Galang Hendra Siap Tampil Lagi di World Supersport 300 Seri Jerez Spanyol

Roda2Makassar.com- Yamaha memutuskan mengirim Galang Hendra Pratama untuk berkompetisi lagi di World Supersport 300 (WSSP300) di sirkuit Jerez, Spanyol pada 20-22 Oktober 2017. Seperti yang Anda ingat, Galang Hendra membuat balapan seru di World Supersport 300 di Portugal pada 17 September 2017, dan juga menunjukkan performa bagus mendapatkan podium pertama dan ketiga di Asia Production 250 (AP250) Asia Road Racing Championship (ARRC) di India pada tanggal 23-24 September 2017.

 

Doa dan harapan fans atau penggemar Yamaha dan Galang Hendra pun terkabulkan. Mereka memang ingin sekali melihat Galang membalap lagi di ajang dunia seperti World Supersport 300. Aksi Galang di Portugal membuat fans terpukau dan dukungan terus mengalir agar rider muda itu mempertontonkan kebolehannya memacu YZF-R3 di pentas internasional.

Kesempatan tidak selamanya datang satu kali untuk talenta muda Indonesia. Galang Hendra mendapatkan kesempatan berharga ini karena skill dan prestasinya. WSSP300 adalah bagian dari World Superbike (WSBK 2017). Seri WSSP300 berlangsung di benua Eropa dalam 9 putaran dari total 11 seri WSBK 2017. Seri yang akan diikuti Galang Hendra digelar di sirkuit Jerez Spanyol yang memiliki panjang 4423 m. Selama ini memang menjadi langganan penyelenggaraan WSBK, termasuk di level MotoGP. Total terdapat 13 tikungan, yaitu 8 tikungan ke kanan dan 5 ke kiri.

Tampilnya Galang Hendra di WSSP300 Jerez menjadi kesempatan kedua bagi rider usia 18 tahun asal Yogyakarta ini. Sebelumnya dia bertarung di WSSP300 Portimao, Portugal (17 September) bersama tim Motoxracing. Di sirkuit Portimao Portugal, Galang Hendra tampil perdana dengan pacuan YZF-R3 dengan hasil menduduki posisi ke-6 saat latihan bebas 2 (FP2) dan meraih top-speed terbaik.

Termasuk hasil grid-start ke-10 berdasar hasil Superpole yang diikuti 37 starter. Namun sayangnya rider binaan Yamaha Indonesia ini mengalami kendala elektronik saat race day hingga tidak dapat menyelesaikan lomba. Padahal sempat berada di barisan depan. Tentu saja, harapan ke depan Galang Hendra yang tergabung di Yamaha bLU cRU dapat menjadi lebih baik, lebih kompetitif dan memberikan hasil yang memuaskan.

“Terimakasih kepada Yamaha telah memberikan kesempatan lagi kepada saya untuk balapan di World Supersport 300. Terimakasih juga kepada semua fans yang terus memberikan support, ini turut menguatkan mental saya. Pengalaman pertama di Portugal sangat mengesankan bagi saya. Meskipun tidak finish tapi saya cukup mampu bersaing dengan pembalap yang lain. Karena itu di Jerez nanti saya akan berupaya semaksimal mungkin agar mendapatkan hasil terbaik.  Mohon doanya dari seluruh masyarakat Indonesia,” tekad Galang Hendra.

“Yamaha memberikan kesempatan kembali untuk Galang Hendra di World Supersport 300 karena melihat potensi besarnya baik dalam rangkaian persiapan menuju Portugal dan juga saat race. Di Jerez kami harapkan Galang akan mendapatkan hasil maksimal bersama YZF-R3,” papar M. Abidin, GM After Sales dan Public Relation PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Seri WSSP300 Jerez yang merupakan putaran ke-9 WSSP300 adalah babak pamungkas perjalanan kompetisi itu. Di sini penentuan siapa yang berhak atas juara dunia WSSP300 2017 yang diperebutkan dua kandidat utama, yaitu rider yang juga membesut Yamaha YZF-R3, Marc Garcia (Halcourier Racing) asal Spanyol dan Alfonso Coppola (SK Racing) dari Italia. Mereka hanya berbeda 4 poin saja dalam klasemen sementara. www.yamaharacingindonesia.co.id

Baca juga

Advertisements

Mengalami Kendala Elektronik, Galang Hendra Harus DNF di WSS Portimao 2017

Nasib kurang bagus dialami Galang Hendra mas bro sekalian. Sebetulnya dalam perjalanan lap awal, pebalap tanah air, Galang Hendra Pratama sempat berada di posisi ke-6, namun kemudian mengalami kendala teknis hingga posisinya terus melorot dan tidak dapat menyelesaikan balapan yang berlangsung dalam menu 11 lap.

FOTOSPORT.biz

Rider asal Yogyakarta berusia 18 tahun yang start dari urutan ke-10 ini harus kembali ke paddock pada lap ke-8. Demikian fakta yang berlangsung dalam seri ke-7 gelaran World Super Sport 300 atau WSSP300 di Portimao, Portugal (17 September).  Sebetulnya dalam lap pemanasan, kondisi motor dalam keadaan nomal. Terbukti saat race berlangsung di awal-awal, Galang Hendra langsung berada di urutan ke-6.

Saat di trek lurus setelah lap pertama, RPM motor tidak stabil. Dan terus berulang setiap lapnya, pada lap ke-9 diputuskan untuk masuk pit & tidak melanjutkan balapan, untuk alasan safety. Prediksi masalah ini dari bagian elektronik.

 “Saat start, saya langsung masuk ke dalam top group dan yakin bisa fight . Tetapi ada masalah elektonik yang mengakibatkannya tidak bisa melanjutkan balapan. Saya tetap senang bisa mengikuti kejuaraan ini. Terima kasih kepada Yamaha Indonesia, Motoxracing, Yamaha Europe dan seluruh fans yang telah memberikan dukungan kepada saya, “ujar Galang Hendra Pratama yang bergabung di tim Motoxracing dengan pacuan YZF-R3.

FOTOSPORT.biz

Adapun peserta dari WSSP300 Portugal diramaikan sebanyak 37 starter. Yang pasti, ini pengalaman pertama Galang Hendra bertarung dalam kompetisi level dunia yang menjadi rangkaian dalam penyelenggaran superbike dunia (WSBK 2017).

“Jadi saat setting-lap, kondisi motor dalam keadaan normal. Setelah lap pertama, Galang berada di posisi ke-9, tetapi mulai lap berikutnya ada kendala elektronik dan mengharuskan Galang masuk pit. Untuk sementara ini motor masih dalam pemeriksaan tim engineer untuk kemudian dilakukan evaluasi berdasarkan data 2D, “tukas Wahyu Rusmayadi, manajer Yamaha Racing Indonesia (YRI) yang ikut mendampingi Galang Hendra.

Baca juga

Galang Hendra Jalani Tes di Vallelunga dan Sagittario, Pecahkan Rekor Catatan Waktu Terbaik

R2M. Rangkaian tes atau pengujian dijalani pebalap kebanggaan tanah air, Galang Hendra Pratama. Demikian dilakukan rider binaan Yamaha Indonesia ini sebelum mengikuti kejuaraan dunia Supersport 300 (WSSP300) yang menjadi bagian dalam putaran superbike (WSBK 2017) di Portimao-Portugal (15-17 September).

Di WSSP300 Portugal, Galang Hendra siap bergabung di tim Motoxracing. Sehubungan tes pertama dilakukan di Sirkuit Autodrome Vallelunga, Roma, Italia (4 September). Dalam hal ini, dilakukan 4 kali sesi latihan di lintasang sepanjang 4,085 km. Petarung muda usia 18 tahun asal Yogyakarta ini sanggup mencatat waktu 1 menit 53,56 detik  dan ini hanya terpaut 0,2 detik saja dari catatan waktu tercepat balap CIV 2016 (1 menit 53,31 detik).

FOTOSPORT.biz

“Saya senang berada di sirkuit Vallelunga ini, saya mampu beradaptasi dengan motor YZF-R3. Kami melakukan berbagai perubahan untuk mendapatkan data. Seluruh tim sangat membantu saya untuk memperoleh hasil terbaik, “terang Galang Hendra yang dikawal langsung Wahyu Rusmayadi, Manajer Tim Yamaha Racing Indonesia (YRI).

Adaptasi cepat yang dilakukan Galang Hendra terbukti mendapat pujian dari Direktur Teknik Tim Motoxracing, Vanni Lorenzini. “Kami senang dengan hasil tes ini. Dia cepat dan bagus untuk pertama kalinya di Sirkuit Vallelunga. Setiap kali ada perubahan dia bisa merasakannya dan kami mengerti, ”ujar Vanni Lorenzini.

Makin spesial, ketika Galang memecahkan rekor catatan waktu terbaik saat melakukan tes kedua di trek Sagittario International, Latina, Italia (6 September).  Galang Hendra sukses membukukan torehan waktu 59,37 detik. Itu berlangsung pada sesi keenam. Sebelumnya di angka 59,70 detik dan 59,73 detik. Adapun best-time sebelumnya, yaitu 59,85 detik diukir racer Yamaha, Alfonso Coppola.

Langkah pengujian kedua ini berupaya memaksimalkan posisi berkendara yang diinginkan Galang Hendra. Total melahap menu 47 lap.  “Banyak variasi menu yang kami terapkan dan ubah, diantaranya riding position terbaik saat slow corner, high speed corner maupun dalam momen hard braking. Termasuk setting suspensi, “ujar Sandro, pemilik Tim Motoxracing yang turut mendampingi Galang Hendra.

FOTOSPORT.biz

“Bagi saya, yang utama adalah merasa nyaman dahulu di motor. Pada akhirnya, saya mendapatkannya dan sangat menyenangkan. Saya bisa jadi lebih cepat dengan motor YZF-R3 ini, “timpal Galang Hendra yang memecahkan rekor hingga lebih cepat 0,48 detik dari ukiran pebalap sebelumnya.  Tentu saja, dua kali pengujian ini sangat penting dalam upaya membantu Galang Hendra menemukan gaya balapnya dengan YZF-R3.

Berbagai input atau masukan dikomunikasikan. Kemudian diujicoba dan terus melakukan evaluasi bersama. “Tes ini merupakan modal penting kami, terutama selama akhir pekan balapan nanti, kami tidak memiliki banyak waktu dan ini merupakan langkah mempercepat set-up motor. Berdasarkan hasil yang kita dapat di Sagittario dan Vallelunga, maka seluruh tim percaya diri menatap balap minggu depan di Portimao-Portugal, “ucap Wahyu Rusmayadi, Manajer Tim Yamaha Racing Indonesia (YRI). www.yamaharacingindonesia.co.id

Baca juga