Andi Gilang dan Dimas Ekky Akan Hadapi Tantangan Sirkuit Estoril 23 Juli 2017 Minggu ini

Dua pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Andi “Gilang” Farid Izdihar dan Dimas Ekky Pratama, untuk pertama kalinya akan berlaga di sirkuit Estoril, Portugal sebagai kelanjutan dari keikutsertaan mereka dalam ajang balap CEV International Championship. Balapan perdana di sirkuit ini menuntut persiapan teknik balap dan stamina tinggi bagi kedua pebalap Indonesia agar dapat kembali mengibarkan bendera Merah Putih di ajang balap internasional.

Gelaran CEV International Championship kembali menghadirkan tantangan besar bagi dua pebalap AHRT ini. Untuk pertama kalinya, Andi Gilang dan Dimas Ekky akan berlaga menaklukkan sirkuit Estorial, Portugal selama berkarir di CEV Junior World Championship. Sirkuit Estoril dikenal sulit untuk ditaklukkan oleh para pebalap karena memilki keunikan tersendiri. Karakter sirkuit dengan trek lurus dan kombinasi 13 tikungan tajam akan menguji skill balap para pebalap binaan PT Astra Honda Motor  (AHM) ini. Selain itu, Andi Gilang dan Dimas Ekky harus mewaspadai faktor cuaca yang sulit diprediksi.

Untuk menaklukkan sirkuit Estoril, Andi Gilang dan Dimas Ekky sudah melakukan persiapan matang. Diantaranya, mengasah kemampuan pengereman dengan titik yang semakin dekat (hard breaking) yang akan sangat membantu raih hasil optimal pada balapan kali ini. Posisi 10 besar yang diraih kedua pebalap muda besutan AHRT ini pada seri sebelumnya menjadi bekal tersendiri. Sebelumnya, Dimas Ekky pun telah berhasil memenuhi target podium pada putaran ke-4 di sirkut Catalunya, Spanyol.

Selain latihan teknik balap, kebugaran fisik juga dijaga Andi Gilang dan Dimas Ekky untuk mendapatkan hasil positif pada seri ke-4 gelaran CEV International Championship akhir pekan nanti. Dimas Ekky yang bertarung di kelas CEV Moto2 European Championship menjaga kebugaran tubuh dan stamina dengan rutin bersepeda di sela-sela jadwal latihannya.

 “Saya akan berjuang mencetak debut balapan saya di Estoril, Portugal ini. Saya sudah pelajari karakter sirkuitnya. Tim balap saya juga sudah menyiapkan sejumlah data yang akan digunakan di Estoril nanti. Semuanya akan menjadi bekal yang berguna untuk meraih target saya, yakni kembali naik podium. Mohon doanya dari seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Dimas Ekky.

Sedangkan bagi Andi Gilang, balapan di sirkuit Estoril merupakan seri yang ditunggu untuk dapat meraih podium seperti rekan setimnya, Dimas Ekky. Apalagi, peningkatan adaptasi anak kelahiran Bulukumba, Sulawesi Selatan ini semakin hari semakin baik

“Memasuki seri ke-5, saya merasa semakin menyatu dengan Honda NSF250RW yang saya kendarai. Komunikasi dengan tim teknis juga semakin bagus sehingga mempermudah dalam mencari set-up yang dibutuhkan sesuai layout sirkuit.  Pengalaman di berbagai karakter sikruit yang digunakan juga memberi banyak pengetahuan yang sangat berguna. Sehingga, meskipun baru pertama kali balap di Estoril, saya optimis dapat kembali bertarung di top group seperti seri sebelumnya,” ujar Andi Gilang.

General Manager Marketing Planning & Analysis Division AHM Agustinus Indraputra mengatakan para pebalap binaannya merupakan pebalap-pebalap tangguh yang tidak pantang menyerah. Kendati baru pertama kali balapan di sirkuit Estoril, Portugal, prestasi raihan posisi 10 besar pada seri sebelumnya diharapkan dapat memberikan motivasi kuat bagi mereka untuk kembali mencetak prestasi membanggakan untuk bangsa.

“Kami terus memantau perkembangan para pembalap binaan AHRT ini sampai saat ini. Semua hasil positif yang mereka rasakan merupakan salah satu bekal mental bagi para pembalap. Dukungan moril bagi para pembalap selalu kami berikan untuk mendapatkan hasil  yang terbaik serta menjadi kebanggan bangsa Indonesia “ ujar Indraputra.

Kelas CEV Moto2 European Championship akan digelar pada Minggu, 23 Juli 2017 pukul 17:45 WIB dan pukul 19:45 WIB. Sementara itu, kelas CEV Moto3 Junior World Championship akan berlangsung pada hari Minggu, 23 Juli 2017 pukul 18:45 WIB.

baca juga

Iklan

Dimas Ekky dan Andi Gilang Berhasil Meraih 10 Besar di FIM CEV Seri Valencia 2017

Pebalap Astra Honda Racing Team, Dimas Ekky Pratama dan Andi “Gilang” Farid Izdihar berhasil finis 10 besar di lanjutan ajang CEV International Championship seri Valencia (9/7). Dimas Ekky menempati posisi ke-14 dan ke-6 di kejuaraan Moto2 European Championship, sementara Andi Gilang finis ke-7 dan ke-14 di ajang Moto3 Junior World Championship.

Bendera Merah dikibarkan di kelas Moto2 European Championship saat balapan pertama baru berlangsung 2 lap, hal ini disebabkan adanya ceceran oli di lintasan akibat beberapa pebalap yang terjatuh. Saat balapan dihentikan, Dimas Ekky berada di posisi ke-7. Ketika balapan diulang, Dimas Ekky pun langsung mampu melejit ke urutan 5.

Sayang sekali, Dimas terjatuh di tikungan ke-12 di lap 4. Meskipun demikian pebalap Indonesia pertama yang  mampu menaiki podium CEV International Championship tersebut tetap menunjukan semangat juangnya dengan berusaha bangkit kembali dan melanjutkan lomba. Dimas pun berhasil finis ke-14 di balap pertama.

Pada balapan kedua, Dimas berusaha membayar kesalahannya di balap pertama dengan langsung masuk di grup depan, bersaing dengan tiga pebalap untuk meraih posisi ke-4 dan memimpin di grup ini. Namun ketatnya persaingan balap membuat Dimas hanya mampu finis di posisi ke-6.

“Sungguh Minggu yang sangat berat. Di balap pertama saya yakin bisa meraih posisi 5 besar, tapi ban depan tergelincir dan saya terjatuh – akhirnya finis ke-14. Di balapan kedua saya bertahan di posisi ke-4 di lap-lap awal dan saya berjuang untuk bisa masuk ke grup terdepan, meski ban terus sliding dan buritan motor kerap keluar dari lintasan. Saya terus berkonsentrasi untuk menyelesaikan balap dengan hasil yang bagus. Saya ucapkan terima kasih kepada tim atas kerja keras mereka dalam menyiapkan motor dan selalu memberi dukungan padaku. Kami terus berjuang untuk hasil yang lebih bagus di Estoril, saya rasa hal ini sangat mungkin diwujudkan dan saya sudah tak sabar menghadapi balapan berikutnya.”

Sementara itu pada ajang Moto3 Junior World Championship, Andi Gilang berjibaku di grup kedua pada balapan pertama dan mampu berada di urutan 10 besar. Konsistensi Andi Gilang dalam mempertahankan performanya pun membuatnya mampu finis di posisi ke-7. Begitupun di balap kedua, pebalap Astra Honda Racing Team ini termasuk 10 pebalap tercepat dan berebut posisi ke-6. Namun perjuangannya harus terkendala saat memasuki tikugan ke-14, Andi Gilang terjatuh dan akhirnya hanya mampu menyelesaikan balap di posisi ke-14.

“Saya mempunyai feeling yang bagus sejak Kamis hingga balapan terakhir hari ini, dan saya merasa semuanya berjalan baik. Pada balap pertama, saya start kurang bagus, tapi saya bisa bertahan di grup kedua dan finis ke-7.Balap kedua saya bisa meningkatkan kecepatan dan optimis merebut posisi 5 besar, tapi saya terjatuh di tikungan terakhir di 4 lap yang tersisa. Kami akan terus berusaha lebih keras untuk menghadapi putaran berikutnya di Portugal.”

GM Marketing Planning & Analysis Divison PT Astra Honda Motor (AHM) mengatakan memasuki tengah musim banyak peningkatan yang telah diraih para pebalap. Dalam menemani mimpi generasi muda bangsa tersebut, AHM akan terus memberikan kontribusinya dan berusaha memfasilitasi mereka hingga mampu menaikan levelnya menuju ajang balap dunia.

“Kami berterima kasih atas perjuangan para pebalap. Meskipun harus jauh dari keluarga dan beberapa kali jatuh bangun di lintasan namun mereka terus menunjukan semangat juang yang luar biasa dalam meraih mimpinya. Kami senang mampu menemani pemuda bangsa berbakat seperti mereka untuk menjadi kebanggaan bangsa,” ujar Indraputra.

Pada klasemen sementara Andi Gilang tetap di posisi ke-14 di klasemen pebalap Moto3 Junior World Championship dengan 22 poin. Sementara itu, Dimas Ekky berada di urutan ke-6 dengan perolehan 49 poin di kelas Moto2 European Championship. Balapan CEV International Championship berikutnya akan digelar di Sirkuit Estoril pada tanggal 22-23 Juli mendatang.

baca juga

Andi Gilang dan Dimas Ekky Siap Hadapi Sulitnya Sirkuit Catalunya Minggu ini

Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) Andi “Gilang” Farid Izdihar dan Dimas Ekky Pratama akan berjuang menaklukkan sulitnya sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol pada ajang balap CEV International Championship (17-18/6). Desain sirkuit Catalunya yang dirubah sejak tahun lalu memberikan tantangan tersendiri bagi dua pebalap Tanah Air ini dalam upayanya mengulangi raihan hasil terbaik yang ditorehkan pada seri pertama.

Andi Gilang dan Dimas Ekky akan kembali beraksi sebagai pebalap Indonesia satu-satunya di ajang balap Eropa yang melahirkan banyak pebalap papan atas dunia ini. Pengalaman berharga balapan di sirkuit Catalunya tahun lalu memberi bekal penting bagi perjuangan tahun ini. Raihan bagus saat latihan dan kualifikasi, serta problem teknis yang melanda sampai dengan terjatuh di lintasan mewarnai perjalanan mereka pada CEV International Championship yang diikutinya tahun lalu.

Andi Gilang

Musim lalu, Dimas Ekky yang bertarung di kelas CEV Moto2 European Championship terjatuh dan tidak bisa melanjutkan balap pertama. Meskipun demikian pada balap kedua, Dimas berhasil membangkitkan kembali semangatnya dan berhasil merebut posisi ke 8 pada balapan kedua CEV Moto2 European Championship.

“Saya bertekad menaklukkan sirkuit Catalunya pada CEV tahun ini. Pengalaman tahun lalu sangat membantu untuk memaksimalkan pemahaman saya akan karakter sirkuit ini. Saya sudah latihan keras selama jeda dari seri pertama kemarin di Albacete. Saya harap di sirkuit ini saya bisa mempersembahkan balapan yang membawa kebanggaan bagi bangsa,” ujar Dimas Ekky.

Hal yang sama juga dialami oleh Andi Gilang pada tahun lalu. Andi Gilang yang membawa nama Indonesia di kelas CEV Moto3 Junior World Championship sempat terjatuh namun tetap berhasil menyentuh garis finish di posisi ke 17 dengan kondisi badan sakit akibat terjatuh cukup serius di balap pertama. Pada gelaran yang sama tahun ini di sirkuit Le Mans lalu, Andi Gilang pun sempat terjatuh dan mengalami cedera tangan kiri sehingga tidak dapat melanjutkan jalannya balapan. Namun pebalap hasil tempaan Astra Honda Racing School ini menunjukkan kemajuan yang baik pada proses pemulihan cederanya.

Dimas Ekky

“Kondisi tangan saya sudah membaik. Saya yakin bisa maksimal di Catalunya nanti. Tidak ikut di seri kedua membuat saya harus bekerja lebih keras lagi untuk merebut poin lebih banyak. Saya mohon doanya sehingga saya bisa memberikan hasil terbaik,” ujar Andi Gilang.

General Manager Marketing Planning & Analysis Division PT Astra Honda Motor (AHM) Agustinus Indraputra menatap optimis ajang balap tertinggi yang diikuti oleh pebalap AHRT di ajang CEV International Championship dan yakin usaha keras mereka akan membuahkan hasil.

“Kesiapan mental, semangat juang, serta performa balap mereka terus menunjukkan kemajuan. Pengalaman buruk di lintasan balap pun tidak membuat mereka patah semangat dan menjadikannya menjadi titik balik pembelajaran untuk seri-seri berikutnya. Melihat hal ini, kami optimis para pebalap Astra Honda Racing Team ini mampu melanjutkan upayanya memberikan kebanggaan untuk bangsa dan membuktikan pebalap Indonesia tidak bisa lagi dipandang sebelah mata,” ujar Indraputra.

Gelaran CEV Moto2 European Championship dan CEV Moto3 Junior World Championship akan diadakan pada akhir pekan ini (17-18/6) di Catalunya, Barcelona.

Berikut jadwal balap CEV International Championship seri Catalunya, Barcelona :

Sabtu, 17 Juni 2017

CEV Moto2 European Championship

Kualifikasi 1         : 16.35 WIB

Kualifikasi 2         : 18:50 WIB

CEV Moto3 Junior World Championship

Kualifikasi 1         : 15.35 WIB

Kualifikasi 2         : 19.40 WIB

Minggu, 18 Juni 2017

CEV Moto2 European Championship

Race 1                   : 17.00 WIB

Race 2                   : 20.00 WIB

CEV Moto3 Junior World Championship

Race 1                   : 16.00 WIB

Race 2                   : 19.00 WIB

Baca juga

Seri Kedua CEV Moto3, Andi Gilang Target Naik Podium

Andi “Gilang” Farid Izdihar akan melakoni lanjutan seri kedua Moto3 CEV Junior World Championship di lintasan yang juga akan digunakan para pebalap MotoGP melakukan aksi-aksi hebatnya, yaitu Sirkuit Le Mans, Perancis pada akhir minggu ini (20-21/5). Di sirkuit ini, Andi Gilang akan berusaha mengulang kembali aksi terbaiknya untuk memberikan kebanggaan bagi bangsa Indonesia.

Andi Gilang pada Seri 1 Albacete

Sirkuit Le Mans bukanlah lintasan yang mudah bagi pebalap. Dominasi tikungan membuat sirkuit ini berkarakteristik stop and go. Banyaknya pengereman dan tuntutan akselerasi untuk cepat keluar dari tikungan membutuhkan setelan motor yang tepat dan sangat menguji konsentrasi serta fisik. Selain itu Andi Gilang juga harus mewaspadai faktor perubahan cuaca yang biasa terjadi di Le Mans.

Menaklukkan tantangan seri kedua CEV Moto3 Junior World Championship tidaklah mudah. Namun Andi Gilang telah memperlihatkan kemampuan balap yang tangguh saat mengawali musim balap CEV International Championship. Pada seri pertama di Albacete, Spanyol, satu-satunya pebalap Indonesia di kelas ini mengawali balap dengan start kurang memuaskan. Tapi Andi Gilang berhasil membayarnya dengan finish di posisi ke 5. Perolehan 11 poin di Albacete menjadi modal kuat bagi Andi Gilang di klasemen sementara CEV Moto3 Junior World Championship.  Atmosfer dari MotoGP juga akan menjadi pengalaman berharga yang bisa dipelajari oleh Andi Gilang selama CEV Moto3 Junior World Championship berlangsung.

“Bagi saya, balapan ini istimewa. Saya bersemangat karena jadwal balapan berbarengan dengan kejuaraan dunia MotoGP. Saya juga senang akan balapan di sirkuit historis seperti Le Mans. Ini akan menjadi pengalaman yang positif. Seri ini juga akan penuh dengan tantangan, karena kami hanya punya dua sesi pada Jumat. Meski hanya ada sedikit waktu untuk beradaptasi dengan sirkuit, tapi saya akan berusaha untuk mencetak hasil terbaik akhir pekan ini,” ujar Andi Gilang.

Andi Gilang pada seri 1 albacete

GM Marketing Planning & Analysis Division PT Astra Honda Motor Agustinus Indraputra mengatakan komitmen AHM adalah membawa pebalap Indonesia mencetak sejarah baru dan menjadi kebanggaan bagi bangsa. Dukungan ini akan terus kami lakukan sampai mereka mampu menapak ke MotoGP.

“Kami telah menemani dan mengetahui bagaimana perjuangan Andi Gilang untuk sampai pada tahap ini. Tidaklah mudah untuk bisa berada di panggung yang sama dengan para pebalap MotoGP dan atmosfer ini akan menjadi pengalaman bagus untuk Andi Gilang. Kami optimis hasil latihan Andi Gilang dapat memberikan yang terbaik pada seri kedua CEV Motor3 Junior World Championship dan menjadi kebanggaan bangsa,” ujar Indraputra.

CEV International Championship akan digelar sebanyak 8 seri untuk Moto3 Junior World Championship yang diikuti Andi Gilang dan 7 seri untuk Moto2 European Championship yang diikuti Dimas Ekky Pratama. Seri pertama telah digelar di Albacete (30/4), dilanjutkan Le Mans (20/5) khusus kelas Moto3, Barcelona (18/6), Valencia (9/7), Estoril (23/7), Jerez (17/9), Aragon (8/10) dan Valencia (19/11).

CEV Moto3 Albacete 2017, Start Grid 11, Andi Gilang Finish Ke 5 Bro

Pagi Pembaca Sekalian.
FIM CEV International kelas Moto3 European Championship 2017 di Albacete, Minggu (30/4/2017) telah berlangsung dan ada salah satu rider Indonesia yang berjuang di kelas ini,yaitu Andi Gilang yang merupakan anak bimbingan tim Astra Honda Racing, walau Start dari posisi ke-11, awal race Gilang turun dan tercecer di barisan belakang. Pada Lap 2, ia berada pada posisi ke-16. Akan tetapi, pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT) itu tak menyerah begitu saja. Satu-persatu rivalnya mulai dipangkas jarak dan didekati.

Pada lap ke4, Andi Gilang telah naik ke posisi ke-10. posisi ini Cukup lama dia tempati, setidaknya hingga pertengahan balapan. Namun posisinya lalu terdongkrak naik, ketika dua pembalap Asia Talent Team: Somkiat Chantra dan Kazuki Masaki kecelakaan pada Lap 14.

Satu lap kemudian, Gilang naik ke posisi keenam dan ia pun mulai memburu Apiwat Wongthananon, pembalap Thailand yang berada di depannya.

Tepat pada lap terakhir, Gilang berduel sengit melawan Brunopalazzese Ieraci dan Sergio Garcia. Ia akhirnya mampu mengalahkan dua rivalnya di garis finis. Sedangkan, Wongthananon harus puas finis kedelapan.

Jeremy Alcoba keluar sebagai pemenang pada seri perdana kali ini usai mengalahkan Makar Yurchenko dalam pertarungan ketat hingga lap terakhir. Dan podium ketiga ditempati Jaume Masia.

Dengan hasil ini, Gilang berada di peringkat kelima dengan torehan 11 poin dalam klasemen sementara. Seri kedua CEV Moto3 akan digelar di Le Mans pada 20 Mei mendatang, berbarengan dengan jadwal MotoGP Perancis.

Dimas Ekky dan Andi Gilang Targetkan Start Dari Baris Terdepan di Seri Perdana CEV

Dua pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Dimas Ekky Pratama dan Andi Farid Izdihar atau Andi Gilang, bertekad memulai seri perdana CEV International Championship 2017 dari baris terdepan di sirkuit Albacete, Spanyol (29-30/5). Untuk mewujudkan tekadnya ini, dua pebalap muda ini semakin giat memperkuat persiapan fisik dan pematangan skill balap.

Gelaran CEV International Championship menjadi momen penting bagi pebalap Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM) seiring dengan tekad kuat Dimas Ekky Pratama yang akan bertarung di kelas Moto2 CEV European Championship dan Andi Gilang di kelas Moto3 CEV Junior World Championship. Keduanya bertekad mempersembahkan podium perdana bagi Indonesia dengan memulai start dari baris terdepan.

Pertempuran pebalap-pebalap terbaik dari negara-negara lintas benua akan dimulai di sirkuit Albacete, Spanyol yang merupakan sirkuit terpendek yang digunakan sepanjang gelaran CEV International Championship. Kendati jaraknya hanya 3.550 meter, sirkuit ini menghadirkan tantangan kombinasi tikungan cepat dan lambat yang tidak mudah.

Menghadapi seri perdana tersebut, Dimas Ekky dan Andi Gilang mempelajari secara detail setiap tantangan di lintasan dan tikungan yang akan dihadapi saat balapan di sirkuit Albacete, Spanyol. Beragam latihan khusus dijalani baik di dalam sirkuit maupun di trek khusus untuk memperkuat performa dan ketahanan fisik, pengendalian motor di berbagai kondisi sirkuit, serta skill balap menghadapi ketatnya persaingan dengan pebalap negara lain yang didominasi pebalap Eropa.

“Saya bersemangat sekali untuk menaklukkan sirkuit Albacete pada gelaran perdana CEV International Championship tahun ini. Berbekal pengalaman tahun lalu di mana saya dapat finish keenam di sirkuit ini dan beragam latihan intens yang saya jalani tahun ini di Eropa, saya optimis dapat mencetak prestasi lebih baik lagi minggu ini,” ujar Dimas Ekky.

“Saya bertekad mengulang kesuksesan balapan di sirkuit ini dengan start dari posisi kedua. Tentunya tetap tak mudah mengingat kompetisi di kelas CEV Moto3 Junior World Championship sangat ketat. Perbedaan sepersekian detik sangat berpengaruh pada posisi setiap pebalap. Saya akan berusaha sekuat tenaga mempersembahkan debut balapan yang membanggakan untuk Indonesia di benua Eropa ini,” ujar Andi Gilang.

General Manager Marketing Planning and Analysis Division AHM Agustinus Indraputra mengatakan kedua pebalap Indonesia binaannya saat ini tengah menjalani program pelatihan fisik dan teknis secara intens di Eropa untuk memaksimalkan performa dan ketahanan balapnya. Dukungan AHM untuk mengantarkan prestasi pebalap Indonesia akan terus ditingkatkan seiring peningkatan kompetensi para pebalap Tanah Air.

“Dimas Ekky dan Andi Gilang merupakan dua pebalap terbaik Indonesia yang siap mengharumkan nama bangsa di benua Eropa. Kami berharap dukungan berupa latihan secara intens di Eropa menjelang balapan dapat semakin memaksimalkan performa mereka menghadapi seri perdana CEV International Championship,” ujar Indraputra.

Margono T, Andi Gilang dan koji Sugita

Dimas Ekky dan Andi Gilang merupakan pembalap berpengalaman dalam ajang balap CEV International Championship. Tahun lalu, Dimas Ekky start dari posisi ke-8 kelas CEV Moto2 European Championship dan berhasil finish pada posisi ke-6 dengan catatan waktu 31.28:611 detik.  Sementara Andi Gilang berhasil memulai balapan dari posisi kedua CEV Moto3 Junior World Championship. Namun sayang pada lap ke-14, pebalap asal Bulukumba, Sulawesi Selatan ini harus mengakhiri balapan karena terjatuh. Melalui program pelatihan intensif yang dilakukan tahun ini, dua pebalap Indonesia ini akan tampil maksimal dan meningkatkan prestasi balapnya di sirkuit Albacete, Spanyol.

Gelaran seri perdana CEV International Championship Moto2 European Championship dan Moto3 Junior World Championship akan dilehat pada tanggal 30 April 2017 mulai pukul 17:45 WIB  di sirkuit Circuito de Albacete, Spanyol.

Dimas Ekky dan Andi Gilang Siap Kibarkan Merah Putih di Balap Eropa

Pebalap Indonesia yang tergabung dalam Astra Honda Racing Team (AHRT), Dimas Ekky Pratama dan Andi Farid Izdihar atau yang biasanya dikenal sebagai Andi Gilang, melanjutkan kiprahnya menghadapi musim kompetisi berkelas dunia untuk berlaga bersama puluhan pebalap terbaik lintas benua dalam ajang balap CEV International Championship 2017. Keduanya bertekad meraih podium dan mengibarkan bendera Merah Putih kebanggaan bangsa untuk pertama kalinya di sirkuit benua Eropa.

Dimas Ekky

Dua pebalap yang diturunkan PT Astra Honda Motor (AHM) ini merupakan satu-satunya pebalap Indonesia di setiap kelas yang diikuti. Dimas Ekky Pratama akan bertarung di kelas CEV Moto2 European Championship sementara Andi Gilang bersiap menghadapi ketatnya persaingan di kelas CEV Moto3 Junior World Championship. CEV International Championship menjadi ajang balap penting bagi keduanya sebelum bisa bertanding di ajang balap tertinggi MotoGP yang telah mencetak pebalap kelas dunia seperti Marc Marquez.

Untuk bisa berlaga di musim ini melawan pebalap-pebalap tangguh Eropa dan negara-negara lain, Dimas Ekky dan Andi Gilang menempa diri selama 5 bulan di Barcelona, Spanyol. Keduanya menjalani serangkaian program latihan fisik dan teknik balap secara intens menyesuaikan kebiasaan para pebalap internasional. Program latihan fisik difokuskan untuk meningkatkan endurance, keseimbangan dan menjaga kebugaran selama kompetisi. Sedangkan untuk memperdalam teknik balap, Dimas Ekky dan Andi Gilang akan berlatih secara intens di lintasan sirkuit Eropa yang digunakan untuk kompetisi CEV International Championship maupun kejuaraan balap MotoGP. Pencetak pebalap tangguh MotoGP, Alberto Puig, juga turun langsung untuk mendampingi Andi Gilang dalam CEV Moto3 Junior World Championship agar dapat mencetak prestasi membanggakan. Alberto Puig merupakan mantan pembalap GP500 yang turut berperan mencetak pebalap-pebalap MotoGP, seperti Dani Pedrosa.

Andi Gilang

General Manager Marketing Planning & Analysis Division AHM Agustinus Indraputra menyatakan komitmen kuatnya dalam mendukung prestasi anak bangsa di dunia balap hingga ke ajang balap tertinggi MotoGP. Saat ini, dua pebalap binaannya Dimas Ekky dan Andi Gilang telah menapaki jenjang balap tertinggi yang pernah diikuti pebalap Indonesia, yaitu CEV International Championship. Harapannya, seluruh masyarakat Indonesia dapat segera melihat langsung aksi pebalap Indonesia bersama pebalap-pebalap terbaik dunia dalam ajang balap tertinggi, MotoGP.

“Kami akan memastikan perjuangan putra bangsa melaju di arena balap MotoGP tidak hanya berhenti sekedar mimpi. Kami akan terus dukung prestasi-prestasi pebalap berbakat Tanah Air untuk menjadi kebanggaan bangsa di berbagai ajang balap internasional melalui program penjenjangan balap AHM yang secara konsisten digelar. Dimas Ekky dan Andi Gilang telah berhasil menaklukkan berbagai tahapan penjenjangan balap tersebut dan tinggal selangkah lagi menuju MotoGP. Kami harap perjuangan keduanya berlanjut dengan prestasi membanggakan di CEV International Championship tahun ini,” ujar Indraputra.

Berbekal pengalaman membalap di CEV International Championship tahun lalu, Dimas Ekky dan Andi Gilang bertekad meningkatkan prestasi balapnya. Di kelas CEV Moto2 European Championship tahun lalu, Dimas Ekky berhasil melipatgandakan prestasinya dibanding tahun sebelumnya dengan finish 5 besar di dua seri yaitu di sirkuit Jerez, Spanyol dan Portimao, Portugal. Bersaing dengan pebalap yang didominasi berasal dari negara Eropa, tahun lalu Dimas Ekky mampu menempati posisi 7 besar kelasemen akhir dengan poin 66.

“Saya belajar banyak dari pengalaman dua tahun di CEV Moto2 European Championship. Tahun ini fokus saya memperbaiki semua kekurangan pada balapan sebelumnya dengan memperkuat pemahaman terkait karakter sirkuit dan kekuatan fisik menghadapi tangguhnya lawan-lawan balap saya yang tentunya juga akan semakin meningkat skill balapnya tahun ini. Mohon dukungan seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Dimas Ekky.

Pebalap muda Andi Gilang pun telah berhasil menunjukan potensinya pada keikutsertaan pertamanya di CEV Moto3 Junior World Championship tahun lalu. Saat balapan di sirkuit Albacete, Spanyol, Gilang mampu mencatat waktu kedua tercepat saat kualifikasi dan memulai start dari barisan terdepan. Sayang sekali, Gilang terjatuh di lap terakhir saat berjuang di barisan depan dan membuatnya kehilangan poin yang sudah di depan mata. Tidak patah semangat, Gilang pun akhirnya mampu mendapatkan poin pertamanya di sirkuit Portimao, Portugal dengan menyelesaikan balap pada posisi ke 12.

“Saya tak akan lupa semangat dan kebanggaan luar biasa saat bisa mulai balapan dari baris terdepan di posisi kedua. Sayang saat itu saya tidak bisa finish. Namun momen itu menjadi pemacu semangat tertinggi saya untuk mengulangnya kembali tahun ini dan tentunya dapat finish di podium. Saya ingin mempersembahkan bendera Merah Putih pertama kalinya untuk Indonesia. Saya akan berjuang lebih keras lagi di musim balap tahun ini,”ujar Andi Gilang.

CEV International Championship akan digelar sebanyak 7 seri untuk CEV Moto2 European Championship dan 8 seri untuk CEV Moto3 Junior World Championship yang akan diadakan pada Albacete (30/4), Le Mans (20/5) untuk kelas Moto3, Barcelona (18/6), Valencia (9/7), Estoril (23/7), Jerez (17/9), Aragon (8/10) dan Valencia (19/11).

Baca juga