4 Pebalap Astra Honda Kibarkan Merah Putih di Seri Perdana ARRC 2019

Roda2makassar.com – Empat pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) berhasil mengibarkan bendera Merah Putih setelah menyelesaikan jalannya balapan di dua race seri perdana Asia Road Racing Championship (ARRC) 2019 di Sepang International Circuit, Malaysia (9-10/3). Tiga podium diraih di kelas Asian Production 250 (AP250) dan satu podium di kelas Supersport 600 (SS600) diiringi pengibaran bendera kebanggaan bangsa, Merah Putih. Pada  balapan pertama (9/3), Lucky Hendriansya berhasil meraih podium pertama dan podium ketiga diisi oleh Irfan Ardiansyah pada kelas AP250. Sementara itu pada balapan kedua (10/3), Awhin Sanjaya berhasil meneruskan tren berkibarnya bendera Merah Putih oleh pebalap AHRT dengan menapaki podium ketiga di kelas AP250 dan Andi “Gilang” Farid Izdihar berhasil menapaki podium kedua di kelas SS600.

Para pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) ini mampu menunjukkan kemampuan bersaingnya yang mumpuni sejak sesi kualifikasi (9/3). Mengisi jajaran lima besar, Irfan Ardiansyah memulai jalannya balapan menempati posisi kedua dengan catatan waktu terbaik 2:24.888 pada sesi kualifikasi. Awhin Sanjaya yang memulai balapan pada posisi keempat memiliki catatan waktu terbaik 2:25.300, serta Lucky Hendriansya yang berada di posisi lima dengan catatan waktu terbaik 2:25.448.

Pada balapan pertama seri Sepang ARRC 2019 kelas AP250 yang digelar pada hari yang sama, ketiga pebalap AHRT melakukan start yang cukup mulus. Irfan langsung mengisi posisi pertama, namun saat memasuki tikungan pertama bannya mengalami slide sehingga harus tercecer di posisi lima. Lucky dan Awhin yang berada di grup depan pun langsung berusaha menyodok di posisi tiga besar.

Setelah melewati beberapa pebalap, Lucky berhasil menempati posisi pertama saat balap memasuki lap ke 3. Perjuangan Lucky dalam mempertahankan posisi semakin diuji, aksi overtake yang tak dapat dihindarkan. Perjuangannya pun berbuah manis, pada tikungan terakhir Lucky berhasil memanfaatkan momentum dengan menyalip pebalap saingannya. Pemuda asal Sidrap ini berhasil meraih podium pertama, sementara itu Irfan berhasil meraih podium ketiga dan Awhin harus puas mengisi posisi empat.

Balapan kedua kelas AP250 yang digelar pada hari minggu (10/3) berlangsung sengit. Saat balapan dimulai Lucky, Awhin, dan Irfan berusaha untuk berada di rombongan terdepan. Namun sayang untuk Irfan, ketika memasuki tikungan pertama, dirinya harus terjatuh dan tidak bisa melanjutkan jalannya balapan.

Lucky yang merangsak di posisi depan, dapat mempertahankan posisinya hingga lap keenam. Saat memasuki lap ke tujuh, dirinya melakukan kesalahan sehingga tercecer di posisi tiga. Perjuangan Lucky di posisi tiga besar terhenti, ketika dirinya terjatuh saat jalannya balapan memasuki lap terakhir.

Awhin yang saat lap terakhir berada di posisi empat, langsung menggantikan posisi Lucky yang terjatuh. Atas hasil tersebut, pemuda asal Bulukumba – Sulawesi Selatan ini berhasil finis di posisi ketiga dengan catatan waktu 19:44.845. Meskipun masih dibekap cidera bahu, perjuangan pantang menyerah dari Awhin patut diapresiasi pada seri pembuka ini.

“Saat balapan, start saya berjalan mulus. Tetapi, pada lap kedua, saya mulai tertinggal dari rombongan depan dan saya membalap sendirian di posisi keempat. Pada lap terakhir, Lucky yang ada di depan saya terjatuh dan saya bisa menyelesaikan balapan di posisi ketiga. Saya sangat senang dengan hasil ini karena kondisi fisik saya belum fit. Bahu saya masih terasa sangat sakit, dan saya harus pintar mengatur ritme balapan. Saya berterima kasih kepada keluarga, tim, dan masyarakat Indonesia yang selalu mendukung dan mendoakan saya,” ujar Awhin.

Supersports600

Pada balapan pertama kelas Supersport 600 (SS600), Andi Gilang yang start di posisi keenam berhasil menempati posisi keempat di lap awal. Memasuki akhir lap keempat saat dirinya sedang bersaing masuk di posisi tiga besar, Gilang terjatuh dan mengalami high side. Lalu Rheza Danica yang beru merasakan atmosfer balap di Sepang memulai jalannya balapan dari posisi ke 11. Rheza berhasil finis di urutan ke delapan.

Jalannya balap kedua berlangsung lebih sengit. Gilang langsung melaju di grup depan dengan menempati posisi keempat. Aksi salingovertake antar pebalap di grup depan kerap terjadi, namun Gilang dapat mengambil momentum dan mengisi posisi kedua. Jatuhnya Gilang di race pertama membuat dirinya lebih hati-hati dan berusaha untuk menjaga fokusnya dalam memperbaiki ritme. Gilang pun berhasil finis di posisi kedua dengan catatan waktu 21:59.138. Sementara itu, Rheza harus puas finis di posisi 10.

“Saya sangat senang bisa mendapatkan posisi kedua di podium. Saya melupakan semua yang terjadi kemarin dan berusaha mendapatkan kembali kepercayaan diri saya. Setelah sesi pemanasan pagi tadi, saya sudah berpikir bahwa balapan hari ini akan sulit karena saya belum fit 100 persen. Bahu dan jari saya masih terasa sakit. Saat memulai balapan, saya berusaha untuk konsentrasi dan menjaga kecepatan, serta terus berjuang. Akhirnya, saya bisa finis di posisi kedua, dan saya sangat senang. Terima kasih kepapa keluarga, tim, dan masyarakat Indonesia yang selalu mendukung dan mendoakan saya. Pada putaran berikutnya, saya akan datang dengan lebih kuat dan terus berjuang,” ujar Gilang.

Direktur Pemasaran AHM, Thomas Wijaya yang menyaksikan langsung jalannya balapan mengatakan prestasi yang didapatkan oleh pebalap AHRT pada seri pembuka di awal 2019 ini merupakan suatu kebanggaan. Pebalap-pebalap Astra Honda mampu menunjukkan performa yang luar biasa. Hasil juara pada dua tahun berturut turut pada kelas AP250 dan pengalaman pebalap di kelas SS600 menjadi motivasi tersendiri bagi mereka untuk mencetak prestasi lebih tinggi lagi.

“Hasil membanggakan yang diraih pebalap-pebalap kami tentu tidak terlepas dari kemampuan balap dan solidnya kerjasama tim. Sinergi antara keduanya dapat mewujudkan performa balap terbaik. Dukungan dari masyarakat juga menambah energi para pebalap binaan AHM dalam memberikan prestasi di berbagai ajang balap Internasional,” ujar Thomas.

Advertisements

ARRC 2019 Dimulai Hari ini, Pebalap Astra Honda Incar Gelar Juara Umum

Roda2makassar.com – Halo bossku, Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) siap melakoni persaingan sengit di tahun 2019 pada kompetisi balap bergengsi, Asia Road Racing Championship (ARRC). Lima pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di kelas Asia Production 250 (AP250) dan Supersports 600 (SS600) bertekad mempertahankan prestasi juara umum AP250 yang diraih selama dua tahun berturut-turut, serta mengukir prestasi lebih tinggi di kelas SS600.

Andi Gilang

Pada kelas AP250, Awhin Sanjaya bersama Irfan Ardiansyah serta Lucky Hendriansya yang tahun lalu berkompetisi di ajang Asia Talent Cup (ATC), akan berusaha mendominasi podium sepanjang gelaran ARRC untuk meraih juara umum di kelas AP250. Sementara itu pada kelas SS600, AHRT menurunkan Andi “Gilang” Farid Izdihar bersama dengan juara AP250 musim lalu, Rheza Danica Ahrens. Kedua pebalap ini akan berusaha menapaki podium juara ARRC kelas SS600.

Gelaran perdana ARRC akan dihelat di Sepang International Circuit, Malaysia (9-10/3). Sebelumnya, para pebalap ARRC menjalani tes pra musim yang berlangsung di Sepang International Circuit (5-6/3).

Irfan dan Lucky

Lucky yang merupakan jebolan Astra Honda Racing School tahun 2016 menunjukkan performa yang kompetitif pada tes pra musim. Performa total control dari Honda CBR250RR dan pengalaman melintas di sirkuit Sepang saat bersaing di ajang ATC menjadi bekal positif untuk pemuda asal Sidrap ini. Lucky pun konsisten dalam memperbaiki catatan waktu  terbaiknya pada tiap sesi, hingga saat sesi latihan keempat, Lucky dapat meraih posisi pertama dengan catatan waktu terbaik 2:26.283.

“Saya memiliki cukup banyak pengalaman di Sepang, saat di ATC tahun lalu. Saya paham beberapa tikungan yang jadi nilai plus saya. Dengan persiapan fisik, juga kesiapan mental, saya bertekad bisa mendapat cerita manis di awal pengalaman saya di kelas AP250 ini,” ujar Lucky.

Pebalap binaan AHM lainnya, Awhin Sanjaya yang kembali dipercaya untuk turun di kelas AP 250 pada musim ini berusaha untuk mencari setting terbaiknya pada sesi pre test. Awhin berhasil menempati posisi keempat dan mencetak catatan waktu terbaik 2:28.421 pada pre test hari pertama.

“Persaingan dikelas AP250 tahun ini saya yakini akan berlangsung ketat. Saya sudah persiapkan fisik dan mental untuk menghadapinya. Saya fokus untuk memanfaatkan sesi latihan bebas agar menemukan setting yang tepat sehingga bisa menjadi modal yang bagus untuk hadapi balap dan merebut podium di putaran awal ini. Mohon doa dan dukungannya,” ujar Awhin.

Sementara itu, Irfan Ardiansyah yang musim ini turun di kelas AP 250 turut memberikan hasil positif pada sesi pre tes di hari kedua dengan terus memperoleh catatan waktu terbaik 2:27.423.

SS600

Reza Dhanica

Pada hasil tes pra musim ARRC, dua pebalap AHRT berhasil membuktikan kesiapannya. Andi Gilang yang telah memiliki pengalaman di kelas ini, terus memperbaiki catatan waktu terbaiknya dan konsisten mengisi posisi 5 besar dengan raihan catatan waktu terbaik 2:11.553. Sementara itu Rheza Danica yang melakukan penyesuaian dengan Honda CBR600RR, memerlukan proses untuk terus mendapatkan performa terbaiknya. Meski belum maksimal, Rheza dapat meraih catatan waktu terbaik 2:12.599.

“Ini pengalaman pertama saya di Sepang dan juga pertama kalinya balap di kelas supersport di ARRC. Saya sudah pelajari berbagai informasi yang berguna bagi saya, termasuk belajar dari balapn-balapan sebelumnya, serta berdiskusi intens dengan Gilang yang sudah memiliki pengalaman. Saya akan berusaha tampil kompetitif seperti saat di kelas AP250 tahun lalu,” ujar Rheza.

Kualifikasi dan balap pertama akan diadakan pada Sabtu, 9 Maret dan balap kedua pada Minggu, 10 Maret. Jalannya balapan dapat disaksikan oleh pecinta balap Tanah Air pada akun resmi ARRC di media sosial, Facebook.

Ajang balap ARRC 2018 sendiri akan diselenggarakan sebanyak 7 seri dimana masing-masing seri akan menghelat 2 kali balapan. Seri pertama akan diadakan di Malaysia (2-3/3), selanjutnya di Australia (27-28/4), Thailand (1-2/6), Jepang (29-30/6), Korea Selatan (10-11/10), Malaysia (21-22/9) dan terakhir di Thailand (30/11-1/12).

5 Pebalap motor Kelas Dunia Asal Sulsel Dijamu Gubernur Nurdin Abdullah, Siapa Saja Mereka?

Roda2makassar.com – Halo bossku semua, Hari kamis kemarin, 14 Februari 2019, ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Subhan Aksa mendapat undangan spesial dari Gubernur Terpilih Sulawesi Selatan Periode 2019-2024 yaitu Bapak Prof. Dr. Ir. Nurdin Abdullah di kantor Gubernur Jl. Urip Sumoharjo Makassar.

Nurdin Abdullah sendiri memang selama ini selalu mengamati dunia otomotif tanah air khususnya roda 2 dimana bibit-bibit berbakat tanah air banyak lahir dari provinsi Sulawesi Selatan dan tanpa menyia-nyiakan kesempatan, Ketua IMI Sulsel Subhan Aksa akhirnya 5 pebalap asal Sulsel yang sudah mengharumkan nama Indonesia dikancah balap roda 2 dunia.

Kelima pebalap tersebut pasti sudah tidak asing lagi bagi para pecinta otomotif roda 2 terutama balap motor, adapun mereka ada yang pertama Andi Farid Izdihar atau sering disapa Andi Gilang asal Bulukumba, pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) yang sudah berkompetisi sampai ke level asia bahkan Eropa.

Andi Gilang podium 1

Pebalap kedua adalah Awhin Sanjaya asal Masamba Luwu Utara, pebalap yang sekampung dengan penyanyi dangdut Evi Masamba ini merupakan Junior dari Andi Gilang di Team AHRT, sudah melanglang buana dilevel Asia dan tahun kemarin berhasil finish di posisi 4 terbaik di Asia Road Race Champinship 2018 kelas AP 250.

Yang ketiga adalah Andi muhammad Fadly atau biasa dipanggil AM. Fadli, pebalap muda asal Wajo ini bernaung di tim Kawasaki Manual Tech dan bertarung bersama Awhin sanjaya di kelas AP. 250 ARRC, dia berhasil finish ke 5 dibawah Awhin pada klasemen akhir.

Siapa lagi, ini dia yang ke empat, Agung Fahrul Didu asal juga asal Wajo Sengkang, pebalap yang identik dengan Santri ini memang merupakan jebolan pesantren dan kembali ke dunia balap setelah beberapa tahun mondok, menggebrak langsung di seri Sentul ARRC kelas UB150 dengan jatah wild card dan langsung Podium 1 dirace 1 dan podium 2 dirace 2, kiprah yang sangat mengejutkan untuk seorang pebalap wild card.

Terakhir atau yang kelima adalah Lucky Hendriansah atau sering dipanggil Lucky Kaddi asal Sidrap, tahun kemarin turun balap diajang Asia Talent Cup, sebuah ajang yang dibuat oleh HRC untuk menjaring pebalap-pebalap hebat asia untuk diorbitkan nantinya oleh HRC sendiri, tahun ini Lucky Kaddi akan menggeber Honda CBR 250RR bersama tim AHRT di kelas AP250 ARRC 2019.

Kelimanya disambut dengan hangat dan penuh rasa sukur oleh bapak Nurdin Abdullah, selain itu Bapak Gubernur pun berencana akan membangun sirkuit di kawasan Sudiang Makassar untuk mengembangkan bakat-bakat putra sulsel.

ARRC Sentul 2018, Pebalap Sulawesi Selatan Mengamuk, Podium disemua Kelas

Roda2makassar.com – Halo bro sekalian, Asia Road Race championship 2018 yang mengambangi Sirkuit Sentul Bogor minggu kemarin menjadi ajang pembuktian pebalap-pebalap tanah air yang bernaung dalam beberapa tim disemua kelas, baik di kelas Underbone 150, AP 250 hingga Super sports 600.

Awhin Sanjaya Podium 1

Bukti bahwa pebalap tuan rumah memang sangat menguasai Sirkuit ini cukup terbukti dengan podium di race 1 dan race 2 yang sebagian besar diisi oleh pebalap tanah air dan khususnya Sulawesi Selatan yang disemua kelas terdapat pebalap asal kota Anging Mammiri ini.

Dikelas Underbone 150cc ada Agung Fahrul Didu bersama tim Honda Orbit SND yang mendapat jatah Wild Card di seri sentul ini dan dengan skill luar biasa serta dukungan motor Supra GTR yang mumpuni berhasil Podium 1 di race pertama dan podium 2 dirace ke 2, ini sebuah kejutan dimana pebalap wild Card berhasil menyabet podium tertinggi di ajang ARRC.

Lanjut di kelas AP 250 pebalap asal Masamba yang bernaung di bawah bendera Astra Honda Racing Team Awhin Sanjaya juga tak kalah bengis di Sentul, Juara 2 di race pertama dan berhasil podium tertinggi di race kedua melalui pertarungan ketat dengan Rheza Danica, teman setimnya.

Yang paling membanggakan adalah pebalap yang memang sudah lama bergabung dengan Astra Honda Racing tim di kelas 600cc Supersport ialah Andi Gilang yang berhasil meraih posisi pertama di dua race,wow, sebuah bukti keseriusan tim besar seperti Astra Honda Racing Team yang penjenjangan nya sangat baik hingga kelevel dunia.

Andi Gilang podium 1

Agung Fahrul Sendiri memang turun bukan bersama tim AHRT namun dia sendiri adalah didikan AHRT yang sekarang juga ikut di ajang Asia Talent Cup bersama Mario SA, Adenanta Putra dan Afridza Munandar.

Rheza Danica Genggam Gelar Juara Asia ARRC AP250 di Putaran Sentul

Roda2makassar.com – Balapan Asia Road Racing Championship (ARRC) seri kelima menjadi momen bersejarah bagi Rheza Danica Ahrens. Disaksikan langsung oleh para penggemar balap Tanah Air, Rheza berhasil mengunci gelar Juara Asia setelah meraih double podium di dua balapan kelas AP250 di Sentul International Circuit hari Minggu (14/10). Kebanggaan pecinta balap semakin sempurna seiring keberhasilan Andi Gilang meraih double podium tertinggi di kelas Supersport 600cc.

Pada balapan pertama ARRC Sentul, Rheza dan Andi berhasil menorehkan prestasi luar biasa dengan memuncaki podium di dua kelas AP250 dan Supersport 600cc. Di kelas AP250 drama saling menyalip terjadi. Rheza dan Awhin Sanjaya seolah tak terbendung melaju meninggalkan barisan belakangnya dan saling mengejar untuk posisi pertama. Rheza akhirnya muncul sebagai juara pertama disusul dengan Awhin di posisi kedua. Sayangnya Mario Suryo Aji tidak dapat menyelesaikan balapan dikarenakan terjatuh.

Andi Gilang podium 1

Di kelas supersport 600cc, Andi yang mendapat pole position memanfaatkan keadaan dengan melesat ke depan bersama pebalap pesaingnya meninggalkan grup di belakang. Aksi saling menyalip yang menegangkan mengiringi Andi sepanjang balapan. Menjelang tikungan akhir, Andi berhasil merebut posisi terdepan dan menang dengan jeda waktu yang sangat tipis dengan pebalap di belakangnya. Sementara itu, Irfan Ardiansyah yang memulai balapan dari posisi 7 dan sempat merosot ke posisi 10 dapat menyelesaikan balapan di posisi ke-4.

Balapan kedua

Meneruskan kesuksesan gemilang di balapan pertama kelas AP250, Rheza dan Awhin kembali membuktikan kehebatan performa Honda CBR250RR yang tak terbendung di Sirkuit Sentul. Rheza mengalami start yang kurang baik sehingga pebalap asal Yogyakarta ini harus rela disalip pebalap di belakangnya. Sebaliknya Awhin mengalami start yang mulus sehingga dapat melaju di depan. Akan tetapi, dengan perlahan Rheza dapat menguasai kembali jalannya balap dan bergabung dengan dua rekan setimnya di barisan terdepan. Sayang sekali di lap 8 Mario terjatuh sehingga meninggalkan dua rekannya bertarung memperebutkan podium pertama. Drama saling menyalip kembali terjadi di lap terakhir, Rheza berhasil mengambil celah dari Awhin menjelang tikungan terakhir. Menjelang garis finish, Awhin berhasil merebut posisi pertama di trek lurus dan menyentuh garis finish di depan Rheza.

“Saya sangat beryukur hingga berhasil mendapatkan gelar Juara Asia. Saya juga berterima kasih kepada tim yang telah memberikan settingan motor terbaik, juga orang tua dan para pecinta balap Tanah Air yang telah datang dan memberikan dukungan. Mereka semua memberi tambahansupport moral untuk saya. Alhamdulillah bisa memberikan hasil yang membanggakan untuk Indonesia,” ujar Rheza.

Pada musim 2018 ini, Rheza Danica telah meraih 8 kemenangan dari 10 balapan yang sudah berjalan.

Kesuksesan yang sama juga diraih oleh Andi di balapan kedua kelas Supersport600. Pebalap asal Bulukumba, Sulawesi Selatan ini kembali dapat memuncaki podium. Berbeda dengan balapan pertama, jeda yang diberikan Andi dengan pebalap di belakangnya cukup besar. Memulai balapan dengan mulus, Andi mendapatkan kesulitan untuk memimpin balapan sehingga memutuskan untuk mengikuti pebalap di depannya dan membuat jarak dengan pebalap di belakang. Pada pertengahan balap, keduanya saling salip hingga akhirnya Andi berhasil memimpin di posisi terdepan pada lap ke-10 hingga menyentuh garis finish. Sementara rekan satu timnya, Irfan Ardiansyah merampungkan balapan di posisi ke-5.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada AHRT yang telah memberikan kesempatan untuk saya mendapatkan double podium di Sentul. Balapan ini menjadi sangat penting bagi saya. Tidak hanya mendapatkan podium pertama untuk pertama kalinya, tetapi juga bisa mendapatkannya di balapan pertama dan kedua. Di balapan kedua kali ini saya menunggu di awal balapan untuk merebut celah dari pebalap di depan saya, celah ini akhirnya saya dapatkan di lap 10 dimana saya memaksakan motor untuk melaju ke depan dan terus mempertahankannya hingga akhir balap,” ujar Andi.

Direktur Marketing PT Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya yang menyaksikan langsung jalannya balapan mengungkapkan kegembiraannya atas pencapaian optimal yang diraih para pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT).

“Kami sangat bangga dengan pencapaian yang sangat gemilang para pebalap Astra Honda yang diraih langsung di depan pecinta balap di Tanah Air. Pada akhirnya pembinaan yang tepat dan latihan yang konsisten membawa hasil optimal. Dengan semangat Satu Hati Indonesia Juara kami akan selalu mendampingi para pebalap muda berbakat Indonesia untuk mencapai mimpinya,” ujar Thomas.

Balapan ARRC 2018 menyisakan satu seri lagi yang akan dihelat di Chang International Circuit, Buriram, Thailand pada 1-2 Desember 2018.

Pebalap Asal Masamba, Awhin Sanjaya Persembahkan Double Podium di IRS Seri Ketiga 2018

Roda2makassar,com – Pebalap Asal Masamba Sulawesi Selatan Awhin Sanjaya memberikan double podium pada Kejurnas Sport 250cc Indospeed Race Series (IRS) 2018 di Sentul International Circuit, Bogor, Jawa Barat (25-26/8). Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) ini berhasil menyelesaikan seri ketiga IRS dengan menyabet podium ketiga di balapan pertama dan podium kedua di balapan kedua.

Pada balapan pertama (25/8), Awhin yang mengantongi catatan waktu kualifikasi 1:44.263 harus memulai balapan di posisi kedelapan. Namun pebalap asal Luwu Utara, Sulawesi Selatan ini berhasil membuktikan skill tangguhnya bersama Honda CBR250RR dan melesat maju ke barisan depan, bahkan beberapa kali Awhin berhasil memimpin jalannya balapan di posisi pertama. Sayangnya persaingan yang sangat sengit dalam memperebutkan podium tertinggi membuat Awhin harus rela turun ke posisi ketiga di garis finish.

Merasa kurang puas dengan raihan podium ketiga di balapan pertama, Awhin kembali tampil memukau di balapan kedua (26/8). Berangkat dengan posisi start ketujuh, Awhin langsung melesat ke grup terdepan untuk mengejar podium tertinggi. Meskipun balap sempat berhenti karena red flag setelah lap kedua, pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) ini berhasil bersaing ketat dan menggapai podium kedua dengan perbdaan hanya 0.056 detik dari pebalap di depannya. Awhin pun sukses menorehkan catatan waktu tercepat yaitu 1:43.218.

“Saya cukup senang dengan hasil balapan kedua di IRS seri ketiga ini. Meskipun belum mendapatkan podium pertama, saya dapat memberikan hasil yang lebih baik dari balapan pertama. Saya berterima kasih kepada seluruh tim yang telah memberikan support terbaik sehingga saya dapat memberikan podium di kedua balapan seri ini, semoga kedepannya saya dapat menjadi lebih baik lagi,” ujar Awhin.

Rekan satu timnya Mario Suryo Aji dan M. Adenanta menunjukkan peningkatan performa yang sangat signifikan. Mario memulai balapan di posisi terdepan setelah mengantongi hasil kualifikasi 1:43.181, pebalap muda ini berhasil memimpin jalannya balapan di beberapa lap. Akan tetapi Mario masih belum beruntung mendapatkan podium karena bersenggolan dengan pebalap lain menjelang garis finish sehingga harus finish di posisi 7. Pada balapan kedua, Mario memulai balapan di posisi keempat, sepanjang balapan Mario berada di posisi terdepan beberapa kali, namun kembali pada saat memasuki garis finish Mario kurang beruntung dan harus puas menyelesaikan balapan di posisi keempat.

Sementara itu, M. Adenanta yang memulai balapan dari posisi ke-10 menunjukkan semangat juang yang tidak kalah gigih. Beberapa kali menerobos posisi 3 besar sepanjang jalannya balapan Adenanta harus puas mengakhiri balapan di posisi ke-6 pada balapan pertama dan posisi ke-7 di balapan kedua setelah memulai balapan dari posisi ke-3.

GM Marketing Planning and Analysis AHM A. Indraputra mengatakan hasil positif yang konsisten ditunjukkan oleh AHRT bersama Honda CBR250RR di ajang IRS Seri ketiga ini sejalan dengan latihan serta kerja keras pebalap dan seluruh tim yang konsisten berjuang untuk selalu memberikan yang terbaik sekaligus bukti performa balap “Total Control” yang dibawa oleh Honda CBR250RR.

“Hasil positif yang ditunjukkan oleh Awhin secara konsisten di balapan IRS ini sangatlah membanggakan dan tentunya memberikan dukungan moral untuk menghadapi seri berikutnya. Akan tetapi, masih banyak hal yang perlu ditingkatkan dijadikan pelajaran agar selanjutnya dapat mendapatkan hasil yang lebih maksimal,” ujar Indraputra.