Advertisements

Konsumsi BBM Yamaha Mio J, Ekplorasi 269 KM

Konsumsi BBM Yamaha Mio J
Roda2makassar.com– Habis sudah masa liburan (walau bolos 2 hari,,xixixix), sekarang waktunya kembali ke habitat asli aka kembali kerja mencari uang panai’ bagi yang masih single, ato mencari uang untuk tambah anak bagi yang sudah double.

kisah dimulai dengan se buah motor mio j sang kakak yang harus saya bawa kembali ke makassar, ide pun muncul secara tiba2, oke,oke, sipp, sekalian gw eksplorasi deh habis habisan, mulai dari konsumsi sampai top speed. Maklum, motor ini masih dalam kategori baru, odometer masih 3 ribuan, servis gratis baru 1 kali, dan ganti olinya pun baru sekali.

oke, sekarang kita mulai perjalanan pertama. rute yang saya tempuh adalah ENREKANG-SIDRAP-PARE-PARE-BARRU-PANGKEP-MAROS-MAKASSAR.

Start dari enrekang (home sweet home) dengan eksplorasi awal tes konsumsi si mio j. Di pertamina KALOSI, saya isi full dengan odometer menunjukkan angka 3329

kemudian menuju rappang  dengan jalan yang berkelok, tanjakan,turunan, pokoknya gabungan semua kondisi jalan deh… 🙂

EROTIC MOUNTAIN.. 🙂 gunung yang katanya mirip V****

Konsumsi BBM Yamaha Mio J
Dan setelah sampai di RAPPANG, ane isi full tanki lagi dengan jumlah 1,91 liter sedang odo menunjukkan angka 3423. jadi jarak yang di tempuh untuk 1,91 adalah 94 km atau 49,2 km/liter. Hampir 50 deh buat 1 liter. lumayan irit lah dengan riding style ala racer. gass polll. sampai beberapa kali throttle gas sampai full.

Selanjutnya dengan kondisi jalan yang sudah Agak lurus dari Rappang sampai ke makassar, tes top speed pun ane lakukan. dan, hmmm…. maaf tanpa gambar, angka 100 km/jam tak sampai gan. hanya sekitar 95 km/jam di odometer. throttle gas sudah full. Dengan kocok2 gas pun seperti motor2 karbu, sudah tidak bisa menaikkan. Curi angin di belakang sebuah honda beat bisa menaikkan mungkin sekita 97-98 km/jam. Ane boncengan dengan teman kira2 berat kami ber 2 sekitar 100kg(orang kecil,,hehehe).

Top speed tak sampai 100 tapi melawan mio cw dengan boncengan juga, ane acungkan jempolll…. tak bisa berkutik gan. jauh ketinggalan. Tarikan kalah, palagi top speed. Sedikit gejala oleng tercatat di kecepatan 70-80 km masuk tikungan. mungkin karena ban yang masih standar dengan ukuran yang SANGAT KECIL menurut ane.

Singgah makan dulu dengan menu ini..

hmm,,, maknyoss gan. dan lanjutkan perjalanan sampai di makassar dengan selamat wal afiat.

alhamdulillah…..

Konsumsi BBM Yamaha Mio J
Advertisements

roda2makassar

Otomotif lovers

49 thoughts on “Konsumsi BBM Yamaha Mio J, Ekplorasi 269 KM

    • thoduri – surfing with love
      Agustus 27, 2012 pada 6:11 am
      Permalink

      gas extra poll tuh gan,,,hehehe…..

      Balas
    • andikadiego – Ayah satu anak, bikers who love music so much, pegawai and bla bla bla bla
      Februari 16, 2020 pada 3:10 am
      Permalink

      Itu makanan namanya apa lek

      Balas
  • lanangbagus – Belajar untuk menjadi lebih baik
    Agustus 27, 2012 pada 4:46 pm
    Permalink

    wih irit banget itu…

    Balas
    • thoduri – surfing with love
      Agustus 28, 2012 pada 12:55 am
      Permalink

      sangat irit gan di banding mtr gw,,, 🙂

      Balas
  • Agustus 28, 2012 pada 12:11 am
    Permalink

    Salam kenal bro, hebat bisa irit begitu walau bawa beban lumayan+ gas pol rem pol “̮ ƗƗнɐ”̮ ƗƗнɐ”̮ ƗƗнɐ”̮. Dulu saya beberapa kali lewat rute tsb kalo mau ke Rantepao Toraja/Palopo. Treknya lumayan menantang naik turun.

    Balas
    • thoduri – surfing with love
      Agustus 28, 2012 pada 12:58 am
      Permalink

      salam kenal juga gan. Kalau Lewat lagi, singgah dirumah yah,,, 🙂
      Ane di perbatasan toraja gan (DURI). dari enrekang kota Masih sekitar 1 jam. Treknya mantap memang gan, tapi tidak se ekstrim Dari toraja ke palopo sih… 🙂

      Balas
    • thoduri – surfing with love
      Agustus 28, 2012 pada 1:37 am
      Permalink

      sipp…sipp gan… Thanks dah mampir….

      Balas
    • thoduri – surfing with love
      Agustus 28, 2012 pada 1:39 am
      Permalink

      itu namanya gogos gan., 🙂 bentuknya bulat panjang, kalau buras, pipih. n kalau gogos, abis di masak, dibakar dulu. klo buras tidak. salam kenal juga bro.. 🙂 thnks dah mampir…

      Balas
  • Agustus 28, 2012 pada 1:28 am
    Permalink

    Sipppppp memang irit ini metik “aku jg dah pernah ngetes pulang kampung lebaran kemarin jakarta jawa tengah…dengan macet dan emosi gass pollll… Ternyata iklannya ga ngibul…” Lanjuuut dech… Broooo….!

    Balas
    • thoduri – surfing with love
      Agustus 28, 2012 pada 1:40 am
      Permalink

      jadi pengen gantikan tunggangan gara2 test kali ini gan,.,,hehehehe… 🙂

      Balas
      • Agustus 28, 2012 pada 2:03 am
        Permalink

        Monggo….tinggal kontak dealer ajah hehehe… , Salam kenal Daeng… Di tunggu artikel berikutnya…. “Suksess yoooo….”

        Balas
    • thoduri – surfing with love
      Agustus 29, 2012 pada 2:08 am
      Permalink

      hahahaha,,, jangan kelamaan liat gunungnya gan,,, 🙂

      Balas
  • Agustus 28, 2012 pada 9:43 am
    Permalink

    Trima kasih bro, semoga saya bisa mampir kalau saya lewat rumah bro. Sekarang saya tinggal di kota Bogor jawa barat. Klo bro ke Bogor silakan mampir ke rumah saya.

    Balas
  • Desember 1, 2012 pada 7:20 pm
    Permalink

    siip deh

    kalau soul gt dpt brp km 1 liternya

    Balas
  • k03rawa
    Desember 17, 2012 pada 9:29 am
    Permalink

    Lam kenal brooo mo tanya ane…kalo buat tanjakan ekstrim(pegunungan) tenaganya gimana.Trims

    Balas
    • thoduri – surfing with love
      Desember 18, 2012 pada 3:46 am
      Permalink

      lebih terasa kuat nanjak gan dari honda beat,,, 😀

      Balas
  • Pingback: Konsumsi BBM si Beat Fi | RODA 2 MAKASSAR

  • Pingback: Review dan Test Konsumsi BBM Yamaha Mio Z Mudik Kemarin | RODA 2 MAKASSAR

  • 3835info – https://www.3835.info
    Februari 15, 2020 pada 2:47 am
    Permalink

    mio j ini memnag next legend, irit dan sangat tangguh

    Balas
  • gearbalap – I am just a father and motorcycle enthusiast..
    Februari 15, 2020 pada 12:26 pm
    Permalink

    Boncengan bisa 95 km/jam yaa sudah cukup kencang buat kubikasi 110 cc an.. btw info gunungnya sesuatu banget wkwk..

    Balas
    • thoduri – surfing with love
      Februari 17, 2020 pada 8:23 am
      Permalink

      boncengan sama orang kecil sih, jadi serasa enteng

      Balas
  • SatuAspal.Com
    Februari 15, 2020 pada 11:53 pm
    Permalink

    Saya punya mio gt… Mungkin erformanya sama ya..

    Balas
    • thoduri – surfing with love
      Februari 17, 2020 pada 8:24 am
      Permalink

      mesin sama saja, performa pasti sama

      Balas
    • thoduri – surfing with love
      Februari 17, 2020 pada 8:25 am
      Permalink

      tempat singgah pipis tuh. 😀 😀

      Balas
  • goozir
    Februari 16, 2020 pada 5:50 am
    Permalink

    Wah mantep ya jalan jalan jauh lagi jaraknya. Kalau saya senang jalan jauh gitu apa lagi kalau jalanan sepi geber….

    Maaf ga baca soalmya iklan floatingnya nggangu banget

    Balas
  • warungasep – Tasikmalaya – Warungasep adalah Blog yang membahas artikel yang unik dan menarik seputar info-info terbaru tentang dunia otomotif roda dua baik dalam dan luar negeri, seperti info motor baru, spesifikasi, galeri foto, sketsa motor dan spyshots motor baru, balap motor, Motogp dan balapan lainnya, juga seputar informasi otomotif terkini dan yang akan datang, gosip motor baru bahkan yang belum pernah ada sama sekali…
    Februari 16, 2020 pada 8:27 am
    Permalink

    Pegel gak sih jarak sejauh itu?

    Balas
    • thoduri – surfing with love
      Februari 17, 2020 pada 8:26 am
      Permalink

      kualitas yamaha dong, makin jauh makin pegal. 😀 😀

      Balas
  • anangcozz – malang raya – Newbie blogger, Asli Malang. Suka sekali dunia otomotif terutama roda dua, motoGP pokoknya all about motorcycle..monggo saling berbagi informasi dan persahabatan baik di dunia nyata. Jika ada kritik dan saran yang membangun, bisa digeber kepada saya di, Email: cozanang@gmail.com Terima kasih.
    Februari 16, 2020 pada 9:17 am
    Permalink

    Irit juga yak…

    Balas
  • IndoRide.com – Indonesia – Seorang pemuda yang mencintai dan punya passion di dunia Roda 2. Senang menulis dan sharing apa yang saya tahu dan saya alami. This is my ordinary blog, selamat berkunjung di IndoRide.com.
    Februari 17, 2020 pada 6:02 am
    Permalink

    .mampir di artikel super duper lawas, Wkwkwkw.. seru juga yaa riding zaman itu

    Balas
    • thoduri – surfing with love
      Februari 17, 2020 pada 8:27 am
      Permalink

      nulis masih on fire kala itu. 😀 😀

      Balas
  • rudyasmandara
    Februari 17, 2020 pada 6:48 am
    Permalink

    Penasaran sama makanan yang dimakan pas singgah…. namanya apaan ya ?

    Balas
    • thoduri – surfing with love
      Februari 17, 2020 pada 8:29 am
      Permalink

      namanya gogos, mirip seperti lemper tapi pakenya ketan hitam dan tidak pake isian. makannya harus sama telur dan sambel. joss… 😀 😀

      Balas
  • JeckminatoR☠ – CIKARANG JAWA BARAT – saya hanyalah masyarakat biasa,sederhana yang berasal dari kota seribu pantai gunungkidul.Bukan pengamat,ahli tekhnik,ahli teory atau insinyur.menyalurkan hobby menulis dari opini berdasar pengalaman,pengamatan pribadi dan mengolah informasi dari sumber media lain untuk di tuangkan dalam bentuk tulisan yang ringan dan mudah di fahami.berangkat dari filosofi watu lintang dan semangat "rock of south" biarkan cerita dalam coretan blogg ini memulai berjalan....
    Februari 17, 2020 pada 4:01 pm
    Permalink

    Wah keren nih… Kalau Mio GT saya pasti dah operhit, los kompresi dan ga kuat najak tuh

    Balas
  • khoirulanwar1870
    Februari 17, 2020 pada 6:28 pm
    Permalink

    Mskan segitu bisa krnyang?

    Balas
  • Elang Jalanan – Blogger, Linux admin, MX Rider
    Februari 17, 2020 pada 7:15 pm
    Permalink

    Lek IWB waktu test Mio J 2012 silam bisa dapet 110kpj doi

    Balas
  • Marnu Tri
    Februari 17, 2020 pada 7:21 pm
    Permalink

    pake skutik yamaha buat perjalanan jauh oke juga,. joknya enak empuk,. coba pake skutik lain dijamin kebas di pantat,.

    Balas
  • motogokil – I'm a biker and a lecturer, want to study and share about all of motorcycle.
    Februari 17, 2020 pada 7:49 pm
    Permalink

    wiih mantab 269 km pakai matik kecil
    kira2 yang terasa pegal lebih awal bagian mananya lis ?

    Balas
    • thoduri – surfing with love
      Februari 17, 2020 pada 9:21 pm
      Permalink

      tangan mas, getaran sampai stang nih motor. tangan serasa kesemutan.

      Balas
  • Pingback: Review dan Test Konsumsi BBM Yamaha Mio Z Mudik Kemarin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.