Instruktur Safety Riding Indonesia Pertahankan Juara Kompetisi International

Salah satu Instruktur safety riding terbaik binaan PT Astra Honda Motor (AHM) Fendrik Alam Pribadi berhasil mempertahankan tradisi juara pada kompetisi The 18th Safety Japan Instructors Competition 2017 yang berlangsung di Suzuka, Jepang.

Instruktur safety riding PT Mitra Pinastika Mulia, main dealer Honda wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur berhasil meraih juara di dua kategori sekaligus di kelas Grom 125. Dengan meraih poin 2.254, Frendrik berhasil menempati posisi kedua pada kategori grup C dan juara ketiga kategori antar grup  setelah bersaing dengan 11  instruktur safety riding dari 6 negara yang bertanding di kategori ini, termasuk instruktur tuan rumah, Jepang.

Fendrik Alam Pribadi

“Saya senang sekali bisa juara di kompetisi ini. Semoga bisa bermanfaat untuk bekal mengampanyekan safety riding di Tanah Air,” ujar Fendrik seusai pengumuman juara.

Menurut Fendrik, faktor hujan dan trek kompetisi yang basah menjadi salah satu tantangan terbesar pada kompetisi tahun ini. Kondisi ini menuntut konsentrasi tinggi dari peserta kompetisi safety riding ini.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM A. Indraputra mengatakan selama satu dekade keikutsertaan dalam kompetisi bertaraf internasional ini, instruktur safety riding binaan AHM selalu berhasil mempertahankan tradisi juara pada beberapa kelas yang diikuti. Kompetensi mumpuni para duta keselamatan berkendara Honda di Indonesia ini terus ditularkan kepada 150 instruktur safety riding Honda yang tersebar di seluruh main dealer.

“Kami berterima kasih kepada para instruktur safety riding binaan AHM yang telah menunjukkan prestasinya dan dapat menjadi salah satu yang terbaik dalam ajang kompetisi bertaraf internasional ini. Keselamatan berkendara sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap ketika kembali ke Indonesia, ilmu dan hasil yang telah mereka capai dapat menjadi bekal penting yang dapat disampaikan ke masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan berkendara dengan semangat Satu Hati,” ujar Indraputra.

Kompetisi The 18th Safety Japang Instructors Competition pertama kali digelar pada tahun 1996. Tahun ini merupakan kali ke 10 duta safety riding Indonesia berpartisipasi di ajang kompetisi yang akan dihelat pada 19-20 Oktober 2017 di Suzuka Circuit Traffic Education Center, Jepang. Dalam ajang kompetisi safety riding internasional ini, peserta diuji pengetahuan dan keterampilan keselamatan berkendara dalam ujian teori dan praktik. Pada ujian teori, peserta kompetisi dituntut mampu memiliki pemahaman secara menyeluruh terkait ilmu pengetahuan, attitude serta teknik berkendara yang mengedepankan unsur keselamatan. Lalu pada uji praktik, peserta akan diuji kemampuannya melalui uji plank ridding, course slalom, dan braking.

#Cari_Aman

Keikutsertaan AHM dalam The 18th Safety Japang Instructors Competition merupakan bagian dari kampanye besar keselamatan berkendara yang selalu digaungkan AHM bersama jaringannya. Selain melatih instruktur safety riding hingga ke Jepang, AHM juga giat mengkampanyekan keselamatan berkendara ke masyarakat melalui berbagai cara, salah satunya melalui kampanye yang sesuai bahasa kekinian anak muda dengan tagline #Cari_Aman.

Di sela-sela kompetisi instruktur safety riding yang diikuti perwakilan berbagai negara ini, instruktur dari Indonesia pun berbagi informasi terkait kampanye keselamatan berkendara dengan tagline #Cari_Aman. Tagline ini merupakan ungkapan yang sangat populer di kalangan generasi muda Tanah Air. Kata ini mengandung makna bersikap hati-hati dengan tetap mengangkat sisi keseruan khas anak muda.

Melalui keseruan bahasa yang khas anak muda dalam memberikan pesan safety riding yang berkesan serius ini, AHM berupaya menyuguhkan perspektif baru bagi generasi muda agar dapat meningkatkan minat dan komitmen mereka dalam keselamatan berkendara.

“Kami berharap pendekatan kampanye keselamatan berkendara dengan bahasa yang dekat keseharian anak muda saat ini yaitu #Cari_Aman dapat semakin menginspirasi mereka dalam memperhatikan keselamatan berkendara saat beraktivitas menggapai impiannya,” tutup Indraputra.

Didukung para instruktur safety riding berkualitas, AHM terus mengembangkan program-program keselamatan berkendara di Indonesia. Dalam kurun waktu 15 tahun, AHM telah mengembangkan lebih dari 2000 pelatihan keselamatan berkendara dengan 150 orang instruktur safety riding di seluruh Indonesia. AHM juga memiliki 921 unit Honda Riding Trainer (HRT) sebagai alat simulasi berkendara yang telah terdistribusi di seluruh jaringan main dealer Honda di Indonesia dan dimaanfaatkan oleh lebih dari 1 juta masyarakat.

Baca juga

Advertisements

Inilah Moge Honda Terlaris Melalui Honda Big Wing Makassar 2017

Sore pembaca sekalian.
Sudah lebih dari setahun semenjak dibuka secara resmi tahun lalu tepatnya Sabtu 25 juni 2016, Honda Big Wing Makassar sudah memasarkan jajaran motor besar Honda di area Makassar dan sekitarnya.

Setelah lebih setahun ini sudah hampir semua jenis motor laku dan dibeli oleh masyarakat bahkan Honda NM4 Vultus bisa terjual sebanyak 2 buah tahun lalu, motor yang dijual 450jutaan ini dibeli oleh salah seorang bupati pencinta otomotif Bapak Rusdi Masse dan satunya diboyong oleh salah satu pengusaha server pulsa di kota Makassar, namun sayang distop produksi tahun ini.

Nah, dari kesemua varian ini ternyata ada 1 pendatang baru yang sangat mengejutkan, diluncurkan secara resmi bulan Mei kemarin atau hanya berselang 4 bulan motor ini sudah terdistribusi sebanyak 8 unit bro sekalian, apalagi kalau bukan Honda CMX Rebel 500.

Keputusan AHM memang sangat tepat untuk memboyong motor ini ke Indonesia, trend modifikasi tanah air yang sedang hangat-hangatnya beraliran Custom Japstyle, Boober atau Chopper menjadi salah satu daya tarik sendiri masyarakat lebih memilih model ini dibanding model-model lainnya, tanpa perlu modifikasi sana-sini lagi, kita sudah mendapatkan 1 motor sudah ready to use dan legal dijalanan.

Mantap memang, dan kabarnya sekarang sedang inden 1 biji lagi untuk model ini melalui dealer Honda Big Wing Makassar tentunya.

Baca juga

New Honda CB150R StreetFire Jadi Pemimpin Pasar Sport Tanah Air

New Honda CB150R StreetFire menjadi penopang tertinggi penjualan sepeda motor Honda di segmen sport dengan kontribusi sebesar 54% melalui penjualan sebanyak 13.673 unit selama bulan Agustus 2017. Keberhasilan motor sport Honda ini tak lepas dari sambutan positif masyarakat atas penyegaran tampilan terbaru New Honda CB150R StreetFire yang baru diperkenalkan pada Juli lalu.

Wild Balck

New Honda CB150R StreetFire pada bulan lalu mencatatkan lonjakan penjualan 93,1% dibandingkan dengan penjualan pada Agustus tahun lalu yang hanya terjual 7.082 unit. New Honda CB150R StreetFire versi terbaru tampil dengan warna baru Stallion Black yang diperkaya penambahan stripe di fuel tank yang semakin memperkuat tampilan street fighter yang maskulin dan perubahan warna rim wheel pada tipe Special Edition (SE). Motor sport terlaris di Tanah Air ini juga hadir dengan penyegaran pada stripe tipe standar (STD) sebagai pilihan baru bagi pecinta motor sport Tanah Air.

Di segmen sport, pada Agustus 2017, Honda CBR series tercatat sebagai model terlaris kedua setelah terjual sebanyak 6.603 unit, disusul Honda Verza 4.226 unit, Honda Mega Pro 316 unit, dan Honda CRF250RALLY sebanyak 185 unit. Jajaran big bike sport Honda mencatatkan penjualan sebesar 109 didominasi larisnya penjualan Honda CMX500 Rebel sebesar 89 unit.

Secara keseluruhan, penjualan Honda di segmen motor sport pada bulan lalu tercatat sebesar 25.112 unit. Angka ini naik 27,8% dibandingkan bulan yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar 19.647 unit.

Deputy General Manager Sales Division AHM Didik Kwok mengatakan dukungan dan kepercayaan konsumen yang begitu besar mendorong perusahaan untuk dapat terus memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap sepeda motor impiannya, termasuk di segmen motor sport yang saat ini semakin diminati.

“Pecinta motor naked sport bike 150cc saat ini semakin banyak. Hanya dalam kurun waktu sebulan penyegaran dari New Honda CB150R Street Fire langsung diterima dan menjadi angin positif bagi pecinta segmen sport. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk senantiasa memberikan pilihan terbaru sepeda motor Honda sebagai partner berkendara terbaik.”

Berdasarkan data yang diolah dari Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) pada Agustus, pasar sepeda motor domestik tumbuh 5,2% dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya dengan total penjualan 554.923 unit. Pada bulan yang sama, penjualan sepeda motor Honda tumbuh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pasar motor nasional yaitu tumbuh 7,7% dengan total penjualan 418.931 unit.

Pertumbuhan penjualan motor Honda juga tercermin di segmen skutik Honda sebesar 7,1% dibanding bulan yang sama tahun lalu melalui penjualan sebesar 363.380 unit. Honda BeAT series memberikan kontribusi tertinggi dengan torehan penjualan 180.249 unit, disusul Honda Vario series 124.572 unit, Honda Scoopy eSP 57.731 unit, Honda PCX 420 unit, Honda Spacy 401 unit, dan Honda SH150i 7 unit.

Sementara itu, jajaran motor bebek Honda laris terjual sebanyak 30.439 unit. Honda Supra series berhasil terjual 14.489 unit dan memberikan kontribusi terbesar pada segmen ini, diikuti oleh Honda Revo 11.375 unit, Honda Sonic 2.933 unit, dan Honda Blade 1.642 unit.

Baca juga

AHM Sabet 13 Penghargaan The Best Contact Center Indonesia 2017

Malam pembaca sekalian.
PT. Astra Honda Motor (AHM) berhasil menyabet 13 penghargaan di ajang bergengsi The Best Contact Center Indonesia 2017. AHM pun dinobatkan sebagai 6 besar perusahaan dengan raihan medali Platinum terbanyak dalam aktivitasnya melayani konsumen melalui Contact Center Honda.

Penghargaan The Best Contact Center Indonesia 2017 diterima oleh AHM berupa 7 medali Platinum, 1 medali Gold, 4 medali Silver dan 1 medali Bronze. Penyerahan penghargaan dilakukan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan (10-11/8).  

The Best Contact Center Indonesia 2017 diselenggarakan oleh Indonesian Contact Center Association (ICCA) untuk memberi dukungan peningkatan kompetensi praktisi contact center dan perusahaan dalam pelayanan konsumen. Program ini melibatkan dewan juri dari kalangan akademisi, praktisi, pengurus ICCA, profesional dan juri internasional dari anggota APCCAL.

Seleksi diikuti oleh lebih dari 46 perusahaan dan lebih dari 779 peserta baik untuk kategori individu, teamwork, talent dan korporat program.Untuk para peserta kategori individu diseleksi mulai dari test tertulis dan presentasi pada 22 Mei – 27 Juli 2017. Untuk kategori teamwork dilombakan pada 1-2 Agustus 2017 dan kategori korporat program pada 7-9 Agustus 2017.

Pada kategori korporat, AHM menyabet 5 penghargaan tertinggi dengan medali Platinum untuk bidang The Best Operation, The Best Business Contribution, The Best People Development, The Best Employee Engagement, The Best Social Media. Selain itu, medali Silver diberikan untuk AHM sebagai The Best Technology Innovation.

Pada kategori TeamWork, AHM meraih penghargaan medali Silver sebagai The Best Business Process dan medali Bronze sebagai The Best Telesales. Untuk kategori individual, penghargaan tertinggi dengan medali Platinum diraih dalam bidang The Best Supervisor dan The Best Team Leader Customer Service. Medali Silver pun diserahkan kepada tim Contact Center Honda dalam bidang The Best Trainer dan The Best of The Best Back Office. Medali Gold pun diraih AHM sebagai The Best Video dalam kategori Talent.

Ibu Istiyani Susriyati

GM Honda Customer Care Center AHM, Istiyani Susriyati mengatakan dalam menjalankan bisnis, AHM bersama jaringan main dealernya di seluruh Indonesia selalu menempatkan kepuasan konsumen sebagai prioritas tertinggi. Oleh karena itu selain menyuguhkan produk terbaik, AHM pun meramu sistem dan sumber daya yang mumpuni untuk memberikan layanan terbaik sesuai dengan kebutuhan yang semakin beragam saat ini.

“Penghargaan ini merupakan hasil dari konsistensi kami dalam memberikan pelayanan terbaik untuk konsumen melalui Contact Center Honda. Bagi kami, upaya mewujudkan kepuasan konsumen menjiwai setiap aktivitas dalam berinteraksi dengan konsumen dari sebelum pembelian hingga perawatan sepeda motor Honda,”ujar Istiyani.

Layanan contact center Honda senantiasa siap melayani konsumen Call Center 24 jam di nomor 1-500-989. Konsumen juga dapat menghubungi AHM maupun jaringan sepeda motor Honda di seluruh Indonesia melalui SMS 0811-9-500-989, atau email customercare@astra-honda.com (hari dan jam kerja), atau Social Media Facebook Fanpage Astra Honda Care, atau Twitter @astrahondacare (setiap hari Pkl. 08.00 – 00.00).

Baca jugaicca

AHM Resmi Mulai Pasarkan Honda CBR1000RR Fireblade di Indonesia

Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) mulai memasarkan motor flagship supersport terbaru, Honda CBR1000RR Fireblade yang dikembangkan dengan konsep Next Stage Total Control untuk menyempurnakan kesenangan bermanuver dalam berkendara bagi pecinta motor supersport.

Honda CBR1000RR Fireblade berkapasitas mesin 1.000cc terbaru ini memiliki desain yang lebih kompak, ergonomis, aerodinamis, dan bobot lebih ringan dibandingkan dengan model sebelumnya. Model ini juga dikembangkan dengan penyempurnaan power unit serta penyematan kontrol elektronik canggih.

Bagi pecinta motor supersport, AHM memasarkan 2 pilihan Honda CBR1000RR Fireblade yaitu varian standar dan SP. Kedua pilihan varian Honda CBR1000RR Fireblade memiliki karakter berbeda pada suspensi, rem, Quickshifter, Downshift Assist, dan penggunaan tangki bensin berbahan titanium yang membuat varian SP lebih ringan 1 kg.

Marketing Director AHM Thomas Wijaya mengatakan dengan diboyongnya generasi terbaru dari Honda CBR1000RR Fireblade diharapkan dapat memenuhi kebutuhan para pecinta motor supersport di Indonesia akan sebuah motor berteknologi tinggi yang dapat disesuaikan dengan keinginan pengendaranya.

“Honda CBR1000RR Fireblade dan Honda CBR1000RR Fireblade SP hadir layaknya motor baru dengan suguhan update teknologi canggih yang akan menghadirkan kebanggaan berkendara tersendiri bagi pemiliknya. Konsep Next Stage Total Control memastikan berkendara menggunakan motor ini akan menjadi sebuah pengalaman yang menyenangkan karena pengendara benar-benar memegang kontrol penuh atas motor yang dikendarainya.”

Minimal dan dinamis adalah dua kata yang paling menggambarkan desain dari Honda CBR1000RR Fireblade. Honda ingin membentuk proporsi kompak yang padat serta fairing pada bagian atas dan tengah telah dikurangi ukurannya. Garis karakter yang menjorok ke depan melambangkan gaya agresif serta fokus pada fungsi mekanis, detail dan kualitas saat finishing.

Desain yang dimiliki juga sangat aerodinamis sehingga menjaga kestabilan berkendara saat kecepatan tinggi. Pada sirkuit balapan posisi pengendara terlindungi dari arus angin, sementara pada posisi berkendara normal tekanan udara terdistribusi merata pada bagian tubuh pengendara. Aksen atletis ditonjolkan pada bentuk cover tangki bensin dan dudukan motor.

Keseluruhan pencahayaan menggunakan LED dengan desain lampu depan yang kembar menawarkan lampu jarak jauh dan jarak pendek di keduanya.

Tampilan display yang dimiliki oleh Honda CBR1000RR Fireblade mengadopsi layar TFT full-colour liquid crystal yang dimiliki Honda RC213V-S. Layar ini secara otomatis menyesuaikan kondisi cahaya sekitar dengan 3 mode fitur; Street, Circuit dan Mechanic yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengendara.

Chassis/Electronics

Sistem ABS baru pada Honda CBR1000RR Fireblade memungkinkan hard braking dengan tetap menjaga ban belakang menapak ke tanah, menghentikan kemungkinan bagian motor terangkat ke depan.

Mode riding 1 (FAST) memberikan tenaga maksimal, dengan respon throttle linear, Honda Selectable Torque Control (HSTC) dan intervensi EB yang rendah, serta gaya redam yang tinggi. Mode 2 (FUN) mengontrol output dari gigi satu hingga gigi tiga, dengan peningkatan tenaga sedang, HSTC medium, EB yang bertenaga, dan gaya redam medium. Sementara mode 3 (SAFE) mengontrol output dari gigi satu hingga gigi empat, peningkatan tenaga yang sedang, HSTC tinggi, EB yang bertenaga dan gaya redam rendah.

Pada 2 mode USER keseluruhan parameter dapat dikombinasikan dan disesuaikan dengan keinginan pengendara; mode riding, HSTC dan pengaturan suspensi dapat diubah ketika berkendara dengan menekan tombol yang berada di kiri switchgear.

Di bagian atas display terdapat indikator Shift-Up yang merupakan 5 LED putih berbentuk garis horizontal, ketika kecepatan motor melebihi pengaturan dari pengendara maka indikator ini akan berkedip.

Chassis

Handling CBR1000RR Fireblade saat ini telah bertransformasi. Hal ini berkat bobot motor yang telah berkurang menjadi 196 kg dengan tenaga sebesar 8kW. Sudut rake dan jarak trail tetap pada 23.3°/96mm akan tetapi keseimbangan kekerasan dari rangka hollow die-cast alumunium twin-spar telah ditingkatkan kesesuaiannya untuk handling yang lebih halus dan respon setir yang lebih sempurna.

Subframe die-cast alumunium juga telah didesain ulang, meskipun konstruksinya lebih ramping tetapi memiliki tingkat kekerasan yang sama dengan bobot 800g lebih ringan. Hal ini berkontribusi pada pemusatan massa sehingga handling terasa lebih natural dan gesit. Model ini memiliki panjang wheelbase 1405mm dan tinggi tempat duduk 832mm untuk varian standar dan 834 untuk varian SP.

Honda CBR1000RR Fireblade menggunakan suspensi depan Showa BPF inverted teleskopik sepanjang 43mm dengan volume redam besar yang efektif mengurangi tekanan hidraulik yang timbul karena kompresi dan ekstensi. Suspensi belakang menggunakan Showa Balance Free Rear Cushion (BFRC) yang dapat diatur secara penuh. BFRC menggunakan desain dua tabung: damper case dan silinder internal, berbeda dengan tipe konvensional yang menggunakan satu tabung.

Honda CBR1000RR Fireblade menggunakan caliper rem depan Tokico four-piston opposed radial terbaru yang sangat keras, lebih ringan 150g dan dapat digunakan tanpa hanger pins. Sementara Honda CBR1000RR Fireblade SP menggunakan Brembo four-piston monoblok radial mount. Keduanya menggunakan bantalan rem pengembangan terbaru dengan mu tinggi. Velg yang digunakan berbahan alumunium memiliki desain berbentuk lima Y. Ukuran ban depan 120/70 R17 dan ban belakang 190/50 R17.

Engine/Electronics

Pusat dari sistem Honda CBR1000RR Fireblade meggunakan pengembangan baru dari Acceleration Position Sensor (APS) throttle grip yang terintegrasi ke switchgear yang berada di setang kemudi kanan, yang juga tempat tombol engine start/stop. APS mengubah bukaan gas menjadi sinyal elektrik yang dikirim ke ECU, yang kemudian ditransmisikan sebagai sinyal aktuator ke motor TBW, sehingga menciptakan kontrol gas sesuai dengan bukaan gas.

Honda CBR1000RR Fireblade juga memiliki Power Selector yang dapat diakses melalui Riding Mode Select System (RMSS). Sistem ini menawarkan 5 level karakter output. Level 1 memberikan output puncak di keseluruhan 6 gigi; Level 2 output dikontrol di setiap gigi untuk mencapai bukaan gas yang halus pada akselerasi maupun deselerasi; Level 5 memiliki kontrol output terkuat untuk respon gas di tingkat sedang. Semua level memiliki respon gas yang sama pada bukaan pertama.

Mode riding (1) menggunakan Level 1 sebagai aturan utamanya. Mode (2) menggunakan Level 2 dan cocok untuk jalanan berkelok, sementara Mode (3) menggunakan Level 5 untuk keamanan maksimal. Aturan preferensi ini dapat dimasukkan kedalam USER 1 dan 2 interface yang akan memudahkan pengendara dalam memilih.

HSTC yang disematkan pada mode ini mengatur torsi mesin melalui dua metode sensor. Pertama dengan menggunakan sensor kecepatan roda untuk mengukur kecepatan roda depan dan belakang. Sensor kedua menggunakan penghitungan sudut putaran mesin untuk mengatur torsi mesin, menjaga traksi roda belakang di level yang dibutuhkan. Sembilan level intervensi (plus off) ditawarkan oleh HSTC sesuai dengan preferensi pengendara.

Sistem kontrol elektronik terbaru dari Honda CBR1000RR Fireblade SP memastikan pengendara mendapat support yang konstan, dengan berbagai pilihan dan pengaturan yang baik. Dari pusat ke sistem didukung oleh 5-axis Inertial Measurement Unit (IMU) yang secara detail mengukur apa yang dilakukan oleh mesin di seluruh bidang. Unit ini juga yang membuat HSTC bekerja mengatur secara presisi gaya tarik dari ban belakang melalui FI-ECU dan Throttle By Wire (TBW). ABS yang baru, yang juga dikontrol oleh IMU, memberikan Rear Lift Control (RLC) dan kemampuan untuk hard braking yang aman. Segala perbedaan pengukuran antara ban depan dan belakang akan diatur oleh Wheelie Control, tergantung pada pengaturan yang digunakan.

Terdapat juga sistem Selectable Engine Brake (SEB) yang dapat mengatur karakter pengereman mesin sesuai dengan preferensi pengendara dengan rentang kondisi yang beragam, Level 1 menawarkan gaya pengereman paling tinggi dan Level 3 paling rendah. Pada settingan awal Mode 1, 2, dan 3 menggunakan pengaturan yang direkomendasikan, akan tetapi melalui USER 1 dan 2 pengendara dapat melakukan penyetelan lebih secara tersendiri.

Engine

Tenaga puncak berada pada 141kW di rpm 13.000, dengan torsi puncak 116Nm pada rpm 11.000. Bore dan stroke tetap 76 x 55.1mm akan tetapi rasio kompresi naik menjadi 13:1. Mesin ini benar-benar diatur dengan sangat tinggi, crankshaft, valve train dan transmisi semuanya menggunakan spesifikasi material yang lebih baik dari model sebelumnya.

Piston memiliki dinding yang ketebalannya sudah dioptimalkan dan desain crown untuk menaikkan kompresi; permukaan dari piston-ring grooves juga telah disesuaikan untuk meningkatkan performa sealing dan efesiensi, Valve lift dan cam timing juga telah disesuaikan untuk rpm yang lebih tinggi dan performa mesin yang lebih baik.

Knalpot yang digunakan merupakan titanium irregular cross-section yang 2.8kg lebih ringan dan meminimalkan perubahan pusat gravitasi; knalpot ini juga menghasilkan suara khas saat melakukan bukaan gas. Knalpot ini dikembangkan khusus dari supplier knalpot dari tim Repsol Honda MotoGP dan menghasilkan desain 4-2-1 double-skinned downpipes yang mengagumkan.

Honda CBR1000RR Fireblade SP

Honda CBR1000RR Fireblade SP menjadi motor pertama yang menggunakan suspensi depan dan belakang dari Öhlins S-EC: NIX30 sepanjang 43mm pada bagian depan dan suspensi belakang TTX36.

Suspension Control Unit (SCU) mengumpulkan informasi terkait kecepatan roda, rpm mesin, input pengereman serta sudut throttle dari FI-ECU serta memberikan kompresi optimal dan gaya peredam selama berkendara normal, akselerasi keras, pengereman dan cornering, tergantung pada mode suspensi yang dipilih oleh pengendara.

Terdapat 3 mode Aktif dan 3 mode Manual yang dapat dipilih oleh pengendara. Ketika diatur pada posisi Aktif, gaya peredam dikontrol dan dioptimalisasi untuk menyesuaikan kondisi berkendara: A1 (‘Fast’), A2 (‘Enjoy’) and A3 (‘Safety’). Dalam Mode Aktif ini pengendara dapat membuat penyesuaian yang lebih sempurna lagi. Pada aturan Mode Manual M1, M2, dan M3 membuat pengendara dapat melakukan penyesuaian lebih lainnya yang dibutuhkan.

Untuk pertama kalinya juga Honda mengembangkan tangki bensin titanium kompak 16.2 L untuk model Honda CBR1000RR Fireblade SP. Model tangki ini lebih ringan 1.3kg dibandingkan dengan model tangki standar dan berkontribusi pada pemusatan massa dan pengurangan momen inersia

Intermot 2016 – 17YM CBR1000RR Fireblade SP/SP2 and 17YM CB1100 EX/RS

Quickshifter disematkan sebagai standar untuk menaikan gigi tanpa perlu menekan kopling. Alat ini memiliki 3 jenis pengaturan termasuk off. Downshift Assist memungkinkan menurunkan gigi tanpa menekan kopling dengan proses yang sama seperti Quickshifter dengan tambahan TBW autoblipping, alat ini juga memiliki 3 jenis pengaturan termasuk off.

Assist Slipper Clutch benar-benar diubah dengan plat single die-cast pressure dan clutch center, dan menawarkan pengurangan beban pada tuas. Celah antara cams akselerasi dan deselerasi telah dioptimalkan, untuk meningkatkan sensasi perpindahan gigi saat menarik tuas kopling.

Model ini menggunakan aki Lithium-Ion yang lebih ringan dan memberikan arus listrik yang lebih konsisten dan aman.

Honda CBR1000RR Fireblade varian standar ABS hadir dengan warna Victory Red dengan harga on the road (OTR) Rp 599.000.000,- sementara Honda CBR1000RR Fireblade SP hadir dengan warna Tri Color dan dipasarkan dengan harga OTR Rp 699.000.000,- Model ini secara eksklusif akan dipasarkan di 10 showroom Big Wing di 9 kota besar di Indonesia dan para konsumen yang ingin melakukan inden dapat dilakukan saat ini.

Baca juga

Race 1 ARRC Sentul 2017, Pasukan AHRT Menguasai Podium AP250 dan SS600

Malam pembaca sekalian.
Race pertama dari pagelaran Asia Road Race Championship (ARRC) seri Sentul 2017 telah berlangsung tadi sore pukul 16.00 yang seperti biasanya race pada hari pertama memperlombakan kelas UB150, AP250 dan SS600.

Untuk kelas AP250 sendiri Astra Honda Racing Team menurunkan 3 pebalap mereka yaitu Gerry Salim sebagai pemuncak klasemen sementara, Rheza Danica, dan Andi Gilang yang kali ini menggantikan Ahwin Sanjaya yang mengalami cedera.

Dari lap awal memang ketangguhan Gerry Salim sangat sudah untuk digoyahkan, tak tersentuh hingga finish podium pertama, Begitupun Reza, walau start dari posisi ke 12, dia berhasil merengsek mengungguli para rider lain terutama Koyama, Anupab dan Galang yang terkenal tangguh dikelas ini dan diapun finish diposisi ke 2.

Pebalap AHRT lainnya yang tampil cukup apik adalah Andi Gilang yang star dari posisi ke 6 setelah terkena pinalti di sesi kualifikasi, walau begitu diapun dengan mudah merengsek masuk ke posisi ketiga bahkan bisa mereceki Rheza, namun Andi gilang sepertinya tahu diri kalau dia adalah pebalap pengganti sehingga merelakan podium 2 untuk Rheza. 😀 dan jadilah podium dikuasai oleh pasukan AHRT.

Untuk kelas Supersport 600cc sendiri, Dimas ekky Pratama membuktikan dirinya sebagai yang terbaik di Sentul, memimpin dari lap awal, diganggu oleh Yudhistira dilap terakhir namun dia membuktikan dirinya sebagai penguasa podium race pertama kelas tertinggi ARRC ini. 

Selamat buat para pembalap Astra Honda Racing Team, jangan lupa doa dan dukungannya untuk race kedua besok minggu 13 Agustus 2017.

Baca juga