Marc Marquez dan Dani Pedrosa Tularkan #Cari_Aman ke Generasi Muda

Dua pebalap Repsol Honda Team 2017, Marc Marquez dan Dani Pedrosa kembali hadir di Indonesia. Dalam sebuah kampanye keselamatan berkendara dengan tagline #Cari_Aman yang diselenggarakan oleh PT Astra Honda Motor (AHM), keduanya hadir untuk menularkan keselamatan berkendara sebagai gaya hidup pada anak-anak muda siswa SMK Teknik Sepeda Motor (TSM) Astra Honda dan bikers dari komunitas Honda CBR.

Di tengah musim balap MotoGP yang kompetitif, Marc Marquez dan Dani Pedrosa menyempatkan diri untuk mengajak generasi muda Indonesia menjadikan keselamatan berkendara sebagai bagian dari gaya hidup mereka saat berkendara. Dua pebalap MotoGP dari Repsol Honda Team ini juga turut menyampaikan motivasi kepada para anak muda untuk selalu mengutamakan keselamatan berkendara seperti halnya yang mereka lakukan saat berkendara di lintasan balap.

“Dalam balapan, hal yang paling penting adalah memastikan pebalap terlindungi dengan helm dan racing sui yang dilengkapi dengan chest dan back protector terbaik karena segala sesuatu dapat terjadi di lintasan sirkuit. Pebalap juga harus paham tentang keselamatan karena keselamatan yang utama selain menjadi yang tercepat,” ujar Dani Pedrosa.

Marc Marquez pun menunjukkan antusias tinggi saat berbicara tentang keselamatan berkendara. “Saya harap keselamatan menjadi prioritas anda semua saat berkendara dengan motor di jalan raya.  Safety gear saat balapan menjadi hal yang utama sama halnya safety gear yang digunakan saat berkendara di jalan.  Safety gear bukan digunakan hanya saat berkendara di kecepatan tinggi namun menjadi bagian penting saat berkendara setiap hari dan menjadi bagian gaya hidup pengendara,” ujar Marc Marquez.

Dalam rangkaian kegiatan #Cari_Aman ini, bersama President Director AHM Toshiyuki Inuma dan Executive Vice President Director AHM Johannes Loman, kedua pebalap MotoGP ini mengenakan safety gear secara simbolis pelaksanaan sesi pelatihan keselamatan berkendara pada siswa SMK TSM Astra Honda di showroom Big Wing Honda yang berlokasi di Astra Biz Center, Serpong, Tangerang Selatan (17/10).

Sebanyak 30 orang siswa SMK TSM Astra Honda dan PT Wahana Makmur Sejati sebagai main dealer Honda wilayah Jakarta dan Tangerang mendapatkan pelatihan keselamatan berkendara dari para instruktur safety riding AHM.  Pembekalan dilakukan terhadap generasi muda yang dapat berperan serta mengkampanyekan keselamatan berkendara sebagai gaya hidup di lingkungannya.

Marketing Director AHM Thomas Wijaya mengatakan AHM berupaya agar keselamatan berkendara menjadi bagian gaya hidup masyarakat Indonesia melalui kampanye #Cari_Aman yang sudah diperkenalkan sejak Maret lalu.  Tagline#Cari_Aman diperkenalkan untuk membuka cakrawala dan persepsi baru bagi generasi muda atas keselamatan berkendara yang lebih menyenangkan dan dapat menjadi bagian dari kehidupan generasi mendatang.  AHM telah mempersiapkan sumber daya manusia, edukasi, teknologi sepeda motor, komunikasi aktif ke publik, pembangunan infrastruktur safety riding center, serta menghadirkan simulator berkendara Honda Riding Trainer (HRT) untuk mendukung kampanye keselamatan berkendara.

“Sebagai pelopor program safety riding di Indonesia yang terus dijalankan secara konsisten selama 15 tahun, kami selalu menempatkan keselamatan berkendara sebagai prioritas utama. Kali ini, AHM menggandeng pebalap MotoGP Marc Marquez dan Dani Pedrosa untuk menginspirasi anak muda Indonesia dan menjadikannya sebagai bagian dari gaya hidupnya. Hingga saat ini, AHM telah melakukan 16.000 program safety riding untuk jutaan orang, melahirkan 150 instruktur safety riding dan 2.200 advisor safety riding di jaringan Honda, mengaplikasikan teknologi keamanan di banyak sepeda motor Honda seperti teknologi ABS dan CBS, mendirikan 5 safety riding center, dan menyebarkan 924 alat simulasi berkendara HRT yang telah dimanfaatkan oleh lebih dari 12 juta pengguna.” 

Kampanye keselamatan berkendara juga digaungkan Marc Marquez dan Dani Pedrosa pada bikers komunitas Honda CBR yang turut meramaikan kegiatan ini. Sebanyak 10 bikers perwakilan komunitas Honda CBR mendapat kesempatan khusus bercengkrama dengan pebalap Repsol Honda Team yang ingin para bikers Honda ini untuk terus menggalakkan kepedulian mereka terhadap keselamatan berkendara dengan terus menggunakan kelengkapan berkendara dan mematuhi rambu dan marka lalu lintas sebagai contoh bagi pengendara lain. Pada kesempatan ini, Marc Marquez dan Dani Pedrosa juga melepas keberangkatan para bikers Honda CBR dalam city rolling untuk mengkampanyekan #Cari_Aman di jalan.

Advertisements

Striping merah putih Marq Marquez Indonesia banget

Assalamualaikum dan selamat siang.
Dapat Foto baru nih dari fans page motori, tim repsol honda merubah striping motor tunggangan marquez menjadi merah putih di sirkuit silverstone inggris. Cekidot penampakannya gan
.

image

image

Tanpa emblem repsol, cuma sayap mengepak berwarna merah, diatas dasar warna putih, indonesia banget deh pokoknya.

Mantap nih buat referensi modif decal. Colek mas motoblast.org

R2M belum tau ini dalam rangka apa, apakah tes motor 2016 atau memang mau d pake untuk race minggu ini.

Semoga menginspirasi.. 🙂

Faktor penyebab Marq Marquez melempem tahun 2015 ini

Selamat siang menjelang bulan puasa.
Sebelumnya R2M mengucapkan permohonan maaf apabila ada yang salah dengan tutur kata selama ini, dan mari kita memasuki bulan ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi dengan hati yang suci.aminn,,,,

Kita ketopik hari ini, tentang marq marquez, berikut statistik 7 seri yang telah dicapai baby alien ini di tahun 2015 sebelum kita masuk analisa penyebab melempemnya rider HRC ini.
Seri perdana Qatar Posisi 5, Amerika 1, Argentina DNF, Spanyol 2, Prancis 4, italia DNF, dan Catalunya DNF juga. Artinya ada 3 kali Marquez terjatuh.93marquez_ds-_s1d1121-2_preview_big

Melihat hasil tahun ini memang sangat bertolak belakang dengan tahun lalu, dimana 10 seri pertama dikuasai dengan podium 1, apa tidak gila? tapi banyak faktor juga mempengaruhi tahun kemarin, yamaha yang kedodoran, dan ducati dengan motor seadanya.

Nah, lanjut untuk tahun ini, faktor internal sendiri adalah motor RC213V belum 100% on fire, bagaimana tidak, karakter motor belum bisa menyatu dengan Ban, lihat kan di seri Italia, jenis ban medium tidak cocok, akhirnya memakai hard di depan, itupun akhirnya terjatuh di lap-lap akhir. yang kedua adalah darah muda marq sendiri yang masih belum bisa terkontrol, terutama emosi. nah emosi ini sendiri berhubungan erat dengan faktor external berikut.

Faktor external sebenarnya cuma 1, yaitu sedang stabil dan lancarnya pesaing yang lain terutama dari pabrikan Yamaha dan ditambah dengan ducati yang sedang bagus-bagusnya plus Suzuki yang kadang merecoki dari belakang. misalnya seri terkahir kemarin di catalunya, ketika sedang enak-enaknya mengejar lorenzo di posisi 2, tapi dari belakang sudah ada pressure dari ducati, emosi pasti akan naik dan berharap bisa mendahului lorenzo secepat mungkin supaya aman dari ancaman ducati, kenapa harus di lap-lap awal? itulah emosi, harus sebisa mungkin menjauh dari gerbong kereta, saat terjebak gerbong, laptime dipastikan bakal molor. Nah, perhitungan sederhana inilah yang kemungkinan dipakai Marquez, tanpa menyadari, lap awal adalah lap adaptasi ban dengan sirkuit yang bisa saja belum seirama, dan kenyataannya memang demikian, ban belakang selip, masuk gravel dan ndlosor deh.Marquez-Crash-MotoGP-Catalunya-2015-07

ahh,,, kayak komentator aja…hehehe.,.. tapi apapun itu semua fans bakal berharap baby alien ini bisa kembali ke performanya. silahkan di tambahkan,.,, 😀