Rabu, Juni 3, 2026
balaphondamotogp

MotoGP Mugello 2026: Joan Mir Sebut Performa Honda Bobrok

Roda2makassar.com – Pembalap andalan Honda Factory Racing, Joan Mir, memberikan penilaian jujur sekaligus menohok terkait level performa motor Honda saat ini pasca gelaran GP Italia di Sirkuit Mugello.

Setelah sempat tampil apik dan meraih posisi podium di MotoGP Catalunya sebelum akhirnya terkena penalti tekanan ban, Honda kembali harus menelan pil pahit di Mugello.

Di sisi lain, pembalap rookie tim LCR, Diogo Moreira, sebenarnya sempat mencuri perhatian dengan mengamankan posisi start ke-8 serta menembus posisi 10 besar di sesi Sprint dan balapan utama. Namun, Joan Mir hanya mampu finis di posisi ke-12 setelah berjuang keras merangkak naik dari posisi start ke-15.

Mengapa Motor Honda Tertinggal di MotoGP 2026? 

Meskipun sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan pada musim lalu, Honda saat ini masih tertahan sebagai pabrikan keempat terbaik di grid MotoGP. Menurut Joan Mir, karakteristik Sirkuit Mugello benar-benar menelanjangi kelemahan dan kurangnya performa motor Honda dibandingkan para rivalnya.

Ia mengindikasikan bahwa masalah utama bersumber dari sikap HRC (Honda Racing Corporation) yang dinilai terlalu konservatif dan lambat dalam meluncurkan pembaruan (updates) komponen motor.

tika ditanya apakah jarak ketertinggalan dengan barisan depan semakin melebar, Mir menjawab tegas:
“Di sirkuit ini, ya. Realitanya adalah jika setiap kali melakukan uji coba kita tidak mendapatkan sesuatu yang baru sedangkan tim lain mendapatkannya, mereka akan berkembang dan kita tidak. Kita akan semakin tertinggal jauh.”

Mir juga menambahkan, “Sirkuit seperti Mugello ini dengan jelas memperlihatkan kurangnya performa yang kami miliki jika dibandingkan dengan KTM, Aprilia, dan Ducati.” Ia kini hanya bisa berharap sirkuit di seri Hungaria mendatang bisa lebih bersahabat untuk mendulang poin.

Insiden di Lintasan dengan Raul Fernandez

Selama balapan berlangsung, juara dunia MotoGP 2020 tersebut sempat terlibat aksi saling dorong yang ketat dengan pembalap Trackhouse, Raul Fernandez, yang melorot ke posisi belakang setelah melebar di Tikungan 1 saat start.

Meski demikian, Mir mengaku sama sekali tidak marah dengan gaya balap agresif Fernandez. Ia sangat memaklumi bahwa Fernandez sedang berjuang mati-matian demi mengamankan kontrak membalap untuk musim depan.

“Dia menyalip saya dengan sangat agresif di batas limit, tapi menurut saya itu sah-sah saja,” ujar Mir. “Dia berada di posisi yang mengharuskannya mengambil risiko besar demi masa depannya. Dia mengendarai salah satu motor terbaik di grid saat ini, jadi wajar jika dia merasa sangat percaya diri dan melaju lebih cepat dari kami di sirkuit ini.” 

roda2makassar

Otomotif lovers

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *