Serbuan Mobil Berkode Plat Luar Sulawesi Selatan Dikeluhkan Dispenda dan Dealer Lokal

Siang pembaca sekalian.
Sudah beberapa hari ini kembali menguat dimedia cetak dan online tentang keresahan sejumlah pihak terutama dari pemerintah Sulawesi Selatan melalui Dinas Pendapatan Daerah yang mengaku mengalami kerugian besar dengan adanya kendaraan roda 4 atau mobil serbuan terutama dari Jakarta yang jumlahnya hampir mencapai 300an unit perbulan.

Mobil-mobil berkode Plat B memang sangat mudah untuk kita dapatkan di Makassar, baik yang sifatnya mobil lama, maupun kadang masih berplat Putih atau baru.

Sebenarnya memang wajar jika terjadi keresahan ini, namun patut juga untuk diketahui bahwa tindakan membeli mobil di Jakarta adalah hak dari konsumen sendiri yang pastinya mempertimbangkan harga yang lebih murah disana, maklum selisih harga bisa sampai 20jutaan, dikurangi ongkos kirim yang berkisar 4-5 jutaan juga konsumen masih untung banyak dengan praktek ini.

Sebenarnya yang mendapatkan kerugian besar dari praktek ini adalah para Dealer-Dealer mobil di Makassar sendiri sehingga mereka mengajukan permohonan kepada Dispenda guna mengurangi biaya BBNKB sehingga harga on road dari mobil bisa lebih diminimalisir.

Namun bagi R2M bukan Cuma itu saja, selisih harga dari Jakarta memang tergolong mahal, untuk ukuran mobil kecil saja selsih bisa sampai 8-10 juta, jadi harusnya juga para Dealer-dealer bisa lebih menekan harga unit sendiri, bukan hanya dengan menyalahkan biaya BBNKB.

Sesuai aturan memang ada kebijakan untuk memakai kode plat daerah lain, namun harus melapor serta memiliki surat jalan yang harus tiap bulan diperbaharui dengan biaya tergantung dari kebijakan daerah.

Mudah-mudahn kedepannya ditemukan titik temu dari praktek seperti ini, mulai dari pihak konsumen dan produsen serta jaringan dealer bisa saling memahami sehingga tak ada yang dirugikan nantinya.

Baca juga
[archivrs limit=15]

Advertisements

Bocoran Matik Suzuki, New Nex 2017 Hanya Sementara Saja

Pagi pembaca sekalian.
Melanjutkan artikel sebelumnya dimana R2M sudah membocorkan tentang akan adanya facelift dari Suzuki GSX S 150 di tahun ini dan sebenarnya ada 4 bocoran yang sudah R2M kantongi, kini bocoran kedua akan dipaparkan pada artikel kali ini sobat sekalian.

Sesuai judul diatas, mungkin memang banyak yang kecewa dengan keputusan PT. SIS yang kemudian hanya mereborn Suzuki Nex FI ditahun 2017 ini, itupun hanya dengan mengganti warna menjadi 3 pilihan yang lebih elegan, tidak seperti Nex sebelumnya yang meriah dengan warna-warna yang cerah.

Nah, sebenarnya semua ada alasan dari keputusan penting pak Seiji Itayama itu, dan akhirnya minggu lalu R2M mendapatkan jawaban yang cukup mengagetkan, jadi intinya Suzuki Nex Fi 2017 itu sifatnya hanya sementara saja, untuk mengisi kekosongan selama produk baru penggantinya diluncurkan, woww…. artinya dalam waktu dekat ini akan ada metik 110cc yang akan menggantikan Suzuki Nex Fi sekarang.

Tak sampai disitu, bocoran singkat pun masuk ketelinga R2M, dimana Motor Metik pesaing Beat Fi dan Mio Z ini nantinya akan memiliki fitur yang sama dengan kompetitior, semisal ACG Starter yang ada pada Beat Fi.

Lantas gimana modelnya? sudah ada bocoran juga bro, namun kita simpan dulu untuk sementara, pokoknya akan berubah total dan akan lebih eye catching layaknya kompetitor yang lain. Harga gimana? pastinya lebih murah dan kemungkinan akan meluncur akhir tahun ini atau paling lambat awal tahun depan.

Oke sobat sekalian, cukup itu untuk bocoran kedua, nanti kita lanjutkan di bocoran-bocoran berikutnya.

Baca juga

Vlog Mengintip Pembuatan Kapal Phinisi Bulukumba

Sore pembaca sekalian.
Saat touring wisata kemarin, R2M beserta para rider lainnya menyempatkan diri untuk singgah di salah satu destinasi wisata di Bulukumba yaitu sentra pembuatan kapal Phinisi yang terletak di Kecamatan Bonto Bahari Kabupaten Bulukumba.

Memang dari dulu kala, tempat ini adalah pusat utama dari pembuatan kapal yang sudah beberapa kali keliling dunia ini dan pesanan dari dalam dan luar negeri pun mengalir ketempat ini.

Seperti yang sedang dibuat dalam video ini adalah sebuah kapal phinisi dengan panjang 40 meter yang merupakan pesanan dari Prancis dengan harga yang cukup fantastis yaitu mencapai 5 milyar untuk body saja diluar mesin dan isi dalam nantinya yang diperkirakan bisa mencapai 7-8 milyar sampai selesai.

Untuk lebih jelasnya, berikut Vlog yang sempat R2M abadikan minggu lalu.

Baca juga

Bikers Suzuki Satria dan Club Suzuki Lainnya Tingkatkan Skill Berkendara

Pentingnya kesadaran berlalu lintas dan keselamatan ketika berkendara semakin menjadi kebutuhan penting saat ini. Kepedulian tersebut ditunjukan oleh Satria Club Indonesia (SCI) KorWil Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Banten dan Sukabumi yang mengadakan Defensive Riding Training kepada seluruh anggotanya, bekerjasama dengan PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) di kantor pusat Suzuki Pulogadung, Jakarta Timur pada tanggal 27 Agustus 2017.

Antusiasme seluruh peserta sebanyak 275 bikers Suzuki terlihat sangat positif, dan mereka sangat merasakan tujuan dan manfaat dari kegiatan tersebut, yaitu untuk dapat meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas dan skill berkendara agar para peserta training maupun pengendara lain disekitarnya semakin aman dan nyaman dalam perjalanan. Keseluruhan peserta yang hadir tergabung dalam 24 klub yang dinaungi oleh Satria Club Indonesia, selain itu juga dihadiri GCI (GSX Club Indonesia), TCI (Thunder Club indonesia), ION (Inazuma Owner Network) dan FICI (FU150 Injeksi Club Indonesia).

Menariknya, kegiatan edukasi defensive riding training tersebut dipandu oleh trainer profesional, yaitu Rizki Pradana, Yudi Prasetio, Agus Teguh Suryadi, dan Hadie dari Rifat Drive Labs. Agar ilmu yang diajarkan lebih aplikatif, mereka diperbolehkan melakukan praktek defensive riding menggunakan motor pribadi masing-masing.

Para peserta diajarkan beragam ilmu dasar penting seperti mengatur emosi berkendara dan perilaku saat berada dibalik kemudi. Selain itu, mereka juga dilatih untuk menyempurnakan cara riding di beragam kondisi lintasan, cara menghindari rintangan, cara berkendara dengan penumpang di jok belakang serta etika menghadapi lingkungan ketika berkendara.

Sebagai ketua panitia penyelenggaraan acara, Agung Tablo dari JSC (Jakarta Satria Club) memberikan apresiasinya, “Alhamdulillah acara defensive riding training pada tanggal 27 Agustus 2017 yang diselenggarakan di Suzuki Pulogadung.  dengan instruktur dari RDL terlaksana dengan baik dan lancar. Kami dari tuan rumah Jakarta Satria Club dan pengurus KorWil Satria Club Indonesia JABODEBEKA Banten – Sukabumi mengaturkan berjuta terima kasih atas bantuan dari pihak Suzuki Indomobil Sales yang tidak ternilai dan sangat membantu pelaksanaan acara.  Semoga ke depannya dapat terus bisa bekerja sama dengan baik.”

Sebagai koordinator klub dan komunitas sepeda motor Suzuki dari SIS, Mustafa menyambut baik agenda SCI tersebut, “Kegiatan yang diprakarsai oleh teman-teman Satria Club Indonesia sangat positif dan bermanfaat sekali untuk para anggota klub dan komunitas Suzuki. Selain itu, mereka mendapatkan ilmu berkendara yang baik serta setelah mengikuti training tersebut, diharapkan para peserta bisa menjadi contoh bagi pengendara lainnya.”

Baca juga

Honda Bikers Day 2017 Perdana di Sumatera Barat, Ngarai Sianok Jadi Saksi Kebersamaan Bikers Honda

PT Astra Honda Motor (AHM) kembali mengajak sekitar 2.380 bikers Honda dari berbagai wilayah di pulau Sumatera untuk memperkuat persaudaran antar pecinta sepeda motor melalui gelaran Honda Bikers Day (HBD) Regional Sumatera 2017. Pada tahun ini, area wisata Ngarai Sianok di kota Bukittinggi, Sumatera Barat menjadi pusat bersatunya para bikers dari berbagai provinsi di Sumatera.

Gelaran HBD regional pertama di Sumatera Barat ini menyuguhkan beragam aktivitas seperti touring ditemani indahnya pemandangan sepanjang perjalanan Padang – Bukittinggi, permainan kebersamaan ala bikers seperti Broken Ship dan bulldozer race, serta diperkaya dengan aksi kepedulian sosial melalui donasi pembangunan toilet umum sebanyak lima unit di Ngarai Sianok (26/8). Selain itu, pada pesta bikers Honda Sumatera ini, para bikers pun berkesempatan merasakan performa motor adventure Honda CRF250RALLY dan motor sport Honda CB150R StreetFire pada rute yang cukup menantang di area test ride.

Pada puncak HBD Regional Sumatera yang digelar AHM bekerjasama dengan jaringan sepeda motor Honda wilayah Sumatera Barat, yaitu PT Hayati Pratama Mandiri, para pecinta sepeda motor melakukan Parade Bikers dan bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kekompakan para bikers diperkuat dengan pembacaan ikrar Honda Bikers yang diikuti seluruh bikers Honda yang hadir. Para bikers pun dihibur dengan rangkaian performa musik dan persembahan kesenian tradisonal daerah Sumatera Barat.

General Manager Marketing Planning & Analysis Division AHM Agustinus Indraputra mengatakan HBD regional ini digelar bukan hanya untuk menguatkan tali persaudaraan di antara para bikers dari berbagai provinsi di Sumatera, namun juga mengusung semangat cinta Tanah Air yang diharapkan tetap menggelora.

 “Kami memilih Bukittinggi sebagai pusat bersatunya para bikers Sumatera sebagai upaya berkontribusi menguatkan kecintaan bikers terhadap alam dan pariwisata Sumatera Barat yang indah ini. Oleh karena itu, kami berharap perjalanan jauh yang ditempuh para bikers ke HBD Regional Sumatera ini memberikan kesan dan pengalaman tersendiri tentang keindahan alam Pulau Sumatera saat berkendara dengan motor Honda kesayangannya,”ujar Indraputra.

Untuk dapat mengikuti kegiatan HBD ini, para bikers melakukan pendaftaran langsung dilokasi acara dengan membawa kartu Honda Community ID atau dengan membawa kartu identitas pribadi. Pada gelaran kali ini, para bikers juga dapat mendaftar sebagai Honda Community dan secara langsung memiliki Honda Community ID cukup dengan membawa Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomer Kendaraan (STNK) ke booth pendaftaran.

Dihelat di Pulau Lain

Selain kota Bukittinggi, perhelatan akbar bagi para bikers Honda ini akan berlangsung di berbagai kota di pulau besar Indonesia lainnya, seperti kota Pontianak pada tanggal 9 September yang diikuti sekitar 108 komunitas yang terdiri dari 2.500 bikers bekerjasama dengan main dealer Astra Motor Pontianak – Kalimatan Barat. HBD regional ditutup di kota Makasar yang digelar para tanggal 23 September dengan jumlah peserta 3.000 bikers dari 97 komunitas bekerjasama dengan main dealer Astra Motor Makasar – Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Maluku Selatan.

Sebagai puncak rangkaian HBD regional, para bikers seluruh Indonesia diajak untuk berkumpul pada silahturahmi akbar bikers Honda di HBD nasional yang diselenggarakan pada tanggal 14 Oktober 2017 di Lanud Gading- Gunungkidul kota Yogyakarta. Bagi para bikers komunitas dan perwakilan klub yang ingin hadir dan berpartisipasi dalam acara nasional ini dapat melakukan pendaftaran secara online melalui http://hondacommunity.net/ yang mulai dibuka pada 11 September 2017.

Baca juga
[arcihves limit=15]

Pebalap AHRT Dominasi Podium di IRS 2017 Seri 3

Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) Gerry Salim dan Rheza Danica yang turun di kelas 250cc kejuaran nasional Indospeed Racing Series (IRS) seri ke-3 sukses menorehkan hasil gemilang. Ditemani performa Total Control dari All New Honda CBR250RR, Rheza Danica Ahrens berhasil menyabet podium ketiga di balapan pertama dan podium pertama di balapan kedua. Sementara itu Gerry Salim juga turut mempersembahkan hasil positif di atas All New Honda CBR250RR dengan raihan podium pertama pada balapan pertama dan podium kedua di balapan kedua yang digelar di Sentul International Circuit (26-27/8).

Pada balapan pertama (26/8), Rheza Danica memulai balapan pada posisi kedua dengan catatan waktu terbaik 1:44.516 saat sesi kualifikasi. Rheza terus berada pada posisi baris terdepan sepanjang jalannya balapan. Sengitnya persaingan di grup depan membuat Rheza beberapa kali melakukan aksi salip menyalip dengan pesaingnya dan menyelesaikan balapan di posisi tiga.

Rheza melanjutkan balapan kedua di posisi ke tujuh sesuai dengan regulasi yang berlaku di IRS 2017 (27/8). Sesaat setelah balapan dimulai, Rheza berusaha untuk merangsak ke barisan depan dan berhasil memimpin jalannya balapan di lap ke-2. Performa unggul All New Honda CBR250RR membuat pemuda asal Yogyakarta ini berhasil terus memimpin jalannya balapan hingga akhir dan meraih podium pertama.  

“Saya sangat senang dengan raihan hasil podium ketiga dan pertama pada IRS seri ketiga ini. Sejak awal balapan, target saya berusaha untuk masuk pada barisan depan hingga memimpin jalannya balapan. Performa All New Honda CBR250RR membuat saya semakin percaya diri dalam menuntaskan balapan ini. Terima kasih juga untuk tim yang mendukung sekuat tenaga mereka ” ujar Rheza.

Pebalap muda Astra Honda Racing Team (AHRT) lainnya, Gerry Salim, turut menorehkan prestasi gemilang. Pada balapan pertama, Gerry berhasil start dari posisi pertama dengan catatan waktu terbaik 1:44.478. Sesaat setelah lampu start menyala, Arek Suroboyo ini langsung memacu All New Honda CBR250RR untuk bersaing di grup terdepan. Meski sempat tercecer di lap ke 10, Gerry berhasil memperbaiki posisinya dengan cepat dan dapat melakukan overtake pesaing terdekatnya di tikungan terakhir sesaat sebelum garis finis. Pada balapan pertama ini, Gerry berhasil meraih podium tertinggi.

Pada balapan kedua, Gerry memulai balapan pada posisi ke sembilan. Dengan posisi ini, Gerry harus berusaha memacu All New Honda CBR250RR tunggangannya menyalip pesaing lain hingga berhasil menyodok ke posisi tiga pada lap 4 dan mengakhiri jalannya balap pada posisi kedua.

“Pada balapan kedua, mengawali balapan dari posisi ke sembilan memang menjadi tantangan tersendiri bagi saya. Strategi saya terus berusaha menggeber All New Honda CBR250RR sepanjang jalannya balapan hingga mencapai barisan depan pada lap ketiga. Saya terus maksimalkan performa motor ini untuk memperbaiki posisi. Saya puas dengan hasil balapan seri ini. Saya akan berusaha lebih maksimal lagi untuk seri berikutnya.” Ujar Gerry.

 Sementara itu pebalap AHRT lainnya, Mario Suryo Aji didapuk untuk menggantikan Awhin Sanjaya yang sedang menjalani proses pemulihan cidera. Pada seri ketiga IRS ini, Mario Suryo Aji menunjukan aksi yang tak kalah menawan dalam balapan race pertama. Pemuda 13 tahun asal Magetan ini dapat memberikan perlawanan sengit kepada pebalap senior lain di grup kedua, walau pada akhirnya harus puas finis pada posisi ketujuh. Pada balapan kedua, Mario yang memulai jalannya balapan di posisi keempat sempat berhasil memimpin jalannya balapan di lap awal. Pertarungan Mario di lintasan balap IRS ini berakhir dengan raihan posisi ke empat.

General Manager Marketing Planning and Analysis Division AHM, A. Indraputra mengatakan hasil yang didapatkan oleh pebalap AHRT pada ajang IRS seri 3 ini merupakan bukti perpaduan kuat antara skill dan kerja keras pebalap, didukung performa All New Honda CBR250RR yang sangat kompetitif di lintasan balap.

“Dominasi podium yang dipersembahkan pebalap AHRT dengan All New Honda CBR250RR pada seri IRS ketiga ini menjadi sebuah momen yang membanggakan. Dengan semangat Satu Hati, kami akan menemani mereka meraih prestasi yang lebih baik dan membanggakan di event balap berikutnya,” ucap Indraputra.

Baca juga