Profil Marc van der Straten: Mengenang Dedikasi Sang Singa Pendiri Marc VDS Racing
Roda2makassar.com – Dunia balap motor internasional kembali diselimuti awan duka. Pendiri sekaligus pemilik tim legendaris Marc VDS Racing, Marc van der Straten, dikabarkan meninggal dunia pada usia 78 tahun. Pria karismatik yang identik dengan topi bermotif bendera kotak-kotak (chequered flag) ini mengembuskan napas terakhirnya dengan tenang di kediamannya di Swiss pada Minggu, 5 Juli 2026.
Kepergian Marc van der Straten tidak hanya meninggalkan kesedihan mendalam bagi kru Elf Marc VDS Racing Team, tetapi juga bagi jutaan penggemar motorsport di seluruh dunia. Pasalnya, ia bukan sekadar pemilik tim biasa, melainkan sosok bapak dan pilar penting yang telah melahirkan banyak juara dunia.
Warisan dan Sejarah Marc VDS Racing di MotoGP dan WorldSBK
Kecintaan Marc van der Straten terhadap dunia adu kecepatan merupakan warisan dari sang ayah yang juga seorang mantan pembalap. Setelah sempat meraih kesuksesan besar sebagai pemilik tim di berbagai disiplin balap roda empat (mobil), Marc memutuskan untuk melebarkan sayapnya ke ajang Grand Prix sepeda motor pada tahun 2010.
Langkah pertamanya dimulai dengan mendirikan proyek ambisius di kelas Moto2 yang saat itu baru saja diperkenalkan sebagai pengganti kelas 250cc. Siapa sangka, tim independen asal Belgia dengan logo singa yang khas ini langsung menjelma menjadi salah satu kekuatan paling dominan di kelas menengah.
Daftar Juara Dunia Bersama Marc VDS
Di bawah manajemen dan visi luar biasa dari Marc van der Straten, tim Marc VDS berhasil mengamankan tiga gelar juara dunia Moto2 yang sangat bergengsi:
-
Tito Rabat (2014): Membawa gelar juara dunia pertama untuk tim lewat performa yang luar biasa dominan.
-
Franco Morbidelli (2017): Menegaskan status Marc VDS sebagai tim pencetak pembalap kelas atas sebelum naik ke kelas utama.
-
Alex Marquez (2019): Meraih gelar juara dunia Moto2 kedua dalam kariernya bersama struktur tim ini.
Tidak berhenti di Moto2, dinasti balap Marc VDS juga sempat mengepakkan sayapnya ke kelas Moto3, MotoE, hingga kelas premier MotoGP pada tahun 2017 lewat kolaborasi dengan Estrella Galicia.
Ekspansi ke WorldSBK dan EWC hingga Akhir Hayat
Meski sempat menarik diri dari grid MotoGP, semangat balap Marc van der Straten tidak pernah padam. Di masa-masa akhir hidupnya, ia terus mendorong timnya untuk mencari tantangan baru. Saat ini, tim Marc VDS masih aktif bersaing di kejuaraan dunia WorldSBK bersama Sam Lowes dan baru saja memulai petualangan baru di ajang balap ketahanan dunia, Endurance World Championship (EWC).
Hingga saat ini, livery ikonis Marc VDS telah mengoleksi lebih dari 100 podium di semua kategori kejuaraan dunia. Podum terbaru dipersembahkan oleh Sam Lowes di WorldSBK seri MotorLand Aragon, sebuah pencapaian yang sempat disaksikan langsung oleh Marc dengan penuh rasa bangga.
“Marc VDS bukan sekadar tim balap. Ini adalah sebuah keluarga.” — Pernyataan resmi Elf Marc VDS Racing Team.
Bagi para pembalap dan kru yang pernah bekerja sama dengannya, Marc adalah sosok yang selalu menuntut kesempurnaan baik di dalam maupun di luar lintasan. Namun di sisi lain, ia adalah figur pelindung yang selalu membantu banyak pembalap muda mengejar dan mewujudkan impian mereka di dunia balap profesional. Selamat jalan, Marc van der Straten. Dedikasimu pada dunia motorsport akan abadi.

