Jangan Lewatkan The Last Cekong Hill Grasstrack Enrekang 15-16 Juli 2017

Pagi pembaca sekalian.
Sirkuit Bukit Cekong atau yang biasa disebut Cekong Hill memang sudah beberapa tahun ini menjadi buah bibir di wilayah Sulawesi Selatan bahkan Nasional, disamping track yang berada diatas bukit, tempat ini juga merupakan salah satu ikon tujuan wisata utama di Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan.

Sirkuit Cekong Enrekang

Tepat berhadapan dengan tebing Tontotan makin memperindah view dari bukit yang dirintis oleh pemuda Anggeraja ini dan untuk sirkuitnya sendiri diberi nama Sirkuit Bunga Tana Racing Team (BTRT).

Setelah libur hampir 6 bulan, kini raungan gas akan mendengung lagi tanggal 15-16 Juli 2017 nanti yang diberi tajuk The Last Cekong Hill Grasstrack akan menggabungkan 2 event sekaligus yaitu Seri I Nikki Autonation 2017 dan Seri III Kejurda.

Ketua Panitia, Hardiono ST menjelaskan bahwa event ini nantinya tak hanya diikuti oleh crosser-crosser lokal dari Kabupaten Enrekang namun juga akan diramaikan oleh para crosser profesional dari daerah lain.

β€œTujuan utama kegiatan ini sebenarnya yakni untuk menyalurkan bakat dan hobi para remaja Enrekang, khususnya dalam dunia otomotif serta untuk memperkenalkan pariwisata Kabupaten Enrekang,” jelasnya sambil menambahkan bahwa nantinya diharapkan akan muncul bibit-bibit crosser muda dari Kabupaten Enrekang yang bisa berprestasi di tingkat lokal Enrekang, Sulsel, hingga tingkat nasional.

β€œMudah-mudahan kegiatan ini dapat menjadi kegiatan tahunan dan dapat mengurangi aksi balap liar di jalan raya dan semoga mendapat dukungan dari semua pihak dan masyarakat Enrekang,” harap Hardiono.

Jangan Lewatkan sobat sekalian, kapan lagi bisa nonton balapan sambil menikmati pemandangan alam.

Baca juga

Advertisements

Trip Mudik R2M Tahun ini

Aslm dan selamat siang bro sis sekalian

Alhamdulillah trip mudik R2M tahun ini berjalan lancar dan tanpa kendala, berkat doa kawan-kawan selakian, ehh salah sekalian. πŸ˜€
Rencana memang sudah di matangkan jauh-jauh hari, dengan mempersiapkan tunggangan yaitu si mumun, R2M lebih percaya dengan mumun ini, daripada tunggangan yang lama si Oreo baca Aerio untuk menaiki gunung Enrekang, kampung halaman R2M. Tapi Cek percek, kok R2M jadi FBS yah??? Waduhhh,,,

Nah, persiapan paling utama adalah menyehatkan Kendaraan, setelah ganti ban 2 biji, R2M juga mengganti Puly AC, yang memang sepertinya kewajiban utama bagi pengguna karimun kotak, penggantian ini bertujuan untuk meminimalisir kehilangan tenaga saat AC dalam posisi on. dan setelah memasang, memang sangat terasa perbedaannya.Pulleyaltcustom-1Pic. From google, lupa motret πŸ˜€

Hari rabu, tanggal 15 trip mudik pun dilmulai, dengan mangambil jalur trans sulawesi sampai Pare-pare, Screenshot_2015-07-28-00-12-11[1]tapi di pare-pare ada 2 opsi yang bisa diambil, apakah melalui rappang seperti jalur angkutan umum sejauh 83 KM, atau bisa juga melalui Pinrang denga jarak 72 KM, artinya bisa memotong sejauh 11 km. Screenshot_2015-07-28-00-13-22[1]Screenshot_2015-07-28-00-13-35[1]Akhirnya R2M memutuskan untuk mencoba jalur yang baru pertama R2M jelajahi, yaitu melalui kota Pinrang. Sebenarnya jalur ini telah lama ada, namun kondisi jalan belum terlalu bagus, dan setelah sedikit diperbaiki, akhirnya jalur ini mulai ramai digunakan. Serta bisa dilihat dari 2 gambar diatas, jalur pertama memang lebih banyak belokan, dan jalur kedua, belokan yang ada hanya menjelang pertemuan di titik menjelang kota Enrekang.

Jalanan sih masih sempit antara Sidrap Enrekang, tidak selebar Rappang Enrekang, tapi dengan kodisi lurus dan belum terlalu ramai, jalur ini bisa memangkas waktu antara 30menit sampai 1 jam perjalan. Yang biasanya kondisi santai bisa sampai 7 jam perjalan Makassar enrekang, melalui jalur ini bisa cukup dengan 6 jam saja. Ngebut dikit bisa 5 jam lebih lah. πŸ˜€

kayaknya sudah cukup panjang, nanti kita lanjut part 2 dengan trip ke Batu tumongga Tana toraja bersama Mumun. Nantikan kelanjutannya.. πŸ˜€IMG_20150720_060514[1]

Gunung Erotic di kampung Ane (Enrekang)

Selamat malam kawan sekalian.
Masih artikel dari mudik kemarin nih, sesuatu yang mungkin masih banyak orang yang tau, terutama kawan sedulur dari luar pulau sulawesi. Sebuah objek wisata yang boleh dibilang unik, karena bentuknya memang yang aneh. πŸ˜€

Bila berniat mengunjungi Tana Toraja, Sulawesi Selatan, singgahlah sejenak ke Gunung Nona di Kabupaten Enrekang. Gunung ini dinamai demikian karena warga sekitar menyebutnya, maaf… mirip vagina. Masa sih?
gunung nonaGunung Nona terletak sekitar 300 kilometer dari Kota Makassar yang bisa ditempuh dengan waktu kurang lebih 6 jam perjalanan darat. Median jalan yang kecil dipenuhi dengan kontur jalan perbukitan.
prbtsanUntungnya, di tengah perjalanan banyak tempat istirahat yang menyajikan pemandangan alam yang eksotis. Salah satunya yang terkenal adalah Gunung Nona.

Meski tak seindah Puncak Bogor, gunung kecil yang terdapat di lereng sebuah perbukitan itu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara dan domestik yang hendak menuju Toraja untuk rehat dan singgah sebentar di sana. Biasanya mereka beristirahat sambil meminum kopi.
bunuKonon katanya, bukit yang menjadi daya tarik untuk berfoto-foto wisatawan yang melintas itu mirip dengan selangkangan dan alat kelamin milik wanita. Warga menyebutnya Buttu Kabobong. Hijaunya hamparan pohon dan cuaca yang cukup cerah hari itu menambah kenikmatan dan eksotisme Gunung Nona.wpid-20140601_101250.jpg

Bersama bocah kecilku,,, πŸ˜€