Cari Berkah, PCX Owner Makassar Berbagi ke 4 Panti Asuhan

Roda2makassar – Menjalani bulan suci Ramadhan 1439 H, keluarga besar PCX Owner Makassar mengadakan City Rolling dan Bakti Sosial Ramadhan dengan berbagi makanan buka puasa ke 5 panti asuhan di kota Makassar. Minggu (27/5)

“Diawali dengan niat yang baik, serta untuk terus meningkatkan silaturahmi dan kepedulian kepada sesama, kami PCX Owner Makassar tergerak untuk ikut membantu saudara saudara kami di Bulan penuh berkah ini” Ujar Pon, Ketua PCX Owner Makassar

Dengan tema cari berkah, 45 anggota PCX owner Makassar mengawali kegiatan hari ini dengan city rolling yang mengitari jalanan Makassar, dengan rute Basecamp PCX (Komplek IDI) – Borong Raya – Toddopuli Raya – Hertasning – Pettarani – Rappocini – Veteran – Masjid Raya – Bawa Karaeng – Kartini – Botolempangan – Thamrin – Hassanudin – Wr. Supratrman, dan berakhir di Masjid Nurul Baried, Kantor Pos.

Selanjutnya, disela-sela perjalanan PCX Owner makassar bersilaturahmi ke 4 yayasan panti asuhan, yaitu Panti Asuhan Tobalu, Panti Asuhan Adil Bahagia, Panti Asuhan Anugrah, Panti Asuhan Al Isyar, dan TPS Roterdam. Dalam kunjugannya komunitas PCX ini memberikan sejumlah 290 kotak makanan berbuka puasa ke masing-masing panti asuhan.

“Kegiatan positif ini menjadi pemacu kami sebagai komunitas sepeda motor Honda untuk terus memberikan manfaat kepada masyarakat banyak, dan memberikan contoh yang baik kepada sesama komunitas motor di makassar”. Pungkas Mas Pon

Advertisements

Review Harian All New Honda PCX 150, Handling Serasa Metik Kecil

Roda2makassar.com – Akhirnya selesai sudah tugas sang anak kos yang beberapa hari nginap di rumah dan jadi santapan manis penjaga kos, yup All New Honda PCX 150 yang dipinjamkan oleh Astra Motor Makassar kepada R2M selama beberapa hari, kini harus kembali kerumah asal dan dikeroyok habis-habisan oleh tester-tester lain yang mungkin lebih galak dari R2M.

All New PCX warna merah doff atau yang diberi julukan Majestic Matte Red  berhasil lulus test dimeja redaksi R2M dengan nilai yang boleh dibilang sangat memuaskan, penilaian ini berdasarkan pada 3 hal, yaitu kenyamanan, keamanan dan harga pastinya, dan inilah yang akan kita bahas selanjutnya.

Pertama-tama adalah kenyamanan, disini R2M tidak akan membanding-bandingkan dengan merek lain untuk rentan harga yang sama atau hampir sama, karena jujur R2M belum sekalipun menjajal motor matik dikelas premium 150 selain Honda PCX ini, so soal ini memang R2M pasti akan acungkan jempol yang setinggi-tingginya, nyaman dalam berkendara memang sangat bisa dirasakan terutama ergonomi yang sangat santai dan rileks, disamping itu handling motor dengan dimensi gambot ini kok R2M merasakan kesamaan dengan motor-motor metik kecil yang lain, ringan mudah ditekuk, jika ingin mencoba, bisalah mendorong motor dalam keadaan mati, niscaya pasti bakal rasakan hal tersebut atau coba standar tengah motor, ringannya bakal kerasa.

Menelusuri macet dan kadang rintangan genangan serta kenangan menghadang, ternyata all new Honda PCX ini tidak sia-sia untuk ditelurkan oleh AHM, semuanya bisa dilalui dengan mudah, cuma faktor gambot yang kadang membuat was-was untuk selap selip diantara kendaraan lain, takut tergores, maklum motor pinjaman.Grrrrrr……….

Yang selanjutnya adalah keamanan, banyak fitur yang ditanamkan di motor premium ini namun yang paling mencolok dari segi keamanan adalah keyless, fitur motor kekinian yang membuat R2M serasa berada diplanet lain, tinggal kantongin kunci, dan tak repot lagi cabut-colok cabut colok. tinggalkan saja motornya biar ramai.. 😀 😀

Memang bagi sebuah motor premium yang tidak dianjurkan minum premium, harga adalah faktor kesekian, namun bagi R2M, dengan harga yang hampir 30jutaan, bukan saatnya untuk meminang motor ini namun untuk kedepannya, boleh lah 1 biji diendorse digarasi R2M untuk selamanya. 😀 😀

Ohh iya, konsumsi BBM selama pemakaian oleh R2M di speedometer terakhir tercatat berada dia angka 47,9 KMPL, namun sayang R2M lupa mengabadikan, bahkan saat Sunmori minggu lalu terlihat menyentuh angka 49,5kmpl, namun karena macet-macetan dan tanpa fitur ISS, akhirnya turun keangka tersebut diatas.

Yup, itulah kesan kesan R2M setelah memakai motor ini, hal lain yang perlu dicacat adalah rem Combi nya memang sangat membantu dalam mengereman mendadak namun bukan tak ada celah, sedikit getaran saat start memang cukup mengganggu kenyamanan namun setelah jalan, persoalan tersebut sudah tidak ada lagi.

Mega Gallery Kawasaki Versys X 250 Tourer, Orangenya Menggoda Iman

Roda2makassar.com – Tak lengkap rasanya jika tubuh sang Adventure berkubikasi 250cc dua selinder ini tidak kita eksplorasi juga disamping eksplorasi riding yang telah ada.

Nah, tak perlu menunggu lama, berikut R2M paparkan secara detail Tubuh dari kawasaki Versys X 250 Tipe Tourer ini kepada pembaca sekalian, silhkan menikmati:

Baca juga

Apa yang Salah Dengan Honda Supra GTR 150?

Siang pembaca sekalian.
Artikel singkat disiang ini terinspirasi dari artikel kang IWB yang membahas sedikit tentang anjloknya penjualan Honda Supra GTR 150 yang kurang bersaing di pasar sport cub melawan jagoan yamaha yaitu MX KING.

GTR Gun Black

Dari pengamatan selama ini, kang Iwan menyimpulkan bahwa pemberian nama SUPRA lah yang membuat motor yang diberi genre bebek turing ini kurang menarik bagi para konsumen Indonesia, minset irit, bapak-bapak memang sangat melekat dengan nama supra yang kebetulan merupakan first bike R2M.

Dari pemberian nama itu sebenarnya sudah ditahu betul oleh AHM, resiko positif dan negatif dari label SUPRA yang disematkan di GTR 150 ini, positifnya adalah nama supra sudah sangat terkenal dimasyarakat umum, mulai dari supra 100, supra 125 dan kini hingga 150cc.

Negatifnya pun AHM sudah perhitungkan dengan matang, yaitu yahh,, mindset tentang supra dimasyarakat tersebut, memang sangat familiar, namun minset tentang cita rasanya ternyata juga mengikut ke klan GTR ini walau sangat-sangat beda.

Salah satu cara PT.AHM untuk meminimalisir efek negatif dari nama supra adalah dengan lebih menonjolkan GTR 150 daripada nama supra sendiri, bisa dilihat dari emblem GTR yang lebih besar sedangkan nama supra yang diperkecil. bahkan Supra hanya sebatas stiker saja sedang GTR 150 berbentuk emblem 3 dimensi berwarna chrome.

Pembahasan tentang hal ini R2M dapatkan ketika launching supra GTR150 wilayah Makassar 2016 lalu yang dihadiri langsung oleh pak Margono Tanuwijaya kala itu, saat sesi bincang-bincang bebas bersama mas Irfan pertamax7.com dan Mas Vandra monkeymotoblog.com, R2M sedikit mengulik tentang penamaan dari GTR ini, dan hasilnya itulah diatas, diharapkan nama GTR 150 lebih melekat dengan motor ini dan pemberian nama supra diharapkan untuk menunjang ketenaran motor ini.

Namun ternyata strategi itu kurang berhasil, malah nama Supra memberikan aura negatif terhadap motor ini dan bisa saja kemungkinan kedepannya GTR150 akan berdiri sendiri tanpa harus dihantui oleh supra natural. :D.

Baca juga