Advertisements

Alasan HRC Membuang Dani Pedrosa, KTM untung Besar

Alasan HRC Membuang Dani Pedrosa
Roda2makassar.com
– Halo bosku semua, kembali lagi gairah mengetik muncul disela kesibukan kerjaan utama, kali ini R2M akan sedikit flashback kebelakang tentang sosok luar lintasan motoGP namun justru jadi pokok pembicaraan didalam dan luar arena, siapa lagi kalau bukan Dani Pedrosa.Alasan HRC Membuang Dani Pedrosa

Pedrosa memutuskan gantung helm alias pensiun akhir musim 2018 bersama tim yang dibelanya selama di motoGP yaitu Honda Repsol Team, tim paling kuat menurut R2M di kelas para raja ini, digawai oleh para teknisi terhebat, manajer yang super dan dana yang boleh dibilang tanpa batas, namun siapa sangka setelah pensiun itu, Dani Pedrosa tidak mendapatkan tawaran layaknya rider hebat, minimal sebagai test rider.

Tim Repsol Honda yang pernah dilabeli Pedrosentris yang memang sangat menganak emaskan bocah ini, namun HRC secara tidak sadar telah menjadikannya seorang Developmen Rider, mesin dipangkas jadi 800cc, penggunaan ban 16,5 inci, adalah beberapa perubahan aturan MotoGP yang dikait kaitkan dengan Pedrosa akibat tubuhnya yang mungil, namun siapa sangka justru dari postur yang kecil, ternyata dia ditempa untuk jadi rider pengembang dimana setiap detali perubahan pada motor sangat  sensitif terhadap posturnya yang kecil.

Berikut pernyataan dari kala itu “” KTM menawarkan saya Proyek bagus denagn segal Kepercayaan diri mereka, sementara itu Presiden HRC Yoshishige Nomura menginformasikan ke saya bahwa ia tidak percaya Postur saya cocok untuk memberikan Indikasi yang dibutuhkan untuk Pembalap HRC. Marc Marquez dan Jorge Lorenzo secara fisik lebih besar dari saya. Mereka menganggap bahwa untuk fungsi itu, Stefan Bradl lebih cocok “

Alasan HRC Membuang Dani Pedrosa
Alasan HRC Membuang Dani Pedrosa

KTM memiliki pandangan yang berbeda tentang itu dan akhirnya mengikat rider kecil ini untuk jadi test rider dengan hasil yang bisa kita lihat awal seri 2020 ini, semua perhatian tertuju pada KTM dan saat dimana tim pabrikan lain pun tidak menyangka akan perubahan drastis pabrikan Austria ini.

KTM Via Mike Lietner berkata pada saat itu” Orang Boleh bicara apapun, Namun satu yang jelas : Khususnya mengenai Postur dan khususnya mengenai bobotnya ia harus bekerja sangat presisi untuk bisa kompetitif dengan pembalap Lain. Dan ini buat saya adalah sebuah tanda yang positif untuk seorang test rider “

“Ketika saya bekerja dengannya, sejarah mencatat beberapa kali pembalap yang lebih kuat, tinggi atau berat menggunakan Motornya langsung bisa cepat. Jadi nggak butuh bikin motor baru ketika Casey masuk atau ketika Marc Masuk. Sesungguhnya mereka memulai dari motor yang dikembangkan oleh Dani. Inilah yang membuat saya percaya diri bahwa ia akan bekerja dengan baik “

Nah, sekarang kita bisa lihat pendapat siapa yang akhirnya benar, KTM atau HRC.

Advertisements

roda2makassar

Otomotif lovers

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: