ARRC Sentul 2018, Pebalap Sulawesi Selatan Mengamuk, Podium disemua Kelas

Roda2makassar.com – Halo bro sekalian, Asia Road Race championship 2018 yang mengambangi Sirkuit Sentul Bogor minggu kemarin menjadi ajang pembuktian pebalap-pebalap tanah air yang bernaung dalam beberapa tim disemua kelas, baik di kelas Underbone 150, AP 250 hingga Super sports 600.

Awhin Sanjaya Podium 1

Bukti bahwa pebalap tuan rumah memang sangat menguasai Sirkuit ini cukup terbukti dengan podium di race 1 dan race 2 yang sebagian besar diisi oleh pebalap tanah air dan khususnya Sulawesi Selatan yang disemua kelas terdapat pebalap asal kota Anging Mammiri ini.

Dikelas Underbone 150cc ada Agung Fahrul Didu bersama tim Honda Orbit SND yang mendapat jatah Wild Card di seri sentul ini dan dengan skill luar biasa serta dukungan motor Supra GTR yang mumpuni berhasil Podium 1 di race pertama dan podium 2 dirace ke 2, ini sebuah kejutan dimana pebalap wild Card berhasil menyabet podium tertinggi di ajang ARRC.

Lanjut di kelas AP 250 pebalap asal Masamba yang bernaung di bawah bendera Astra Honda Racing Team Awhin Sanjaya juga tak kalah bengis di Sentul, Juara 2 di race pertama dan berhasil podium tertinggi di race kedua melalui pertarungan ketat dengan Rheza Danica, teman setimnya.

Yang paling membanggakan adalah pebalap yang memang sudah lama bergabung dengan Astra Honda Racing tim di kelas 600cc Supersport ialah Andi Gilang yang berhasil meraih posisi pertama di dua race,wow, sebuah bukti keseriusan tim besar seperti Astra Honda Racing Team yang penjenjangan nya sangat baik hingga kelevel dunia.

Andi Gilang podium 1

Agung Fahrul Sendiri memang turun bukan bersama tim AHRT namun dia sendiri adalah didikan AHRT yang sekarang juga ikut di ajang Asia Talent Cup bersama Mario SA, Adenanta Putra dan Afridza Munandar.

Advertisements

Rheza Danica Genggam Gelar Juara Asia ARRC AP250 di Putaran Sentul

Roda2makassar.com – Balapan Asia Road Racing Championship (ARRC) seri kelima menjadi momen bersejarah bagi Rheza Danica Ahrens. Disaksikan langsung oleh para penggemar balap Tanah Air, Rheza berhasil mengunci gelar Juara Asia setelah meraih double podium di dua balapan kelas AP250 di Sentul International Circuit hari Minggu (14/10). Kebanggaan pecinta balap semakin sempurna seiring keberhasilan Andi Gilang meraih double podium tertinggi di kelas Supersport 600cc.

Pada balapan pertama ARRC Sentul, Rheza dan Andi berhasil menorehkan prestasi luar biasa dengan memuncaki podium di dua kelas AP250 dan Supersport 600cc. Di kelas AP250 drama saling menyalip terjadi. Rheza dan Awhin Sanjaya seolah tak terbendung melaju meninggalkan barisan belakangnya dan saling mengejar untuk posisi pertama. Rheza akhirnya muncul sebagai juara pertama disusul dengan Awhin di posisi kedua. Sayangnya Mario Suryo Aji tidak dapat menyelesaikan balapan dikarenakan terjatuh.

Andi Gilang podium 1

Di kelas supersport 600cc, Andi yang mendapat pole position memanfaatkan keadaan dengan melesat ke depan bersama pebalap pesaingnya meninggalkan grup di belakang. Aksi saling menyalip yang menegangkan mengiringi Andi sepanjang balapan. Menjelang tikungan akhir, Andi berhasil merebut posisi terdepan dan menang dengan jeda waktu yang sangat tipis dengan pebalap di belakangnya. Sementara itu, Irfan Ardiansyah yang memulai balapan dari posisi 7 dan sempat merosot ke posisi 10 dapat menyelesaikan balapan di posisi ke-4.

Balapan kedua

Meneruskan kesuksesan gemilang di balapan pertama kelas AP250, Rheza dan Awhin kembali membuktikan kehebatan performa Honda CBR250RR yang tak terbendung di Sirkuit Sentul. Rheza mengalami start yang kurang baik sehingga pebalap asal Yogyakarta ini harus rela disalip pebalap di belakangnya. Sebaliknya Awhin mengalami start yang mulus sehingga dapat melaju di depan. Akan tetapi, dengan perlahan Rheza dapat menguasai kembali jalannya balap dan bergabung dengan dua rekan setimnya di barisan terdepan. Sayang sekali di lap 8 Mario terjatuh sehingga meninggalkan dua rekannya bertarung memperebutkan podium pertama. Drama saling menyalip kembali terjadi di lap terakhir, Rheza berhasil mengambil celah dari Awhin menjelang tikungan terakhir. Menjelang garis finish, Awhin berhasil merebut posisi pertama di trek lurus dan menyentuh garis finish di depan Rheza.

“Saya sangat beryukur hingga berhasil mendapatkan gelar Juara Asia. Saya juga berterima kasih kepada tim yang telah memberikan settingan motor terbaik, juga orang tua dan para pecinta balap Tanah Air yang telah datang dan memberikan dukungan. Mereka semua memberi tambahansupport moral untuk saya. Alhamdulillah bisa memberikan hasil yang membanggakan untuk Indonesia,” ujar Rheza.

Pada musim 2018 ini, Rheza Danica telah meraih 8 kemenangan dari 10 balapan yang sudah berjalan.

Kesuksesan yang sama juga diraih oleh Andi di balapan kedua kelas Supersport600. Pebalap asal Bulukumba, Sulawesi Selatan ini kembali dapat memuncaki podium. Berbeda dengan balapan pertama, jeda yang diberikan Andi dengan pebalap di belakangnya cukup besar. Memulai balapan dengan mulus, Andi mendapatkan kesulitan untuk memimpin balapan sehingga memutuskan untuk mengikuti pebalap di depannya dan membuat jarak dengan pebalap di belakang. Pada pertengahan balap, keduanya saling salip hingga akhirnya Andi berhasil memimpin di posisi terdepan pada lap ke-10 hingga menyentuh garis finish. Sementara rekan satu timnya, Irfan Ardiansyah merampungkan balapan di posisi ke-5.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada AHRT yang telah memberikan kesempatan untuk saya mendapatkan double podium di Sentul. Balapan ini menjadi sangat penting bagi saya. Tidak hanya mendapatkan podium pertama untuk pertama kalinya, tetapi juga bisa mendapatkannya di balapan pertama dan kedua. Di balapan kedua kali ini saya menunggu di awal balapan untuk merebut celah dari pebalap di depan saya, celah ini akhirnya saya dapatkan di lap 10 dimana saya memaksakan motor untuk melaju ke depan dan terus mempertahankannya hingga akhir balap,” ujar Andi.

Direktur Marketing PT Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya yang menyaksikan langsung jalannya balapan mengungkapkan kegembiraannya atas pencapaian optimal yang diraih para pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT).

“Kami sangat bangga dengan pencapaian yang sangat gemilang para pebalap Astra Honda yang diraih langsung di depan pecinta balap di Tanah Air. Pada akhirnya pembinaan yang tepat dan latihan yang konsisten membawa hasil optimal. Dengan semangat Satu Hati Indonesia Juara kami akan selalu mendampingi para pebalap muda berbakat Indonesia untuk mencapai mimpinya,” ujar Thomas.

Balapan ARRC 2018 menyisakan satu seri lagi yang akan dihelat di Chang International Circuit, Buriram, Thailand pada 1-2 Desember 2018.

Andi Gilang Finish 7 Besar di Suzuka 8 Hours Endurance World Championship

Roda2makassar.com – Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Andi ‘Gilang’ Farid Izdihar berhasil mencetak prestasi membanggakan di ajang Suzuka 8 Hours Endurance World Championship di sirkuit Suzuka, Jepang (29/7). Andi Gilang bersama dengan tim Honda Asia Dream Racing finish di posisi ketujuh setelah bersaing dengan pebalap-pebalap level dunia. Pencapaian ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Andi Gilang turun di ajang ini menggunakan Honda CBR1000RR SP2 dengan nomor motor 22. Torehan hasil gemilang pebalap Indonesia di Suzuka 8 Hours Endurance World Championship ini diraih bersama Troy Herfoss (Australia) dan Muhammad Zaqhwan Zaidi (Malaysia) dalam tim Honda Asia Dream Racing setelah menuntaskan jalannya balapan sebanyak 195 lap dengan total waktu 8 jam 5, 666 detik.

Setelah terjadi taifun dengan kecepatan angin 170 Km/H pada malam sebelumnya, Suzuka 8 Hours Endurance World Championship tetap digelar. Kondisi cuaca yang berubah–ubah menguji konsentrasi dan strategi tim dalam memaksimalkan waktu saat balapan, pengisian bahan bakar dan penggantian ban. Pebalap pun harus fokus dan cepat beradaptasi dengan kondisi yang ada.

Memulai jalannya balapan dari posisi ke-11 atas raihan catatan waktu terbaik di sesi kualifikasi, tim Honda Asia Dream Racing sempat terdesak ke posisi 18 pada awal balapan. Namun perlahan posisi ini terus ditingkatkan hingga mampu masuk ke posisi 10 besar. Memasuki lap ke 63, Gilang yang turun sebagai pebalap ketiga, meneruskan perjuangan rekan setimnya. Menduduki posisi ke-9 dari 64 tim yang bertanding saat memasuki lintasan balap, perlahan Gilang dapat mengejar pebalap di depannya dan naik ke posisi 7. Gilang pun terus mempertahankan posisinya hingga berganti dengan pebalap berikutnya.

Bersaing di ajang balap ketahanan dunia Suzuka 8 Hours serta menunggangi Honda CBR1000RR SP2 merupakan pengalaman pertama bagi Gilang. Pertarungan balap ketahanan kali ini diikuti beberapa pebalap top dunia seperti pebalap MotoGP Takaaki Nakagami dan Randy de Puniet, pebalap GP Moto2 Dominique Aegerter dan Isaac Vinales, pebalap Superbike World Championship, serta pebalap top dunia lainnya.

“Saya sangat bersyukur atas hasil yang saya raih bersama tim Honda Asia Dream Racing. Saya berusaha tampil maksimal meskipun kondisi cuaca berubah-ubah, sehingga saya dan kedua rekan tim dapat memberikan best lap pada sesi masing-masing. Terima kasih untuk mekanik dan seluruh tim yang sangat solid,” ujar Andi Gilang.

Kerjasama yang sangat baik ditunjukkan oleh mekanik dan pebalap Honda Asia Dream Racing selama balapan berlangsung. Hadirnya dua mekanik asal Indonesia di tim Honda Asia Dream Racing merupakan bukti atas kualitas mekanik Tanah Air yang dapat bersaing dengan mekanik-mekanik negara lain.

Direktur Marketing AHM Thomas Wijaya mengatakan hasil ini merupakan raihan prestasi yang membanggakan mengingat ini pengalaman pertama bagi Andi Gilang bertarung dengan pebalap-pebalap top dunia selevel MotoGP maupun World Superbike. Sebagai satu-satunya pebalap Indonesia di ajang ini, Andi tampil prima bersama tim Honda Asia Dream Racing dan bahkan meningkatkan pencapaian tim dibanding tahun sebelumnya.

“Perjuangan yang dilakukan oleh Andi Gilang patut diapresiasi. Bersaing berjam-jam tanpa mengenal lelah dengan pebalap-pebalap kelas dunia tentu menjadi pengalaman berharga bagi Andi Gilang. Hadirnya dua mekanik Indonesia di tim ini pun tentu menjadi kebanggan bangsa. Semoga hal ini dapat menginspirasi pebalap-pebalap muda dan mekanik Tanah Air lainnya,’ ujar Thomas.

Suzuka 4 Hours

Sehari sebelumnya di sirkuit yang sama, pebalap binaan Astra Honda Racing Team (AHRT) Tommy Salim dan Muhammad Febriansyah yang turun di ajang balap ketahanan Suzuka 4 Hours berhasil menempati posisi ke-4. Tommy dan Feri bersaing dengan 62 tim yang mengikuti ajang balap ketahanan tersebut dengan menyelesaikan balapan 93 lap dengan total waktu 4 jam 4 menit 7,560 detik.

Pebalap Astra Honda Siap Cetak Prestasi di Suzuka World Endurance 2018

Roda2makassar.com – Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Andi ‘Gilang’ Farid Izdihar siap memberikan kebanggaan bangsa dengan berlaga di ajang balap ketahanan dunia Suzuka World Endurance 8 Hours di sirkuit Suzuka Jepang (26-29/7).

Andi Gilang

Andi Gilang menjadi satu-satunya pebalap Tanah Air yang bertarung dengan tunggangan Honda CBR1000RR dalam tim Honda Asia Dream Racing. Balapan ini juga diikuti pebalap MotoGP Takaaki Nakagami, pebalap Moto2 Isaac Vinales, serta pebalap-pebalap yang bersaing di ajang Superbike World Championship lainnya.

Tahun ini, Honda Asia Dream Racing diperkuat 3 pebalap yaitu Andi Gilang (Indonesia), Zaqhwan Zaidi (Malaysia), dan Troy Herfoss (Australia).

Sirkuit Suzuka bukanlah hal baru bagi Andi Gilang. Sebelumnya, pebalap asal Bulukumba, Sulawesi Selatan ini pernah mencicipi tantangan di sirkuit Suzuka saat turun di ajang Asia Road Racing Championship, Asia Talent Cup, maupun Suzuka World Endurance 4 Hours di tahun 2015.

Kendati baru pertama kali balapan menggunakan Honda CBR1000RR, Andi optimis dalam menghadapi balap ketahanan dunia tahun ini.

“Saya senang sekali dapat terpilih mewakili Astra Honda untuk dapat mengikuti Suzuka World Endurance 8 Hours. Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai target minimal saya di top 5,” ujar Andi.

General Manager Marketing Planning & Analysis Division AHM A. Indraputra mengungkapkan keikutsertaan ini merupakan bagian dari pembinaan balap berjenjang AHM  dalam mendukung talenta balap Tanah Air.

“Kami berharap pengalaman berharga yang didapatkan Andi Gilang dalam balapan ini dapat semakin menempanya menjadi pebalap berprestasi kelas dunia,” ujar Indraputra.

Balap Ketahanan 4 Jam

Sementara itu pada ajang Suzuka World Endurance 4 Hours, Astra Honda Racing Team (AHRT) menurunkan dua pebalap binaannya, yaitu M. Febriansyah dan Tommy Salim.

Tommy Salim

Feri panggilan dari M Febriansyah memiliki bekal pengalaman balap di sirkuit Suzuka saat dirinya turun di ajang Asia Dream Cup seri 2016. Sementara itu Tommy Salim, yang merupakan kakak kandung dari pebalap CEV Moto3 Junior World Championship Gerry Salim, merupakan lulusan dari Suzuka Racing School. Bekal yang dimiliki kedua pebalap ini  menjadi optimisme tersendiri untuk AHRT mencetak prestasi di ajang balap ini.

“Pengalaman yang dimiliki Feri dan Tommy di sirkuit Suzuka tentu menjadi bekal berharga yang diharapkan dapat menorehkan prestasi yang membanggakan bangsa” tutup Indraputra.

Pebalap Astra Honda Siap Bawa Indonesia Berjaya di ARRC 2018

Roda2makassar.com – Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) akan memulai ketatnya kompetisi balap musim 2018 pada laga perdana balap bergengsi Asia Road Racing Championship (ARRC) di Buriram International Circuit (2-3/3). Sebanyak 5 pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) di dua kelas kompetisi, yaitu Asia Production 250 (AP250) dan Supersport 600 (SS600) bertekad membawa Indonesia berjaya di kejuaraan balap tertinggi Asia ini.

Pada pembinaan di kelas AP250, Rheza Danica Ahrens bersama Awhin Sanjaya dan pendatang baru didikan Astra Honda Racing School, Mario Suryo Aji, berpotensi mengulang sejarah gemilang AHRT di tengah persaingan ketat balapan musim ini. Selain itu di kelas SS600, AHRT diperkuat dengan bergabungnya Andi “Gilang” Farid Izdihar menemani Irfan Ardiansyah. Kelima pebalap ini memulai musim balap dengan mengikuti sesi tes pra musim di Chang International Circuit, Buriram, Thailand (27-28/2).

Di kelas AP250, Mario yang merupakan didikan dari Astra Honda Racing School berjuang keras beradaptasi dan tampil kompetitif pada musim balap perdananya turun di kelas ini. Meskipun pada awal tes pra musim perlu banyak penyesuaian, tidak perlu waktu lama bagi Mario dan Honda CBR250RR tunggangannya untuk menembus posisi 4 besar. Bahkan pada sesi latihan terakhir, Mario berhasil terus memperbaiki catatan waktunya dan menjadi pebalap ketiga tercepat dengan catatan waktu terbaik 1:53.733.

“Saya melakukan sejumlah set-up untuk suspensi dan setting lainnya dalam dua hari tes kemarin. Dilihat dari hasil capain waktu yang cukup konsisten, saya optimis dan akan berjuang maksimal di debut awal saya ini. Dukungan dari mekanik dan juga performa Honda CBR250RR membuat saya lebih percaya diri menghadapi musim ini,” ujar Mario.

Pebalap lainnya, Rheza Danica juga konsisten dalam memanaskan persaingan di grup terdepan. Hari pertama latihan Rheza berhasil memacu Honda CBR250RR dan terus berada di posisi tiga besar dengan catatan waktu terbaik 1:53.779. Meski pada saat terakhir Rheza belum mampu memperbaiki catatan waktu yang diperolehnya di hari pertama, namun Rheza tetap menunjukkan semangat juang yang tinggi untuk selalu bertarung dengan segala kemampuannya dengan mencoba berbagai data set up motor baru.

“Saya senang sekali kembali diberi kepercayaan ini oleh AHRT di musim ini. Saya akan berusaha mengoptimalkan hasil tes pra musim ini dan tetap berusaha konsisten bertarung di posisi terdepan sepanjang musim balap. Saya bertekad tahun ini dapat meraih podium lebih banyak lagi ,” ujar Rheza.

Sementara itu, Awhin juga memperlihatkan kesiapan dirinya yang mampu mengancam pebalap top Asia lainnya dengan hasil positif di hari kedua tes dengan peningkatan waktu terbaik menjadi 1:54.121.

Ketiga pebalap tersebut akan berusaha membuktikan kembali ketangguhan Honda CBR250RR yang sukses mendominasi podium di musim kompetisi tahun lalu di tengah persaingan yang semakin ketat dengan pebalap-pebalap negara lain.

“Bagi pencinta balap, persaingan antar produk sepeda motor seperti di kelas 250cc selalu bisa menghibur dan menegangkan untuk disaksikan. Kami harap semangat Satu Hati dan aksi para pebalap AHRT di atas Honda CBR250RR bisa dinikmati dan menjadi inspirasi pecinta balap di Tanah Air terutama kebanggaan saat para pebalap AHRT bisa menapaki podium dan menjadikan Indonesia sebagai juara,” ujar  General Manager Marketing Planning & Analysis Division AHM Agustinus Indraputra.

Supersport600

Pada kelas Supersport 600, duet Andi Gilang dan Irfan Ardiansyah akan menjadi salah satu kekuatan Indonesia di kasta tertinggi kelas Asia ini.  Pengalaman Andi Gilang berkompetisi di berbagai kejuaraan Asia dan Eropa juga turut menjadi bekal kuat dalam menyemarakkan perebutan posisi terdepan di kelas SS600. Kedua pebalap ini akan berusaha mengejar tujuannya untuk menapaki podium juara ARRC.

Hasil tes resmi juga turut membuktikan kesiapan kedua pebalap AHRT tersebut yang akan mampu bertarung di perebutan posisi terdepan kelas SS600. Andi Gilang menjalani proses penyesuaian yang tidak mudah untuk mendapatkan gaya balap terbaiknya bersama Honda CBR600RR. Meski belum mendapatkan hasil yang maksimal, namun Andi berhasil membuat catatan waktu terbaik di 1:40.203. Sedangkan Irfan mencatatkan waktu terbaik di 1:40.871.

“Saya merasa sangat positif di kesempatan 2 hari tes pra musim ini untuk merasakan CBR600RR. Beberapa set up sudah dicoba saat tes dan arahnya sudah positif. Saya cukup percaya diri untuk bisa mendapat yang lebih baik lagi saat balap nanti,” ujar Gilang.

Pada seri perdana ini, kelima pebalap akan menghadapi Buriram International Circuit yang pada tahun ini resmi menjadi salah satu sirkuit yang akan dipakai untuk kejuaraan balap tertinggi MotoGP. Para pebalap akan melakoni dua kali balapan di sirkuit yang mempunyai panjang 4.554 m dengan total 12 tikungan dan lintasan lurus sepanjang 1.000 m tersebut.

Kualifikasi dan balap pertama akan diadakan pada Sabtu, 3 Maret dan balap kedua pada Minggu, 4 Maret. Jalannya balapan dapat disaksikan oleh pecinta balap Tanah Air pada akun resmi ARRC di media sosial, Facebook.

“Melihat kesiapan dan semangat para pebalap AHRT, kami optimis tahun ini akan mampu mempertahankan bahkan menambah kejayaan Indonesia di lintasan balap Asia. Kami mohon doa dan dukungan dari pecinta balap Tanah Air sehinga mampu meraih hal tersebut,” tutup Indraputra.

Ajang balap ARRC 2018 sendiri akan diselenggarakan sebanyak 6 seri dimana masing-masing seri akan menghelat 2 kali balapan. Seri pertama akan diadakan di Thailand (2-3/3), selanjutnya di Australia (19-22/4), Jepang (1-3/6), India (3-5/8), Indonesia (12-14/10) dan final di Thailand (1-2/12).

Libur musim Panas Usai, Sirkuit Jerez Menanti Dimas Ekky dan Andi Gilang

R2M. Libur musim Panas Usai, Sirkuit Jerez Menanti Dimas Ekky dan Andi Gilang. Pebalap Indonesia Dimas Ekky Pratama dan Andi “Gilang” Farid Izdihar sudah tidak sabar untuk memulai paruh musim kedua kompetisi CEV International Championship. Kedua pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) ini siap untuk kembali bekerja keras membawa kebanggaan bagi Indonesia di tiga seri yang tersisa.

Pada awal September, Dimas Ekky dan Andi Gilang telah kembali ke Barcelona, Spanyol untuk menjalani latihan intensif menghadapi paruh kedua CEV Moto2 European Championship dan CEV Moto3 Junior World Championship. Mereka akan segera menghadapi lanjutan seri CEV di sirkuit Jerez, Spanyol, akhir pekan ini (16-17/9), setelah satu bulan libur kompetisi.

Andi Gilang

Pengalaman beberapa kali balapan di sirkuit Jerez memberikannya gambaran yang cukup bagi Dimas Ekky untuk menghadapi balapan akhir pekan ini. Dimas Ekky juga banyak mempelajari aksi pebalap Moto2 di GP Jerez untuk lebih mematangkan persiapannya.

“Saya bersama tim mencetak kemajuan yang bagus di paruh musim pertama, terutama saat berhasil meraih podium ketiga dan mengibarkan Merah Putih untuk pertama kalinya di benua Eropa ini. Saya ingin meningkatkan pencapaian tersebut di tiga seri tersisa. Selama liburan musim panas lalu, saya tetap berusaha menjaga kebugaran dan juga banyak mempelajari balapan-balapan yang pernah digelar untuk Moto2 GP Jerez. Saya sangat menantikan balapan akhir pekan ini dan berharap hasil yang maksimal,” ujar Dimas Ekky.

Dimas Ekky

Sementara itu Andi Gilang, juga terus menunjukan tekadnya untuk bisa terus bersaing dan finis di grup terdepan balapan kelas CEV Moto3 Junior World Championship. Pertarungan yang tidak mudah bagi Andi Gilang untuk memperbaiki posisinya di kelasemen pebalap karena musim ini hanya menyisakan 3 seri saja.

“Paruh kedua hanya meninggalkan 3 seri saja. Saya ingin segera memaksimalkan raihan saya tahun ini di Moto3. Saya akan berjuang lebih keras lagi supaya bisa menimalisasi kesalahan-kesalahan di lintasan dan bertahan di grup terdepan saat balapan nanti,” ujar Andi Gilang.

General Manager Marketing Planning & Analysis Division PT Astra Honda Motor (AHM) A Indraputra mengatakan para pebalap AHRT ini berpeluang besar meningkatkan pencapaian yang telah ditorehkan pada awal musim balap CEV International Championship. AHM siap memberikan dukungannya untuk memaksimalkan kesempatan tersebut dan dapat menjadi kebanggaan bagi bangsa.

“Banyak hal yang bisa dimaksimalkan sampai akhir musim nanti. Kami harap podium dapat kembali diraih oleh para pebalap di tiga seri tersisa. Tentunya harapan ini juga kami lengkapi dengan dukungan terbaik dari berbagai aspek sehingga mimpi anak bangsa tersebut dapat tercapai,” ujar Indraputra.

Sirkuit Jerez yang mempunyai panjang 4.423 m tersebut akan menghelat 1 kali balap Moto2 European Championship dan 2 kali balap Moto3 Junior World Championship yang dapat disaksikan di saluran resmi CEV pada situs youtube.

Berikut adalah jadwal gelaran balap seri ke enam CEV International Championship :

Kualifikasi – Sabtu 16 September 2017

Moto2  : 14.50 & 18.10 WIB

Moto3  : 15.40 & 19.00 WIB

Balap – Minggu 17 September 2017

Moto2  : 18.00 WIB

Moto3  : Balap pertama 16.00 & Balap kedua 19.00 WIB

Baca juga