Rheza Danica Genggam Gelar Juara Asia ARRC AP250 di Putaran Sentul

Roda2makassar.com – Balapan Asia Road Racing Championship (ARRC) seri kelima menjadi momen bersejarah bagi Rheza Danica Ahrens. Disaksikan langsung oleh para penggemar balap Tanah Air, Rheza berhasil mengunci gelar Juara Asia setelah meraih double podium di dua balapan kelas AP250 di Sentul International Circuit hari Minggu (14/10). Kebanggaan pecinta balap semakin sempurna seiring keberhasilan Andi Gilang meraih double podium tertinggi di kelas Supersport 600cc.

Pada balapan pertama ARRC Sentul, Rheza dan Andi berhasil menorehkan prestasi luar biasa dengan memuncaki podium di dua kelas AP250 dan Supersport 600cc. Di kelas AP250 drama saling menyalip terjadi. Rheza dan Awhin Sanjaya seolah tak terbendung melaju meninggalkan barisan belakangnya dan saling mengejar untuk posisi pertama. Rheza akhirnya muncul sebagai juara pertama disusul dengan Awhin di posisi kedua. Sayangnya Mario Suryo Aji tidak dapat menyelesaikan balapan dikarenakan terjatuh.

Andi Gilang podium 1

Di kelas supersport 600cc, Andi yang mendapat pole position memanfaatkan keadaan dengan melesat ke depan bersama pebalap pesaingnya meninggalkan grup di belakang. Aksi saling menyalip yang menegangkan mengiringi Andi sepanjang balapan. Menjelang tikungan akhir, Andi berhasil merebut posisi terdepan dan menang dengan jeda waktu yang sangat tipis dengan pebalap di belakangnya. Sementara itu, Irfan Ardiansyah yang memulai balapan dari posisi 7 dan sempat merosot ke posisi 10 dapat menyelesaikan balapan di posisi ke-4.

Balapan kedua

Meneruskan kesuksesan gemilang di balapan pertama kelas AP250, Rheza dan Awhin kembali membuktikan kehebatan performa Honda CBR250RR yang tak terbendung di Sirkuit Sentul. Rheza mengalami start yang kurang baik sehingga pebalap asal Yogyakarta ini harus rela disalip pebalap di belakangnya. Sebaliknya Awhin mengalami start yang mulus sehingga dapat melaju di depan. Akan tetapi, dengan perlahan Rheza dapat menguasai kembali jalannya balap dan bergabung dengan dua rekan setimnya di barisan terdepan. Sayang sekali di lap 8 Mario terjatuh sehingga meninggalkan dua rekannya bertarung memperebutkan podium pertama. Drama saling menyalip kembali terjadi di lap terakhir, Rheza berhasil mengambil celah dari Awhin menjelang tikungan terakhir. Menjelang garis finish, Awhin berhasil merebut posisi pertama di trek lurus dan menyentuh garis finish di depan Rheza.

“Saya sangat beryukur hingga berhasil mendapatkan gelar Juara Asia. Saya juga berterima kasih kepada tim yang telah memberikan settingan motor terbaik, juga orang tua dan para pecinta balap Tanah Air yang telah datang dan memberikan dukungan. Mereka semua memberi tambahansupport moral untuk saya. Alhamdulillah bisa memberikan hasil yang membanggakan untuk Indonesia,” ujar Rheza.

Pada musim 2018 ini, Rheza Danica telah meraih 8 kemenangan dari 10 balapan yang sudah berjalan.

Kesuksesan yang sama juga diraih oleh Andi di balapan kedua kelas Supersport600. Pebalap asal Bulukumba, Sulawesi Selatan ini kembali dapat memuncaki podium. Berbeda dengan balapan pertama, jeda yang diberikan Andi dengan pebalap di belakangnya cukup besar. Memulai balapan dengan mulus, Andi mendapatkan kesulitan untuk memimpin balapan sehingga memutuskan untuk mengikuti pebalap di depannya dan membuat jarak dengan pebalap di belakang. Pada pertengahan balap, keduanya saling salip hingga akhirnya Andi berhasil memimpin di posisi terdepan pada lap ke-10 hingga menyentuh garis finish. Sementara rekan satu timnya, Irfan Ardiansyah merampungkan balapan di posisi ke-5.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada AHRT yang telah memberikan kesempatan untuk saya mendapatkan double podium di Sentul. Balapan ini menjadi sangat penting bagi saya. Tidak hanya mendapatkan podium pertama untuk pertama kalinya, tetapi juga bisa mendapatkannya di balapan pertama dan kedua. Di balapan kedua kali ini saya menunggu di awal balapan untuk merebut celah dari pebalap di depan saya, celah ini akhirnya saya dapatkan di lap 10 dimana saya memaksakan motor untuk melaju ke depan dan terus mempertahankannya hingga akhir balap,” ujar Andi.

Direktur Marketing PT Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya yang menyaksikan langsung jalannya balapan mengungkapkan kegembiraannya atas pencapaian optimal yang diraih para pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT).

“Kami sangat bangga dengan pencapaian yang sangat gemilang para pebalap Astra Honda yang diraih langsung di depan pecinta balap di Tanah Air. Pada akhirnya pembinaan yang tepat dan latihan yang konsisten membawa hasil optimal. Dengan semangat Satu Hati Indonesia Juara kami akan selalu mendampingi para pebalap muda berbakat Indonesia untuk mencapai mimpinya,” ujar Thomas.

Balapan ARRC 2018 menyisakan satu seri lagi yang akan dihelat di Chang International Circuit, Buriram, Thailand pada 1-2 Desember 2018.

Advertisements

IRS 2017 Seri 4, Pebalap AHRT Cetak Hasil Positif

Roda2makassar.com-Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) Rheza Danica Ahrens kembali menorehkan hasil yang baik pada kejuaraan nasional Indospeed Racing Series (IRS) 2017 seri ke-4 kelas Kejurnas Sport 250cc. Rheza ditemani oleh All New Honda CBR250RR berhasil mempersembahkan podium pertama di balapan pertama (14/10) dan finish di posisi ke-4 di balapan kedua (15/10) yang digelar di Sentul International Circuit.

Rheza pada balapan pertama memulai balapan di posisi ketiga setelah mencetak catatan waktu terbaik 1:44.125 pada sesi kualifikasi. Meskipun sempat melakukan kesalahan di sesi awal balapan, pebalap asli D.I. Yogyakarta ini berasil menyodok ke posisi pertama dan terus memimpin hingga berkahirnya balapan.

Pada balapan kedua, berdasarkan regulasi yang ditetapkan oleh IRS Rheza memulai balapan di posisi 9, meskipun begitu hal ini tidak menyurutkan semangat pebalap yang dijuluki “The Silent Boy” ini. Rheza berhasil menyodok hingga ke grup depan pada lap ketiga, persaingan yang sengit pun tidak dapat dihindarkan untuk memperebutkan posisi terdepan, Rheza sempat memimpin balapan selama dua lap meskipun akhirnya kembali disusul oleh pebalap di belakangnya.

Sayang pada lap terakhir beberapa kecelakaan terjadi dalam perebutan sengit ini, Rheza terjatuh pada tikungan akhir sebelum garis finish setelah sebelumnya terdapat pebalap yang terjatuh sehingga dikibarkannya red flag. Berdasarkan keputusan balapan, hasil dari balapan kedua yang digunakan adalah posisi yang didapatkan pebalap di lap 11, sehingga menempatkan Rheza di posisi ke-4.

“Pada balapan kedua ini memang lebih susah dibandingkan balapan pertama, selain cuacanya yang lebih panas sehingga mempengaruhi performa ban, saya juga harus memulai balapan di posisi 9 sehingga di awal-awal balapan dihabiskan untuk maju ke posisi depan. Setelah sampai di grup depan sangat sulit bagi saya untuk membuat jarak saat memimpin balapan dan kompetisinya sangat sengit. Pada lap terakhir saya melakukan kesalahan sehingga terjatuh di tikungan terakhir.” Ujar Rheza

Sementara itu rekan satu tim Rheza di Astra Honda Racing Team (AHRT), Mario Suryo Aji yang menggantikan Awhin Sanjaya yang masih dalam proses pemulihan cidera, berhasil memberikan hasil yang positif pada kali keduanya dia mengikuti Kejurnas Sport 250cc IRS ini. Pada balapan pertama Mario dapat bersaing kompetitif dan finish di posisi kelima. Sementara pada balapan kedua Mario berhasil menyelesaikan balapan di posisi ke-6.

“Pada balapan kedua ini saya melakukan start yang buruk, meskipun memulai balapan dari posisi 3 saya langsung terpukul ke belakang, meskipun begitu akhirnya saya bisa menyalip pebalap di depan saya dan berhasil mempertahankan posisi 6 hingga akhir balapan.” Ujar Mario.

General Manager Marketing Planning & Analysis Division AHM A. Indraputra mengatakan bahwa hasil positif yang konsisten ditunjukkan oleh kombinasi skill pebalap AHRT dan performa tangguh All New Honda CBR250RR membuktikan kompetisi mumpuni mereka di track balap.

“Hasil positif yang kembali ditunjukan pebalap muda AHRT merupakan pencapaian yang sangat diapresiasi. Dengan semangat Satu HATI kami terus menjaga komitmen kami untuk mendampingi para pebalap muda dalam mencapai mimpinya di dunia balap,” ucap Indraputra.

Baca juga

Race 1 ARRC Sentul 2017, Pasukan AHRT Menguasai Podium AP250 dan SS600

Malam pembaca sekalian.
Race pertama dari pagelaran Asia Road Race Championship (ARRC) seri Sentul 2017 telah berlangsung tadi sore pukul 16.00 yang seperti biasanya race pada hari pertama memperlombakan kelas UB150, AP250 dan SS600.

Untuk kelas AP250 sendiri Astra Honda Racing Team menurunkan 3 pebalap mereka yaitu Gerry Salim sebagai pemuncak klasemen sementara, Rheza Danica, dan Andi Gilang yang kali ini menggantikan Ahwin Sanjaya yang mengalami cedera.

Dari lap awal memang ketangguhan Gerry Salim sangat sudah untuk digoyahkan, tak tersentuh hingga finish podium pertama, Begitupun Reza, walau start dari posisi ke 12, dia berhasil merengsek mengungguli para rider lain terutama Koyama, Anupab dan Galang yang terkenal tangguh dikelas ini dan diapun finish diposisi ke 2.

Pebalap AHRT lainnya yang tampil cukup apik adalah Andi Gilang yang star dari posisi ke 6 setelah terkena pinalti di sesi kualifikasi, walau begitu diapun dengan mudah merengsek masuk ke posisi ketiga bahkan bisa mereceki Rheza, namun Andi gilang sepertinya tahu diri kalau dia adalah pebalap pengganti sehingga merelakan podium 2 untuk Rheza. 😀 dan jadilah podium dikuasai oleh pasukan AHRT.

Untuk kelas Supersport 600cc sendiri, Dimas ekky Pratama membuktikan dirinya sebagai yang terbaik di Sentul, memimpin dari lap awal, diganggu oleh Yudhistira dilap terakhir namun dia membuktikan dirinya sebagai penguasa podium race pertama kelas tertinggi ARRC ini. 

Selamat buat para pembalap Astra Honda Racing Team, jangan lupa doa dan dukungannya untuk race kedua besok minggu 13 Agustus 2017.

Baca juga

 

Seri Tuan Rumah ARRC Sentul 2017, Pebalap AHRT Siapkan Balapan Seru

Siang Pembaca sekalian.
Astra Honda Motor (AHM) siap menyuguhkan balapan seru dengan menurunkan 4 pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) di ajang Asia Road Race Championship  (ARRC) yang akan digelar di Sentul International Circuit, Jawa Barat pada 12 -13 Agustus 2017. Para pebalap binaan AHM ini berlatih keras untuk dapat mengibarkan bendera Merah Putih dan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama para penonton pecinta balap Tanah Air.

Pebalap muda Tanah Air Gerry Salim, Rheza Danica Ahrens dan Andi Gilang yang berkiprah di CEV kelas Moto3 akan menggantikan Awhin Sanjaya berlaga di ARRC kelas Asia Production 250 (AP250), sedangkan Dimas Ekky yang juga berkiprah di Moto2 European Championship siap tampil pada kelas supersport 600cc menggantikan Irfan Ardiansyah yang masih dalam tahap pemulihan cidera. Tampilnya dua pebalap handal di arena ARRC diyakini akan menambah kekuatan AHRT dalam perjuangannya mengibarkan Merah Putih di arena balap bergengsi di Asia ini. Sebelumnya pada Kamis lalu (3/8), Awhin Sanjaya yang tengah berlatih  balapan di sirkuit Sentul mengalami kecelakaan dan cidera pada kaki kirinya. Saat ini, Awhin tengah menjalani perawat tim medis.

Di gelaran balap bergengsi ARRC, pada seri sebelumnya di Suzuka, Jepang (3-4/6), Gerry Salim berhasil meraih juara pertama untuk ke 5 kalinya dari 6 race yang sudah dihelat di kelas Asian Production 250cc sehingga mengantarkannya menempati posisi pertama  klasemenen dengan raihan 125 poin. Hal ini memberikan motivasi bagi Gerry untuk tampil maksimal pada seri Sentul. Sedangkan Awhin Sanjaya berhasil finish di posisi ke – 6 pada seri sebelum nya dan menempati posisi ke-6 klasemen dan Rheza Danica, terjatuh di lap terakhir saat berebut podium juara dan harus puas finish ke – 15.

General Manager Marketing Planning & Analysis Division AHM A. Indraputra mengatakan menjadi tuan rumah menjadi tantangan bagi tim AHRT untuk tampil maksimal dengan menurunkan tim terbaik. Gelaran balap bergengsi ARRC juga mengukuhkan All New Honda CBR250RR sebagai yang terbaik di kelasnya dengan meraih pucak klasemen sementara.

“Kami sebagai tuan rumah akan berusaha maksimal dengan menampilkan pebalap terbaik sehingga dapat memberikan podium untuk bangsa Indonesia. Di sisi lain, kami terus memantau perkembangan kompetensi para pebalap Tanah Air yang terjun di ajang balap tingkat international agar dapat meraih mimpi mereka tampil di kelas balap tertinggi MotoGP,” ujar Indraputra.

Dengan panjang sirkuit Sentul 4,12 kilometer yang memiliki 11 tikungan yang terdiri dari 8 tikungan tajam disertai dengan lintasan lurus terpanjang 900 meter dipastikan akan menjadi tantangan tersendiri untuk mengasah keterampilan balap para pebalap. Menjadi tuan rumah menjadi keuntungan tersendiri karena pebalap lebih mengenal karakteristik sirkuit. Dukungan seluruh penonton Indonesia juga akan menjadi motivasi kuat para pebalap AHRT.

Komunitas CBR250RR

Di seri ajang balap Asia Road Race Champions  (ARRC) – Sentul, PT. Astra Honda Motor (AHM) juga memberikan kesempatan kepada komunitas All New Honda CBR250RR untuk melakukan running lap di sirkuit Sentul. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengalaman kepada pecinta All New Honda CBR250RR untuk mencoba kesempurnaan performa motor yang mengusung konsep‘Total Control’ di sirkuit bertaraf internasional.

Running lap akan dilakukan oleh para anggota komunitas yang terpilih dari Jakarta dan Jawa Barat. Running lap dilaksanakan sebanyak dua putaran penuh dengan menggunakan All New Honda CBR250RR dan dipimpin oleh salah satu pembalap AHRT yang akan berlaga di sirkuit tersebut dengan menggunakan unit Honda RC213V-S.

Selain itu, para pengunjung juga dapat melihat kemegahan produk-produk motor sport Honda yang memiliki DNA motoGP yang berada di booth stand AHM. Para pengunjung dapat foto bersama produk Honda RCV213V-S dan salah satu booth juga menampilkan apparel dan aksesoris-aksesoris bagi para pencinta balap.

“Sebagai tuan rumah, AHM berkesempatan untuk memberikan pengalam tersendiri bagi para pengunjung dan pencinta balap dengan merasakan produk-produk motor sport Honda yang memiliki DNA motor balap yang digunakan untuk balap MotoGP,” lanjut Indraputra.

Baca juga

Pasukan Astra Honda Racing Team Siap Hadapi Pertarungan Sengit di Jepang Minggu Ini

6 pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) akan berjuang di ajang Asia Road Race Championship (ARRC) dan Asia Talent Cup (ATC) yang digelar secara bersamaan di Suzuka International Circuit, Jepang. Kedua balapan bergengsi tingkat Asia ini menantang para pebalap AHRT untuk menunjukkan performa terbaiknya untuk kembali mengibarkan bendera Merah Putih di Negeri Sakura.

Pebalap muda Tanah Air Gerry Salim, Rheza Danica Ahrens, dan Awhin Sanjaya akan berjuang pada ARRCkelas Asia Production 250 (AP250), sedangkan Irfan Ardiansyah, Lucky Hendriansya dan Muhammad Erfin Firmansyah pada ATC.

Seri ke-3 ARRC dan ATC di Sirkuit Suzuka, Jepang (3-4/5) dipastikan akan mengasah keahlian pebalap di sirkuit sepanjang 6 km yang dikenal sangat menguras teknik balap dan konsentrasi melalui kombinasi tikungan jalur balap yang menantang dan unik.

Di gelaran balap bergengsi ARRC, pebalap AHRT Gerry Salim saat ini telah memimpin klasemen balap dengan perolehan poin tertinggi berdasarkan kelas AP250, diikuti Rheza Danica Ahrens dan Awhin Sanjaya berturut-turut di posisi 4 dan 5 di kelas yang sama.

Pada dua seri pertama, Gerry Salim dan Rheza Danica Ahrens berhasil mengibarkan sebanyak lima kali bendera Merah Putih di balap AP250 termasuk diantaranya raihan tiga kali podium tertinggi di Johor, Malaysia (1-2/4) dan Buriram, Thailand (15-16/4).

“Saya sudah bisa membayangkan serunya balapan di Suzuka nanti. Keberhasilan meraih 2 podium di ARRC Thailand dan dan juga podium pertama dan kedua balap di IRS pekan lalu membuat saya sangat bersemangat untuk kembali menambah koleksi piala kemenangan saya bersama All New Honda CBR250RR. Saya mohon dukungan dari masyarakat Tanah Air agar saya dapat kembali mengibarkanbendera Merah Putih yang membanggakan bangsa di ARRC,” ujar Reza.

Sementara itu di ajang pencarian pebalap berbakat ATC,  pebalap AHRT juga berjuang untuk memberikan hasil positif bagi Indonesia dengan menunggangi Honda NSF250R.  Pebalap AHRT Gerry Salim, Irfan Ardiansyah, Lucky Hendriansya dan Muhammad Erfin Firmansyah konsisten bertarung di barisan groupdepan dalam dua seri yang telah dilaksanakan yaitu di Thailand dan Qatar. Ajang balap ATC merupakan garapan Dorna yang juga menyelenggarakan ajang balap tertinggi, MotoGP.

General Manager Marketing Planning & Analysis Division AHM A. Indraputra mengatakan karakter unik dari sirkuit ini tentunya akan semakin mengasah teknik dan keahlian balap mereka dan menjadi bekal untuk menaklukan sirkuit lainnya di Asia.  Gelaran balap bergengsi yang dilakukan secara bersamaan ini pun menjadi tantangan tersendiri bagi para pebalap binaan AHM.

“Kami konsisten untuk terus mengembangkan dunia balap Tanah Air dan fokus pada pembinaan pebalap muda bertalenta.  Kami juga memantau perkembangan kompetensi dan mental pebalap AHRT yang terjun di ajang balap agar dapat terus berkiprah hingga puncak balap tertinggi MotoGP,” ujar Indraputra.

Gelaran ARRC dan ATC masih akan berlangsung sebanyak  3 seri sepanjang musim balap 2017 dengan masing-masing 2 balapan di setiap serinya. ARRC seri berikutnya dilangsungkan di Sirkuit International Sirkuit, Indonesia (4-7 /8), Buddh International Circuit, India (29/9 – 2/10), dan ditutup di Chang International Circuit, Thailand (1-4/12). Sementara itu ATC berikutnya digelar di Malaysia (28-30/7), Jepang (13-15/10) dan Malaysia (27-29/10).

Baca juga