Advertisements

Modifikasi yang Pernah Naik Daun di Motor Yamaha F1ZR

Selamat pagi rekan sekalian.
Yamaha yang satu ini boleh dibilang adalah sang legenda selain Rx King, apa lagi kalau bukan Yamaha F1ZR atau orang biasa sebut FIZ R. Versi paling akhir dari generasi Force one ini memang lebih tenar dan laris dari motor bebek yamaha lainnya, namun aturan emisi mengharuskan YMKI pada tahun 2005 untuk menghentikan produksi motor ini yang kemudian beralih ke pengembangan Vega dan Jupiter dengan mesin 4 taknya.Walau R2M tak pernah memiliki langsung, namun kenangan terhadap motor yang satu masih tetap teringat sampai sekarang, maklum, motor ini merupakan salah satu dari 3 motor impan R2M dulu, otomatis beberapa modifikasi yang dilakukan oleh kebanyakan orang pasti akan tersimpan dengan jelas di memori.

Berikut R2M sajikan beberapa modifikasi yang pernah naik daun pada motor legendaris 2 tak ini:

  1. Foot Step underbone. Walau kebanyakan motor bebek dulu menggunakan footstep racing, namun sepertinya bagi F1ZR ini adalah hal yang wajib, riding position diubah menjadi lebih racy dengan menggeser pijakan kaki lebih ke belakang. Pijakan kaki penumpang pun dicopot dan biasanya diganti dengan footstep gantung atau footstep yang dipasang dibaut shockbreker belakang bawah.
  2. Knalpot AHM. Knalpot merek Malaysia ini kalau ngak salah harganya dulu 250ribu merupakan knalpot alternatif bagi pemilik F1ZR yang tidak ingin mengorbankan knalpot asli untuk dibobok, maklum suaranya memang sangat mirip dengan knalpot standar yang dibobok. Suaranya garing dan tidak terlalu bising serta bebas tilang karena modelnya sama persis dengan knalpot standar.
  3. Virus POSH, booming nya variasi merek posh memang berbarengan dengan menjamurnya F1ZR dijalanan otomatis motor inipun akan terkena dampaknya, biasanya para pemiliki motor akan mengganti baut motor dengan baut dan mor posh yang berwarna biru atau merah.
  4. Menekuk stang dan memendekkan leher. Ini juga tujuaanya untuk membuat posisi berkendara makin nunduk, jadi stang stir di potong pada bagian leher plus batoknya dan kemudian stang ditekuk kearah dalam, biasa memakai pipa besi panjang untuk menekuk stang ini.

    Tekuk stang, Knalpot AHM dan Footstep underbone

  5. Mengganti body set dengan Yamaha Jupiter Z. Setelah tak diproduksi lagi, beberapa mengguna motor inipun tak mau ketinggalan dengan model terbaru, dengan mengganti semua part body satu set, otomatis F1ZR ini akan berubah total menjadi Jupiter Z bermesin 2 tak. 🙂
  6. Yang terakhir ini sebenarnya bukan modifikasi tetapi hanya mencopot sayap bagian dalam sehingga motor kelihatan kekar dengan terlihatnya rangka bagian tengah.

Itulah beberapa model modifikasi yang pernah melanda di zaman F1ZR, itu didaerah R2M, mungkin ditempat lain ada perbedaan atau modifikasi tambahan lain. Silahkan ditambahkan sob.

 

Advertisements

roda2makassar

Otomotif lovers

13 thoughts on “Modifikasi yang Pernah Naik Daun di Motor Yamaha F1ZR

  • vicky musyafa – blog about to die
    Maret 2, 2017 pada 5:05 am
    Permalink

    itu betul ada nya….masa itu jg pernah. memimpikann motor ini tapi tak kunjung kesanpaian

    Balas
    • thoduri – surfing with love
      Maret 2, 2017 pada 6:37 am
      Permalink

      sekarang sudah bisa diwujudkan… 😀 😀 kang kobay sudah, sekarang giliran zuroichi..hahahaha

      Balas
      • vicky musyafa – blog about to die
        Maret 2, 2017 pada 5:34 pm
        Permalink

        hahaaha nyari yg 2nd banyakan minim perawatan jd yaa ala kadar

        Balas
  • k5538gl – jepara
    Maret 2, 2017 pada 6:48 am
    Permalink

    no 1-4 istilahnya modif “komorod”

    Balas
    • thoduri – surfing with love
      Maret 2, 2017 pada 6:49 am
      Permalink

      istilah mplus nih,, korban motor roadrace.. 😀

      Balas
  • thoduri – surfing with love
    Maret 3, 2017 pada 2:25 am
    Permalink

    bisaaa,,,, buat kesawah aja tapi. 😀 😀

    Balas
    • vicky musyafa – blog about to die
      Maret 3, 2017 pada 2:40 am
      Permalink

      sayang sebenere. kala itu montor ini pling nmganteng apalgi yg orange sama item

      Balas
      • thoduri – surfing with love
        Maret 3, 2017 pada 2:48 am
        Permalink

        orange hitam dan biru putih yang paling diminati dulu.

        Balas
  • thoduri – surfing with love
    Maret 3, 2017 pada 5:13 am
    Permalink

    nahh,, itu,, sipenerus f1zr sebenarnya.. si burhan.

    Balas
    • vicky musyafa – blog about to die
      Maret 3, 2017 pada 5:15 am
      Permalink

      smp sekrang masih suka.tinggal warna ijo

      Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.