Pengalaman Recall Motor Pribadi, Biasa-Biasa Saja

Roda2makassar.com – Halo bosku semua, kembali lagi ke artikel original alias non press release, maklum, beberapa waktu belakangan ini yang muncul di blog super dahsyat ini mayoritas adalah release dari pabrik pabrik roda 2 tanah air Indonesia raya yang sebentar lagi akan ulang tahun.

R2M akan mengisahkan sedikit tentang pengalaman yang banyak menjadi momok menakutkan bagi para pengguna kendaraan roda2 maupun roda 4 yaitu recall alias pemanggilan kembali alias ditarik ulang untuk diperbaiki oleh produsen akibat adanya sesuatu kecacatan produksi yang nantinya akan mempengaruhi kendaraan bahkan dapat membahayakan penggunanya.

Kata membahayakan inilah yang kemudian jadi sentimen negatif dari recall ini bagi masyarakat umum dan menjadi kampanye negatif kompetitor untuk menyerang dan menyudutkan kualitas sebuah produk secara keseluruhan.

Cerita itu ternyata tidak seperti yang digembor-gemborkan, recall yang pernah R2M alami ternyata biasa-biasa saja, bahkan sama saja seperti servis motor biasa, mungkin hanya waktunya yang berbeda tergantung dari parts atau bagian motor yang mengalami penggantian atau perbaikan.

Seperti saat Suzuki GSX S 150 yang R2M miliki mendapatkan kisah unik atas nama Product Quality Update, bukan hanya sekali, tapi sudah 2 kali si GSX ini mendapatkan peningkatan kualitas ini, yang pertama adalah penggantian beberapa parts di gigi starter elektrik dan yang kedua adalah penggantian baut engine mounting.

Kedua recall ini memang secara gamblang diumumkan oleh PT. Suzuki Indomobil Sales dan keduanya dilakukan secara massif tanpa menutup-nutupi kelemahan produk mereka, bahkan beberapa parts saya lihat aman-aman saja dipakai namun demi keamanan, suzuki tidak mau motor mereka jadi momok menakutkan saat dipakai, mending jadi momok menakutkan saat Recall.

Proses recall GSX R2M sendiri berlangsung biasa-biasa saja dan tak ada yang perlu ditakutkan sama sekali, datang kebengkel, pengecekan kode rangka dan mesin apakah mengalami recall atau tidak, kemudian proses penggantian parts, itu saja, selesai masalah.

Lantas apa yang ditakutkan dari sebuah kata recall? justru itu adalah sebuah tanggung jawab jangka panjang dari produsen ke konsumen, betul tidak,

Jadi mari kita beli pisang ijo.. 😀 😀

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.