempati posisi keempat dengan 105 poin. Astra Honda Racing Team pun semakin kokoh di puncak klasemen tim dengan 195 poin.

Gelaran ARRC selanjutnya akan di gelar di India pada 23-24 September 2017 dan Thailand 2-3 Desember 2017.

Iklan

Race 1 ARRC Sentul 2017, Pasukan AHRT Menguasai Podium AP250 dan SS600

Malam pembaca sekalian.
Race pertama dari pagelaran Asia Road Race Championship (ARRC) seri Sentul 2017 telah berlangsung tadi sore pukul 16.00 yang seperti biasanya race pada hari pertama memperlombakan kelas UB150, AP250 dan SS600.

Untuk kelas AP250 sendiri Astra Honda Racing Team menurunkan 3 pebalap mereka yaitu Gerry Salim sebagai pemuncak klasemen sementara, Rheza Danica, dan Andi Gilang yang kali ini menggantikan Ahwin Sanjaya yang mengalami cedera.

Dari lap awal memang ketangguhan Gerry Salim sangat sudah untuk digoyahkan, tak tersentuh hingga finish podium pertama, Begitupun Reza, walau start dari posisi ke 12, dia berhasil merengsek mengungguli para rider lain terutama Koyama, Anupab dan Galang yang terkenal tangguh dikelas ini dan diapun finish diposisi ke 2.

Pebalap AHRT lainnya yang tampil cukup apik adalah Andi Gilang yang star dari posisi ke 6 setelah terkena pinalti di sesi kualifikasi, walau begitu diapun dengan mudah merengsek masuk ke posisi ketiga bahkan bisa mereceki Rheza, namun Andi gilang sepertinya tahu diri kalau dia adalah pebalap pengganti sehingga merelakan podium 2 untuk Rheza. 😀 dan jadilah podium dikuasai oleh pasukan AHRT.

Untuk kelas Supersport 600cc sendiri, Dimas ekky Pratama membuktikan dirinya sebagai yang terbaik di Sentul, memimpin dari lap awal, diganggu oleh Yudhistira dilap terakhir namun dia membuktikan dirinya sebagai penguasa podium race pertama kelas tertinggi ARRC ini. 

Selamat buat para pembalap Astra Honda Racing Team, jangan lupa doa dan dukungannya untuk race kedua besok minggu 13 Agustus 2017.

Baca juga

 

Asian Talent Cup Sepang 2017, Gerry Salim Finis ke 6 Race 2

Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) Gerry Salim dan rekan senegaranya sekali lagi berusaha menampilkan kemampuan terbaiknya di tengah kondisi lintasan yang menantang pada balapan kedua Asia Talent Cup 2017 di sirkuit international Sepang, Malaysia, Minggu (30/7).  Setelah berusaha keras mempersembahkan kebanggaan bagi bangsa, Gerry Salim akhirnya berhasil menyelesaikan balap kedua ATC Sepang ini dengan finis di peringkat ke-6.

Menyusul rekan setimnya, Lucky menyelesaikan balapan ini pada posisi ke-7 dan Erfin di posisi k-8. Hasil pada balapan kedua ATC seri keempat ini mengangkat posisi Gerry menjadi peringkat 7 klasemen sementara, Lucky di peringkat 9, sementara itu Erfin naik dua peringkat menjadi posisi 10.

Hari kedua balapan ATC di sirkuit international Sepang memberikan kesulitan yang tidak terduga bagi para pebalap. Kondisi cuaca yang berubah membuat pebalap harus berusaha keras mencari set up yang tepat and beradaptasi secara cepat.

“Balapan hari ini cukup menantang. Perubahan cuaca yang drastis membuat balap berlangsung menggunakan ban basah. Lintasan ternyata berubah kering dan cuaca berubah menjadi panas. Settingan suspensi pun tidak banyak membantu. Yang bisa saya lakukan adalah berusaha tampil sebaik mungkin menghadapi kondisi tersebut. Walaupun tidak mampu naik podium lagi di balapan 2 ini, saya tetap bersyukur karena masih bisa mendapat poin. Sisa 4 race ke depan akan saya manfaatkan sebaik mungkin,” ujar Gerry Salim.

Sementara itu bagi Lucky, balapan kedua menjadi pengalaman berharga selama ATC seri keempat tersebut.

“Harus saya akui, balapan di race 2 terasa sulit. Kondisi lintasan membuat saya harus berjuang sangat kuat untuk menuntaskan balapan kali ini. Pengalaman ini menjadi bekal yang bagus untuk saya. Fokus saya saat ini adalah kembali latihan untuk mempersiapkan balap seri mendatang agar bisa tampil semakin bagus,” ujar Lucky.

4 Gerry Salim

Sehari sebelumnya di sirkuit yang sama, Gerry Salim menorehkan prestasi membanggakan dengan mengibarkan bendera Merah Putih dari podium ketiga. Dalam balapan ATC ini, Gerry Salim dan pebalap ATC lainnya berkompetisi menggunakan Honda NSF250R dengan karakter yang sama dengan motor yang digunakan di Kejuaraan Dunia Moto3.

General Manager Marketing Planning & Analysis Division AHM Agustinus Indraputra mengatakan pebalap telah menunjukkan peningkatan di setiap serinya bahkan berhasil mempersembahkan podium di balapan seri keempat ini.

“Kami bangga para pebalap muda ini menunjukkan semangat pantang menyerah menghadapi beragam kondisi lintasan sirkuit dalam meraih mimpi mereka memberikan kebanggaan bagi bangsa. Kami siap selalu untuk mendukung hal tersebut bagi generasi muda yang memiliki potensi melalui pembinaan balap berjenjang AHM,” ujar Indraputra.

Gelaran ATC kini menyisakan 2 seri. Seri selanjutnya akan diadakan pada 13-15 Oktober di Jepang dan yang terakhir pada 27-29 Oktober di Malaysia.

Baca juga

 

Pasukan Astra Honda Racing Team Siap Hadapi Pertarungan Sengit di Jepang Minggu Ini

6 pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) akan berjuang di ajang Asia Road Race Championship (ARRC) dan Asia Talent Cup (ATC) yang digelar secara bersamaan di Suzuka International Circuit, Jepang. Kedua balapan bergengsi tingkat Asia ini menantang para pebalap AHRT untuk menunjukkan performa terbaiknya untuk kembali mengibarkan bendera Merah Putih di Negeri Sakura.

Pebalap muda Tanah Air Gerry Salim, Rheza Danica Ahrens, dan Awhin Sanjaya akan berjuang pada ARRCkelas Asia Production 250 (AP250), sedangkan Irfan Ardiansyah, Lucky Hendriansya dan Muhammad Erfin Firmansyah pada ATC.

Seri ke-3 ARRC dan ATC di Sirkuit Suzuka, Jepang (3-4/5) dipastikan akan mengasah keahlian pebalap di sirkuit sepanjang 6 km yang dikenal sangat menguras teknik balap dan konsentrasi melalui kombinasi tikungan jalur balap yang menantang dan unik.

Di gelaran balap bergengsi ARRC, pebalap AHRT Gerry Salim saat ini telah memimpin klasemen balap dengan perolehan poin tertinggi berdasarkan kelas AP250, diikuti Rheza Danica Ahrens dan Awhin Sanjaya berturut-turut di posisi 4 dan 5 di kelas yang sama.

Pada dua seri pertama, Gerry Salim dan Rheza Danica Ahrens berhasil mengibarkan sebanyak lima kali bendera Merah Putih di balap AP250 termasuk diantaranya raihan tiga kali podium tertinggi di Johor, Malaysia (1-2/4) dan Buriram, Thailand (15-16/4).

“Saya sudah bisa membayangkan serunya balapan di Suzuka nanti. Keberhasilan meraih 2 podium di ARRC Thailand dan dan juga podium pertama dan kedua balap di IRS pekan lalu membuat saya sangat bersemangat untuk kembali menambah koleksi piala kemenangan saya bersama All New Honda CBR250RR. Saya mohon dukungan dari masyarakat Tanah Air agar saya dapat kembali mengibarkanbendera Merah Putih yang membanggakan bangsa di ARRC,” ujar Reza.

Sementara itu di ajang pencarian pebalap berbakat ATC,  pebalap AHRT juga berjuang untuk memberikan hasil positif bagi Indonesia dengan menunggangi Honda NSF250R.  Pebalap AHRT Gerry Salim, Irfan Ardiansyah, Lucky Hendriansya dan Muhammad Erfin Firmansyah konsisten bertarung di barisan groupdepan dalam dua seri yang telah dilaksanakan yaitu di Thailand dan Qatar. Ajang balap ATC merupakan garapan Dorna yang juga menyelenggarakan ajang balap tertinggi, MotoGP.

General Manager Marketing Planning & Analysis Division AHM A. Indraputra mengatakan karakter unik dari sirkuit ini tentunya akan semakin mengasah teknik dan keahlian balap mereka dan menjadi bekal untuk menaklukan sirkuit lainnya di Asia.  Gelaran balap bergengsi yang dilakukan secara bersamaan ini pun menjadi tantangan tersendiri bagi para pebalap binaan AHM.

“Kami konsisten untuk terus mengembangkan dunia balap Tanah Air dan fokus pada pembinaan pebalap muda bertalenta.  Kami juga memantau perkembangan kompetensi dan mental pebalap AHRT yang terjun di ajang balap agar dapat terus berkiprah hingga puncak balap tertinggi MotoGP,” ujar Indraputra.

Gelaran ARRC dan ATC masih akan berlangsung sebanyak  3 seri sepanjang musim balap 2017 dengan masing-masing 2 balapan di setiap serinya. ARRC seri berikutnya dilangsungkan di Sirkuit International Sirkuit, Indonesia (4-7 /8), Buddh International Circuit, India (29/9 – 2/10), dan ditutup di Chang International Circuit, Thailand (1-4/12). Sementara itu ATC berikutnya digelar di Malaysia (28-30/7), Jepang (13-15/10) dan Malaysia (27-29/10).

Baca juga

Akhirnya All New Honda CBR250RR dan Pebalap AHRT Siap Berlaga di IRS 2017

PT Astra Honda Motor (AHM) memboyong All New Honda CBR250RR untuk berlaga menemani pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) dalam menghadapi tantangan kejuaraan balap nasional, Indospeed Racing Series (IRS) 2017.

Melalui partisipasi AHM di ajang IRS 2017, kini penantian pecinta balap Tanah Air untuk bisa lebih dekat menyaksikan langsung aksi dan perpaduan terbaik antara supersport produksi anak bangsa All New Honda CBR250RR dan pebalap AHRT Gerry Salim, Reza Danica Ahrens dan Awhin Sanjaya akan segera terjawab.

Para pebalap AHRT tersebut bersama All New Honda CBR250RR akan berusaha mengulangi kembali kesuksesan balap Asia Road Racing Championship 2017 kelas Asia Production 250 yang telah menghasilkan 3 podium tertinggi oleh Gerry Salim di Johor dan di Buriram dan 1 podium kedua dan 1 podium ketiga oleh Reza Danica di Buriram, pada lima seri tersisa IRS 2017 yaitu 20-21 Mei, 22-23 Juli, 26-27 Agustus, 14-15 Oktober dan 18-19 November 2017. Seluruh gelaran IRS ini akan dilaksanakan di Sentul International Circuit, Jawa Barat.

Bagi pebalap AHRT, ajang IRS tahun ini akan menjadi musim yang sangat kompetitif, terlebih mereka juga akan didukung oleh performa All New CBR250RR. Kombinasi tepat antara performa supersports kebanggaan anak bangsa dan pebalap AHRT tersebut diharapkan mampu merebut juara nasional pada akhir seri.

“Tantangan ini memang berat namun saya optimis dapat meraih hasil maksimal di seri IRS pekan ini nanti. Saya juga sudah merasa cocok dan yakin dengan performa All New Honda CBR250RR. Ini membuat saya sangat bersemangat untuk bisa mengulangi kesuksesan saya di ARRC,” ujar Gerry Salim.

General Manager Marketing Planning & Analysis Division AHM Agustinus Indraputra mengungkapkan dukungan AHM melalui Astra Honda Racing Team dan All New CBR250RR di ajang IRS 2017 menunjukan salah satu komitmen kuat AHM dalam upaya mengembangkan potensi pebalap muda Indonesia serta menjawab kebutuhan pecinta balap Tanah Air.

“Keikutsertaan kami dalam IRS ini merupakan salah satu upaya mengembangkan kemampuan pebalap binaan AHM serta membawa lebih dekat lagi aksi All New Honda CBR250RR kepada pecinta balap. Tidak hanya sekedar balap, tapi kami juga berusaha memberikan pembinaan terbaik dari sisi teknis maupun non teknis seperti dukungan performa All New Honda CBR250RR. Karena membangun tim, motor balap dan pebalap yang handal bukanlah proses yang instan,” ujar Indraputra.

Selain itu, AHM juga turut mendukung 22 tim balap Honda pada 2017. Pada kelas 250cc, AHM akan menemani dan mendukung 11 tim balap Honda lainnya yang turut berlaga menggunakan All New Honda CBR250RR dalam mengembangkan potensi terbaiknya di ajang balap ini. Sedangkan pada kelas 150cc, AHM memberikan dukungannya terhadap 11 tim balap Honda.

Perkuat Pembinaan Pebalap AHRS

Sementara itu, dalam upayanya memperkuat strategi dasar pembibitan pebalap potensial Tanah Air, AHM juga turut mengikutsertakan siswa balap Astra Honda Racing School (AHRS) yang telah lolos seleksi awal ke ajang One Make Race (OMR) Honda yang diadakan bersamaan pada setiap gelaran Indospeed Racing Series (IRS) 2017.

Pada tahun kedelapan pelaksanaannya, sebanyak 40 siswa balap AHRS akan mengikuti proses seleksi awal dengan unjuk keterampilan menggunakan All New Honda CBR150R pada OMR 150cc dan 8 siswa balap AHRS menggunakan motor All New Honda CBR250RR di kelas OMR 250cc di Sentul International Circuit.

Sebelum memasuki lintasan dan ajang balap sesungguhnya, pada jenjang paling dasar pembinaan balap AHM tersebut para siswa terlebih dahulu menerima bekal dasar-dasar balap dari instruktur balap Honda yang meliputi teknik handling, body balance, racing line, cornering dan braking serta pengetahuan umum mengenai balap.

Hingga saat ini, AHRS telah melahirkan pebalap-pebalap berprestasi yang telah mengharumkan nama bangsa di berbagai ajang internasional seperti Gerry Salim yang telah membawa kemenangan di 2 seri AP250, ARRC 2017, Irfan Ardiansyah yang berhasil meraih podium ketiga di ajang Supersports 600cc, ARRC 2017 seri Johor, serta Andi “Gilang” Farid Izdihar yang saat ini berada di posisi ke 5 dari 40 pebalap lintas negara yang berkompetisi di ajang CEV Moto3 Junior World Championship.

Selain itu, Awhin Sanjaya dan Muhamad Erfin Firmansyah saat ini juga berusaha memberikan yang terbaik pada ajang AP250 ARRC 2017 dan Asia Talent Cup.

“Ikut serta pada ajang balap sesungguhnya merupakan dasar penting bagi pebalap untuk mengembangkan potensi terbaiknya sekaligus merasakan suasana ketat kompetisi untuk melatih mental juara mereka. Melalui AHRS, AHM secara konsisten menghadirkan hal tersebut untuk terus bisa menghasilkan pebalap hebat lainnya. Ini adalah salah satu langkah dari program penjenjangan AHM dalam membawa generasi muda Indonesia memaksimalkan potensinya sehingga suatu saat nanti bisa menjadi kebanggaan bagi bangsa sampai ke ajang MotoGP,” tutup Indraputra.

Pebalap AHRT Kembali Kibarkan Merah Putih di ARRC Buriram

Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) Gerry Salim dan Rheza Danica Ahrens menuntaskan aksinya di seri kedua ajang balap bergengsi Asia Road Racing Championship (ARRC) dengan mempersembahkan tiga kali pengibaran bendera Merah Putih di Chang International Circuit, Buriram, Thailand (14-15/4). Di kelas AP250, Gerry Salim berjaya mengibarkan bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya dari podium tertinggi pada balapan pertama, sementara Rheza Danica Ahrens mempersembahkan podium ketiga pada balapan pertama dan podium kedua pada balapan kedua.

Podium Race 1 AP250 Gerry Salim 1 dan Reza Dhanica 3

Pada balapan pertama kelas AP250 yang diselenggarakan Sabtu (14/4), Gerry memulai balapan dari posisi kedua. Setelah lampu start berwarna hijau, arek Surabaya ini langsung memacu Honda CBR250RR tunggangannya untuk mengamankan posisi terdepan. Sepanjang jalannya balapan, persaingan sengit antara 4 pebalap rombongan depan sangat terasa. Overtake di hampir setiap tikungan selalu terjadi. Hingga lap terakhir, Gerry terus mendapatkan perlawanan dari pebalap tuan rumah Thailand. Namun usaha keras Gerry pun berbuah manis. Lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang seiring pencapaiannya di podium tertinggi dengan raihan catatan waktu tercepat 1:54.413. Sayangnya kesuksesan Gerry ini tidak dapat diulang pada balapan kedua (15/4) karena ada kendala teknis pada  motornya sesaat sebelum balapan dimulai, sehingga dia tidak bisa mengikuti jalannya balapan. Kendati demikian, dominasi 3 podium tertinggi yang dipersembahkan Gerry sejak seri perdana di Johor menempatkan Gerry di posisi pertama klasemen sementara dengan nilai poin 75.

Gerry Salim

Pebalap binaan AHM yang turun di kelas yang sama, Rheza Danica Ahrens juga berhasil menorehkan hasil gemilang. Rheza yang yang start di posisi ke empat, pada balap pertama berhasil meraih podium ketiga meski harus berjibaku hingga garis finish bersaing dengan pebalap asal Jepang yang terus menempelnya. Sementara itu pada balapan kedua, Rheza kembali dapat masuk di rombongan terdepan bersaing dengan pebalap asal Jepang dan Thailand. Meski pada lap ke 5 Rheza sempat berada di posisi 3, namun dirinya terus memperbaiki waktu dan berhasil finish di podium kedua dengan catatan waktu terbaik 1:53.868. Bendera Merah Putih kembali berkibar di race 2 ARRC Buriram. Rheza pun berhasil menempati posisi ke empat klasemen sementara dengan total poin 60.

“Saya puas dengan hasil dua balapan di seri ARRC Buriram ini. Meskipun saya merasakan persaingan sengit sejak awal hingga akhir balapan, saya dapat mempersembahkan dua kali pengibaran Merah Putih dari podium ketiga dan podium kedua. Ini merupakan pengalaman berkesan mengingat saya akan pulang ke Tanah Air dengan membawa prestasi yang membanggakan bangsa Indonesia. Terima kasih untuk semua dukungannya,” ujar Rheza.

Pebalap AHRT lainnya di kelas AP250, Awhin Sanjaya turut menunjukkan hasil positif. Mengawali balapan dari posisi ke -9 pada balapan pertama, Awhin sempat tercecer di posisi 11 pada awal balapan. Namun pebalap muda ini mampu melesat lap demi lap dan berhasil finish di posisi lima besar.  Sementara pada balapan kedua, Awhin yang terus berusaha mengejar rombongan depan berhasil finish di urutan ke empat, memperbaiki pencapaiannya di balapan sebelumnya. Berdasarkan hasil sementara, Awhin menempati posisi ke lima klasemen sementara dengan pencapaian total nilai 43.

Podium AP 250 Race 2

Pada kelas supersport 600cc, pebalap AHRT Irfan Ardiansyah berjuang menunjukan hasil positif. Pada sesi kualifikasi, Irfan sempat terjatuh karena mengalami high side di tikungan ketiga sehingga dirinya harus memulai balapan di posisi ke-11. Pada balapan pertama, pebalap binaan AHM asal Semarang ini terus berjuang untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan berhasil finish di posisi ke-8.   Saat balapan kedua, Irfan mencoba membuktikan perjuangannya kembali. Meski harus memulai balapan dari pit lane karena terjadi masalah pada motornya, Irfan mampu menyelesaikan balapan di posisi ke -14 dengan catatan waktu terbaik 1: 41.180.

GM Marketing Planning & Analysis AHM Agustinus Indraputra mengatakan konsistensi pebalap AHRT dalam mempersembahkan kebanggaan untuk Indonesia dalam dua balapan berturut-turut di seri kedua ARRC ini merupakan hasil dari pembinaan balap berjenjang Honda yang dikembangkan perusahaan. Ketatnya kompetisi pada berbagai kelas di ARRC diharapkan dapat menjadikan pebalap muda Tanah Air semakin gigih dalam mengukir prestasi yang membanggakan bangsa.

“Kembali berkibarnya Merah Putih di kelas AP250 seri kedua ARRC ini merupakan wujud nyata konsistensi pebalap dalam mengukir prestasi. Namun kami tidak cepat berpuas diri karena bagaimana pun tim dan pebalap lain pasti akan terus berimprovisasi dan memiliki motivasi di seri berikutnya. Hal ini membuat kami semakin mawas diri dan fokus. Dengan semangat Satu Hati dan dukungan performa tinggi motor produksi anak bangsa Honda CBR250RR, kami yakin dan akan terus mendukung para pebalap muda ini untuk menjadi kebanggaan tim dan bangsa dalam mencetak prestasi,” ujar Indraputra.

Gelaran ARRC 2017, masih menyisakan 4 laga, yang akan diselenggarakan di Suzuka, Jepang (2-5 Juni), Sentul, Indonesia (4-7 Agustus), Buddh, India (29 September-2 Oktober), dan terakhir di Buriram, Thailand (1-4 Desember).

Baca Juga

Latihan Bebas I dan II ARRC Buriram Thailand Kelas AP250, Honda Masih Perkasa Didepan

Sore pembaca sekalian.
Seri kedua dari pagelaran Asia Road Race Championship atau ARRC akan berlangsung akhir pekan ini di sirkuit Buriram Thailand dan sesi latihan bebas 1 serta 2 telah berlangsung kemarin dari siang hari tadi.Ternyata memang keperkasaan honda CBR250RR belum bisa ditaklukkan oleh pebalap lainnya, ini terbukti dengan hasil dari 2 latihan bebas, CBR250RR selalu menjadi yang tercepat pertama dan kedua.

Pada FP 1, Takehiro Yamamoto dari Sidrap Honda Ikazuchi berhasil menjadi yang tercepat pertama disusul Gerry Salim diposisi kedua, Anupab Sarmoon dan Reza Dhanica menyusul diposisi 3 dan 4.

Free Practice 1

Begitupun pada FP 2, Gerry Salim dengan perkasa berhasil menyaingi laptime Yamamoto sehingga dia harus mundur ke tercepat kedua disusul Anupab Sarmoon dan Rheza Danica dibelakangnya.

Free Practice 2

Hasil FP 1 dan 2 ini memang cukup panas, dan tim Yamaha Indonesia ternyata sudah bisa merengsek kebarisan depan dan kemungkinan bakal bisa mengancam di saat race nanti.

Jangan lupa racenya, Ju’mat dan Sabtu, bukan Sabtu dan minggu yah. Live di I News.

Baca juga