Dani Pedrosa Akhirnya Cerai dengan Repsol Honda, Ini Penggantinya

Roda2makassar.com – Apa kabar bro sekalian, bursa transfer pebalap di MotoGP memang tidak kalah menghebohkan dibanding bursa transfer pemain sepakbola Dunia, ini terbukti dengan pemberitaan yang cukup massive di media tentang Dani Pedrosa yang akhirnya harus mengakhiri kerjasamanya dengan Repsol Honda Team sejak dikontrak 2006 lalu.

Pembawaan yang santai dan Calm serta membuat pebalap ini cukup disegani di lintasan, namun kadang dia terlalu Cari Aman dan kurang ngotot untuk fight mengejar pebalap lainnya, ini terbukti dengan team matenya yang selalu juara dunia walau kita fikir motor mereka adalah sama.

Semenjak kepindahan Valentino Rossi ke Yamaha, memang kursi Repsol Honda sangat kehilangan taji dan akhirnya harapan ketika itu datang di sosok Dani Pedrosa yang merupakan juara kelas 250cc 2 tahun berturut turut, tapi apalah daya, Pedrosentris kala itu malah membuat Nicky Hayden menjadi juara dunia bersama Repsol Honda tahun 2008, setelah itu Casey Stoner dan sekarang Marc Marquez, jadi boleh dibilang Dani Pedrosa ada spesialis Team Mate Juara Dunia.

Kontrak selama 13 tahun dengan 31 kemenangan dan 3 kali runner up juara dunia yaitu 2007, 2010, dan 2012 sepertinya sudah cukup untuk HRC dan mereka harus mencari pebalap lain digarasi repsol Honda menemani Marc Marquez.

Lantas siapakah penggantinya? sehari sebelumnya setelah menang di MotoGP Mugello Italia, Jorge Lorenzo menyatakan bahwa dia sudah tidak bersama dengan Ducati untuk 2 tahun kedepan, ternyata ini adalah isyarat bahwa dia sudah deal dengan Repsol Honda untuk 2 tahun itu walau belum ada pernyataan resmi dari kedua belah pihak boleh dibilang ini sudah deal.

Jorge dan Marquez selama ini memang belum pernah berkonflik bahkan Marquez malah jadi pembantu Jorge Lorenzo juara dunia 2015 lalu, jadi sepertinya keduanya memang bakal akur-akur saja.

Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya, nasib Dani Pedrosa kedepannya juga belum jelas yang pastinya masih tetap bertahan di MotoGP.

Advertisements

Lorenzo harus kompetitif tahun ini demi membuktikan diri

Sore reader sekalian.
Sudah keluar nih hasil test Free Practice 1 Gp Jeres 2016 untuk minggu nanti, dan Lorenzo berhasil menjadi yang tercepat diikuti Barbera, Rossi, Pedrosa dan Marquez.

Memang baru FP 1 namun setelah resmi menyatakan akan pindah musim 2017 mendatang, harusnya Lorenzo bisa membuktikan diri di Yamaha sebelum pindah ke Ducati.Lorenzo of Spain takes his helmet during the qualifying session of the Catalunya MotoGP Grand Prix in MontmeloApakah yang harus dibuktikan? yang pertama adalah tentunya performa tidak akan menurun terkait dengan kepindahannya, apakah harus juara dunia tahun ini? R2M mengharuskan itu. Seperti Rossi saat memutuskan pindah ke Yamaha tahun 2005, dia berhasil juara duniakan Honda sebelum minggat selamanya. Nah itu harus juga dilakukan oleh Lorenzo. ngotot nya harus lebih dari tahun kemarin yang dimana juaranya selalu dikaitkan dengan pembalap lain.Marquez-Crash-MotoGP-Catalunya-2015-07Yang kedua, harus membuktikan bahwa dia pindah bukan untuk sekedar UANG. lahh kok kenapa dengan itu? Dengan diikat kontrak lebih mahal dari tahun ini, HOHE harus bisa membuktikan diri, dibayar seharga yang sekarang aja bisa kompetitif, apalagi dengan bayaran lebih tinggi di Ducati nantinya.

Yang ketiga adalah pembuktian bahwa dia adalah pembalap sejati. Pembalap sejati adalah pembalap yang tidak terpengaruh dengan apapun, dan harusnya kepindahan ke Ducati tidak akan mempengaruhi performanya untuk tahun ini.

Gimana, ada tambahan sodara sekalian. silahkan di komentarin. 😀

 

FP 1 MotoGP Qatar, Honda Kedodoran, saatnya duo Yamaha membuktikan diri

Sore reader sekalian, tak terasa, musim MotoGP 2016 sudah mulai minggu ini dan Free Practice 1 pun sudah dilaksanakan tadi malam di Sirkuit Losail Qatar sebagai seri perdana. Cekidot dulu hasil FP 1 dibawah ini. fp1Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi tak terkalahkan di depan, dan yang paling mengejutkan adalah duo Repsol yang harus tercecer di urutan 7 dan 8. Berkaca dari tahun lalu, Saat Free practice tidak pernah duo Honda keteteran sampai separah ini, paling di posisi 4 atau 5, jadi R2M berpendapat, musim ini akan berat Bagi Honda.marquez-juarai-motogp-assen-belandaSangat kontras dengan Duo Yamaha yang sepertinya mengalami efek positif dari regulasi penyetaraan ECU untuk seri ini.lorenzo qatarNah dari hasil ini R2M berpendapat, inilah saatnya duo Yamaha ini untuk membuktikan diri siapa yang terbaik diantara mereka, tanpa unsur campur tangan lagi dari pembalap lain, dan bagi Valentino sendiri, tahun kemarin bukanlah tahunnya dia, tapi di 2016 inilah dia harus juara dunia.

Selesai Sudah Drama MotoGP 2015

Assalamualaikum dan selamat hari Pahlawan.

Pertama-tama R2M mengucapkan selamat kepada juara dunia MotoGP 2015, Jorge Lorenzo dari tim Yamaha Movistar, dan selamat kepada para fasnnya, tidak lupa pula selamat kepada Yamaha Movistar sebagai TIM dengan poin tertinggi dan Yamaha Sendiri sebagai pabrikan dengan poin tertinggi.

Beberapa blog, berita, status dan komentar telah banyak menyajikan pendapat berbeda, menyalahkan rider lain bahkan menganggap Dorna dan FIM pun bermain drama dalam motogp tahun ini. Akhirnya R2M pun jadi gatal dan ingin beropini sendiri tentang motogp tahun ini.

Kecewa adalah kata yang pertama, kecewa yang pertama adalah kecewa Rossi tidak juara dunia, R2M pribadi berharap tahun ini Rossi juara dunia dan secara tiba-tiba pensiun, tapi sayang tertunda dan harus berusaha lagi tahun depan. 😀

Kenapa R2M berharap rossi pensiun saja, karena R2M melihat MotoGP sekarang masih terlalu Rossisentris, MotoGP is Rossi bagi kebanyakan orang, bahkan yang bukan fans rossi pun akhirnya jadi fans karbitan mendukung rossi. Yah, mungkin karena idolanya sudah tidak bisa juara dunia, bahkan status FB ibu2 RT pun mendukung Rossi. 😀

Kecewa yang kedua adalah Drama Rossi menendang Markuez, Sisi Rossi yang calm jadi sebuah monster bagi para fans Markues, teman dulu sudah jadi musuh. Bagi Fans rossi pasti menyalahkan marquez, begitupun sebaliknya, tapi keputusan Dorna sudah sangat jelas, Rossi Bersalah.

Kecewa yang ketiga adalah Drama Marquez sendiri, walaupun menyngkal dengan 1001 alasan, tapi secara teknis dan secara kasat mata memang ada upaya untuk meloloskan 99 sebagai juara dunia.

kecewa yang ke 4 adalah R2M belum diupporove oleh Wordads.

Mungkin ada yang bertanya R2M idolanya siapa? Coba tebak aja, yang jelasnya bukan ketiga pengatur drama tahun ini.

Sekian drama motogp 2015, mari kita tunggu tahun 2016 mendatang, apakah akan jadi Drama juga?