Victory Lap Ribuan Bikers di Yamaha Sunday Race Seri 4 dipimpin Galang Hendra

Roda2makassar.com – Ribuan bikers dari komunitas Yamaha Riders Federation Indonesia (YRFI) se-Jabodetabek memadati Sentul International Circuit, Bogor, Jawa Barat saat gelaran Yamaha Sunday Race (YSR) seri 4, Minggu 5 November 2017. Mereka bergabung dalam YRFI Great Weekend yang selalu jadi aktivitas yang ditunggu-tunggu.

Kali ini bertambah istimewa karena hadir Galang Hendra Pratama, rider Yamaha Racing Indonesia yang baru-baru ini jadi juara seri ke-9 World Supersport 300 di Jerez, Spanyol. Galang Hendra memimpin victory lap menggeber YZF-R3 di seri 4 Yamaha Sunday Race ini. Rider asal Yogyakarta itu menjuarai seri ke-9 WSSP300 dengan YZF-R3.

Kali ini komunitas YRFI all variants tumpah ruah menikmati keseruan berbagai kegiatan yang diadakan. Salah satunya yang kerap dilakukan dan disukai mereka adalah victory lap di sirkuit. Mengitari dua lap beramai-ramai dapat mengekspresikan kecintaan terhadap motor Yamaha. Kebersamaan dan ikatan kekeluargaan pun makin erat terasa. Yamaha Sunday Race telah menyatukan mereka untuk menikmati akhir pekan, sesuai semangat YRFI Great Weekend.

Pemandangan lautan ribuan motor Yamaha beserta pengendaranya menghidupkan perhelatan event yang memasuki tahun ketiga ini. Berbagai macam varian motor Yamaha tampak meramaikan termasuk produk baru. Salah satunya Aerox 155 yang hadir melalui kumpulan komunitas Aerox 155 Riders Club Indonesia (ARCI). Ratusan motor Aerox 155 ikut dalam acara ini.

”Anak-anak ARCI suka kumpul bareng dan sangat antusias untuk ikut Yamaha Sunday Race. Motor Aerox 155 memang sedang booming jadi ada acara seperti ini bagus buat kumpul bareng. Sekaligus kami ingin menunjukkan eksistensi klub ARCI yang saat ini punya seribuan anggota sejak berdiri di bulan Maret 2017. Saya sendiri suka Aerox 155 karena motor matik yang sporty, gagah, kapasitas mesinnya besar. Saya memang sudah suka Aerox 155 setelah lihat di social media. Waktu lihat di IMOS (Indonesia Motorcycle Show) November tahun lalu, saya langsung inden. Motor ini saya pakai sehari-hari dan sudah pernah turing ke Solo, Bromo dengan member ARCI lainnya,” papar Faisal Ramdhan, Ketua Umum ARCI.

Member ARCI bersemangat sekali ikut memeriahkan Yamaha Sunday Race, seperti Fahrul Andrean yang punya Aerox 155 S-Version, Dwi Praja pemilik Aerox 155 R-Version, Syahrul Bram pemilik Aerox 155. ”Saya ikut kegiatan komunitas di Yamaha Sunday Race dari seri 2 sampai 4 ini. Senang sekali karena memang suka ikut aktivitas komunitas. Untuk Aerox 155 saya tertarik modelnya, kapasitas mesinnya, praktis keyless (Smart Key System). Saya punya yang warna biru matte. Saya pakai untuk sehari-hari,” ungkap Fahrul Andrean.

Buat Dwi Praja, jiwa sporty-nya cocok dengan Aerox 155 R-Version. ”Suka suspensinya racing banget, modelnya sporty. Cocok banget dengan saya yang suka motor karakter sporty tapi matik, jadi Aerox 155 ini pas dan asyik dipakai keseharian. Untuk Yamaha Sunday Race saya rajin ikut dari seri 2 sampai 4,” papar Dwi Praja.

Syahrul Bram juga sudah merasakan kualitas Aerox 155 dan serunya ikut Yamaha Sunday Race. ”Saya beli tipe standar, tarikannya mantap dan di tikungan enak. Setelah punya Aerox 155 saya langsung gabung ARCI (Aerox 155 Riders Club Indonesia). Dan pastinya ikut kemeriahan Yamaha Sunday Race dari seri 2 sampai yang ke-4 ini. Fun banget dan bisa mempererat persaudaraan,” cetus Syahrul Bram.

Selain victory lap, komunitas YRFI turut menikmati aktivitas lainnya seperti Fun Riding Competition dengan All New Vixion, R25 Yamaha Riding Analyzer experience, All New R15 Riding experience, final nasional Yamaha Goes to School Safety Riding Competition, Gathering Nasional instruktur Yamaha Riding Academy, Racing Kit Market, kontes modifikasi (kelas sport, moped dan matik), vlog competition, hiburan musik dan lainnya.

Baca juga

Advertisements

Galang Hendra Menyapa Indonesia Setelah Menorehkan Sejarah di WSSP 300

Roda2Makassar.com – Galang Hendra untuk pertama kalinya secara resmi tampil di negeri sendiri dengan predikat jawara seri ke-9 World Supersport 300 (WSSP 300). Dia hadir di hadapan media pada press conference yang digelar Yamaha Indonesia bertempat di Head Office PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Pulogadung Jakarta Timur, Rabu 25 Oktober 2017.

Kehadiran Galang di Tanah Air sangat dinantikan setelah mencatat sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang menjuarai kompetisi balapan motor tingkat dunia. Hal itu dibukukannya saat race putaran terakhir atau ke-9 WSSP 300 yang berlangsung di sirkuit Jerez, Spanyol, Minggu 22 Oktober. Dia pun menjadi pembalap Asia pertama yang menang di WSSP 300.

Harapan dan doa yang tulus dari seluruh bangsa Indonesia serta fans memacu Galang meraih kemenangan sensasional itu. Apalagi dia baru pertama kali membalap di event kelas dunia. Prestasinya dengan status rider wild card sangat membanggakan. Perjuangannya tidak hanya disaksikan oleh masyarakat Indonesia lewat layar kaca namun mata dunia juga melihat aksi gemilang pembalap berusia 18 tahun asal Yogyakarta itu.

Makin istimewa lagi karena Presiden Direktur PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Minoru Morimoto, datang menyaksikan langsung di Jerez. Dia sangat gembira dapat memberikan dukungan di sirkuit dan menjadi saksi langsung kemenangan mengagumkan Galang.

Keikutsertaan Galang di dua seri WSSP 300 tahun ini yang memberikan hasil juara di seri ke-9 Jerez, selain didukung YIMM, juga dijalankan bekerjasama dengan YMC (Yamaha Motor Company) Jepang, YME (Yamaha Motor Europe) dan YMR (Yamaha Motor Racing).

”Saya sangat bersyukur kepada Allah SWT atas anugerah luar biasa ini. Terimakasih juga sebesar-besarnya atas dukungan masyarakat Indonesia dan fans, keluarga, Yamaha Indonesia, tim MotoX Racing dan sponsor. Kerja keras saya, tim dan semua pihak yang terlibat menghasilkan kemenangan ini. Berkompetisi di dua seri WSSP 300 telah memberikan pengalaman sangat berharga karena bertarung dengan pembalap-pembalap dunia. Jam terbang saya di kompetisi dunia pun bertambah. Selain skill rider dan motor yang mumpuni, mental pembalap pun sangat penting. Saya merasakan motor YZF-R3 sangat teruji baik di balapan WSSP 300. Dan mental pantang menyerah membuat saya percaya diri berjuang sampai garis finish yang membuahkan hasil kemenangan. Pastinya tak lupa selalu berdoa sebelum balapan,” ungkap Galang Hendra membagi kunci sukses kemenangannya.

Pencapaian Galang juga didapatkan karena mengikuti program Master Camp VR46 Riders Academy di Tavullia, Italia. Dua kali dia ambil bagian di tahun 2016 bahkan memperoleh kesempatan emas dididik langsung oleh sang pemilik academy itu yaitu legenda hidup MotoGP, Valentino Rossi. Program itu juga dijalani oleh pembalap-pembalap muda Yamaha dari negara lain seperti Jepang, Thailand, Malaysia. Mereka dimentori oleh rider Moto2 dan Moto3 yang juga murid Valentino Rossi.  

”Teman-teman Galang di bLU cRU team lulusan VR46 Academy Riders terperanjat dan terkejut karena Galang sangat cepat meskipun baru tampil pertama kali di sirkuit Autodromo Internacional do Algarve (Portugal) dan Jerez (Spanyol). Kami pun pastinya sangat mengapresiasi hasil terbaik yang diberikan Galang di seri terakhir WSSP300. Terimakasih juga kepada IMI (Ikatan Motor Indonesia) yang mengapresiasi kemenangan Galang. Podium juaranya merupakan prestasi mendunia yang dapat dicapai melalui program edukasi bertahap dan kontinyu. Ini yang diterapkan oleh Yamaha dalam mengedukasi para pembalapnya dimulai dari yang paling basic kejuaraan one make race seperti Yamaha Cup Race (YCR), nasional, Asia dan dunia. Mekanik juga diedukasi dan pengembangan sepeda motor selalu kami lakukan. Saya juga pernah berpesan kepada Galang sebelum keberangkatan dia ke Master Camp (VR46 Riders Academy) pertama di tahun lalu. Ini kata-kata yang paling dia ingat dan memacunya untuk berprestasi. Saya berpesan kepada Galang, “jika kamu ingin dikenang dalam sejarah jadilah juara”. Dan itu menjadi kenyataan tahun ini di Jerez dia jadi juara,” beber M.Abidin, GM After Sales & Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Galang juga selalu mengingat pesan dari pembimbingnya dalam tiga tahun terakhir ini sekaligus Manager tim Yamaha Racing Indonesia, Wahyu Rusmayadi. Wahyu mengatakan proses tidak pernah mengkhianati hasil. Dan benar, dari proses yang dengan tekun dijalani Galang, membuahkan kemenangan bersejarahnya untuk Indonesia.

Cepat Beradaptasi dengan Tim dan Kebiasaan di Eropa

Selain edukasi yang berhubungan dengan teknis balap, Yamaha Indonesia juga memberikan didikan seputar sikap profesional rider. Galang Hendra dengan baik menerapkannya saat mengikuti dua seri WSSP 300 di Portimao (Portugal) dan Jerez (Spanyol). Dia menunjukkannya dengan cepat beradaptasi dengan tim MotoX Racing. Saat balapan di WSSP 300, Galang bernaung di bawah tim asal Italia itu.

Adaptasinya terutama adalah proses penyesuaian motor yang cepat, menyatu dengan tim sehingga seluruh anggota tim senang dengan kondisi tersebut. Chemistry yang terbangun baik itu memberikan efek psikologis yang positif bagi Galang. Hasilnya dia memecahkan rekor catatan waktu terbaik sirkuit Sagittario International, Latina, Italia (6 September) saat tes di sana. Tes itu dijalaninya sebelum bertarung di seri Portugal WSSP 300.

Saat Free Practice (FP) 2 and Superpole (SP) 2 di Portugal, dia ada di posisi ke-6 dan ke-10. Meskipun dia tidak finish saat race utama karena masalah mesin, sebenarnya hasil itu bagus karena Galang baru pertama kali ikut kejuaraan dunia. Tapi dia tidak puas dengan hasil di Portugal, sehingga ditunjukkannya lewat penampilan cemerlang yang menghasilkan kemenangan di Jerez.

Galang juga dapat beradaptasi dengan kebiasaan di Eropa. Mulai makanan, suhu udara dan lain-lain. Hal ini penting untuk menunjang perfoma latihan dan saat bersaing di kompetisi balapan.

Pengalaman berkompetisi di WSSP300 sangat menunjang tidak hanya untuk meningkatkan skill balap tapi juga peningkatan kedisiplinan dan perilaku profesional di dunia racing.

Profil Galang Hendra Pratama

Nama : Galang Hendra Pratama
Tempat Tanggal Lahir : Yogyakarta, 10 Maret 1999
Hobby : Balap, mendengarkan musik, games
Idola : Valentino Rossi
Makanan kesukaan : Pempek Palembang

Keluarga

Ayah : Diky Hestu
Ibu : Dessy Prasanti
Anak pertama dari 4 bersaudara

  1. Galang Hendra Pratama
  2. Aldi Satya Mahendra
  3. Carisa Arsanti Putri
  4. Aryasatya Mahendra

Karir Balap

  1. Awal karir

Galang mulai balap sejak umur 9 tahun dan memulai latihan dengan bimbingan kedua orang tuanya

  1. Prestasi / kejuaraan

2013
– Juara nasional Motorprix region Jawa kelas pemula
– Juara 2 race 2 Asean Cup Race
– Juara umum seri 1 & seri 2 Yamaha Cup Race

2014
– Juara umum ke-2 IRS Underbone 110cc
– Juara umum ke-3 IRS Underbond 125cc

2015
– Juara 1 seri 3 IRRC Underbone 110 cc
– Juara 2 seri 3 IRRC Underbone 125 cc
– Juara 2 seri 4 IRRC Underbone 110 cc
– Juara 1 seri 4 IRRC Underbone 125 cc
– Juara 3 Sunday Race R25 profesional class

2016
– Juara 2 race 2 seri 2 Asia Road Racing Championship
– Juara 3 race 2 seri 5 Asia Road Racing Championship round 5 India Budh

2017
– Juara 3 race 1 seri 5 Asia Road Racing Championship India Madrash
– Juara 1 race 2 seri 5 Asia Road Racing Championship India Madrash
– Juara 1 seri 9 World Supersport 300 Jerez

Program pembinaan dari Yamaha :
1. Yamaha Racing Academy tahun 2015 & 2016
2. Yamaha VR46 Riders Academy Master Camp #1
3. Yamaha VR46 Riders Academy Master Camp #2

Baca juga

Galang Hendra Siap Tampil Lagi di World Supersport 300 Seri Jerez Spanyol

Roda2Makassar.com- Yamaha memutuskan mengirim Galang Hendra Pratama untuk berkompetisi lagi di World Supersport 300 (WSSP300) di sirkuit Jerez, Spanyol pada 20-22 Oktober 2017. Seperti yang Anda ingat, Galang Hendra membuat balapan seru di World Supersport 300 di Portugal pada 17 September 2017, dan juga menunjukkan performa bagus mendapatkan podium pertama dan ketiga di Asia Production 250 (AP250) Asia Road Racing Championship (ARRC) di India pada tanggal 23-24 September 2017.

 

Doa dan harapan fans atau penggemar Yamaha dan Galang Hendra pun terkabulkan. Mereka memang ingin sekali melihat Galang membalap lagi di ajang dunia seperti World Supersport 300. Aksi Galang di Portugal membuat fans terpukau dan dukungan terus mengalir agar rider muda itu mempertontonkan kebolehannya memacu YZF-R3 di pentas internasional.

Kesempatan tidak selamanya datang satu kali untuk talenta muda Indonesia. Galang Hendra mendapatkan kesempatan berharga ini karena skill dan prestasinya. WSSP300 adalah bagian dari World Superbike (WSBK 2017). Seri WSSP300 berlangsung di benua Eropa dalam 9 putaran dari total 11 seri WSBK 2017. Seri yang akan diikuti Galang Hendra digelar di sirkuit Jerez Spanyol yang memiliki panjang 4423 m. Selama ini memang menjadi langganan penyelenggaraan WSBK, termasuk di level MotoGP. Total terdapat 13 tikungan, yaitu 8 tikungan ke kanan dan 5 ke kiri.

Tampilnya Galang Hendra di WSSP300 Jerez menjadi kesempatan kedua bagi rider usia 18 tahun asal Yogyakarta ini. Sebelumnya dia bertarung di WSSP300 Portimao, Portugal (17 September) bersama tim Motoxracing. Di sirkuit Portimao Portugal, Galang Hendra tampil perdana dengan pacuan YZF-R3 dengan hasil menduduki posisi ke-6 saat latihan bebas 2 (FP2) dan meraih top-speed terbaik.

Termasuk hasil grid-start ke-10 berdasar hasil Superpole yang diikuti 37 starter. Namun sayangnya rider binaan Yamaha Indonesia ini mengalami kendala elektronik saat race day hingga tidak dapat menyelesaikan lomba. Padahal sempat berada di barisan depan. Tentu saja, harapan ke depan Galang Hendra yang tergabung di Yamaha bLU cRU dapat menjadi lebih baik, lebih kompetitif dan memberikan hasil yang memuaskan.

“Terimakasih kepada Yamaha telah memberikan kesempatan lagi kepada saya untuk balapan di World Supersport 300. Terimakasih juga kepada semua fans yang terus memberikan support, ini turut menguatkan mental saya. Pengalaman pertama di Portugal sangat mengesankan bagi saya. Meskipun tidak finish tapi saya cukup mampu bersaing dengan pembalap yang lain. Karena itu di Jerez nanti saya akan berupaya semaksimal mungkin agar mendapatkan hasil terbaik.  Mohon doanya dari seluruh masyarakat Indonesia,” tekad Galang Hendra.

“Yamaha memberikan kesempatan kembali untuk Galang Hendra di World Supersport 300 karena melihat potensi besarnya baik dalam rangkaian persiapan menuju Portugal dan juga saat race. Di Jerez kami harapkan Galang akan mendapatkan hasil maksimal bersama YZF-R3,” papar M. Abidin, GM After Sales dan Public Relation PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Seri WSSP300 Jerez yang merupakan putaran ke-9 WSSP300 adalah babak pamungkas perjalanan kompetisi itu. Di sini penentuan siapa yang berhak atas juara dunia WSSP300 2017 yang diperebutkan dua kandidat utama, yaitu rider yang juga membesut Yamaha YZF-R3, Marc Garcia (Halcourier Racing) asal Spanyol dan Alfonso Coppola (SK Racing) dari Italia. Mereka hanya berbeda 4 poin saja dalam klasemen sementara. www.yamaharacingindonesia.co.id

Baca juga

Mengalami Kendala Elektronik, Galang Hendra Harus DNF di WSS Portimao 2017

Nasib kurang bagus dialami Galang Hendra mas bro sekalian. Sebetulnya dalam perjalanan lap awal, pebalap tanah air, Galang Hendra Pratama sempat berada di posisi ke-6, namun kemudian mengalami kendala teknis hingga posisinya terus melorot dan tidak dapat menyelesaikan balapan yang berlangsung dalam menu 11 lap.

FOTOSPORT.biz

Rider asal Yogyakarta berusia 18 tahun yang start dari urutan ke-10 ini harus kembali ke paddock pada lap ke-8. Demikian fakta yang berlangsung dalam seri ke-7 gelaran World Super Sport 300 atau WSSP300 di Portimao, Portugal (17 September).  Sebetulnya dalam lap pemanasan, kondisi motor dalam keadaan nomal. Terbukti saat race berlangsung di awal-awal, Galang Hendra langsung berada di urutan ke-6.

Saat di trek lurus setelah lap pertama, RPM motor tidak stabil. Dan terus berulang setiap lapnya, pada lap ke-9 diputuskan untuk masuk pit & tidak melanjutkan balapan, untuk alasan safety. Prediksi masalah ini dari bagian elektronik.

 “Saat start, saya langsung masuk ke dalam top group dan yakin bisa fight . Tetapi ada masalah elektonik yang mengakibatkannya tidak bisa melanjutkan balapan. Saya tetap senang bisa mengikuti kejuaraan ini. Terima kasih kepada Yamaha Indonesia, Motoxracing, Yamaha Europe dan seluruh fans yang telah memberikan dukungan kepada saya, “ujar Galang Hendra Pratama yang bergabung di tim Motoxracing dengan pacuan YZF-R3.

FOTOSPORT.biz

Adapun peserta dari WSSP300 Portugal diramaikan sebanyak 37 starter. Yang pasti, ini pengalaman pertama Galang Hendra bertarung dalam kompetisi level dunia yang menjadi rangkaian dalam penyelenggaran superbike dunia (WSBK 2017).

“Jadi saat setting-lap, kondisi motor dalam keadaan normal. Setelah lap pertama, Galang berada di posisi ke-9, tetapi mulai lap berikutnya ada kendala elektronik dan mengharuskan Galang masuk pit. Untuk sementara ini motor masih dalam pemeriksaan tim engineer untuk kemudian dilakukan evaluasi berdasarkan data 2D, “tukas Wahyu Rusmayadi, manajer Yamaha Racing Indonesia (YRI) yang ikut mendampingi Galang Hendra.

Baca juga

Galang Hendra Jalani Tes di Vallelunga dan Sagittario, Pecahkan Rekor Catatan Waktu Terbaik

R2M. Rangkaian tes atau pengujian dijalani pebalap kebanggaan tanah air, Galang Hendra Pratama. Demikian dilakukan rider binaan Yamaha Indonesia ini sebelum mengikuti kejuaraan dunia Supersport 300 (WSSP300) yang menjadi bagian dalam putaran superbike (WSBK 2017) di Portimao-Portugal (15-17 September).

Di WSSP300 Portugal, Galang Hendra siap bergabung di tim Motoxracing. Sehubungan tes pertama dilakukan di Sirkuit Autodrome Vallelunga, Roma, Italia (4 September). Dalam hal ini, dilakukan 4 kali sesi latihan di lintasang sepanjang 4,085 km. Petarung muda usia 18 tahun asal Yogyakarta ini sanggup mencatat waktu 1 menit 53,56 detik  dan ini hanya terpaut 0,2 detik saja dari catatan waktu tercepat balap CIV 2016 (1 menit 53,31 detik).

FOTOSPORT.biz

“Saya senang berada di sirkuit Vallelunga ini, saya mampu beradaptasi dengan motor YZF-R3. Kami melakukan berbagai perubahan untuk mendapatkan data. Seluruh tim sangat membantu saya untuk memperoleh hasil terbaik, “terang Galang Hendra yang dikawal langsung Wahyu Rusmayadi, Manajer Tim Yamaha Racing Indonesia (YRI).

Adaptasi cepat yang dilakukan Galang Hendra terbukti mendapat pujian dari Direktur Teknik Tim Motoxracing, Vanni Lorenzini. “Kami senang dengan hasil tes ini. Dia cepat dan bagus untuk pertama kalinya di Sirkuit Vallelunga. Setiap kali ada perubahan dia bisa merasakannya dan kami mengerti, ”ujar Vanni Lorenzini.

Makin spesial, ketika Galang memecahkan rekor catatan waktu terbaik saat melakukan tes kedua di trek Sagittario International, Latina, Italia (6 September).  Galang Hendra sukses membukukan torehan waktu 59,37 detik. Itu berlangsung pada sesi keenam. Sebelumnya di angka 59,70 detik dan 59,73 detik. Adapun best-time sebelumnya, yaitu 59,85 detik diukir racer Yamaha, Alfonso Coppola.

Langkah pengujian kedua ini berupaya memaksimalkan posisi berkendara yang diinginkan Galang Hendra. Total melahap menu 47 lap.  “Banyak variasi menu yang kami terapkan dan ubah, diantaranya riding position terbaik saat slow corner, high speed corner maupun dalam momen hard braking. Termasuk setting suspensi, “ujar Sandro, pemilik Tim Motoxracing yang turut mendampingi Galang Hendra.

FOTOSPORT.biz

“Bagi saya, yang utama adalah merasa nyaman dahulu di motor. Pada akhirnya, saya mendapatkannya dan sangat menyenangkan. Saya bisa jadi lebih cepat dengan motor YZF-R3 ini, “timpal Galang Hendra yang memecahkan rekor hingga lebih cepat 0,48 detik dari ukiran pebalap sebelumnya.  Tentu saja, dua kali pengujian ini sangat penting dalam upaya membantu Galang Hendra menemukan gaya balapnya dengan YZF-R3.

Berbagai input atau masukan dikomunikasikan. Kemudian diujicoba dan terus melakukan evaluasi bersama. “Tes ini merupakan modal penting kami, terutama selama akhir pekan balapan nanti, kami tidak memiliki banyak waktu dan ini merupakan langkah mempercepat set-up motor. Berdasarkan hasil yang kita dapat di Sagittario dan Vallelunga, maka seluruh tim percaya diri menatap balap minggu depan di Portimao-Portugal, “ucap Wahyu Rusmayadi, Manajer Tim Yamaha Racing Indonesia (YRI). www.yamaharacingindonesia.co.id

Baca juga