Beranda / otomotif / Marc Marquez Sebut Finis Ke-6 di GP Indonesia 2026 Sebagai Hasil “Impian”

Marc Marquez Sebut Finis Ke-6 di GP Indonesia 2026 Sebagai Hasil “Impian”

Roda2makassar.com – MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika menyisakan cerita manis sekaligus kelegaan luar biasa bagi pebalap andalan Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez. Memulai akhir pekan di trek yang selama ini menjadi momok menakutkan baginya, Marquez justru menutup rangkaian balapan dengan mengamankan posisi keenam pada balapan utama hari Minggu.Marc Marquez di Sirkuit Mandalika GP Indonesia 2026

Bagi sang juara dunia tujuh kali, hasil ini jauh melampaui ekspektasi awal dan bahkan disebutnya sebagai sebuah pencapaian “impian”.

Mandalika: Dari Sirkuit Terburuk Menjadi Titik Balik Positif

Sejak pertama kali kalender balap MotoGP menyambangi Lombok pada 2022, Sirkuit Mandalika kerap menjadi mimpi buruk bagi pebalap berjuluk The Baby Alien tersebut. Ia tercatat selalu gagal menyentuh garis finis dalam balapan utama di sirkuit ini.

Namun, tren negatif tersebut akhirnya resmi terhenti. Setelah sukses meraih kemenangan pada sesi sprint race hari Sabtu, Marquez tampil konsisten dengan finis di posisi keenam menggunakan motor Ducati pabrikannya pada hari Minggu.

“Pada hari Kamis, jika Anda mengatakan kepada saya bahwa sepanjang akhir pekan saya hanya kehilangan tiga poin dari Marco Bezzecchi dan imbang dengan Jorge Martin, itu adalah mimpi,” ungkap Marquez kepada media, termasuk Crash.net.

Strategi Cerdas Demi Menjaga Asa Juara Dunia

Dalam balapan utama berdurasi 27 putaran tersebut, Marquez mengakui bahwa ia sempat mengalami penurunan drastis pada cengkeraman ban belakang (rear tyre drop) di paruh kedua balapan.

Alih-alih memaksakan diri dan mengambil risiko besar yang berujung crash seperti tahun-tahun sebelumnya, ia memilih bermain taktis.

  • Menghindari Risiko di Tikungan 10: Marquez sengaja sedikit mengalah saat melakukan pengereman keras di Tikungan 10. Ia sadar pebalap seperti Pedro Acosta dan Ai Ogura memiliki kecepatan lebih di fase tersebut.

  • Menerima Realitas Kecepatan: Marquez dengan sportif mengakui bahwa pebalap lain memang tampil lebih cepat darinya hari ini, dan ia harus menerima itu jika ingin terus bersaing dalam perebutan gelar juara dunia musim ini.

“Terkadang orang lain lebih cepat… dan saya hanya harus menerima itu jika saya ingin berjuang untuk kejuaraan,” tegasnya.

Posisi Klasemen Tetap Kompetitif

Berkat tambahan poin penting dari sesi sprint dan balapan utama di Mandalika—ditunjang oleh performa rival kuat seperti Jorge Martin (Aprilia) di posisi ketiga—Marquez berhasil mengamankan posisi krusial di papan atas klasemen sementara kejuaraan dunia MotoGP 2026. Ia tetap berada dalam jarak yang sangat dekat dengan para pesaing terdepan untuk perebutan titel juara musim ini.

Tag: