Gerry Salim Siap Amankan Gelar Juara Asia di ARRC 2017

Roda2makassar.com – Selangkah lagi, untuk pertama kalinya Indonesia melalui pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) Gerry Salim bersama motor anak bangsa Honda CBR250RR akan merebut gelar juara baru di ajang balap tertinggi Asia pada kelas AP250 Asia Road Racing Championship di Chang International Circuit (2-3/12).

Gerry Salim yang mengandalkan Honda CBR250RR saat ini telah mengoleksi 7 podium kemenangan dari 5 seri dan memuncaki klasemen sementara kelas AP250 dengan 186 poin. Pada akhir pekan ini, Gerry harus berjuang keras untuk menghadapi 28 pebalap top asia lainnya untuk merebut 13 poin atau finis di posisi ke 4 pada balap pertama sehingga dapat mengamankan gelar juara Asia dan melengkapi gelar juara tim yang telah diraih Astra Honda Racing Team (AHRT) pada seri kelima di India September lalu.

“Saya akan berjuang untuk meraih hasil yang terbaik di Thailand. Saya sudah merasa mantap dengan performa Honda CBR250RR. Saya optimis mampu mencetak sejarah baru bagi Indonesia,” ujar Gerry Salim.

Sementara itu, pebalap muda lainnya Rheza Danica Ahrens dan Awhin Sanjaya yang juga memacu Honda CBR250RR bersama AHRT bertekad untuk meraih hasil akhir terbaik pada musim pertamanya di AP250 ARRC ini. Sedangkan Irfan Ardiansyah berjuang di kelas Supersports 600cc.

Ahwin Sanjaya

Ahwin Sanjaya

General Manager Marketing Planning and Analysis Division AHM A. Indraputra mengungkapkan antusiasnya menanti raihan mimpi anak bangsa tercapai di seri terakhir nanti. Kami senang program pembinaan balap AHM ditemani performa Honda CBR250RR mampu menemani pebalap muda Indonesia dalam menjadi kebanggaan bagi Indonesia.

“Ini adalah kesempatan besar bagi bangsa Indonesia untuk mencetak sejarah baru dan mewujudkan mimpi anak bangsa. Kami senang bisa membina dan menemani pebalap muda dari awal sampai dengan dengan momen tersebut tercapai nanti. Untuk itu mohon dukungan dan doa dari masyarakat Indonesia akhir pekan ini.  Kami optimis performa Honda CBR250RR yang telah menemani pebalap meraih berbagai prestasi pada ARRC sampai dengan saat ini dapat juga menemani para pebalap muda AHRT menjadi Juara Asia,” ujar Indraputra.

Gelaran ARRC seri keenam akan dilaksanakan di Chang International Circuit pada 1-3 Desember 2017.

Honda Thailand Talent Cup

Sementara itu, AHM juga melanjutkan pembinaan pebalap muda Indonesia dengan mengirimkan Muhammad Adenanta Putra dan Mario Suryo Aji untuk berpartisipasi di Honda Thailand Talent Cup yang diselenggarakan bersamaan dengan ARRC 2017. Langkah tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi kejuaraan internasional yang lebih tinggi.

Asia Talent Cup

Asia Talent Cup

Adenanta dan Mario yang lolos menjadi peserta ajang pencarian pebalap muda berbakat, Asia Talent Cup 2018 akan berusaha mengulangi pencapaian podium yang telah diraih pada dua seri yang diikuti sebelumnya.

“Gelaran yang diadakan bersamaan dengan ARRC ini sangat baik untuk menambah pengalaman kedua pebalap berusia 13 tahun tersebut. Kami harap mereka mampu memanfaatkansebaik-baiknya kesempatan ini dan mengambil pelajaran dengan merasakan aura kompetitif dan persaingan yang ketat antar tim di balap tertinggi Asia tersebut,” ujar Indraputra.

Kelas AP250
Kualifikasi                            : 1 Desember – 13.50
Balap pertama                   : 2 Desember – 14.05
Balap kedua                       : 3 Desember – 14.05

Kelas SS600
Kualifikasi                            : 1 Desember – 14.30
Balap pertama                   : 2 Desember – 15.05
Balap kedua                       : 3 Desember – 15.05

Honda Thailand Talent Cup
Kualifikasi                            : 1 Desember – 13.10
Balap pertama                   : 2 Desember – 11.30
Balap kedua                       : 3 Desember – 10.30

Baca juga

Advertisements

Hasil Lengkap Free Practice Kelas AP250 ARRC 2017 Jepang, Honda CBR250RR Mendominasi

Pagi pembaca sekalian.
Seri ketiga dari ajang balap Asia yaitu Asia Road Race Championship (ARRC) kali ini akan menyambangi negeri Sakura Jepang (2-4 Juni 2017) sebagai tuan rumah dan jum’at kemarin beberapa kelas telah melaksanakan latihan bebas atau free practice sebelum sesi kualifikasi sabtu ini.

Takehoro Yamamoto Sidrap Honda Ikazuchi

Untuk kelas Asia Production Race atau AP250, kemarin langsung dilaksanakan sebanyak 3 sesi yaitu FP1, FP2 dan FP3 yang bisa pembaca saksikan langsung melalui live streaming fans page ARRC.

Dari rangkuman ketiga latihan bebas ini, Honda CBR250RR yang dipakai oleh Gerry Salim Astra Honda racing team, Takehiro Yamamoto Sidrap Honda Ikazuchi, dan Tomoyoshi Koyama Rama Honda menguasai di posisi 3 besar dengan catatan laptime tercepat dipegang oleh Takehiro Yamamoto dengan waktu 2.29,488 detik

Berikut hasil lengkap free practice 1, 2 dan 3 kemarin. kita tunggu bersama sesi kualifikasi yang akan berlangsung hari ini.

Baca juga

Klasemen Sementara ARRC 2017 Setelah 2 Seri Berlangsung

Siang pembaca sekalian.
2 seri dari perhelatan Asia Road Race Championship (ARRC) telah berlangsung, dari kedua seri ini, terdapat 4 race layaknya Superbike dimana point per race nya sama dengan hitungan point motogp atau WSBK.

2 seri ini juga memunculkan debut-debut yang cukup menarik perhatian diberbagai kelas, tangguhnya Gerry Salim di kelas AP250, sampai Nur Alfath yang makin konsisten dengan Suzuki GSX R 150 di kelas Suzuki Asia Championship.

Berikut hasil lengkap dari 2 seri ARRC ini yaitu di seri pertama Johor Malaysia dan seri kedua Buriram Thailand.
baca juga

Pebalap AHRT Kembali Kibarkan Merah Putih di ARRC Buriram

Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) Gerry Salim dan Rheza Danica Ahrens menuntaskan aksinya di seri kedua ajang balap bergengsi Asia Road Racing Championship (ARRC) dengan mempersembahkan tiga kali pengibaran bendera Merah Putih di Chang International Circuit, Buriram, Thailand (14-15/4). Di kelas AP250, Gerry Salim berjaya mengibarkan bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya dari podium tertinggi pada balapan pertama, sementara Rheza Danica Ahrens mempersembahkan podium ketiga pada balapan pertama dan podium kedua pada balapan kedua.

Podium Race 1 AP250 Gerry Salim 1 dan Reza Dhanica 3

Pada balapan pertama kelas AP250 yang diselenggarakan Sabtu (14/4), Gerry memulai balapan dari posisi kedua. Setelah lampu start berwarna hijau, arek Surabaya ini langsung memacu Honda CBR250RR tunggangannya untuk mengamankan posisi terdepan. Sepanjang jalannya balapan, persaingan sengit antara 4 pebalap rombongan depan sangat terasa. Overtake di hampir setiap tikungan selalu terjadi. Hingga lap terakhir, Gerry terus mendapatkan perlawanan dari pebalap tuan rumah Thailand. Namun usaha keras Gerry pun berbuah manis. Lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang seiring pencapaiannya di podium tertinggi dengan raihan catatan waktu tercepat 1:54.413. Sayangnya kesuksesan Gerry ini tidak dapat diulang pada balapan kedua (15/4) karena ada kendala teknis pada  motornya sesaat sebelum balapan dimulai, sehingga dia tidak bisa mengikuti jalannya balapan. Kendati demikian, dominasi 3 podium tertinggi yang dipersembahkan Gerry sejak seri perdana di Johor menempatkan Gerry di posisi pertama klasemen sementara dengan nilai poin 75.

Gerry Salim

Pebalap binaan AHM yang turun di kelas yang sama, Rheza Danica Ahrens juga berhasil menorehkan hasil gemilang. Rheza yang yang start di posisi ke empat, pada balap pertama berhasil meraih podium ketiga meski harus berjibaku hingga garis finish bersaing dengan pebalap asal Jepang yang terus menempelnya. Sementara itu pada balapan kedua, Rheza kembali dapat masuk di rombongan terdepan bersaing dengan pebalap asal Jepang dan Thailand. Meski pada lap ke 5 Rheza sempat berada di posisi 3, namun dirinya terus memperbaiki waktu dan berhasil finish di podium kedua dengan catatan waktu terbaik 1:53.868. Bendera Merah Putih kembali berkibar di race 2 ARRC Buriram. Rheza pun berhasil menempati posisi ke empat klasemen sementara dengan total poin 60.

“Saya puas dengan hasil dua balapan di seri ARRC Buriram ini. Meskipun saya merasakan persaingan sengit sejak awal hingga akhir balapan, saya dapat mempersembahkan dua kali pengibaran Merah Putih dari podium ketiga dan podium kedua. Ini merupakan pengalaman berkesan mengingat saya akan pulang ke Tanah Air dengan membawa prestasi yang membanggakan bangsa Indonesia. Terima kasih untuk semua dukungannya,” ujar Rheza.

Pebalap AHRT lainnya di kelas AP250, Awhin Sanjaya turut menunjukkan hasil positif. Mengawali balapan dari posisi ke -9 pada balapan pertama, Awhin sempat tercecer di posisi 11 pada awal balapan. Namun pebalap muda ini mampu melesat lap demi lap dan berhasil finish di posisi lima besar.  Sementara pada balapan kedua, Awhin yang terus berusaha mengejar rombongan depan berhasil finish di urutan ke empat, memperbaiki pencapaiannya di balapan sebelumnya. Berdasarkan hasil sementara, Awhin menempati posisi ke lima klasemen sementara dengan pencapaian total nilai 43.

Podium AP 250 Race 2

Pada kelas supersport 600cc, pebalap AHRT Irfan Ardiansyah berjuang menunjukan hasil positif. Pada sesi kualifikasi, Irfan sempat terjatuh karena mengalami high side di tikungan ketiga sehingga dirinya harus memulai balapan di posisi ke-11. Pada balapan pertama, pebalap binaan AHM asal Semarang ini terus berjuang untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan berhasil finish di posisi ke-8.   Saat balapan kedua, Irfan mencoba membuktikan perjuangannya kembali. Meski harus memulai balapan dari pit lane karena terjadi masalah pada motornya, Irfan mampu menyelesaikan balapan di posisi ke -14 dengan catatan waktu terbaik 1: 41.180.

GM Marketing Planning & Analysis AHM Agustinus Indraputra mengatakan konsistensi pebalap AHRT dalam mempersembahkan kebanggaan untuk Indonesia dalam dua balapan berturut-turut di seri kedua ARRC ini merupakan hasil dari pembinaan balap berjenjang Honda yang dikembangkan perusahaan. Ketatnya kompetisi pada berbagai kelas di ARRC diharapkan dapat menjadikan pebalap muda Tanah Air semakin gigih dalam mengukir prestasi yang membanggakan bangsa.

“Kembali berkibarnya Merah Putih di kelas AP250 seri kedua ARRC ini merupakan wujud nyata konsistensi pebalap dalam mengukir prestasi. Namun kami tidak cepat berpuas diri karena bagaimana pun tim dan pebalap lain pasti akan terus berimprovisasi dan memiliki motivasi di seri berikutnya. Hal ini membuat kami semakin mawas diri dan fokus. Dengan semangat Satu Hati dan dukungan performa tinggi motor produksi anak bangsa Honda CBR250RR, kami yakin dan akan terus mendukung para pebalap muda ini untuk menjadi kebanggaan tim dan bangsa dalam mencetak prestasi,” ujar Indraputra.

Gelaran ARRC 2017, masih menyisakan 4 laga, yang akan diselenggarakan di Suzuka, Jepang (2-5 Juni), Sentul, Indonesia (4-7 Agustus), Buddh, India (29 September-2 Oktober), dan terakhir di Buriram, Thailand (1-4 Desember).

Baca Juga

Pasukan Astra Honda Racing Team Siap Raih Podium di Seri Kedua ARRC Buriram 2017

Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) bertekad meneruskan tradisi podium dan mengumandangkan kembali lagu kebangsaan Indonesia Raya pada podium tertinggi seri kedua ajang balap Asia Road Racing Championship (ARRC) di Chang International Circuit, Buriram, Thailand (14-15/04).

Usai mendominasi podium tertinggi pada dua race seri perdana ARRC di Johor menggunakan Honda CBR250RR, tiga pebalap AHRT Gerry Salim, Rheza Danica Ahrens, dan Awhin Sanjaya, kini berjuang untuk mempertahankan penampilan gemilangnya di kelas bergengsi tersebut. Gerry Salim saat ini berada di peringkat pertama perolehan klasemen sementara dengan total perolehan 50 poin. Rheza Danica yang sempat mencuri perhatian pada balap kedua dengan mencetak catatan waktu tercepat 1’42.849 berada di peringkat ke 4 dengan total perolehan 24 poin. Sementara itu pebalap asal Masamba, Sulawesi Selatan, Awhin Sanjaya berada di peringkat 6 dengan total perolehan 19 poin.

“Performa tinggi All New Honda CBR250RR membuat saya semakin mantab untuk menjalani seri kedua ARRC Buriram pekan ini. Semoga saya dapat kembali mencetak prestasi dengan meraih podium tertinggi,” ujar Gerry.

Di kelas lainnya, pebalap binaan AHRT Irfan Ardiansyah yang turun di kelas supersports 600CC berhasil meraih podium ketiga pada balap kedua ARRC Johor. Penampilannnya yang mengejutkan menyodok para pebalap di depannya dari posisi ke-12 ke posisi-3 hanya dalam beberapa lap terakhir, mampu menempatkan Irfan di peringkat 4 klasemen sementara dengan perolehan total 24 poin.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, A. Indraputra mengungkapkan kemenangan yang didapatkan pada seri pertama ARRC Johor merupakan bekal positif yang dimiliki oleh tim AHRT untuk menghadapi ARRC seri kedua di Chang International Circuit, Buriram.

“Kami ingin mengulang kegembiraan dan kebanggaan bangsa yang diperoleh pada seri perdana ARRC di Johor dengan kembali meraih podium pada seri ARRC Buriram. Dengan semangat Satu Hati, kami yakin pebalap AHRT dapat mencuri perhatian di kancah balap Asia dan dapat menjadi kebanggan bagi tim dan bangsa ini,” ujar Indraputra.

ARRC merupakan ajang balap tingkat Asia dan berlangsung 6 kali yaitu di Johor, Malaysia (1-2 April), Buriram, Thailand (14-15 April), Suzuka, Jepang (2-5 Juni), Sentul, Indonesia (4-7 Agustus), Buddh, India (29 September-2 Oktober), dan Buriram, Thailand (1-4 Desember). Pada setiap seri, digelar 2 kali balapan sebelum akhirnya setiap pebalap mengumpulkan akumulasi poin untuk menentukan posisi klasemen tertinggi hingga akhir seri.Jakarta, 11 April 2017

Baca juga

ARRC India, Ferry dan Yassin Kibarkan Merah Putih, Gerry Salim Kurang Beruntung

Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) Yaasiin Gabriel Soma dan Muhammad Febriansyah tuntaskan tantangan balap bergengsi Asia Road Racing Championship (ARRC) seri kelima dengan mempersembahkan podium kedua dan ketiga kelas Asia Dream Cup untuk Indonesia di Buddh International Circuit, India (1-2/10). Gerry Salim dan Irfan Ardiansyah pun turut membuahkan hasil positif di kelas Supersports 600cc.

Para pebalap AHRT mengawali hari pertama di India dengan berat. Sirkuit yang baru pertama kali dipergunakan pada ajang ARRC ini harus membuat seluruh tim bekerja keras menemukan settingan motor terbaik. Pebalap pun dituntut cepat beradaptasi. Bahkan pada sesi latihan Irfan dan Ferry sempat terjatuh dari tunggangannya.

Pada sesi kualifikasi, didukung oleh mekanik AHRT para pebalap masih berjuang untuk menemukan settingan terbaiknya. Di kelas ADC, Yaasiin dan Ferry, meskipun telah menemukan settingan motor yang pas namun ketatnya sesi kualifikasi hanya menempatkan mereka di posisi start ke 8 dan 9. Sementara di kelas Supersports 600cc, Gerry Salim dan Irfan pun hanya mampu mengisi posisi 15 dan 19 starting grid Supersports 600cc.

Balap ADC yang hanya melombakan 7 lap, membuat semua pebalap harus mengeluarkan kemampuan terbaiknya dari awal sampai dengan lap terakhir. Hal tersebut juga membuat Yaasiin dan Ferry langsung menekan dari sejak lap awal. Bahkan pada race pertama, Yaasiin mampu membubuhkan catatan waktu kedua tercepat 2:24.960 atau hanya selisih 00:00.137 dari pebalap tercepat.arrc-india

Meski tidak diuntungkan dengan posisi start, Yaasiin dan Ferry justru berhasil mengawali balapan pertama dengan baik dan masuk di rombongan terdepan. Bahkan beberapa kali Yaasiin dan Ferry mampu berada di posisi terdepan. Namun sayang beberapa lap menjelang akhir, pebalap Jepang Hiroki Nakamura mampu meninggalkan jauh pebalap-pebalap di belakangnya. Yaasiin dan Ferry pun bersaing untuk merebut posisi kedua dan ketiga dengan pebalap lain di rombongan terdepan. Pada lap terakhir Yaasiin sempat tercecer di urutan ke-5. Tidak patah semangat, saat menjelang garis finish Yaasiin kembali berusaha memacu sepeda motornya dan meraih posisi kedua sedangkan Ferry berada tepat di belakangnya dengan posisi ketiga. Dua bendera Merah putih pun berkibar di podium balapan pertama ADC.arrc-india2

Balapan kedua ADC diwarnai beberapa insiden. Pada lap pertama, Yaasiin yang berhasil masuk ke posisi ke-4 harus turun ke posisi 15 akibat bersenggolan dengan pebalap lain. Yaasiin dan Ferry kembali berusaha mengejar ketertinggalannya dan kembali ke rombongan terdepan. Usaha kedua pebalap muda tersebut tidak sia-sia. Pada lap ke-5, Yaasiin dan Ferry berhasil kembali bertarung di rombongan 5 terdepan. Namun pada lap terakhir, Yaasiin terpaksa harus turun dan finish di peringkat ke 12 akibat menghindari pebalap yang terjatuh. Sedangkan Ferry mengakhiri jalannya balapan di posisi ke 7.

“Ini merupakan kali pertama saya naik podium ADC. Saya ucapkan terima kasih kepada tim dan Astra Honda Motor atas dukungannya juga masyarakat di Tanah Air atas doanya. Meskipun terasa lelah karena harus bekerja ekstra keras di sirkuit ini, namun saya sangat bahagia bisa membawa Merah Putih naik podium. Sayang sekali pada balapan kedua saya tidak bisa mengulangi podium akibat pebalap di depan saya jatuh,” ujar Yaasiin.

Raihan kedua balapan tersebut berhasil membuat Ferry mengisi posisi 3 klasmen sementara dan Yaasiin di posisi 8.

Persaingan pada kelas supersports 600cc pun tidak kalah ketatnya dengan ADC. Kelas tertinggi yang digelar pada ARRC ini menguji kemampuan terbaik para pebalap AHRT yang diturunkan pada seri ini untuk memperbaiki posisi dari hasil kualifikasi sebelumnya. Pada race pertama Supersports 600cc, Gerry Salim langsung memacu motornya dan mampu mengisi posisi ke-7 di rombongan terdepan. Namun baru berjalan 2 lap balapan harus dihentikan akibat insiden dan red flag. Para pebalap pun harus masuk ke pit dan melakukan start ulang dengan posisi start awal. Hal tersebut menghilangkan momen Gerry Salim untuk terus berada di rombongan terdepan dan harus finish di posisi ke 12. Lain halnya dengan Irfan, debut pertamanya di ARRC Supersports 600cc memberikan banyak pengalaman berharga. Meskipun hanya mampu finish pada posisi ke 16 namun Irfan mampu menunjukan konsistensi peningkatan waktunya.

Keberuntungan juga belum berpihak pada Gerry Salim di race kedua. Gerry Salim yang berhasil masuk ke posisi ke 10 pada lap kedua, tidak bisa melanjutkan lomba karena tertabrak motor yang terjatuh di sampingnya. Sedangkan Irfan mampu mengakhiri race kedua di posisi ke 15.

Gerry Salim

Gerry Salim

“Saya merasakan banyak hal pada pengalaman pertama saya di ARRC. Senang karena pengetahuan dan skill dapat berkembang namun juga tegang merasakan ketatnya persaingan. Bisa satu lintasan dan balapan dengan pebalap-pebalap terbaik di Asia merupakan pengalaman yang berharga. Hal ini membuat saya termotivasi untuk lebih kerja keras meningkatkan level saya sehingga bisa turut mengibarkan merah putih di ajang internasional,” ungkap Irfan.

GM Marketing Planning & Analysis Divison PT Astra Honda Motor (AHM) Agustinus Indraputra mengatakan perjuangan keras para pebalap AHRT menaklukkan sirkuit yang baru digunakan pada kejuaraan ARRC ini menjadi wujud nyata hasil dari pembinaan balap berjenjang Honda yang diselenggarakan AHM. Tempaan dan tantangan berbagai kondisi sirkuit maupun ketatnya kompetisi pada berbagai kelas di ARRC diharapkan dapat menjadikan pebalap muda Tanah Air semakin tinggi mengukir prestasi yang membanggakan bangsa.

“Kami senang pebalap muda Indonesia dapat kembali mempersembahkan kemenangan untuk Indonesia di balap level internasional ARRC. Kami harap program penjenjangan balap yang AHM lakukan dapat terus menciptakan pebalap terbaik dari generasi muda bangsa dan mampu memberikan prestasi sampai ke level World Grand Prix, MotoGP,” ujar Indraputra.

Gelaran ARRC 2016 menyisakan laga pamungkas yang akan diselenggarakan pada Chang International Circuit pada 3-4 Desember 2016.