Merah Putih Berkibar di Race 1 dan 2 ATC Sepang 2018
Roda2makassar.com – Dua pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) berhasil mengibarkan bendera Merah Putih dengan finish posisi ketiga pada balap pertama yang dipersembahkan oleh Mario Suryo Aji dan Lucky Hendriansya pada balap kedua putaran terakhir ajang balap Asia Talent Cup (ATC) di sirkuit Sepang, Malaysia.
Pada balap pertama (3/11), Mario Suryo Aji mampu menghadapi kondisi lintasan kurang bersahabat. Mario memulai start dari baris ketiga dan bersaing pada barisan terdepan, hingga akhirnya finish pada posisi ketiga dengan selisih waktu hanya +0,849 detik dari pebalap asal Jepang yang menempati podium pertama.
Lucky Hendriansya pun berhasil menutup putaran kedua di seri terakhir dengan kenangan manis (4/11). Start dari posisi ke 7, Lucky mampu bersaing di barisan terdepan. Lucky beberapa kali memimpin jalannya balapan dan bersaing ketat di balapan ATC terakhir tahun ini. Pada dua lap terakhir, Lucky sempat berada di posisi ke 5 dan akhirnya finish di posisi ke 4. Namun dikarenakan insiden yang menyebabkan penalti bagi pebalap peraih podium pertama, posisi Lucky naik menjadi ketiga dan menjadi podium pertamanya di ATC.
“Podium ini saya persembahkan untuk Indonesia. Perjuangan saya selama dua tahun di ajang Asia Talent Cup akhirnya berbuah manis dengan mampu meraih podium pertama saya di seri penutup ini. Semoga pengalaman yang saya dapatkan dapat saya kembangkan sebagai bekal balap dikemudian hari. Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan,” ujar Lucky.
General Manager Marketing Planning & Analysis Division AHM A. Indraputra mengatakan selama ajang balap ATC 2018 berlangsung, para pebalap muda Indonesia telah menunjukkan semangat dan talenta balap yang luar biasa yang mampu menjadi bekal balap di kemudian hari.
“Terima kasih atas dukungan masyarakat terhadap para pebalap muda yang berjuang di lintasan pada ajang balap ATC 2018. Musim ini telah berakhir tetapi kami berharap dapat terus mendukung para pembalap muda potensial di Tanah Air pada musim balap berikutnya,” ujar Indraputra.
Sementara itu, meski pada seri pemungkas ini Afridza Syach Munandar, M. Adenanta Putra, dan Muhammad Agung Fachrul belum dapat mempersembahkan podium, para pebalap ini dapat menyelesaikan balapan ATC dengan baik.
ATC diikuti 22 pebalap muda hasil seleksi ketat dari seluruh negara di Asia. Lulusan ajang ini ditempa untuk mendapat pengalaman berkompetisi lebih kompeherensif dan siap melanjutkan ke jenjang balap yang lebih tinggi.
Hasil seleksi 2019 Asia Talent Cup
Menghadapi musim balap ATC tahun depan, lebih dari 90 pebalap muda berbakat di Asia dan Oceania telah mengikuti seleksi ajang balap ATC 2019 di Sepang International Circuit, Malaysia (31/10). Sebanyak 8 pebalap muda yang berasal dari Indonesia, Australia, Malaysia dan Jepang telah terpilih untuk berlaga di ajang balap ini.
Adapun pebalap binaan AHM yang berhasil lolos untuk mengikuti ATC 2019 yaitu, Herjun Atna Firdaus, Abdul Gofar Mutaqim dan Muhammad Hildan Kusuma yang saat ini masih mengikuti kejuaraan balap Thailand Talent Cup.
“Kami berharap tahun depan pebalap binaan AHM yg mengikuti ajang balap ATC 2019 mampu bersaing dan berusaha maksimal untuk memberikan yg terbaik,” ujar Indraputra.
- Bos Trackhouse Geram dengan Penundaan Start COTA yang Dipicu Marc Marquez
- Mudik Bersama AHM, 2.572 Konsumen Setia Honda Siap Lebaran di Kampung Halaman
- Rossi Ingin Rangkul Pedro Acosta Sebagai anti Marc Marquez
- Lebaran Nusantara Honda 2025: Apresiasi untuk Konsumen Loyal melalui Service Visit Spesial
- Honda Dream Cup 2025 Buka Kelas Baru Vario 160
- Honda CUV e: & ICON e: Resmi Mengaspal di Makassar
- Kemenangan ke 90, Marc Marquez Sejajar dengan Angel Nieto
- Argentina: Klasemen Kejuaraan Dunia MotoGP 2025 terbaru
- Pergantian Ban Pirelli di MotoGP Tidak Akan Mudah
- Michelin Tinggalkan MotoGP 2026 Nanti
- Yamaha Indonesia Perkenalkan Metik Baru GEAR ULTIMA 125 Hybrid
- Pembalap pabrikan Ducati Gunakan mesin Baru di GP Thailand
- Joan Mir Ungkap Potensi Besar Honda setelah MotoGP Thailand
- Ai Ogura Gemilang dalam debut MotoGP: “saya hanya mencoba meniru Bagnaia”
- Quartararo: Yamaha Memulai MotoGP 2025 Lebih Baik dari Tahun Lalu