Punya Suzuki Nex II, Ayo Ikutan Touring Wisata Suzuki Nex II Bantimurung

Roda2makassar.com – Halo bosku semua, touring bagi Suzuki memang sepertinya sudah melekat sejak dulu kala, masih ingat dengan jelajah Negeri, berarti harusnya sekarang sudah punya anak alias sudah tua, ini merupakan ajang ketahanan motor suzuki dengan tradisi touring mereka, pelopornya adalah Suzuki Shogun 110 pada tahun 1996.

Sampai sekarangpun Suzuki masih tetap konsisten dengan Touring ini dan yang terbaru adalah para rekan-rekan dari Suzuki Pulogadung Touring Division atau biasa disebut S’PONG yang melakukan touring ke Negeri di Atas Awan Dieng Jawa Tengah.

Nah, dari tradisi ini, besok, Sabtu 21 September 2019, PT. SIS dan PT. Sinar Galesong Mandiri selaku main dealer Suzuki wilayah Sulawesi juga akan mengajak semua pengguna Suzuki Nex II untuk touring Wisata ke tempat wisata tentunya dan yang kali ini jadi objek adalah Bantimurung Kab. Maros.

Suzuki NEX II Sporty Runner Brilliant White

Objek wisata yang terkenal dengan air terjun dan Kupu-Kupunya ini bakal dieksplorasi oleh para peserta touring untuk dinikmati kesegaran udaranya berikut dengan pemandangan indah disekeliling objek wisata.

Touring ini akan dimulai dari halaman Kantor PT. Sinar Galesong Mandiri dan akan finisih ditempat yang sama pada malam harinya, jarak tempuh sekitar 100 KM pulang pergi atau riding sekitar 1 jam.

Bagi para pemilik Suzuki Nex II yang ingin ikut dalan acara ini bisa langsung menghubungi bapak Hendri No Hp/WA 081342496606, para peserta nantinya akan mendapatkan akomodasi tentunya, yaitu Jaket Seragam, Konsumsi, Tiket masuk, BBM dan nantinya bakal doorprize dengan hadiah menarik dari PT. SGM yang akan di undi di Bantimurung.

Ayo pengguna NEX II, buruan daftar.

Advertisements

Suzuki Ciptakan NEX II Cross, Gaya Baru Berpetualang Generasi Muda

Roda2makassar.com – Definisi Keren Cara Baru yang menjadi tagline Suzuki NEX II telah diejawantahkan menjadi beragam gaya dan ekspresi lewat berbagai pilihan varian Suzuki NEX II. Guna lebih memperkaya definisi Keren Cara Baru tersebut, kini PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menghadirkan varian tambahan yaitu Suzuki NEX II Cross yang memiliki sejumlah kelebihan untuk menunjang gaya berkendara dan jiwa berpetualang para generasi muda masa kini yang sedang menjadi tren dan populer.

Diciptakan dengan momentum banyaknya generasi muda kekinian yang hobi berpetualang dan berwisata ke beragam tempat tak terduga, disambut baik oleh Suzuki NEX II Cross yang telah dilengkapi dengan ban berjenis dual purpose tubeless yang menambah kesan tampilan gagah serta memberikan kestabilan lebih baik ketika berkendara di medan yang kurang mulus. Kelincahan dan kenyamanan berkendara turut dipertahankan melalui ukuran ban depan 80/90-14 dan belakang 90/90-14.

Penampilan Suzuki NEX II Cross juga ditunjang dengan warna dan stripping baru yang berani tampil beda. 2 pilihan warna dual-tone menarik yaitu Trick Blue/Titan Black dan Aura Yellow/Titan Black sangat cocok dipadukan pada bodi yang kompak dan ramping. Digunakan sebagai kendaraan sehari-hari ke tempat beraktivitas seperti kampus, kantor maupun nongkrong pun tetap menarik dan trendi.

Kebutuhan berkendara juga dapat disesuaikan dengan tersedianya dua versi pilihan Suzuki NEX II Cross, yaitu Accessories Version dan Standard Version. Pada Accessories Version, Suzuki NEX II Cross mendapat tambahan fitur aksesoris antara lain LED HeadlightUSB ChargerMeter VisorCover Muffler serta Rim Decal. Sedangkan Standard Version merupakan versi tanpa aksesoris yang lebih hemat dan praktis untuk digunakan sehari-hari.

Perubahan pada sektor roda dan pilihan warna memberikan sentuhan berbeda saat digunakan, serta menambah kepercayaan diri dalam berkendara. Sebagai pelengkap dari varian-varian Suzuki NEX II lain yang telah ada, Suzuki NEX II Cross memiliki posisi harga yang tetap menggiurkan. Berpatokan pada harga on the road DKI Jakarta, Suzuki NEX II Cross Accessories Version ditawarkan dengan harga Rp 16.100.000,- dan untuk Suzuki NEX II Standard Version cukup kompetitif di harga Rp 15.400.000,-.

Suzuki NEX II Cross dibekali dengan mesin berteknologi SEP (Suzuki Eco Performance) berkapasitas 115cc dengan sistem pembakaran fuel injection, serta transmisi otomatis (CVT) yang memadukan performa serta kehalusan berkendara sehingga bisa memperoleh efisiensi terbaik ketika digunakan. Bobot yang ringan 93 kg dan floorboard yang lebih luas membuat berkendara jadi lebih mudah dan menyenangkan. Jarak dekat maupun jauh tak jadi soal, karena konsumsi bahan bakarnya ekonomis dan efisien.

Seiring dengan strategi menghadirkan produk yang sesuai dengan generasi muda, Yohan Yahya – Dept. Head of Sales & Marketing 2W SIS memberikan gambaran tentang Suzuki NEX II Cross. “Perilaku kebiasaan generasi muda saat ini menjadi tantangan bagi Suzuki untuk bisa menjadi sarana dan fasilitas berekspresi mereka. Saat ini berpetualang tidak hanya disukai dan dinikmati oleh kalangan tertentu, dan definisi petualangan pun menjadi semakin beragam. Oleh karena ini, Suzuki NEX II Cross ini hadir sebagai jawaban dan solusi pemenuhan gaya pribadi, sekaligus membanggakan untuk ditunjukan di media sosial”.

CBR Track Day,Ajang Uji Nyali Bikers CBR Hadir Di Makassar

Roda2makassar.com – PT Astra Honda Motor bersama jaringan main dealernya Astra Motor Makassar selaku main dealer sepeda motor Honda untuk wilayah SulSelBarTra dan Ambon menggelar ajang CBR Track Day 2019. Bertempat di Parkir Utara Trans Studio Makassar, ajang ini akan digelar pada Minggu, 22/09.

Pada ajang ini para bikers Honda CBR serta masyarakat pecinta motor sport Honda dapat menjadi bagian dari kegiatan penuh sensasi yang menguji adrenaline. Acara yang bertajuk “Joy of Total Control” ini digelar dari periode Maret – September 2019, diawali di Semarang, Medan, Yogyakarta, Surabaya, Samarinda, Banjarmasin, Pontianak dan Makassar sebagai kota pamungkas.

Rangkaian kegiatan CBR Track Day Makassar akan diawali dengan pembekalan pengetahuan mengenai informasi keselamatan berkendara serta teknik balap dari para pebalap yang berpengalaman, seperti demo racing, speeding, cornering dan breaking. Lebih sepesial lagi, materi Coaching Clinic akan di sampaikan oleh Wawan Hendrawan yang merupakan Juara Nasional CBR250 tahun 2013 sekaligus Coach Astra Honda Racing School 2019. Wawan juga sukses mengukir prestasi pada ajang balapan tingkat Asia dengan menjadi Juara Asian National pada tahun 2009.

Manager Marekting Astra Motor Makassar untuk wilayah SulSel dan Sulbar Gangga Nanda Adi mengatakan Astra Motor ingin mewadahi para konsmennya terutama pemilik motor sport Honda seperti Honda CBR series untuk menyalurkan hobi balapnya di track khusus. Melalui ajang ini para pengunjung juga bisa merasakan sensasi ketangguhan motor sport Honda.

“Pada kesempatan kali ini, para bikers dapat menunjukkan kelihaiannya dalam menggeber motor sport keluaran Honda, yang memiliki konsep total control ini. Motor CBR memiliki performa tinggi serta dapat memberikan kenyamanan bahkan di lintasan sirkuit balap”, ujar Gangga.

Total Control

Honda CBR250RR dan Honda CBR150R hadir untuk menjawab kebutuhan para pecinta motor sport full fairing. Dengan mengusung konsep “Total Control”, CBR hadir dengan penambahan fitur terbaik yang semakin speedy, agresif, dan siap memenuhi kebutuhan pecinta motor sport di Tanah Air.

Honda CBR250RR mampu menghasilkan tenaga maksimal 28.5 kW (38.7 PS)/12.500 rpm dan torsi maksimum hingga 23.3 Nm (2.4 kgf.m)/11.000 rpm berkat penyematan mesin 250cc liquid-cooled 4-stroke DOHC 8-valve, parallel twin cylinder.

Sedangkan Honda CBR150R mengusung mesin 150cc DOHC-6 kecepatan, 4-valve, berpendingin cairan (liquid-cooled). Performa tingginya menghasilkan tenaga 12,6 kW (17,1 PS) /9.000 rpm dan torsi 14,4 Nm (1,47 kgf.m)/7.000 rpm.

Touring Seharian, Lelah Terlampiaskan di Hotel Ketapang Indah Banyuwangi

Roda2makassar.com – Halo bosku semua, soal ulas mengulas, mungkin blog sederhana ini tak sedetail blog lainnya, namun secara umum, minimal bisa memberikan gambaran singkat tentang bahan yang sedang diulas, dan kali ini R2M akan mengulas sebuah hotel di bagian paling timur pulau Jawa yaitu Banyuwangi.

Hotel Ketapang Indah Dok. Pegipegi.com

Ini cerita sebenarnya sudah hampir 3 tahun, persisnya tahun 2016 silam namun ternyata ada sebuah cerita yang belum kelar dari pengalaman pertama mengikuti kumpul akbar Honda Bikers Day bersama blogger roda dua dari Seluruh Indonesia pada tahun tersebut.

Rundown acara baru dapat sehari sebelum berangkat dan ternyata schedul penerbangan pagi malah ke Bali, waduh tidak salah nih, kan acaranya di Banyuwangi, namun ternyata memang titik kumpul hari Jumat adalah di Bandara Ngurah Rai, dan baru tahu kalau besoknya kita harus touring dari Bali ke Banyuwangi, asik nih sekalian menginjakkan kaki nih untuk pertama kalinya di tempat destinasi wisata no 1 di Indonesia.

Kumpul di Ngurah Rai Bali

Jumatnya keliling Bali bersama puluhan blogger, mulai dari belanja di Krisna, menuju pantai Pandawa, Uluwatu hingga akhirnya makan malam di Pantai Kuta, seharian yang melelahkan.

Keesokan harinya, agenda padat pun berlanjut dan bakal lebih menguras tenaga, riding atau naik motor dari Bali menuju Banyuwangi, jaraknya hampir sekitar 180 km dan bakal melalui penyebrangan Ferry Gilimanuk Ketapang, pengalaman pertama juga nyebrang naik motor.

Sampai Banyuwangi, sekitar jam 4 sore ternyata kita sudah disiapkan akomodasi yang super hebat, salah satunya adalah pemilihan hotel yang tepat dan super nyaman, Hotel Ketapang Banyuwangi langsung memberikan suasana yang berbeda, seketika lelah seharian riding langsung lenyap bersamaan dengan suasana hotel yang sejuk.

Kamarnya luas karena kebetulan dapat kamar tipe cottage yang pas menghadap ke laut, menuju kamar walau agak jauh dari resepsionis namun terasa enteng karena suasana sekitar hotel yang ditata sangat rapi dan cantik terutama taman-tamannya.

Play Ground Dok. Pegipegi.com

Nyenyak tidur semalaman dan paginya terasa segar plus dengan sarapan dengan menu pilihan yang beragam, kalau bangunnya cepat, bisa jalan-jalan kedepan pantai untuk melihat matahari terbit yang sangat indah.

Sunshine depan Hotel Dok. Pegipegi.com

Hotel Ketapang Indah ini berjarak sekitar 10 menit dari kota Banyuwangi dan 10 menit dari pelabuhan Ketapang, sebuah hotel yang memiliki konsep berbeda dari kebanyakan hotel, lebih natural namun tetap modern dan ternyata setelah saya cek harga kamar hotel ini sangat terjangkau.

Dok. R2M

Sedikit catatan, ini ada beberapa fasilitas yang super lengkap sudah disiapkan bagi para tamu hotei ini antara lain :

  1. Restoran Wahoo dengan menu makanan yang lengkap.
  2. Blambangan Ballroom yang sangat besar untuk acara-acara perusahaan atau pemeritahan
  3. Kolam Renang yang bisa dipakai kapanpun dengan suasana yang asik
  4. Akses Internet dengan Wifi yang lumayan kencang
  5. Area Parkir di depan hotel yang sangat luas sehingga tidak khawatir lagi tak kebagian parkiran
  6. Safety Deposit Box untuk penyimpanan barang berharga disemua kamar
  7. Jasa Laundry yang siap kapan saja memberikan pelayanan pencucian
  8. Penyewaan Mobil yang bisa di pesan di bagian resepsionis hotel.
  9. Pijat Tradisional bagi yang sedang lelah dan menginginkan sedikit relaksasi
  10. Trek Joging yang mengelilingi kawasan hotel
  11. Taman Bermain Anak-Anak bagi yang membawa keluarga kecil dengan berbagai mainan
  12. Kamar yang Nyaman tentunya menjadi fasilitas yang sangat berkesan dari hotel ini, mulai dari kebersihan, keharuman dan kesejukan kamar sangat bagus.

Jika anda ingin Berwisata atau sekedar berkunjung ke Banyuwangi, saya lebih menyarankan hotel ini dan pemesanan pun sangat mudah melalui booking hotel seperti pegipegi.com yang menawarkan berbagai macam hotel diseluruh Indonesia dan yang paling saya suka dari pegipegi.com ini adalah ulasan-ulasan dari konsumen yang sangat berguna bagi kita untuk melihat terlebih dahulu review dari para pengunjung atau tamu hotel tersebut sebelum kita memutuskan untuk memesan kamar, dan akhir kata setidaknya saya tidak menemukan alasan dari Hotel Ketapang ini untuk tidak memberikan penilaian bintang 5 di ulasan goggle.

S’PONG Touring Jogja-Dieng Negeri Diatas Awan

Roda2makassar.com – Menjalankan sebuah hobi memang sangat menyenangkan, apalagi ketika memiliki teman yang punya hobi serupa tentunya akan lebih memberikan kesan menarik jika dilakukan bersama. Seperti rekan-rekan dari Suzuki Pulogadung Touring Division atau yang biasa di sebut S’PONG. Setelah beberapa tahun terakhir sempat menjelajahi pulau Jawa mulai dari Selatan sampai ke Utara, kali ini member S’PONG mencoba rute yang melampaui batas hingga ke Negeri Diatas Awan yaitu Dieng.

Dataran tinggi Dieng merupakan destinasi akhir pekan yang menarik, selain dari daya tarik kultur yang unik dataran tinggi Dieng merupakan tempat wisata yang cukup mudah dijangkau. Terletak disebelah barat Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing, dataran tinggi Dieng berada 2000 meter diatas permukaan laut.

Mengawali perjalanan dari Jl. Magelang, Jogjakarta pada 7 Agustus 2019 rombongan touring yang mencapai lebih dari 30 unit sepeda motor ini meluncur menggunakan Suzuki Bandit, GSX-S 150 dan juga Satria FU 150. Tak ketinggalan beberapa anggota club lokal juga hadir dengan menggunakan unit Suzuki GSX-R 150 serta Suzuki Burgman 200.

Pemberhentian pertama yaitu di Sop Senerek Bu Atmo, yang terletak diwilayah Magelang, para anggota rehat sebentar untuk bersarapan bersama sebelum menempuh 3 jam perjalanan menuju Dieng, Wonosobo.

Jalur yang dipilih oleh rekan-rekan S’PONG terbilang cukup unik karena pemilihan jalur lebih kepada jalan-jalan kecil yang menghubungkan antar desa. Dengan melalui rute tersebut para anggota dapat merasakan sensasi berbeda pada saat berkendara dengan menikmati pemandangan dan jalan berliku khas jalur pedesaan.

Keindahan alam yang luar biasa disuguhkan selama perjalanan, aspal yang mulus serta angin sejuk menambah kenikmatan berkendara dengan Suzuki. Tak hanya itu, rombongan touring pun dihadapkan dengan beberapa handicap yang cukup menantang. Jalan mulus dan lurus membuat para anggota tergoda untuk membejak gas lebih dalam namun angin samping yang kencang membuat para anggota sedikit berhati-hati.

Tak hanya itu jalanan berliku khas pegunungan dan juga pasir turut memberikan bumbu yang berbeda selama riding kali ini. Tapi dengan handicap tersebut para anggota dapat melalui tanpa ada insiden berarti.

Meliuk-liuk diatas sepeda motor Suzuki seakan-akan berada diatas awan menjadi menu yang harus disantap selama 3 jam perjalanan menuju Negeri Diatas Awan. Sesampainya di area Dieng Plateu para anggota memilih Kawah Sikidang untuk beristirahat melepas lelah selama perjalanan. Rasa lelah langsung sirna ketika melihat pemandangan alam yang luar biasa di area Dieng.

Tak lama beristirahat rombongan kembali melanjutkan perjalanan selama 1 jam menuju sebuah resto untuk makan siang bersama di sebuah restoran ikonik diatas bukit yaitu Waroeng Joglo. Beranjak dari restoran ikonik yang menyuguhkan pemandangan luar biasa rombongan kembali menempuh perjalanan menuju Candi Borobudur. Perjalanan yang di tempuh kurang lebih 3 jam ini menyuguhkan pemandangan dan juga jalanan yang berliku. Sesampainya di Candi Borobudur kami beristirahat sejenak dan melanjutkan perjalanan menuju Candi Mendut untuk sekedar mengenal sejarah pulau Jawa dimasa lampau.

Tak lama berselang perjalanan kembali dilanjutkan menuju Jogjakarta, kali ini jalur yang dipilih bukan jalur umum. Seperti biasa, jalur yang dipilih adalah jalur pedesaan yang cukup menantang untuk ditaklukan. Tak menyurutkan nyali meskipun sudah lebih dari 9 jam melakukan riding. Setelah melibas jalur yang menguji skill dan mental, para anggota kembali ke Jl. Magelang, Jogjakarta untuk ber-hibernasi dikarenakan seharian berada di jok motor yang sangat nyaman.

David Asantri selaku Presiden S’PONG Touring mengungkapkan, “Touring kali ini kami memberikan pengalaman yang lebih kepada para anggota dengan melakukan touring yang santai namun juga menantang ke dataran tinggi Dieng, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin club kami yang juga menjadi ajang pembuktian bahwa sepeda motor Suzuki Bandit, GSX-S150, dan juga Satria FU 150 merupakan sepeda motor yang sangat nyaman dipakai dalam perjalanan jauh seperti touring kali ini yang mencapai total 278 km,” tutup David.

Pebalap Sulawesi Bakal Berlaga di Grand Prix Moto2 Aragon Pekan Ini

Roda2makassar.com – Pembinaan balap berjenjang yang dilakukan PT Astra Honda Motor (AHM) sejak 9 tahun silam terus membuahkan hasil yang membanggakan. Dua dari angkatan pertama Astra Honda Racing School (AHRS) sebagai fondasi awal pembinaan, Andi Farid Izdihar (Andi Gilang) dan Gerry Salim siap tampil di Grand Prix Moto2.

Andi berlomba di GP Moto2 Misano World Circuit Marco Simoncelli, Italia, akhir pekan ini, dan Gerry akan bertarung di Motorland Aragon, Spanyol, seri berikutnya. Keduanya tampil menggantikan pebalap yang pernah ditempa dalam Astra Honda Racing Team (AHRT), Dimas Ekky Pratama.

Bergabung dengan Honda Team Asia, pebalap asal Bulukumba, Sulawesi Selatan ini  mendapat kesempatan emas untuk mewujudkan mimpi, mewakili Indonesia bersaing di level elite kompetisi balap motor, sebagai tujuan utama program pembinaan balap berjenjang.

“Saya sangat senang dan bahagia bisa ikut balapan World Championship untuk kali pertama, dan tentu saja ini menjadi motivasi besar buat saya. Saya akan melakukan yang terbaik untuk Indonesia dan untuk orang-orang yang selalu mendukung saya,” ujar Andi.

Sementara Gerry, akan tampil kedua kalinya di arena balap kelas dunia setelah Juni lalu pebalap asal Surabaya itu sudah mencicipi motor GP Moto3, di Mugello, Italia. Saat itu dia menggantikan pebalap Jepang yang cedera, dan berhasil finish di posisi cukup baik pada penampilan perdana. Tampil di Aragon akan dimanfaatkan semakimal mungkin untuk membuktikan kemampuannya.

“Terima kasih untuk Astra Honda Racing Team dan Honda Team Asia yang sudah memberikan keasempatan saya untuk merasakan atmosfer balap Grand Prix kelas Moto2 di Aragon. Saya sudah mengenal sirkuit Aragon. Setidaknya, itu menjadi bekal untuk tampil maksimal di kesempatan yang diberikan kepada saya, agar bisa membanggakan Indonesia. Mohon doa dan dukungannya,” kata Gerry.

Dari Asia untuk Dunia

Gilang dan rekannya satu angkatan di AHRS, Gerry, menjadi tolak ukur keberhasilan AHM membina pebalap berbakat dari Tanah Air. Berdua sempat mendapat sentuhan mentor pebalap legendaris Jepang, Noboru Ueda.

Bersama Andi Gilang dan awhin Sanjaya

Setelah menyelesaikan progran AHRS, Andi Gilang ikut Kejuaraan Nasional bersama Honda Golden Team, hingga 2013, lalu bersama Astra Motor Racing Team pada Kejuaraan Nasional 2014, serta sejak 2015 menjadi bagian Astra Honda Racing Team dan bersaing di beberapa kejuaraan Asia dan Eropa. Musim ini, pebalap 22 tahun ini sudah membalap di Asia Road Racing Championship dan FIM CEV.

Gilang menunjukkan potensinya di sirkuit Eropa, saat turun secara reguler selama beberapa musim di FIM CEV. Pebalap Indonesia ini tercatat dua kali finish lima besar yakni di kelas Moto3 Albacete 2017 dan di kelas Moto2 Barcelona-Catalunya 2019. Kini, Andi punya kesempatan menjalani debut di grand prix, berbagi paddock dengan idolanya, Marc Marquez.

Sementara itu, sejak dibina oleh AHM, deretan prestasi Gerry luar biasa. Berbagai prestasi di tingkat Asia sudah digenggamnya, termasuk menjadi kampiun pada ajang Asia Road Racing Championship 2017. Saat ini, Gerry menduduki posisi ke-17 pada klasemen sementara CEV Moto2 European Championship dengan total 10 poin bersama Astra Honda Racing Team. Kesempatan Gerry untuk menambah pundi-pundi poin masih terbuka lebar, karena ajang tersebut masih menyisakan empat balapan hingga musim berakhir.

Deputy GM Marketing Planning & Analysis AHM Andy Wijaya, mengatakan penampilan Andi Gilang di GP San Marino dan Gerry Salom di GP Aragon menjadi momen berharga untuk mewujudkan target pembinaan balap berjenjang AHM untuk mengantar pebalapnya bersaing di level World Championship.

“Kami meyakini, penampilan Andi Gilang dan Gerry Salim di ajang World GP akan menjadi inspirasi para pebalap Indonesia lainnya untuk memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Bangsa. Kami akan terus membina para pebalap berbakat Tanah Air untuk mengejar mimpi tampil di ajang tertinggi seperti Andi dan Gerry,” ucap Andy.