Inilah Pasukan Tim Astra Honda Racing Team 2019, Siap Gaspoll

Roda2makassar.com – Halo bossku, PT Astra Honda Motor (AHM) melanjutkan komitmennya untuk mengharumkan nama Indonesia di dunia balap dengan mencetak pebalap kelas dunia melalui program pembinaan berjenjang yang terstruktur. Berlokasi di Bandung pada Sabtu (9/2), AHM mengumumkan komposisi tim balap Astra Honda Racing Team (AHRT) yang akan berjuang mengukir prestasi di berbagai kompetisi balap 2019.

Dengan mengusung semangat Satu Hati untuk Indonesia Juara, pembinaan balap berjenjang menjadi komitmen besar AHM yang diimplementasikan secara berkesinambungan sejak 2013, melalui tempaan fisik dan mental di berbagai kejuaraan balap nasional maupun internasional. Hingga kini, pembinaan tersebut telah berhasil melahirkan pebalap-pebalap berbakat yang mengukir prestasi maupun sejarah baru yang membanggakan bagi Indonesia di berbagai kejuaraan.

Direktur Marketing AHM Thomas Wijaya mengatakan pembinaan berjenjang dan terstruktur oleh perusahaan dimulai dari hulu berupa sekolah balap untuk pebalap usia dini bertalenta yang dilanjutkan ke kompetisi balap nasional hingga kelas balap bergengsi internasional di Eropa, CEV International Championship.

“Kami senang hingga saat ini dapat tetap mempertahankan dan memperkuat komitmen kami dalam mendampingi pebalap muda bertalenta memaksimalkan potensinya untuk mencapai mimpi di dunia balap. Dengan semangat Satu Hati untuk Indonesia Juara, kami ingin menginspirasi generasi muda untuk mencapai mimpi dan mempersembahkan kebanggaan bagi bangsa hingga kancah dunia,” ujar Thomas.

AHM memulai tahapan pembinaan berjenjang sejak usia dini di bawah 16 tahun melalui program Astra Honda Racing School (AHRS). Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini bagi pebalap berusia di bawah 14 tahun akan berlatih menggunakan motor balap Honda NSF100 yang sangat cocok digunakan untuk berlatih bagi pemula. Sementara itu, untuk pebalap di atas umur 14 tahun akan menggunakan Honda CBR250RR yang ketangguhan performanya telah berhasil mengantarkan putra bangsa menjadi Juara Asia dua tahun berturut-turut di kelas AP250 Asia Road Racing Championship (ARRC).

AHM juga turut memperkuat pembinaan dasar tersebut dengan melengkapi fasilitas dan mendukung proses pembelajaran bagi para siswa AHRS, seperti transportasi, akomodasi dan kebutuhan balap di sirkuit. Tahun ini juga terdapat program baru untuk pebalap AHRS di bawah umur 14 tahun, mereka akan mendapatkan pelatihan intensif eksklusif. Mereka akan dilatih layaknya pebalap profesional, dimulai dari latihan fisik di pagi hari, dilanjutkan dengan pembelajaran materi, kursus public speaking dan ditutup dengan mini race pada sore harinya.

Menuju kancah balap nasional, AHM menggelar pesta balap one make race nasional bertajuk Honda Dream Cup di berbagai kota sebagai wadah pecinta balap Tanah Air. Berbagai dukungan untuk tim balap yang terjun pada Kerjunas sport Indospeed Race Series dan Motoprix juga dilakukan.
Tingkat Asia

Setelah melewati jenjang nasional, AHM mempersiapkan pebalapnya untuk berlaga di balapan level Asia sebagai bagian memperkuat strategi penjenjangan balap dengan mengusung 12 pebalap binaan untuk bertanding di kancah Asia tahun ini. Sebanyak 5 pebalap sukses lolos seleksi akhir di tahun lalu untuk berlaga di Asia Talent Cup (ATC) musim 2019 yang dipromotori oleh Dorna Sports yang juga penyelenggara kejuaraan balap dunia, MotoGP. Para pebalap yang akan bergabung di ATC adalah Mohammad Adenanta Putra, Afridza Syach Munandar, Herjun Adna Firdaus, Muhammad Hildhan Kusuma dan Abdul Gofar Mutaqim.
Para pebalap muda berbakat Indonesia, Herlian Dandi dan Azryan Dheyo Wahyumaniadi, juga diberi kesempatan oleh AHM untuk menambah jam terbang sekaligus mengasah kemampuan mereka di Thailand Talent Cup (TTC). Pada ajang balap di mana AHRT berhasil menjadi juara umum di tahun 2018 ini, para pebalap muda tersebut akan merasakan atmosfer balap menggunakan motor Honda NSF250R.

Strategi penjenjangan balap di level Asia semakin diperkuat dengan keikutsertaan AHRT di ARRC 2019. Pada event bergengsi ini AHM kembali mengandalkan Andi “Gilang” Farid Izdihar untuk berlaga di kelas Supersports 600cc. Menemani Andi Gilang, Rheza Danica Ahrens yang sebelumnya berhasil mengharumkan nama bangsa dengan meraih Juara Asia di kelas Asia Production 250cc (AP250) tahun 2018, akan berlaga juga di kelas ini.

Sementara itu, pada kelas AP250, AHM mengikutsertakan Awhin Sanjaya, Irfan Ardiansyah dan Lucky Hendriansya yang tahun lalu berlaga di ATC. Ketiganya bertekad untuk mempertahankan gelar Juara Asia yang selama dua tahun berturut-turut dipegang oleh AHRT dengan tetap mengandalkan motor berperforma tinggi Honda CBR250RR.

Selain ajang balapan road race, AHM juga menerjunkan pebalapnya ke kompetisi ketahanan di Suzuka untuk menguji performa, ketahanan fisik dan mental, konsistensi dan kestabilan pebalap binaannya. Pada ajang ketahanan Suzuka 4 Hours Endurance, dua pebalap muda Irfan Ardiansyah dan Awhin Sanjaya akan berjuang gigih mengibarkan merah putih di Sirkuit Suzuka yang nyaris didapatkan tahun lalu.
Pada jenjang uji ketahanan yang lebih tinggi, Suzuka 8 Hours Endurance World Championship, Andi Gilang berkesempatan untuk membuktikan ketangguhannya di ajang yang sangat bergengsi ini. Andi akan menghadapi para pebalap tangguh dunia selama 8 jam di lintasan balap dengan dinaungi tim Honda Asia Dream Racing.
Balapan Eropa

Menuju jenjang yang lebih tinggi, AHM juga telah mempersiapkan pebalapnya untuk bertarung di CEV International Championship. Ajang balap bergengsi di Eropa ini merupakan gelaran balap terdekat dengan Grand Prix yang menjadi mimpi tertinggi para pebalap dunia. Kesempatan besar ini diberikan pada Mario Suryo Aji yang akan berlaga di CEV Moto3 Junior World Championship. Pebalap muda asal Magetan bergelar “Super Mario” ini akan menjajal sirkuit Eropa untuk pertama kalinya di usia 15 tahun.

Sementara itu, Gerry Salim yang sebelumnya bertanding di Moto3, kali ini bertanding ke ajang CEV Moto2 European Championship. Berbekal kompetensi dan pengalamannya membalap motor di sirkuit Eropa, arek Suroboyo ini akan berjuang gigih untuk mencetak prestasi membanggakan untuk Indonesia. Pada balapan ini Gerry akan didampingi oleh Andi Gilang yang juga akan berlaga selama 4 seri di kejuaraan ini.

Untuk meningkatkan skill dan fokus berlatih agar dapat memberikan hasil yang terbaik untuk Indonesia, baik Gerry dan Mario akan menetap sementara di benua Eropa. Hal ini agar mereka terbiasa mendalami medan balap di Eropa. Selain itu, Mario juga akan balapan di Red Bull MotoGP Rookies Cup untuk mengasah kemampuannya di berbagai sirkuit MotoGP.

Advertisements

Pebalap Asal Masamba, Awhin Sanjaya Persembahkan Double Podium di IRS Seri Ketiga 2018

Roda2makassar,com – Pebalap Asal Masamba Sulawesi Selatan Awhin Sanjaya memberikan double podium pada Kejurnas Sport 250cc Indospeed Race Series (IRS) 2018 di Sentul International Circuit, Bogor, Jawa Barat (25-26/8). Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) ini berhasil menyelesaikan seri ketiga IRS dengan menyabet podium ketiga di balapan pertama dan podium kedua di balapan kedua.

Pada balapan pertama (25/8), Awhin yang mengantongi catatan waktu kualifikasi 1:44.263 harus memulai balapan di posisi kedelapan. Namun pebalap asal Luwu Utara, Sulawesi Selatan ini berhasil membuktikan skill tangguhnya bersama Honda CBR250RR dan melesat maju ke barisan depan, bahkan beberapa kali Awhin berhasil memimpin jalannya balapan di posisi pertama. Sayangnya persaingan yang sangat sengit dalam memperebutkan podium tertinggi membuat Awhin harus rela turun ke posisi ketiga di garis finish.

Merasa kurang puas dengan raihan podium ketiga di balapan pertama, Awhin kembali tampil memukau di balapan kedua (26/8). Berangkat dengan posisi start ketujuh, Awhin langsung melesat ke grup terdepan untuk mengejar podium tertinggi. Meskipun balap sempat berhenti karena red flag setelah lap kedua, pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) ini berhasil bersaing ketat dan menggapai podium kedua dengan perbdaan hanya 0.056 detik dari pebalap di depannya. Awhin pun sukses menorehkan catatan waktu tercepat yaitu 1:43.218.

“Saya cukup senang dengan hasil balapan kedua di IRS seri ketiga ini. Meskipun belum mendapatkan podium pertama, saya dapat memberikan hasil yang lebih baik dari balapan pertama. Saya berterima kasih kepada seluruh tim yang telah memberikan support terbaik sehingga saya dapat memberikan podium di kedua balapan seri ini, semoga kedepannya saya dapat menjadi lebih baik lagi,” ujar Awhin.

Rekan satu timnya Mario Suryo Aji dan M. Adenanta menunjukkan peningkatan performa yang sangat signifikan. Mario memulai balapan di posisi terdepan setelah mengantongi hasil kualifikasi 1:43.181, pebalap muda ini berhasil memimpin jalannya balapan di beberapa lap. Akan tetapi Mario masih belum beruntung mendapatkan podium karena bersenggolan dengan pebalap lain menjelang garis finish sehingga harus finish di posisi 7. Pada balapan kedua, Mario memulai balapan di posisi keempat, sepanjang balapan Mario berada di posisi terdepan beberapa kali, namun kembali pada saat memasuki garis finish Mario kurang beruntung dan harus puas menyelesaikan balapan di posisi keempat.

Sementara itu, M. Adenanta yang memulai balapan dari posisi ke-10 menunjukkan semangat juang yang tidak kalah gigih. Beberapa kali menerobos posisi 3 besar sepanjang jalannya balapan Adenanta harus puas mengakhiri balapan di posisi ke-6 pada balapan pertama dan posisi ke-7 di balapan kedua setelah memulai balapan dari posisi ke-3.

GM Marketing Planning and Analysis AHM A. Indraputra mengatakan hasil positif yang konsisten ditunjukkan oleh AHRT bersama Honda CBR250RR di ajang IRS Seri ketiga ini sejalan dengan latihan serta kerja keras pebalap dan seluruh tim yang konsisten berjuang untuk selalu memberikan yang terbaik sekaligus bukti performa balap “Total Control” yang dibawa oleh Honda CBR250RR.

“Hasil positif yang ditunjukkan oleh Awhin secara konsisten di balapan IRS ini sangatlah membanggakan dan tentunya memberikan dukungan moral untuk menghadapi seri berikutnya. Akan tetapi, masih banyak hal yang perlu ditingkatkan dijadikan pelajaran agar selanjutnya dapat mendapatkan hasil yang lebih maksimal,” ujar Indraputra.