Pebalap Astra Honda Siap Kembali Raih Podium Tertinggi ARRC

Roda2makassar.com – Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) siap berlaga meneruskan konsistensi raihan podium pada ajang balap Asia Road Racing Championship (ARRC)yang akan memasuki seri ketiga di Suzuka Circuit, Suzuka, Jepang  (1-3/6). Di bulan Ramadhan ini, para pebalap muda ini tetap berjuang keras untuk dapatmengibarkan bendera Merah Putih dan menyanyikan lagu Indonesia Raya di Negeri Sakura.

Setelah berhasil mendominasi podium pada dua balapan seri kedua ARRC di Australia, tiga pebalap AHRT yang turun di kelas AP250 yakni Rheza Danica, Mario S.A dan Awhin Sanjaya kembali bertarung untuk mempertahankan penampilan apiknya di kelas bergengsi tersebut. Rheza Danica yang berhasil sapu bersih podium tertinggi di seri Australia kini menempati peringkat puncak klasemen sementara dengan total perolehan 73 poin. Raihan ini memberi motivasi tinggi bagi Rheza untuk tampil secara maksimal pada seri Suzuka. Mario S.A yang menduduki peringkat 2 setelah berhasil meraih podium kedua pada balapan ARRC seri Australia kini mengantongi total perolehan 66 point. Sementara pebalap asal Sulawesi Selatan, Awhin Sanjaya berada di posisi 8 dengan total raihan 31 poin.

“Menghadapi ARRC putaran Suzuka, saya fokus untuk pelajari sejumlah sektor yang saya anggap masih perlu disempurnakan, terutama dalam menentukan titik pengereman yang menentukan saya bisa keluar lebih cepat di beberapa tikungan sirkuit Suzuka ini. Semoga semua berjalan sesuai rencana sehingga double winner di Australia bisa saya ulangi lagi,” ujar Rheza.

“Ini kali pertama saya akan balap di sirkuit Suzuka. Saya sudah mulai mempelajari berbagai informasi mengenai Sirkuit Suzuka. Hal ini saya lakukan agar saya tidak terlambat adaptasi dan memiliki bekal informasi yang cukup. Karena saya ingin bisa langsung kompetitif berebut podium di putaran 3 ini,” ujar Mario S.A.

“Tahun lalu, Saya meraih hasil maksimal pada putaran ARRC Suzuka 2017 pada posisi ke-6. Setidaknya saya sudah punya bahan evaluasi dan data, sebagai dasar untuk perbaiki penampilan saya. Tentu tahun ini saya punya target hasil yang lebih bagus dari tahun lalu. Bekal hasil bagus dari Australia membuat saya semakin percaya diri untuk bisa raih hasil yang lebih baik,” ujar Awhin.

Di kelas Supersport 600cc, Andi Gilang yang saat ini menduduki posisi 6 dengan raihan 28 poin dari 3 kali finis, siap menunjukkan kemampuan yang lebih baik dari pengalaman balapnya dua tahun lalu di sirkuit yang sama. Sementara itu, pebalap AHRT lainnya yaitu Irfan Ardiansyah tidak dapat bertarung di balapan ARRC seri ketiga ini karena masih dalam tahap penyembuhan selepas paskah operasi retak tulang paha kiri karena terjatuh dalam persaingan perebutan podium di seri Australia.

“Terakhir kali saya balap di Suzuka pada tahun 2015 dan 2016. Tahun ini saya akan kembali merasakan afmosfer balap di Suzuka. Saya akan memanfaatkan pengalaman balap sebelumnya sebagai modal untuk tampil terbaik. Memang tidak mudah melawan pebalap tuan rumah yang pasti akan tampil tangguh. Tapi tidak ada yang tidak mungkin, saya akan berusaha semaksimal mungkin, ujar Andi Gilang.

General Manager Marketing Planning & Analysis Division AHM, A. Indraputra mengatakan hasil maksimal pada putaran ARRC sebelumnya diyakini  mampu menorehkan tradisi podium pada seri ARRC ketiga kali ini.

“Dengan dukungan yang kuat dari para pencinta balap Tanah Air dan semangat juang yang tinggi dari setiap pebalap muda AHRT, kami optimis mereka dapat kembali meraih podium di negeri Matahari Terbit untuk mewujudkan Indonesia Juara” tutup Indraputra.

Sesi latihan bebas ARRC seri ketiga akan dilaksanakan selama 3 sesi pada Jumat (1/6) untuk menghasilkan setup mesin motor yang terbaik bagi para pebalap.Balapan akan berlangsung pada Sabtu (2/6/2018) dan Minggu (3/6/2018) pukul 12.05 WIB untuk kelas AP250 dan pukul 13.05 WIB untuk SuperSport 600cc.

Advertisements

Pebalap Astra Honda Siap Bawa Indonesia Berjaya di ARRC 2018

Roda2makassar.com – Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) akan memulai ketatnya kompetisi balap musim 2018 pada laga perdana balap bergengsi Asia Road Racing Championship (ARRC) di Buriram International Circuit (2-3/3). Sebanyak 5 pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) di dua kelas kompetisi, yaitu Asia Production 250 (AP250) dan Supersport 600 (SS600) bertekad membawa Indonesia berjaya di kejuaraan balap tertinggi Asia ini.

Pada pembinaan di kelas AP250, Rheza Danica Ahrens bersama Awhin Sanjaya dan pendatang baru didikan Astra Honda Racing School, Mario Suryo Aji, berpotensi mengulang sejarah gemilang AHRT di tengah persaingan ketat balapan musim ini. Selain itu di kelas SS600, AHRT diperkuat dengan bergabungnya Andi “Gilang” Farid Izdihar menemani Irfan Ardiansyah. Kelima pebalap ini memulai musim balap dengan mengikuti sesi tes pra musim di Chang International Circuit, Buriram, Thailand (27-28/2).

Di kelas AP250, Mario yang merupakan didikan dari Astra Honda Racing School berjuang keras beradaptasi dan tampil kompetitif pada musim balap perdananya turun di kelas ini. Meskipun pada awal tes pra musim perlu banyak penyesuaian, tidak perlu waktu lama bagi Mario dan Honda CBR250RR tunggangannya untuk menembus posisi 4 besar. Bahkan pada sesi latihan terakhir, Mario berhasil terus memperbaiki catatan waktunya dan menjadi pebalap ketiga tercepat dengan catatan waktu terbaik 1:53.733.

“Saya melakukan sejumlah set-up untuk suspensi dan setting lainnya dalam dua hari tes kemarin. Dilihat dari hasil capain waktu yang cukup konsisten, saya optimis dan akan berjuang maksimal di debut awal saya ini. Dukungan dari mekanik dan juga performa Honda CBR250RR membuat saya lebih percaya diri menghadapi musim ini,” ujar Mario.

Pebalap lainnya, Rheza Danica juga konsisten dalam memanaskan persaingan di grup terdepan. Hari pertama latihan Rheza berhasil memacu Honda CBR250RR dan terus berada di posisi tiga besar dengan catatan waktu terbaik 1:53.779. Meski pada saat terakhir Rheza belum mampu memperbaiki catatan waktu yang diperolehnya di hari pertama, namun Rheza tetap menunjukkan semangat juang yang tinggi untuk selalu bertarung dengan segala kemampuannya dengan mencoba berbagai data set up motor baru.

“Saya senang sekali kembali diberi kepercayaan ini oleh AHRT di musim ini. Saya akan berusaha mengoptimalkan hasil tes pra musim ini dan tetap berusaha konsisten bertarung di posisi terdepan sepanjang musim balap. Saya bertekad tahun ini dapat meraih podium lebih banyak lagi ,” ujar Rheza.

Sementara itu, Awhin juga memperlihatkan kesiapan dirinya yang mampu mengancam pebalap top Asia lainnya dengan hasil positif di hari kedua tes dengan peningkatan waktu terbaik menjadi 1:54.121.

Ketiga pebalap tersebut akan berusaha membuktikan kembali ketangguhan Honda CBR250RR yang sukses mendominasi podium di musim kompetisi tahun lalu di tengah persaingan yang semakin ketat dengan pebalap-pebalap negara lain.

“Bagi pencinta balap, persaingan antar produk sepeda motor seperti di kelas 250cc selalu bisa menghibur dan menegangkan untuk disaksikan. Kami harap semangat Satu Hati dan aksi para pebalap AHRT di atas Honda CBR250RR bisa dinikmati dan menjadi inspirasi pecinta balap di Tanah Air terutama kebanggaan saat para pebalap AHRT bisa menapaki podium dan menjadikan Indonesia sebagai juara,” ujar  General Manager Marketing Planning & Analysis Division AHM Agustinus Indraputra.

Supersport600

Pada kelas Supersport 600, duet Andi Gilang dan Irfan Ardiansyah akan menjadi salah satu kekuatan Indonesia di kasta tertinggi kelas Asia ini.  Pengalaman Andi Gilang berkompetisi di berbagai kejuaraan Asia dan Eropa juga turut menjadi bekal kuat dalam menyemarakkan perebutan posisi terdepan di kelas SS600. Kedua pebalap ini akan berusaha mengejar tujuannya untuk menapaki podium juara ARRC.

Hasil tes resmi juga turut membuktikan kesiapan kedua pebalap AHRT tersebut yang akan mampu bertarung di perebutan posisi terdepan kelas SS600. Andi Gilang menjalani proses penyesuaian yang tidak mudah untuk mendapatkan gaya balap terbaiknya bersama Honda CBR600RR. Meski belum mendapatkan hasil yang maksimal, namun Andi berhasil membuat catatan waktu terbaik di 1:40.203. Sedangkan Irfan mencatatkan waktu terbaik di 1:40.871.

“Saya merasa sangat positif di kesempatan 2 hari tes pra musim ini untuk merasakan CBR600RR. Beberapa set up sudah dicoba saat tes dan arahnya sudah positif. Saya cukup percaya diri untuk bisa mendapat yang lebih baik lagi saat balap nanti,” ujar Gilang.

Pada seri perdana ini, kelima pebalap akan menghadapi Buriram International Circuit yang pada tahun ini resmi menjadi salah satu sirkuit yang akan dipakai untuk kejuaraan balap tertinggi MotoGP. Para pebalap akan melakoni dua kali balapan di sirkuit yang mempunyai panjang 4.554 m dengan total 12 tikungan dan lintasan lurus sepanjang 1.000 m tersebut.

Kualifikasi dan balap pertama akan diadakan pada Sabtu, 3 Maret dan balap kedua pada Minggu, 4 Maret. Jalannya balapan dapat disaksikan oleh pecinta balap Tanah Air pada akun resmi ARRC di media sosial, Facebook.

“Melihat kesiapan dan semangat para pebalap AHRT, kami optimis tahun ini akan mampu mempertahankan bahkan menambah kejayaan Indonesia di lintasan balap Asia. Kami mohon doa dan dukungan dari pecinta balap Tanah Air sehinga mampu meraih hal tersebut,” tutup Indraputra.

Ajang balap ARRC 2018 sendiri akan diselenggarakan sebanyak 6 seri dimana masing-masing seri akan menghelat 2 kali balapan. Seri pertama akan diadakan di Thailand (2-3/3), selanjutnya di Australia (19-22/4), Jepang (1-3/6), India (3-5/8), Indonesia (12-14/10) dan final di Thailand (1-2/12).

Gerry Salim Melanjutkan Dominasinya di Kelas AP250 ARRC Seri Suzuka

Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) Gerry Salim kembali menggenggam gelardouble winner seiring keberhasilannya meraih podium tertinggi pada dua balapan Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas Asia Production 250 (AP250) seri ketiga di sirkuit Suzuka, Jepang (3-4/6). Arek Suroboyo ini dengan bangga mengibarkan Merah Putih dan mengumandangkan lagu Indonesia Raya di Negeri Sakura.

Performa balap Gerry Salim di kelas AP250 ARRC tahun ini kembali terbukti tak terkalahkan. Setelah debutdouble winner pada seri pertama di Johor, Malaysia dan persembahan podium tertinggi di Buriram, Thailand, kini Gerry kembali melibas semua lawannya dengan pertarungan sengit dan mendominasi podium tertinggi di sirkuit Suzuka, Jepang.

 Pada sesi kualifikasi seri ketiga ARRC (3/6), Gerry berhasil mengamankan pole position dengan catatan waktu 2’28.779. Posisi ini menjadi modal utama Gerry bersama All New Honda CBR250RR yang ditungganginya saat melesat balapan di sirkuit Suzuka yang terkenal menguras teknik balap dan konsentrasi. 

Pada kedua balapan seri ketiga ini, Gerry terus mendapatkan tekanan dari pebalap tuan rumah, Takehiro Yamamoto dan Tomoyoshi Koyama, dengan saling salip di tikungan dan trek lurus. Pada balapan pertama (3/6), Gerry berhasil menuntaskan balapan hanya selisih waktu tipis 0,069 detik dengan pebalap Yamamoto yang menempel ketat di belakangnya. Gerry menorehkan total catatan waktu 20’01.909.

Konsistensi performa Gerry kembali ditunjukkan pada balapan kedua (4/6). Balapan di kelas AP250 ini kembali berlangsung ketat. Gerry berhasil mengasapi pebalap tuan rumah dengan memimpin jalannya balapan sepanjang 8 putaran hingga finish. Catatan waktu Gerry juga semakin baik yaitu 19’58.335 menit.  

“Saya senang bisa kembali cetak double winner di seri ketiga ARRC 2017. Persaingan balap di sirkuit ini sangat sengit, terutama dari pebalap tuan rumah. Pada balapan kedua, saya pun sempat terkendala di ban dan sangat kesulitan di beberapa tikungan terakhir. All New Honda CBR250RR sangat support karena mudah dikontrol dan mampu dibawa melesat jadi nomor satu di lintasan. Terima kasih kepada tim dan AHM juga dukungan dari masyarakat Tanah Air dan mohon sekali lagi dukung saya di Sentul, Agustus nanti,” ujar Gerry.                                

Marketing Director PT Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya mengatakan double winner Gerry Salim merupakan prestasi membanggakan bagi Indonesia. Gerry juga mampu membuktikan motor produksi anak bangsa All New Honda CBR250RR mampu mengantarkan putra terbaik Tanah Air untuk menjuarai kelas bergengsi di ARRC secara konsisten.

 “Gerry kembali mencetak sejarah membanggakan untuk kita semua. Tapi perjuangan ini belum berakhir. Kami berkomitmen untuk terus mengantarkan para pebalap Tanah Air mencetak kebanggaan-kebanggaan berikutnya untuk bangsa hingga MotoGP melalui pembinaan balap berjenjang yang telah kami lakukan secara konsisten,” ujar Thomas yang turut menyaksikan pebalap binaannya bertarung di sirkuit Suzuka, Jepang.

 AHRT menurunkan 2 pebalap muda bertalenta lainnya di kelas AP250 selain Gerry Salim yakni Rheza Danica Ahrens dan Awhin Sanjaya. Kedua pebalap ini juga menunjukkan kegigihan balap yang kuat di lintasan balap. Pebalap muda Rheza Danica terlihat sangat kompetitif dengan terus memberi tekanan di rombongan pertama. Rheza sempat berada di posisi kedua pada balap pertama dan mengakhiri balapan pada posisi keempat. Sementara itu pada balapan kedua, pebalap ini sempat melaju di posisi pertama di depan Gerry Salim. Namun di tikungan dan lap terakhir, Rheza yang tengah bersaing sengit berusaha menghindari Anupab Sarmoon asal Thailand sehingga terjadi crash dengan Takehiro Yamamoto. Rheza berhasil meneruskan balapan dan memperoleh posisi ke-15.  

 Sementara itu, pebalap Awhin Sanjaya start dari posisi 13  terus menekan pebalap yang mayoritas pebalap tuan rumah.  Balapan perdananya di sirkuit Suzuka ini menjadi tantangan tersendiri. Awhin berjuang maksimal dengan finish di posisi 10 pada balapan pertama dan meningkat di posisi 6 pada balapan kedua dari total starter sebanyak 34 pebalap. 

 Saat ini, Gerry memimpin klasemen sementara dengan perolehan poin tertinggi sebanyak 125 poin.  Rheza dan Awhin berhasil memperoleh poin 74 dan 59 dengan posisi ke 4 dan 6. Gelaran ARRC berikutnya Indonesia menjadi menjadi tuan rumah ARRC pada tanggal 12-13/8 di Sentul International Circuit.  Seri ini dilanjutkan dengan 2  seri berikutnya yang berlangsung di Buddh International Circuit, India (6-7/10) dan ditutup di Chang International Circuit, Thailand (2-3/12).

Baca juga

Test Pramusim ARRC 2017, Persaingan Kelas AP250 Makin Panas dengan Hadirnya Honda CBR250RR

Pagi sobat sekalian.
Test resmi pramusim Asia Road Race Championship tahun 2017 hari pertama telah berlangsung 15 Maret di Sirkuit Johor Malaysia dan membuahkan hasil positif bagi beberapa tim dikelas Asia Production 250cc atau AP250.

Tim Kawasaki dan Yamaha yang mendominasi tahun lalu kini harus waspada dengan hadirnya tim baru yang datang menggunakan motor Honda CBR250RR, ada 2 tim dengan bersenjatakan motor ini dan keduanya berasal dari Indonesia, yang pertama adalah Astra Honda Racing Team dengan joki Gerry salim, Reza Dhanica, dan Ahwin Sanjaya, serta tim Sidrap Honda Ikazuchi Racing dengan pebalap Herman Bass dan Takehiro Yamamoto yang merupakan juara 2 AP250 tahun 2016 kemarin.Lantas gimana hasilnya? sesi pertama tersebut, Gerry Salim sempat menjadi yang tercepat merecoki para jawara tahun lalu, namun harus puas diposisi kedua sesi kedua digantikan posisinya oleh AM Fadly dari Kawasaki Manual Tech, selanjutnya Reza Dhanica berhasil mencatat waktu tercepat ke 6, dan Ahwin Sanjaya diurutan ke14. Sebuah hasil yang sangat positif bagi team AHRT.

Lantas bagaimana dengan Sidrap Honda Ikazuchi, Takehiro Yamamoto berhasil mencatat waktu tercepat ke 8 dan Herman Baharuddin atau yang biasa dipanggil Herman Bass asal Sulawesi Selatan ini, berhasil meraih posisi ke 16.

Hasil ini memang bukan patokan utama tim dengan Honda CBR250RR ini akan langsung mengungguli tim lain, namun bisa dijadikan acuan bagaimana pengembangan motor ini yang tak butuh lama untuk bisa langsung bersaing dipapan atas dalam ajang ARRC ini.Kita tunggu hasil racenya nanti. Makin ketat, makin asik… iya ngak??? 😀 😀